Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 139


__ADS_3

Juli membuka kedua matanya,dia mencari ponselnya dan melihat pukul dua belas siang di ponselnya.Juli merasa lelah saat ini,dia butuh istirahat yang cukup untuk tubuhnya.Juli menatap ke samping,dia melihat Nicholas yang masih tidur saat ini.


"Tubuhku serasa remuk saat ini."Gumam Juli,tubuhnya terasa pegal-pegal.


Juli menatap Nicholas yang ada di sampingnya,dia mengingat kejadian kemarin.Juli tersenyum bahagia saat ini,dia merasa Nicholas benar-benar membuatnya kewalahan.Bahkan,mereka tidak pernah ingin berhenti untuk bercinta.


Juli tidak habis pikir dengan diri mereka sendiri,karena bisa-bisanya mereka tidak lelah sama sekali.Apalagi,Nicholas yang terus-terusan melakukan permainan dengan tubuhnya.Membuat dirinya,begitu sangat malu mengingat percintaan panas mereka.


Juli melihat leher Nicholas yang penuh dengan tanda merah,dia merasa malu sekarang ini.Karena tanda merah yang di leher Nicholas perbuatannya sendiri,dia menutup wajahnya saat ini.


Juli membaringkan tubuhnya kembali,dia menatap wajah Nicholas yang begitu dekat dengannya.Juli merasa Nicholas benar-benar begitu tampan,bahkan dirinya benar-benar sudah jatuh cinta terhadap Nicholas.


"Aku begitu bodoh bukan? Kamu cinta pertamaku,kamu juga yang merenggut kesucianku dan bahkan kamu juga yang menyakiti perasaanku.Tapi,aku masih tetap luluh terhadap kamu saat ini.Aku begitu heran dengan diriku sendiri,kenapa aku bisa jatuh cinta terhadap kamu.Meski kamu telah menyakiti hatiku,aku dengan bodoh masih memaafkan kamu."Ucap Juli,dia memandang wajah Nicholas yang tidur saat ini.


Nicholas mendengar ucapan Juli,dia memeluk istrinya saat ini.Nicholas merasa bersalah terhadap istrinya,dia akan menebus kesalahan yang telah dia perbuat selama ini.


"Kamu tidak bodoh sayang,aku yang bodoh.Karena aku yang mengkhianati kamu,kamu jangan menyalahkan diri kamu ya sayang."Ucap Nicholas,dia masih memejamkan matanya saat ini.


Juli tertegun saat ini,karena dia pikir Nicholas masih tidur.Namun,Nicholas malah mendengar semua ucapannya.Juli hanya diam,dia tidak menjawab ucapan Nicholas.


Nicholas mengelus punggung istrinya,agar istrinya menangis di dalam pelukannya.Nicholas tidak ingin Juli memendam kesakitannya sendirian,dia lebih baik menumpahkan rasa sakitnya terhadap dirinya saat ini.

__ADS_1


Juli yang mendapatkan pelukan seperti ini,Juli merasa perasaannya begitu goyah sekarang.Juli mengeluarkan air matanya,dia semakin terisak saat ini di dalam pelukan Nicholas.


"Maafkan aku sayang,karena membuat kamu begitu menderita.Aku salah,karena telah melukai kamu seperti ini.Aku benar-benar menyesal sayang."Ucap Nicholas,dia langsung memeluk Juli dengan erat.


Juli merasa dirinya begitu lemah,mendengar ucapan Nicholas membuatnya tersentuh dan menangis seperti ini.Juli benar-benar luluh di hadapan Nicholas,dia tidak tau harus berkata seperti apa lagi.Namun dia mengerti saat ini,meski hatinya terluka oleh Nicholas.Tapi,hatinya juga di sembuhkan kembali oleh kata-kata Nicholas.Membuatnya semakin sadar,bahwa dirinya begitu dalam mencintai suaminya ini.


Juli menghentikan tangisannya,dia merasa plong perasaannya.Juli keluar dari pelukan Nicholas,dia menatap Nicholas dan tersenyum ke arah Nicholas.


"Makasih,karena kamu telah melukai aku dan menyembuhkan hatiku saat ini.Kamu membuat aku mengerti dengan diriku sendiri,bahwa aku benar-benar sangat mencintai kamu di dalam lubuk hatiku."Ucap Juli dengan mata yang sembab saat ini.


