Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 122


__ADS_3

Juli merasakan tangan yang melingkar di perutnya,dia tidak tau Nicholas pulang jam berapa.Dia tidak ingin membangunkan Nicholas sama sekali,dia melihat lingkaran hitam di area mata suaminya.Juli perlahan melepaskan pelukan suaminya,dia memilih membawa baby Ken untuk ke luar dari kamar.


"Bi,bibi tau Nicholas pulang jam berapa?"Tanya Juli,bertanya kepada pelayan.


"Tuan,pulang jam setengah lima pagi.Bibi melihat wajah tuan yang begitu kelelahan,bahkan bibi tidak berani menyapanya sama sekali."Balas sang pelayan.


"Yasudah bi,bi tolong mandikan baby Ken ya.Aku akan menggantikan bibi memasak."Ucap Juli,menyuruh bibi pelayan memandikan baby Ken.


"Baik non."Balas sang bibi,berganti tugas dengan Juli.


Setelah masakan selesai,Juli langsung menghidangkannya di meja makan.Juli memasak makanan yang banyak di atas meja,agar menambah nutrisi suaminya yang pulang pagi.


"Wangi sekali,aroma masakannya.Ibu jadi lapar."Ucap ibu mertua,dia berjalan ke arah meja makan.


"Ibu bisa saja,makan dulu bu."Balas Juli,menuangkan nasi di piring untuk ibu mertuanya.


"Nicholas pulang jam berapa?"Tanya sang ibu,menatap menantunya.


"Pulang setengah lima,kata bibi.Aku saja menunggu kepulangannya,sampai jam dua belas malam."Balas Juli,menceritakan kejadian semalam terhadap ibu mertuanya.


"Yasudah,kamu makan dulu.Mungkin Nicholas ada masalah di perusahaan,sehingga dia pulang begitu pagi."Ucap sang ibu,menatap Juli.


"Iya bu,bahkan terlihat jelas lingkaran hitam di area mata Nicholas."Balas Juli,menceritakan lingkaran mata suaminya.


Mereka makan dengan khidmat,setelah selesai Juli langsung membawa baby Ken ke ruang tamu.Dia tersenyum,mendengar celotehan baby Ken saat ini.


"Ma..Ma."Ucap baby Ken,menatap Juli sambil merangkak ke arah Juli.


"Gemas sekali sih,anak mamah ini."Ujar Juli,dia menggendong baby Ken dan mencium baby Ken dengan gemas.


Baby Ken tertawa senang,dia memegang wajah Juli dengan tangan mungilnya.Dia kesenangan berceloteh terhadap Juli,hingga Juli melihat ke arah Nicholas yang sudah bangun.


"Kenapa bangun,istirahat lagi saja."Ucap Juli,menatap suaminya saat ini.


Nicholas duduk di sofa,dia memeluk istrinya saat ini.Dia melihat baby Ken yang berceloteh dan melihat ke arah dirinya.

__ADS_1


"Pa..Pa."Celoteh baby Ken,menatap Nicholas.


Nicholas melihat baby Ken yang ingin di gendongnya,dia langsung membawa baby dari tangan Juli.Dia mengajak baby Ken bercanda,hingga baby Ken tertawa begitu lepas saat ini.


Juli yang melihatnya begitu senang,dia merasa bahagia saat ini.Karena kehadiran baby Ken yang membuat hidupnya begitu hangat,dia ikut bercanda bersama baby Ken dan Nicholas.


"Sayang,aku akan kembali ke perusahaan."Ucap Nicholas,dia berbohong terhadap Juli.


"Memangnya,ada masalah apa di perusahaan?"Tanya Juli,menatap Nicholas.


"Ada penghianat di perusaahan,aku harus kembali ke perusahaan untuk menyelesaikan masalah ini."Balas Nicholas,menatap istrinya.


"Yasudah,kamu hati-hati.Jangan sampai,kamu kelelahan dan sakit."Ucap Juli,mengingatkan Nicholas.


"Baik sayang."Balas Nicholas,mencium kening istrinya.


Nicholas langsung kembali ke kamarnya,dia sudah siap memakai stelan kerja.Dia langsung pergi meninggalkan rumah ibunya dan berjalan melesat untuk ke perusahaan Clara.


...****************...


Nicholas berjalan ke arah Clara,dia membalikkan kursi Clara agar menghadap ke arahnya.


"Kamu sedang merindukan aku apa?"Tanya Clara,begitu senang melihat Nicholas saat ini.


