Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 32


__ADS_3

Berlin menunggu Juli dan Nicholas di depan perusahaan,Karena dia benar-benar sangat ingin memiliki Nicholas.


Sedangkan Nicholas di dalam ruangannya,sedang bersiap-siap dengan Juli untuk pulang.karena jam kantor telah selesai,mereka berencana untuk makan malam di luar.


Mereka ke luar dari ruangannya menuju lift,mereka sangat lelah dengan pekerjaannya.Apalagi pekerjaan mereka sangat menumpuk.


"Mau makan di restoran mana?"tanya Nicholas yang merasa perutnya sangat lapar.


"Jangan di restoran lah,bagaimana kalau kita makan di kaki lima aja."Ucap Juli merasa ingin makan di kaki lima.


"Memangnya enak?"tanya Nicholas,karena dia belum pernah makan di kaki lima.


"Enaklah,cobain saja nanti."Balas Juli yang bersemangat.


"Baiklah."Ucap Nicholas yang langsung memegang tangan Juli.


Mereka keluar dari perusahaan lalu melihat Berlin yang sedang menatap mereka,namun mereka tidak memperdulikannya sama sekali.


Berlin melihat Nicholas dan Juli yang langsung berjalan begitu saja,dia dengan cepat langsung menghentikan langkah mereka.


"Tunggu."Ucap Berlin yang menghentikan langkah mereka.


Nicholas dan Juli langsung menghentikan langkah mereka lalu berbalik menatap Berlin,karena langkah mereka di hentikan oleh Berlin.


"Apa mau kamu?"tanya Nicholas yang sudah kesal dengan Berlin.


"Aku sengaja menunggu kalian di sini."Balas Berlin yang menjawab pertanyaan Nicholas.


"Kami tidak menyuruh kamu menunggu."Ucap Juli yang malas,karena Berlin menghentikan mereka.


"Tapi aku sengaja menunggu kalian."Balas Berlin,karena ingin bertemu Nicholas.


"kamu membuang waktu kami."Ucap Nicholas yang langsung menarik Juli,agar tidak memperdulikan Berlin.


Berlin melihat Nicholas yang tidak memperdulikannya sama sekali,dia merasa kecewa dengan sikap Nicholas terhadap dirinya.Namun dia melupakan rasa kekecewaannya dan langsung berlari lalu memeluk Nicholas.


Nicholas kaget dengan Berlin yang memeluknya dari belakang,dia menghentikan langkahnya.Nicholas langsung menggenggam Juli,karena dia merasa risih dengan Berlin.


"Apa-apaan kamu."Ucap Juli yang marah langsung mendorong Berlin.

__ADS_1


"Nicholas milikku,bukan milikmu."Teriak Berlin yang tidak terima,jika Nicholas dengan Juli.


Nicholas yang mendengarnya merasa muak dengan ucapan Berlin terhadap Juli,dia geram dengan sikap Berlin yang seenaknya begitu saja terhadap mereka.


"Jangan mimpi kamu,Aku muak dengan semua tindakanmu."Ucap Nicholas yang sudah tidak ingin melihat Berlin di kehidupan dirinya.


"Aku mencintai kamu Nicholas."Ujar Berlin yang langsung memeluk Nicholas dari depan.


"Lepaskan aku,Aku tidak suka kamu seperti ini."Balas Nicholas yang mendorong Berlin,agar tidak memeluk dirinya.


Juli yang melihatnya tidak habis pikir dengan Berlin,apalagi Berlin sangat terobsesi dengan Nicholas.Juli sangat marah dengan tindakan Berlin yang seenaknya terhadap pacarnya.


"Ayo sayang kita pergi jangan hiraukan dia."Ajak Juli yang kesal dengan Berlin lalu menarik Nicholas agar tidak menghiraukannya sama sekali.


"Ayo."Balas Nicholas yang menggenggam tangan Juli.


Berlin sangat marah,karena Nicholas meninggalkan dirinya.Bahkan Berlin sangat muak,melihat kemesraan Juli dan Nicholas di hadapannya.Berlin bergegas langsung menarik rambut Juli,hingga Juli kesakitan.


"Sakit,lepaskan rambut aku."Rintih Juli yang kaget,karena Berlin yang menarik rambut miliknya.


Nicholas yang panik langsung memegang tangan Berlin,agar melepaskan tangannya di rambut Juli.Karena Nicholas panik,melihat Juli yang kesakitan gara-gara Berlin.


"Lepaskan tangan kamu dari rambut Juli,Berlin!"Peringatan Nicholas yang kesal dengan tindakan Berlin yang kasar.


"Sakit lepaskan rambutku."Berontak Juli yang kepalanya semakin kesakitan.


