Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 105


__ADS_3

Seminggu telah berlalu,karyawan Nicholas telah berkunjung melihat kondisinya.Bahkan,setelah kepergian mereka.Zoya benar-benar melampiaskan kekesalannya terhadap Clara,membuat Rey terpaksa memisahkan mereka.Bagaimanapun,Clara tetap pacarnya dan dia harus melindungi Clara.


Sekarang Nicholas mulai masuk kantor,dia sudah berjalan saat ini.Meskipun,kakinya masih terasa ngilu.Sedangkan Juli,dia memutuskan keluar dari kantornya Nicholas dan memilih di rumah saja menjaga putranya.


Nicholas yang berada di ruangannya begitu bosan saat ini,apalagi dia begitu lelah mengerjakan semua pekerjaannya.Nicholas keluar dari ruangannya,meja sekretaris kosong.Karena Rey tidak masuk ke kantor,dia izin harus pulang ke rumah orang tuanya.


Nicholas duduk di meja Rey,dia menyalakan laptop Rey.Karena dia harus melihat jadwalnya sendiri,dia begitu fokus melihat jadwal di laptop Rey.


"Aish,jadwalku begitu padat minggu depan."Ucapnya,dia langsung mengirim jadwalnya ke email yang ada di ponselnya.


Nicholas langsung mematikan laptop Rey,dia memutuskan untuk kembali ke ruangannya dengan hati-hati.Dia banyak berhenti saat berjalan,apalagi kakinya begitu masih sakit.Nicholas mendengar langkah kaki di belakangnya,dia langsung berbalik ke belakang dan melihat Clara dengan bingung.


"Ngapain kamu kesini?"Tanya Nicholas,menatap Clara.


"Bertemu dengan Rey."Jawabnya,menatap Nicholas.


"Rey izin tidak masuk kantor."Ucap Nicholas,dia langsung masuk ke ruangannya.


Clara mengikuti langkah Nicholas,dia masuk ke dalam ruangan Nicholas.Lagi pula,Rey tidak ada di kantor Nciholas.Menurutnya,ini kesempatan untuk dirinya.


"Ngapain kamu mengikuti diriku,sana kamu pergi."Usir Nicholas,mengusir Clara dengan tegas.


Clara tidak memperdulikan ucapan Nicholas sama sekali,dia langsung menghampiri Nicholas.


"Biar aku bantu,aku tidak tega melihat kamu seperti ini."Ucap Clara,memegang tangan Nicholas.


"Ayolah Cla,kamu pergi saja.Aku tidak ingin orang lain salah paham lagi tentang kita,aku begitu lelah."Ujar Nicholas,dia melepaskan tangan Clara dan duduk di kursinya.


"Aku tidak perduli dengan ucapan orang lain,karena aku sendiri yang tau tentang kondisi kita."Ucap Clara,dia langsung duduk di meja Nicholas.


"Duduklah dengan benar,aku sedang bekerja.Jangan menggangguku!"Tegas Nicholas,karena merasa terganggu dengan kehadiran Clara.


"Hey,aku tidak mengganggu kamu sama sekali."Ucap Clara,dia menarik kursi Nicholas dengan kakinya.Agar Nicholas dekat dengan dirinya,dia tersenyum ke arah Nicholas.


"Apa-apaan kamu Clara."Ucap Nicholas,menatap Clara dengan tajam.

__ADS_1


"Aku hanya ingin dekat dengan kamu,apa aku salah."Balas Clara,dia mengangkat dagu Nicholas.


"Jelas sangat salah."Ucap Nicholas,dia menghempaskan tangan Clara dari dagunya.


"Tidak usah galak seperti itu Nicholas,apakah kamu tidak ingin tidur dengan diriku lagi.Aku bersedia menjadi simpanan kamu,tapi kuharap kita bermain cantik.Aku tau dengan jelas di hati kamu masih ada aku,jika kita bermain cantik.Aku yakin,kita tidak akan ketahuan sama sekali."Ujar Clara,dia tersenyum penuh arti terhadap Nicholas.


Nicholas mencerna ucapan Clara,dia benar di hatinya masih ada Clara.Tapi dia tidak mungkin berselingkuh lagi,lagi pula sudah cukup dia menderita karena kehilangan istri dan anaknya.


"Tidak Cla,ingat kamu sudah berpacaran dengan Rey!"Peringat Nicholas,menegaskan Clara sudah memiliki Rey.


"Haha,apa kamu tidak sadar? Selama ini,aku berpacaran dengan Rey hanya agar aku dekat dengan kamu."Ucap Clara,dia turun dari meja Nicholas dan duduk di pangkuan Nicholas.


