
Rey mencoba melepaskan pelukan Clara,dia merasa tidak enak.Apalagi tubuhnya sekarang begitu panas,karena tindakan Clara.
Clara melepaskan pelukannya,dia tersenyum ke arah Rey.Karena Rey menolaknya,padahal dia tau wajah Rey sudah berubah.Dia mengerti gelagat Rey yang merasa panas akan tindakannya,dia puas telah membuat Rey merasakan hal panas dalam tubuhnya.
"Sayang,aku sangat menginginkan kamu."Ucap Clara,menatap Rey sambil memainkan telunjuknya di dada Rey.
Rey merasa semakin panas dalam tubuhnya,apalagi wanita di depannya begitu terang-terangan menggoda dirinya.Dia memejamkan matanya,menerima sentuhan jari di dadanya yang di lakukan wanita di depannya.
Clara tersenyum,karena Rey menikmati tindakannya.Clara langsung mencium bibir Rey,dia begitu senang dengan Rey yang menikmati tindakannya.
Rey membalas ciuman yang di berikan Clara,dia merasa akal sehatnya sudah hilang.Dia terpancing dengan tindakan Clara terhadapnya,dia membawa Clara mendekat ke tubuhnya.Dia mendorong Clara ke bilik pintu toilet,dia membuka kunci bilik toilet.Rey membawa Clara ke atas tempat cuci tangan,dia melingkarkan kaki Clara di tubuhnya.
Clara senang dengan tindakan Rey,dia sekarang merasakan tangan Rey yang membuka kancing kemejanya.Dia memasukkan lidahnya ke mulut Rey,dia ingin ciuman mereka semakin panas.Clara merasakan tangan Rey menyentuh dadanya,dia sangat menikmati tindakan Rey.
Rey melihat ekspresi Clara yang menikmati tindakannya,dia turun ke bawah menjilat ujung dada Clara yang sudah mengeras.Rey menyentuh mahkota Clara yang sudah basah,dia menghilangkan penghalangnya.Dia ingin Clara menikmati tindakannya,apalagi dia merasakan rambutnya di remas Clara.
"Ah,Rey."Racau Clara,menikmati tindakan Rey.
Clara merasa puas dengan jari-jari Rey yang bergerak dalam mahkotanya,dia merasa benar-benar menikmati tindakan Rey.Apalagi Rey begitu senang mempermainkan tubuhnya,dia merasakan lidah Rey yang menjilat mahkotanya membuat dirinya semakin gila.
Rey melepaskan adiknya yang sudah sesak,dia memasukkannya ke dalam mahkota Clara.Rey menikmatinya,dia bergerak cepat menikmati tindakannya.
Clara senang,akhirnya bisa merasakan adik Rey kembali.Adik Rey sungguh nikmat di dalam tubuhnya,seakan-akan cocok dengan tubuhnya.Clara menggigit bibirnya pelan,dia begitu menikmati pergerakan Rey.Apalagi sekarang,tangan Rey memainkan ujung dadanya membuat dia menikmatinya.
__ADS_1
"Ah sayang,ah percepat sepertinya aku akan mencapai puncak."Ucap Clara,begitu merasakan tubuhnya hampir mencapai puncak kenikmatan.
Rey yang mendengarnya mempercepat gerakannya,hingga mereka sama-sama mencapai puncak kenikmatan.Bahkan Rey menyemburkan benih anaknya di dalam tubuh Clara,dia tidak perduli jika Clara hamil nanti.Apalagi dia sangat ingin,menikahi wanita di depannya.Karena dia sudah merenggut kesucian adiknya yang dia jaga dan sampai saat dimana wanita di depannya mengambil semua kesuciannya.
Mereka sama-sama kelelahan dengan tindakan mereka,apalagi Clara yang begitu puas dengan tindakan Rey terhadap tubuhnya.
"Ingat baik-baik namaku Clara,jika kamu ingin bercinta lagi denganku.Kamu datang ke apartemenku di jln anggrek no 176,itu letak kamarku berada.Aku menunggu kedatangan kamu di apartemenku."Ucap Clara,dia mencium bibir Rey sekilas.
Rey mendengar ucapan Clara,dia merapikan pakaiannya dan langsung meninggalkan Clara di toilet.Dia merutuki kebodohannya sendiri,karena sudah bercinta dengan wanita yang merenggut kesuciannya sendiri.Dia kembali ke mejanya dan melihat pesan di secarik kertas,dia tersenyum dengan kata-kata yang ada pada tulisan di kertas.
