Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 113


__ADS_3

Juli sekarang menatap Nicholas dan Clara yang ada di rumah mereka,Juli tidak tau apa yang terjadi dengan mereka.Dia melihat suaminya yang begitu kusut saat ini,dia langsung menarik Nicholas untuk naik ke atas dan masuk ke dalam kamarnya.


"Maksud kamu apa,membawa dia kemari?"Tanya Juli,begitu marah terhadap Nicholas.


"Bantu aku sayang,dia memaksaku untuk berada di sisiku.Dia mengancam aku,dia ingin bunuh diri jika aku tidak menerima dia di sisiku."Jawab Nicholas,dia terduduk dan meremas rambutnya saat ini.


"Kamu percaya begitu saja?"Tanya Juli,menatap heran kepada suaminya.


"Ya mau bagaimana lagi,masa dia akan melompat dari atas roof top.Itu kan tindakan gila,aku tidak ingin dia meloncat dari atas gedung gara-gara aku."Cerita Nicholas,merasa frustasi sekarang.


"Nicholas,Nicholas.Kamu membuat aku kesal sekarang,lantas kenapa kamu membawanya kesini."Marah Juli,menghentakkan kakinya di depan Nicholas.


"Dia memaksa ikut,dia mau menabrakkan dirinya di depan mobilku.Aku terpaksa membawanya kesini,aku ingin meminta bantuan kamu."Ucap Nicholas,memasang wajah melas terhadap Juli.


"Argh,kamu membuat aku pusing.Baru saja kemarin kamu terbebas dari dia,sekarang kamu malah membawanya kesini.Aku tidak habis pikir dengan kamu,kenapa kamu begitu takut dengan dia."Kesal Juli,melipatkan ke dua tangannya di dada.


"Maafkan aku sayang,aku benar-benar tidak tau harus berbuat apa."Ucap Nicholas,merasa bersalah dengan istrinya saat ini.


"Aku tidak perduli dengan kata maaf kamu,aku ingin kamu mengusirnya."Balas Juli,dia tidak suka dengan kehadiran Clara.


"Baiklah,aku akan mengusirnya."Ucap Nicholas,dia berdiri dan menarik Juli keluar kamarnya.


Mereka menghampiri Clara yang sedang duduk di sofa,mereka melihat Clara yang menatap Nicholas dengan senang.


"Kamu silahkan pulang Clara,kami tidak menerima kamu di rumah kami."Usir Nicholas,menatap ke arah Clara.


"Aku tidak ingin pulang,aku hanya ingin di sini bersama kamu."Kata Clara,tidak ingin di usir oleh Nicholas.

__ADS_1


"Aish."Geram Juli,melihat Clara yang seenaknya.


Juli langsung menarik tangan Clara,dia langsung membawa Clara keluar rumahnya.Dia langsung mendorong Clara,hingga Clara terduduk.


"Jangan ganggu rumah tanggaku,cepat kamu pergi dari sini."Usir Juli,karena sudah muak dengan tindakan Clara.


"Aku tidak akan pergi,aku hanya ingin bersama Nicholas."Protes Clara,dia berdiri dan menatap tajam terhadap Juli.


"Cepat kamu pergi dari sini Clara,aku tidak ingin istriku semakin marah."Ucap Nicholas,menyuruh Clara pergi.


Clara yang kesal dengan ucapan Nicholas yang mengusirnya,dia langsung memasukkan sebelah tangannya ke dalam tas.Dia langsung menarik Juli dan menodongkan pisau ke arah Juli.Dia sudah melakukan persiapan dengan matang,apalagi saat Juli dan Nicholas ke atas.Clara langsung menyelinap ke arah dapur dan dia mengambil pisau dari dapur.


"Apa yang kamu lakukan Clara,lepaskan istriku."Ucap Nicholas,dia panik melihat Clara menodongkan pisau ke leher Juli.


"Kamu ingkar janji Nicholas,kamu sekarang malah mengusirku.Jika aku tidak boleh berada di sisi kamu,dia juga sama tidak boleh ada di samping kamu."Balas Clara,menatap kesal ke arah Nicholas.


Juli menelan ludahnya sendiri,dia tidak habis pikir dengan Clara.Karena Clara begitu nekat seperti ini,pantas saja Nicholas menuruti kemauannya.Clara begitu berbahaya,dia menatap Nicholas yang sedang panik sekarang.


