
Mereka berciuman memadu kasih di dalam kolam renang,tanpa merasa dingin di tubuh mereka.Mereka mengekspresikan diri mereka masing-masing,tanpa beban di dalam pikiran mereka.
Juli mengalungkan tangannya ke leher Nicholas,dia menatap wajah Nicholas yang begitu tampan.Apalagi mata Nicholas,membuat dia seperti tersihir ingin terus menatapnya.
Nicholas melihat Juli yang menatap dirinya,seperti sedang memuja dirinya.Nicholas merasa Juli benar-benar lebih cantik,setelah menikah dengan dirinya.
Juli melepaskan ciuman mereka,karena kehabisan nafas.Juli menatap Nicholas yang sedang menatap dirinya lalu mereka saling tersenyum satu sama lain.
"Sayang aku sangat ingin bermain di sini."Ucap Nicholas yang berterus terang terhadap Juli.
"Apakah tidak dingin?"tanya Juli yang merasa ragu bermain di dalam air.
"Pasti dingin sih."Jawab Nicholas yang membenarkan perkataan Juli.
"Lebih baik jangan di dalam kolam renang sayang,seperti tidak ada tempat lain saja."Ujar Juli yang merasa heran dengan Nicholas yang mengajaknya bermain di kolam renang.
"Yasudah,ayo naik."Ajak Nicholas yang pasrah sambil menarik tangan Juli.
Merekapun naik dari kolam renang,Nicholas menghentikan langkahnya.Nicholas berbalik ke arah Juli,dia langsung mengangkat tubuh Juli dan membawanya ke dalam kamar mandi di dalam kamarnya.
Nicholas menurunkan Juli lalu dia melepaskan semua yang di kenakan Juli.Nicholaspun melepaskan semua yang di pakainya,hingga mereka benar-benar tidak memakai pakaian apapun.
Nicholas mencium Juli sambil membawanya keluar kamar mandi,dia mencium Juli dengan rakus.Nicholas membawa Juli ke ranjang sambil berciuman,dia membawa Juli ke pangkuannya.
Juli membalas ciuman Nicholas terhadap dirinya,dia merasakan tangan Nicholas yang sedang bermain di dadanya.Juli merasakan tubuhnya bergejolak,karena tindakan Nicholas terhadap dirinya.
Juli tersiksa,karena Nicholas sekarang bermain di dadanya menggunakan lidahnya.Dia meremas rambut Nicholas,karena merasakan debaran jantungnya semakin tak karuan akibat perbuatan Nicholas.
Nicholas senang,melihat Juli yang menikmati tindakannya.Dia semkin bersemangat membuat Juli tak berdaya di buatnya,diapun berpindah mencium bibir Juli.
Juli membalas ciuman Nicholas terhadap dirinya,bahkan dia merasakan tubuhnya sangat panas.Juli merasakan adik Nicholas yang masuk ke dalam mahkotanya,diapun melepaskan ciumannya bersama Nicholas.
__ADS_1
"Nicholas."Panggil Juli sambil meremas rambut Nicholas.
"Panggil namaku lagi sayang."Ucap Nicholas yang senang mendengar namanya di panggil Juli.
Juli merasa dirinya menikmati setiap permainan yang di berikan Nicholas,bahkan sekarang dia merasa gila dengan tindakan Nicholas.Juli merasakan Nicholas yang menggerakkan adiknya begitu cepat dan Nicholas Juga mengigit dadanya membuat dia semakin menikmati tindakan Nicholas.
"Ah ah."Racau Juli yang menikmati tindakan suaminya.
Nicholas melihat Juli menikmati dirinya bermain,dia semangat meremas dada Juli.Nicholas menidurkan Juli di ranjang,dia bergerak cepat membuat Juli semakin melayang.
Juli lemas di buat Nicholas,dia tidak menyangka suaminya begitu semangat pada tubuhnya.Sekarang,dia melihat suaminya yang masih bersemangat menggerakkan tubuhnya dan membuat adiknya maju mundur di dalam dirinya.
"Tubuh kamu membuat aku gila sayang,aku tidak ingin berhenti menikmatinya."Ucap Nicholas yang bersemangat tanpa melihat wajah Juli yang sudah lemas.
"Aku lemas sayang."Balas Juli yang merasakan tubuhnya berantakan di buat Nicholas.
"Sebentar lagi sayang."Ujar Nicholas yang belum mencapai puncak kenikmatannya.