"Clara turun,kaki aku masih sakit."Ujar Nicholas,karena kakinya masih ngilu.


"Aku tidak ingin turun sama sekali,tubuh kamu begitu harum.Aku ingin memeluk kamu saat ini."Ucap Clara,dia langsung memeluk Nicholas dengan erat.


Nicholas merasakan gundukan kenyal Clara pada tubuhnya,dia menelan ludahnya sendiri.Perasaannya begitu tidak karuan saat ini,apalagi kakinya merasa masih sakit saat ini.


"Aku merindukan kamu Nicholas."Ucap Clara,dia semakin erat memeluk Nicholas.


"Aku akan melepaskan kamu,asal aku menjadi simpanan kamu.Aku akan bermain dengan hati-hati,aku mohon Nicholas.Aku tidak ingin berpisah dengan kamu sama sekali."Pinta Clara,dia melepaskan pelukannya dan menatap wajah Nicholas.


"Maaf Cla,aku tidak bisa.Aku harus menjaga istri dan anakku,cukup sampai di sini urusan kita.Silahkan,kamu pergi dari sini."Usir Nicholas.


Clara kesal dengan penolakan Nicholas,dia memilih pergi dari ruangan Nicholas.Dia berencana akan menculik Nicholas,agar dia bersama dengan Nicholas.


"Persetan dengan Juli,akan ku buat Nicholas selalu bersamaku."Ucap Clara,dia akan menjalankan rencana penculikan Nicholas.


Nicholas kesal dengan sikap Clara yang seperti ini,dia sudah tidak bisa melanjutkan pekerjaannya.Dia memilih pulang ke rumahnya bertemu istri dan anaknya,dia sudah bertekad akan membawa istri dan anaknya ke kantor jika bekerja.


...****************...


Nicholas sudah sampai di rumahnya,karena mereka sudah kembali ke rumahnya sendiri.Nicholas berjalan masuk ke dalam rumahnya,dia melihat Juli yang sedang memberikan asi terhadap putranya.


"Kamu sudah makan sayang?"Tanya Nicholas,dia berjalan ke arah istri dan anaknya.

__ADS_1


"Sudah,tumben kamu sudah pulang."Ucap Juli,karena suaminya pulang sore.


"Rey tidak masuk,aku begitu lelah.Jadi memutuskan untuk pulang,aku begitu bosan di sana.Sayang,besok kamu ikut denganku pergi ke kantor ya?"Pinta Nicholas,memelas di hadapan istrinya.


"Baiklah,aku akan menemani kamu."Balas Juli,sambil merapikan pakaiannya.


"Baby Ken tidur?"Tanya Nicholas,melihat ke arah baby Ken.


"Iya,dia tidur.Mungkin dia lelah,karena sudah bermain seharian."Balas Juli,menatap putranya.


"Aku ke atas dulu,tubuhku merasa lengket saat ini."Ucap Nicholas.


"Yasudah,kamu mandi saja dulu.Lagi pula,makanan sudah ada di meja makan."Balas Juli,dia mengayun-ayun baby Ken di tangannya.


Nicholas mengangguk,dia langsung berjalan menaiki tangga.Setelah Nicholas selesai dengan ritual mandinya,dia langsung turun untuk pergi makan.Karena merasa perutnya begitu lapar,namun dia tidak melihat istrinya di ruang tamu lagi.


"Bi,Juli kemana?"Tanya Nicholas,menanyakan keberadaan Juli.


"Lagi di taman tuan,sambil membawa baby Ken."Jawabnya,sambil cuci piring.


"Bibi sudah makan?"Tanya Nicholas,melihat pada pelayannya.


"Belum tuan."Balasnya,masih fokus mencuci piring.


"Bibi jika pulang,bawa saja makanannya.Lagi pula,sayang jika makanan di buang-buang."Perintah Nicholas.


"Baik tuan,terimakasih."Balas sang bibi,merasa bersyukur memiliki majikan begitu baik.


"Sayang,belum selesai makan?"Tanya Juli,menatap Nicholas.


"Ini baru selesai sayang."Balasnya,menatap ke arah Juli.


"Yasudah,aku pergi ke kamar ya."Ucapnya,dia langsung meninggalkan Nicholas.


Nicholas yang telah selesai makan,dia menyusul Juli yang pergi ke kamarnya.Dia begitu ingin bermain dengan baby Ken saat ini,apalagi dia begitu senang karena hubungan mereka membaik.

__ADS_1


__ADS_2