"Maaf sayang,kamu jangan berkata seperti itu.Aku tidak tau lukanya akan sedalam ini di hati kamu,maafkan kebodohanku ini.Karena aku dengan bodohnya mengkhianati kamu,bahkan aku terlalu egois hanya memikirkan diriku sendiri."Balas Nicholas,dia menghapus air mata Juli.


Nicholas merasa dirinya benar-benar egois,karena memikirkan dirinya sendiri.Namun,Nicholas juga menyalahkan dirinya.Karena dia tidak bisa menahan godaan Clara pada dirinya,menurutnya iman dirinya goyah hanya dengan godaan Clara di depannya.


Nicholas menatap istrinya saat ini,dia tersenyum ke arah istrinya.Dia melihat hidung Juli yang memerah,karena perbuatannya sendiri.Membuat dia semakin merasa bersalah,dia mencubit hidung Juli dengan pelan.


"Hati kamu sudah plong kan? Jangan menangis lagi sayang,kita kesini untuk liburan dan bukan untuk bersedih-sedih.Lihatlah wajah kamu yang memerah seperti ini,kita gagal keluar hari ini.Aku tidak mungkin membawa kamu jalan-jalan keluar dengan keadaan kamu yang seperti ini."Ucap Nicholas,dia bercanda terhadap istrinya.


"Memangnya mata aku bengkak apa? Bukannya,aku hanya menangis sebentar ya?"Tanya Juli,menatap ke arah Nicholas.


"Lihat saja mata kamu yang merah,hidung kamu merah.Kelihatan banget,jika kamu sehabis menangis sayang."Jawab Nicholas,dia tersenyum ke arah istrinya.

__ADS_1


"Kamu sih,malah memeluk aku segalanya.Jadinya tidak bisa jalan-jalan kan."Protes Juli,dia cemberut di hadapan Nicholas.


"Besok kita masih bisa jalan-jalan sayang,ini sudah siang.Aku yakin,kamu tidak akan puas jika kita sekarang jalan-jalan.Lebih baik,kita besok pagi-pagi saja jalan-jalannya agar kamu puas."Usul Nicholas,sambil mengelus pipi istrinya.


"Baiklah sayang,jika mau kamu seperti itu.Lebih baik,aku tidur saja.Kamu pesankan makanan,aku sangat lapar."Ucap Juli,dia memejamkan matanya saat ini.


"Yasudah,aku pesankan makanan.Tapi,kamu jangan tidur sayang."Ujar Nicholas,agar istrinya tidak tidur.


"Baiklah-baiklah,aku tidak tidur.Sekarang,aku mau mandi dulu."Ucap Juli,dia langsung beranjak dari ranjang.


Nicholas melihat Juli yang sudah masuk ke dalam kamar mandi,dia tersenyum melihat istrinya yang begitu cantik saat bangun tidur.Nicholas bergegas memesan makanan,agar mereka tidak kelaparan.


Setelah beberapa saat,mereka yang sudah rapi langsung memakan hidangan yang sudah di pesan.Mereka menikmati suasana paris di balkon,apalagi Juli sekarang berada di pangkuan Nicholas.


Juli menikmati angin yang berhembus ke wajahnya,dia bersandar di dada bidang Nicholas.Membuatnya,merasa mengantuk saat ini.Karena semilir angin yang mengenai wajahnya,dia memejamkan matanya saat ini.


"Paris memang indah,namun tidak seindah istriku."Ucap Nicholas,menggombal terhadap Juli.


"Bisa-bisanya,membandingkan diriku dengan paris.Jelas-jelas,aku yang lebih indah lah."Balas Juli,tidak habis pikir dengan pikiran suaminya.


Nicholas tertawa mendengar ucapan Juli,namanya juga merayu istrinya.Nicholas semakin gemas di buat istrinya,dia memejamkan matanya saat ini.Membiarkan angin menerpa wajahnya,dia merasa mengantuk saat ini.

__ADS_1


Mereka sama-sama menikmati hembusan angin di wajah mereka,bahkan saking asiknya menikmati hembusan angin.Mereka langsung tertidur,karena terlalu menikmati angin yang berhembus di wajah mereka.


__ADS_2