"Diam kamu,jika kamu tidak hadir di kehidupan Nicholas.Dia sudah menjadi milikku,kamu hanya pengganti aku.Nicholas masih mencintaiku,masih mencintai aku."Ucap Clara,menekankan kata cinta.Agar Juli mengerti,jika Nicholas mencintai dirinya.


"Haha,seyakin itu kamu terhadap Nicholas."Ujar Juli,sambil memberi kode terhadap Nicholas.


"Aku yakin,karena Nicholas masih mencintai aku.Aku cinta pertamanya,sedangkan kamu hanya pengganti aku."Ucap Clara,begitu bangga dengan ucapannya.


"Tapi aku tetap pemenangnya,karena aku istrinya."Skak Juli,agar Clara sadar.


Clara yang sadar Nicholas mendekat ke arahnya,dia langsung mundur sambil membawa Juli.Tetesan darah sudah terkena pisau,karena Clara secara refleks membawa Juli mundur.Hingga pisau menggores kulit leher Juli dan Clara belum tau sama sekali,jika dia telah melukai Juli.

__ADS_1


"Aw."Rintih Juli,merasakan perih di lehernya.


"Sayang,kamu berdarah.Clara tolong lepaskan Juli,aku mohon sama kamu.Aku akan menuruti keinginan kamu,tapi tolong kamu lepaskan istriku."Ucap Nicholas,memohon terhadap Clara.


Juli yang mendengarnya kaget,dia melihat wajah Nicholas yang pucat dan khawatir terhadapnya.Juli tidak akan menuruti kemauan Clara,dia harus lepas dari Clara.


"Kamu dengar? Dia akan menuruti kemauan diriku."Ucap Clara,dia begitu senang saat ini.


"Sayang,cabut kata-kata kamu.Aku tidak sudi,jika kamu dekat dengan dia."Protes Juli,menatap tajam ke arah Nicholas.


"Aku terpaksa sayang,aku tidak ingin kamu terluka.Kita mengalah saja sayang,aku tidak ingin kehilangan kamu."Ucap Nicholas,agar Juli menyetujui ucapannya.


"Aku tidak suka dengan kata-kata kalian,kalian seperti romeo and Juliet.Membuat aku ingin muntah."Ujar Clara,dia langsung melepaskan Juli dan mendorongnya hingga terjatuh ke lantai.


Nicholas bergegas langsung menolong Juli,dia melihat luka yang ada di leher Juli.Dia langsung menggendong Juli ke ruang tamu,tidak memperdulikan Clara sama sekali.


Clara kesal melihat Nicholas begitu perhatian terhadap Juli,dia mengikuti Nicholas masuk ke dalam rumahnya.Dia langsung duduk di sofa seperti tuan rumah,dia melihat Nicholas yang sedang mengobati Juli dengan wajah panik.


"Aku mohon,kamu pergi dari sini Clara."Ucap Nicholas,dia merasa sudah habis kesabarannya.


"Aku tidak ingin pergi,kamu bilang akan menuruti kemauanku.Aku hanya ingin kamu menikah dengan aku,agar aku bebas di samping kamu."Ujar Clara,menatap mereka.


"Aku tidak akan menikahi kamu."Balas Nicholas.


"Mimpi kamu tinggi sekali,lebih baik kamu pergi dari sini.Aku sudah mengirim pesan terhadap ibu Nicholas,agar menghubungi polisi untuk datang ke sini."Gertak Juli,dia tersenyum kecut ke arah Clara.


"Kurang ajar kamu,lihat saja nanti.Aku tidak akan tinggal diam begitu saja."Balas Clara,menatap tajam ke arah Juli.

__ADS_1


Clara langsung berdiri dari duduknya,dia menghentakkan kakinya di depan Nicholas dan Juli.Dia langsung pergi dari hadapan mereka,karena dia tidak ingin berurusan dengan polisi sama sekali.


Juli tersenyum senang,melihat Clara yang pergi begitu saja.Padahal,dirinya hanya menggertak saja.Dia tidak benar-benar mengirim pesan,dia hanya mencoba membohongi Clara.Namun pada akhirnya,Clara percaya dengan kebohongan yang dia buat.Dia sungguh bernafas lega sekarang,karena Clara sudah pergi dari hadapan mereka.


__ADS_2