
Juli membuka ke dua matanya,dia melihat jam di ponselnya sudah jam 7 malam.Dia langsung berjalan ke ruangan Nicholas,dia melihat Nicholas yang tidur di sofa.Dia menggelengkan kepalanya,bisa-bisanya Nicholas tidur di sofa.Padahal ada kamar di ruangannya sendiri,dia mendekati suaminya untuk membangunkannya.
"Sayang bangun."Panggil Juli,sambil menggoyangkan tubuh Nicholas.
Nicholas terusik dengan goyangan di tubuhnya,dia melihat Juli di hadapannya saat ini.Dia tersenyum melihat istrinya yang cantik,dia membelai wajah istrinya dengan lembut.
"Sayang sudah malam,ayo kita pulang?"Tanya Juli,menatap Nicholas.
"Berkas aku masih banyak sayang."Jawab Nicholas,dia langsung melihat tumpukan berkas di mejanya.
"Besok saja sayang,biar besok aku bantu.Lagian kamu sudah lelah sayang,nanti kamu sakit lagi."Ucap Juli,mengkhawatirkan kondisi tubuh suaminya.
"Baiklah,kita pulang."Balas Nicholas,dia bangun dan berjalan mengambil barang di mejanya.
Mereka langsung meninggalkan perusahaan dan memilih pulang,karena merasa tubuhnya butuh istirahat.Apalagi pekerjaan Nicholas yang masih menumpuk,tapi dia lebih mengalah untuk pulang mendengar ucapan istrinya.
...****************...
Paginya Nicholas membuka ke dua matanya,dia melihat jam di ponsel dan benar saja jam sudah menunjukan pukul 12 siang.Mereka benar-benar tidak masuk kerja,karena tubuh mereka begitu sangat lelah setelah mengerjakan setumpuk berkas di meja mereka kemarin.Nicholas menatap Juli yang masih tidur pulas,dia bersyukur memiliki istri cantik seperti Juli.Bahkan selama kehamilannya,Juli tidak pernah meminta yang aneh-aneh terhadapnya.
Nicholas tersenyum melihat kecantikan Juli semakin bersinar,apalagi kecantikan Juli semakin bersinar setelah Juli mengandung buah cinta mereka.Pandangan Nicholas turun,dia menelan ludahnya sendiri.Dia melihat gundukan kenyal Juli yang membesar saat hamil,rasanya sekarang dia ingin bercinta dengan Juli.
Juli yang sedang tidur pulas,dia merasakan bibirnya begitu basah.Dia membuka ke dua matanya,dia melihat Nicholas yang sedang mencium bibirnya.Juli membalas ciuman Nicholas,bahkan tubuhnya di angkat Nicholas agar dirinya duduk di pangkuan Nicholas.
Mereka berciuman satu sama lain,meluapkan hasrat yang tersimpan pada diri mereka sendiri.Mereka menikmati ciuman yang di berikan,bahkan mereka merasa mengungkapkan cinta satu sama lain pada diri mereka sendiri.
Juli merasakan tangan Nicholas yang melepaskan tali gaun tidurnya,dia melepaskan pengait bra yang dia pakai.Juli merasakan tubuhnya sangat panas,apalagi sekarang Nicholas menghisap gundukan kenyalnya.
__ADS_1
"Ah,ah pelan sedikit sayang."Rintih Juli,karena merasa hisapan Nicholas begitu kencang.
Juli sekarang merasakan lidah Nicholas yang menggigit gundukan kenyalnya,dia merasa makin tidak bisa menahan gejolak panas pada tubuhnya.Dia meremas rambut Nicholas,karena Nicholas begitu bersemangat bermain di tubuhnya.
Nicholas memberikan tanda di tubuh Juli,dia membaringkan Juli di bantal.Nicholas naik ke atas tubuh Juli,dia mencium bibir Juli dengan penuh cinta.Dia meluapkan rasa rindu,cinta dan kasih sayang terhadap Juli.Dia hanya ingin Juli tau,jika dirinya hanya mencintai Juli sepenuhnya.
Juli membalas ungkapan perasaan yang di berikan Nicholas terhadapnya,sekarang dia merasakan Nicholas menghilangkan penghalang dalam mahkotanya.Juli meremas bantal,karena jari Nicholas bermain di mahkotanya.Dia merasa tubuhnya seperti cacing kepanasan,dan menggeliat tidak karuan.