"Aku butuh penjelasan dari kamu."Ucap Nicholas,menatap wajah Clara dengan intens.


"Baiklah,mau minta penjelasan apa?"Tanya Clara,tersenyum ke arah Nicholas.


Nicholas menarik Clara,agar dia berdiri dari duduknya.Nicholas mengunci pergerakan Clara,dia membuat Clara duduk di atas mejanya.


"Sebenarnya apa yang terjadi?"Tanya Clara,dia bingung dengan sikap Nicholas saat ini.


"Apakah kamu tidur dengan lelaki lain,selain diriku?"Tanya Nicholas,menatap tajam Clara.


"Selama aku menjalin hubungan dengan kamu,aku tidak pernah tidur dengan siapapun.Namun,aku akui sebelumnya aku pernah tidur dengan lelaki lain."Balas Clara,menatap wajah Nicholas yang sedang menatap dirinya.

__ADS_1


"Benarkah? Dengan siapa? Dengan sekretarisku?"Tanya Nicholas bertubi-tubi di hadapan Clara.


Clara tersenyum mendengar rentetan pertanyaan dari Nicholas,itu menandakan Nicholas cemburu padanya.Clara senang,karena Nicholas sudah jatuh cinta terhadapnya.


"Iya kamu benar,aku pernah tidur dengan Rey dan bahkan dengan lelaki lain juga.Namun itu hanya sekedar one night stand."Ucap Clara merasa bangga sekarang,melihat ekspresi wajah Nicholas yang berbeda sekarang.


"Wanita murahan."Ujar Nicholas,tepat di wajah Clara.


"Hey,aku tidak murahan sama sekali.Aku hanya menginginkannya saja,lagi pula mereka tampan.Tapi,aku pikir tidak setampan kamu sih."Ucap Clara,sambil mencium aroma tubuh Nicholas yang begitu khas di hidungnya.


"Kita cukup sampai di sini,aku tidak ingin menjalin hubungan apapun dengan kamu."Balas Nicholas,dia mundur dari Clara.


Clara yang mendengarnya shock,dia berharap Nicholas bercanda.


"Kamu bercanda kan?"Tanya Clara,menatap Nicholas saat ini.


"Tidak,aku tidak bercanda sama sekali.Aku sudah tidak bisa bersama kamu lagi,aku hanya ingin fokus terhadap keluargaku."Balas Nicholas,menatap Clara yang membenarkan posisi duduknya.


Clara tidak akan melepaskan Nicholas begitu saja,dia menarik dasi Nicholas.Clara mencium bibir Nicholas,dia benar-benar tidak ingin berpisah dengan Nicholas.


Nicholas melepaskan ciuman Clara,dia menatap tajam Clara.Karena Clara yang tiba-tiba menarik dasinya dan mencium bibirnya.


"Aku tidak ingin berpisah dengan kamu."Ucap Clara,menatap Nicholas dengan wajah sedihnya.


"Maaf,aku sudah tidak ingin berhubungan dengan kamu."Balas Nicholas,mencoba melepaskan Clara.


"Baik,jika itu mau kamu.Tapi,apa kamu yakin bisa menjauh dariku?"Tanya Clara,tersenyum ke arah Nicholas.


"Aku yakin bisa."Balas Nicholas,mencoba menutupi ekspresi wajahnya.


Clara langsung berdiri berhadapan dengan Nicholas,dia mencium bibir Nicholas.Dia ingin memastikannya lewat tubuh Nicholas,dia tersenyum puas sekarang.Karena mulut dan hatinya berbeda,bahkan Nicholas membalas ciumannya saat ini.


Nicholas membawa Clara duduk di meja,dia merasa tidak bisa menahan api gairah di tubuhnya.Karena Clara memulainya duluan,dia mencium Clara dengan rakus dan mengunci pergerakan Clara.


Clara merasa senang saat ini,karena Nicholas tidak bisa berbohong darinya.Bahkan,dia merasakan ciuman Nicholas yang tidak ingin berhenti darinya.

__ADS_1


Nicholas menyudahi ciumannya,dia menatap Clara yang tersenyum.Nicholas merasa bodoh,sudah masuk ke dalam jebakan Clara.Dia langsung meninggalkan Clara begitu saja,dia harus menjauh dari Clara agar rumah tangganya baik-baik saja dan dia tidak ingin kehilangan istri dan anaknya lagi.


__ADS_2