"Jika aku tau senikmat ini,sudah dari awal aku mengajak kamu menikah."Ucap Nicholas yang menatap Juli di bawahnya.
"Kamu benar-benar gila Nicholas."Ucap Juli yang merasa gila dengan ucapan Nicholas terhadap dirinya.
"Aku memang gila sayang,gila karena kamu."Balas Nicholas yang langsung menyemburkan benih cintanya di dalam tubuh Juli.
Juli merasakan kehangatan yang keluar dari tubuhnya,dia merasakan Nicholas sudah mencapai puncaknya.Juli senang,karena Nicholas menyudahi kegiatannya.
"Cepat minggir,aku benar-benar lelah."Usir Juli yang melihat wajah Nicholas yang begitu senang.
"Baik sayang."Balas Nicholas yang tersenyum bahagia,karena dia telah seutuhnya memiliki Juli.
Juli merasa gila dengan tindakan Nicholas,diapun memejamkan matanya.Juli takut Nicholas melakukannya lagi,apalagi sekarang dirinya benar-benar sangat lelah oleh Nicholas.
__ADS_1
Nicholas melihat Juli yang memejamkan matanya,dia langsung membawa Juli ke dalam pelukannya.Nicholas merasa bersalah dengan perbuatannya terhadap Juli,apalagi terlihat oleh dirinya wajah Juli yang lelah.
Nicholas tersenyum bahagia,karena bisa tinggal bersama Juli di rumah impiannya.Nicholas masih teringat dengan wajah Juli yang begitu senang,saat dirinya takjub melihat dekorasi rumahnya yang dia pilih sendiri.
Nicholas masih tidak menyangka,jika dirinya bisa menikahi seorang sekretaris.Nicholas beruntung sekretarisnya sangat cantik,apalagi dia sekarang menjadi istri Nicholas.
Nicholas tidak memberitahu Juli,jika nanti dia harus pergi bertemu klien.Nicholaspun bergegas beranjak dari tidurnya,dia langsung membersihkan dirinya.
Sedangkan di sisi lain Berlin sangat marah,saat tau Nicholas dan Juli menikah.Apalagi dia tidak tau kapan Nicholas menikah,dia sangat ingin melampiaskan kekesalannya.
"Sialan,menikah tidak memberitahuku.Ingin aku hancurkan pernikahan mereka,aku tidak perduli sama sekali dengan pernikahan mereka.Nicholas harus menjadi milikku,karena dari awal aku yang mengenal Nicholas pertama kali."Ucap Berlin yang penuh dengan kilat amarah,tidak menerima pernikahan Nicholas dan Juli.
Sedangkan Nicholas dia sudah berpakaian rapi,dia mencium kening Juli.Nicholaspun melangkah ke luar kamar dengan hati-hati,karena dirinya takut membangunkan Juli.
Nicholas turun ke bawah lalu menelepon Zoya,agar ke rumah barunya.Nicholas khawatir,jika Juli nanti terbangun mencari dirinya.
"Hallo ada apa kak?"tanya Zoya yang mengangkat telepon dari kakaknya.
"Kamu ke sini ke rumah baru kakak,temani kakak ipar kamu."Balas Nicholas yang tidak mau lama-lama bertelepon.
"Memangnya kakak,mau kemana?"tanya Zoya,karena heran dengan ucapan kakaknya.
"Nanti kakak share lok,pokoknya kamu harus datang.Kakak ada pertemuan dengan klien penting."Ucap Nicholas yang harus bertemu dengan kliennya.
"Baiklah nanti aku kesana."Balas Zoya yang akan datang ke rumah Nicholas.
"Bawakan makanan sekalian,kakak ipar kamu belum makan dari pagi."Perintah Nicholas yang menyuruh adiknya.
"Baiklah,sekarang aku akan membeli makanan dulu buat kakak ipar."Jawab Zoya yang langsung mematikan sambungan teleponnya.
Nicholaspun mengirim share lok dan alamat jelas rumahnya,agar Zoya tidak nyasar.Setelah itu Nicholas berjalan ke luar rumah dan menghampiri mobil miliknya yang ada di parkiran.
__ADS_1
Nicholas di dalam mobil tersenyum bahagia,sambil menjalankan mobilnya meninggalkan halaman rumahnya.Nicholaspun langsung bergegas menjalankan mobilnya untuk segera bertemu kliennya.