"Nikmatilah sayang,ucapkan namaku dengan merdu.Aku berusaha memuaskan kamu sayang."Ucap Nicholas,karena ingin mendengar suara merdu Juli.
"Nicholas ah,ah.Rasanya benar-benar membuat aku tidak berdaya."Balas Juli,merasa tindakan Nicholas benar-benar luar biasa.
Nicholas melihat Juli yang sudah mencapai puncak kenikmatannya,sekarang giliran dirinya menikmati puncak kepuasannya.Dia memasukkan adiknya pada mahkota Juli dengan sekali hentakan,membuat Juli merintih atas perbuatan Nicholas yang seperti itu.
"Ah."Rintih Juli,merasakan adik Nicholas yang masuk begitu saja pada mahkotanya.
"Kamu menikmatinya sayang?"Tanya Nicholas,melihat ekspresi Juli yang membuka dan menutup matanya.
"Aku menikmatinya,kamu membuatku puas sayang."Balas Juli,menyentuh wajah Nicholas dengan satu jarinya.
"Mau ganti posisi sayang?"Tanya Nicholas,karena dia ingin Juli di atas tubuhnya.
"Baiklah."Balas Juli.
Mereka melakukan percintaan panas,apalagi sekarang permainan di dominasi Juli.Mereka sama-sama menikmati percintaan mereka,bahkan mereka sangat puas dengan keahlian mereka sendiri.
"Ah,sayang goyangkan lagi pinggul kamu."Ucap Nicholas,menikmati permainan istrinya.
__ADS_1
"Goyang gimana lagi sih,aku tidak bisa bergoyang."Protes Juli,karena begitu kesal mendengar ocehan Nicholas.
"Himpit sayang,cepet himpit."Ujar Nicholas,menatap istrinya begitu gemas.
"Apa yang di himpit sih,aku tidak mengerti.Ucapan kamu benar-benar membuatku tidak mengerti."Kesal Juli,begitu heran dengan permintaan suaminya ini.
"Hahaha,kamu begitu cantik saat sedang kesal."Tawa Nicholas,karena menatap istrinya begitu polos.
"Gak jelas kamu,ini mau udahan apa?"Tanya Juli,karena dia tidak tau harus berbuat apa lagi.
"Gimana mau udahan,aku saja belum puas."Balas Nicholas,menatap Juli.
"Kamu mana puas,aku heran sih sama kamu."Ucap Juli,menggelengkan kepalanya.
"Tidak usah heran,aku memang tidak akan puas dengan kamu.Apalagi tubuh kamu sangat begitu seksi dan menggoda imanku."Balas Nicholas,tersenyum nakal pada Juli.
"Sudahlah,akhiri saja sayang."Ajak Juli,karena dia merasa lengket di tubuhnya.
"Yasudah,kita ganti posisi dulu."Balas Nicholas,karena merasa harus mencapai puncak kenikmatannya.
Mereka langsung bertukar posisi kembali,Nicholas yang mendominasi permainan.Mereka benar-benar bermain dengan ganas,bahkan seakan lupa jika Juli sedang hamil.
Nicholas menggerakkan tubuhnya dengan cepat,seolah-olah mengejar target dalam kehidupannya.Dia menatap Juli yang cantik di bawah tubuhnya,dia menggerakkan adiknya dengan begitu cepat.Nicholas mendengar suara rintihan Juli yang menikmati tindakannya,hingga dia langsung mengeluarkan benih cinta di dalam tubuhnya.
Juli merasakan cairan yang hangat keluar dalam tubuhnya,dia senang Nicholas mengakhirinya.Apalagi dia benar-benar heran dengan Nicholas,bukannya berangkat kerja malah melakukan percintaan panas dengannya.Juli menyingkirkan tubuh Nicholas dari atas tubuhnya,dia berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Nicholas menatap Juli yang berjalan ke kamar mandi,dia tersenyum melihat kepergian Juli.Dia merasa lelah dengan aktifitas percintaan mereka,apalagi dia benar-benar sangat menginginkan Juli.Nicholas langsung memejamkan matanya,karena dia merasa lelah dengan aktifitas mereka.Hingga akhirnya Nicholas tidur di atas ranjang,dia tidur dengan selimut tebal yang membungkus tubuhnya.
__ADS_1