"Wanita cantik,dia wanita yang aku sukai.Namun aku tidak mungkin bersamanya,karena kasta kita jelas berbeda."Ucap Nicholas,karena dia jatuh cinta pada Zoya.Dia pernah melihat Zoya di pernikahan bosnya saat itu,menurutnya Zoya sangat cantik dan dia menyukai Zoya.
...****************...
"Kamu mengerjai aku kak,berat banget lagi."Gerutu Zoya,menyimpan semua barang-barang kakaknya di kursi.
"Ok,tapi kakak tidak menghampiri kakak ipar kan?"Tanya Zoya,sambil memicingkan matanya.
"Tenang saja,selama kamu pergi kakak tidur.Sekarang kakak begitu lapar,tolong carikan makanan untuk kakak.Kamu beli di kuar saja,makanan rumah sakit tidak enak."Jawabnya,merasa hambar di lidahnya.
"Tidak mau,nanti aku di omel suster sama dokter lagi.Makan aja makanan yang ada,agar kakak cepat sembuh."Ucap Zoya,dia langsung duduk di sofa memanjangkan kakinya yang pegal.
"Adik durhaka kamu."Ucap Nicholas,melihat tindakan adiknya.
__ADS_1
Zoya menelepon ibunya,mengadu ke ibunya.Karena kakaknya ingin makan makanan di luar,agar sang ibu datang ke sini.
"Ada apa?"Tanya sang ibu,karena Zoya meneleponnya.
"Kakak menyuruhku membeli makanan di luar bu."Jawab Zoya,melihat ke arah kakaknya yang matanya melotot.
"Tidak boleh,ibu akan pergi ke sana."Ucap sang ibu,karena begitu tau apa yang di inginkan anaknya.
"Sekarang kakak sedang melotot ke arah ku bu,karena aku melapor ke ibu."Ujar Zoya tersenyum,mengejek kakaknya yang sekarang masih berbaring di ranjangnya.
Nicholas yang mendengarnya kesal,karena Zoya melaporkan kemauannya kepada sang ibu.Dia langsung melempar jeruk yang ada di dekatnya ke arah Zoya,hingga jeruknya mengenai kepala Zoya.
"Aduh,sakit tau.Bu kakak melempari aku jeruk,bahkan jeruknya mengenai kepalaku."Adu Zoya kembali,karena kakaknya melempari buah jeruk ke kepalanya.
"Sudah matikan,ibu akan pergi ke sana."Ucap sang ibu,dia mematikan sambungan teleponnya.
Zoya langsung tersenyum puas,dia menjulurkan lidahnya ke arah sang kakak.Karena dia berhasil menyuruh ibunya datang ke sini,jadi dia bisa beristirahat sebentar.Dia tidak mau menuruti kemauan kakaknya,apalagi dia merasa benar-benar lelah.
Zoya mengambil bantal sofa,dia merapikan posisinya di sofa.Zoya merasa dirinya sangat mengantuk,dia memejamkan matanya sambil menunggu kedatangan sang ibu ke kemar kakaknya.
Nicholas melihat ke arah adiknya,dia begitu kesal dengan kelakuan adiknya yang mengadu ke ibunya.Dia harus mempersiapkan telinganya baik-baik,mendengar melodi yang akan di ucapkan sang ibu.Dia melihat adiknya menjulurkan lidah terhadapnya,jika dia tidak sakit.Mungkin dia akan membalas perbuatan adiknya,dia melihat adiknya yang memejamkan matanya.
Nicholas tersenyum,sekarang dia mengerti maksud Zoya seperti itu.Dia ingin beristirahat,namun dia bingung dengan dirinya.Mungkin merasa kakaknya tidak ada yang menjaganya,hingga dia menelepon ibunya untuk datang ke kamarnya.Agar Zoya sendiri bisa istirahat dengan tenang dan tidak khawatir dengan dirinya.
__ADS_1
"Pikiran wanita begitu rumit,jika dia ingin istirahat padahal tinggal istirahat.Dia juga tidak akan mengganggunya sama sekali,dasar adik durhaka."Ucapnya,sambil tersenyum ke arah Zoya.
Dia langsung membuka laptopnya untuk mengerjakan berkas penting yang sudah di bawa Zoya,apalagi dia tidak ingin mengecewakan klien-kliennya.Dia tidak ingin membuat kliennya rugi,karena mereka harus sama-sama memiliki keuntungan dalam proyek mereka.