Nicholas melihat Juli semakin kesakitan,dia berusaha melepaskan tangan Berlin dari rambut Juli.Nicholas semakin panik,karena melihat Juli yang begitu kesakitan.


Sedangkan di sisi lain Sasa baru keluar dari perusahaan bersama Yunita.Mereka melihat Juli yang di tarik rambutnya oleh Berlin dan melihat Nicholas yang membantu Juli untuk melepaskan tangan Berlin dari rambut Juli.


"Ayo cepat bantu mereka Sa."Ucap Yunita yang menarik Sasa dan langsung menghampiri mereka.


Sasa yang melihat Juli di perlakukan seperti itu tidak terima,dia berlari dengan cepat.Sasa langsung menarik rambut Berlin dengan kencang,membuat Berlin langsung melepaskan rambut Juli.


"Siapa ini yang menarik rambutku,lepaskan."Protes Berlin yang kaget,karena rambutnya di tarik begitu kencang.


Nicholas langsung mengelus rambut Juli,karena melihat Juli yang memegang rambutnya.Nicholas tidak tega,melihat Juli yang ke sakitan.


"Sayang sakit?"tanya Nicholas yang panik harus bagaimana.

__ADS_1


"Sakit."Balas Juli dengan mata yang berkaca-kaca,karena kepalanya benar-benar sakit.


Nicholas geram dan langsung menatap Berlin dengan tajam dan tidak terima pacarnya di perlakukan seperti ini.


"Kamu membuat aku muak!!"marah Nicholas yang menghampiri Berlin dan memegang dagu Berlin dengan Kuat.


Berlin menatap Nicholas yang begitu marah terhadap dirinya,bahkan dagunya terasa sakit.Berlin tidak menyangka,jika Nicholas begitu marah dengan tindakannya.


"Dasar wanita penggoda,kamu berani menyakiti sahabat aku."Ucap Sasa yang menarik rambut Berlin semakin kencang.


Sedangkan Yunita dia bersama Juli,dia memeluk Juli.Karena pasti Juli merasa kaget dengan tindakan Berlin terhadap dirinya.


"Sakit."Rintih Juli yang merasa kesakitan dalam pelukan Yunita.


"Kamu jangan mengganggu aku dan Juli,kamu parasit dalam kehidupanku."Ucap Nicholas yang benar-benar marah kepada Berlin dan melepaskan tangannya dari dagu Juli.


Nicholas langsung menghampiri Juli yang di peluk Yunita dan Yunita melepaskan pelukannya lalu Nicholas menghampiri mereka.


"Tolong,kalian urus wanita itu.Aku akan membawa Juli pergi."Perintah Nicholas yang menyuruh Yunita.


"Baik pak."Balas Yunita yang langsung menghampiri Berlin.


Sedangkan Nicholas dia membawa Juli ke mobilnya,sambil merangkul Juli.Nicholas merasa bersalah,karena tindakan Berlin yang sangat kejam kepada Juli.


"Ini semua gara-gara aku,menjadikan kamu jadi pacarku."Ucap Nicholas yang merasa ikut sakit dengan tindakan Berlin kepada pacarnya.


"Jangan menyalahkan diri kamu sayang,Berlin yang harus di salahkan bukan kamu."Balas Juli yang merasa kesal dengan tindakan Berlin terhadap dirinya.


Nicholas membawa Juli pergi dari perusahaannya,dia akan membawa Juli ke rumah sakit.Karena Nicholas takut Juli kenapa-kenapa,apalagi Berlin menarik rambut Juli dengan kencang.


Sedangkan Berlin dia kesal dengan Yunita dan Sasa,mereka menampar pipi dan menarik rambutnya.Berlin merasa sakit dengan tindakan Yunita dan Sasa terhadap dirinya.


"Kalian benar-benar membuatku muak."Ucap Berlin yang habis di tampar dan di jambak rambutnya.


"Jangan ganggu bos kami dan Juli!"peringatan Yunita yang menatap Berlin dengan tajam.


"Mereka sangat cocok,daripada harus bersama kamu."Ucap Sasa yang masih belum melepaskan rambut Berlin di tangannya.


"Ayo kita pulang,jika dia mencari masalah kita kurung saja dia di gudang perusahaan."Ujar Yunita yang menakuti Berlin dengan ucapannya.

__ADS_1


"Kamu benar juga."Balas Sasa yang menahan tawa,karena ucapan Yunita.


Sasa mendorong Berlin hingga terjatuh lalu mereka meninggalkan Berlin begitu saja,mereka tidak menghiraukan Berlin sama sekali dan merasa muak melihat wajah Berlin yang selalu membuat onar.


__ADS_2