Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 127


__ADS_3

Juli yang tidur,dia merasakan bibirnya yang tiba-tiba basah saat ini.Dia membuka kedua matanya dan kaget melihat Nicholas yang sedang mencium bibirnya,dia langsung mendorong Nicholas secara refleks.


"Apa-apaan kamu,kenapa kamu menciumku."Protes Juli,menatap Nicholas saat ini.


"Kamu susah sekali di bangunkannya,ini sudah sampai tau.Zoya saja sudah turun."Ucap Nicholas,begitu gemas terhadap istrinya.


"Mungkin aku lelah atau bisa jadi aku butuh istirahat,tubuhku merasa tidak enak sayang.Apa karena aku memompa asiku terlalu banyak ya?"Tanya Juli,menatap suaminya saat ini.


"Bisa jadi sayang,biar aku gendong kamu saja sayang.Aku takut kamu kenapa-kenapa."Balas Nicholas,menatap istrinya.


Juli bangun dari duduknya,benar saja tubuhnya begitu enteng sekarang.Dia merasa lemas saat ini,apalagi dia belum makan apa-apa.Juli membiarkan Nicholas menggendongnya,dia benar-benar tidak bisa berjalan saat ini dan dia melingkarkan tangannya di leher Nicholas.


Mereka langsung ke luar dari pesawat,Zoya dan Rey melihat Juli yang di gendong Nicholas.


"Kenapa kakak ipar di gendong?"Tanya Zoya,melihat ke arah Juli dan Nicholas.


"Dia merasa lemas,lihat saja wajahnya.Kakak ipar kamu begitu pucat."Balas Nicholas,menatap ke arah Zoya.


"Gara-gara belum makan apa-apa kali ya? Di rumah saja,kakak ipar memompa asi dan tidak makan sama sekali."Ucap Zoya,menceritakan aktifitas Juli.


"Yasudah,ayo kita pergi ke hotel.Rey,maaf ya nanti tolong bawakan barang-barang istriku."Perintah Nicholas,menatap ke arah Rey.


"Siap bos."Ucap Rey,menyetujui permintaan bosnya.


"Kamu pergi bersama Rey saja,aku bersama kakak ipar kamu pergi duluan.Lagi pula,kalian harus mengambil barang dulu."Ujar Nicholas,berbicara terhadap Zoya.


"Ok,yasudah hati-hati di jalannya."Ucap Zoya,dia melihat kakaknya pergi meninggalkan dirinya.


"Ayo."Ajak Rey,dia berjalan di depan Zoya.


Zoya mengikuti Rey dari belakang,dia hanya diam saja mengikuti Rey.Bahkan dia tidak berbicara sama sekali dengan Rey,dia merasa canggung di biarkan berdua bersama Rey.Apa lagi,dia merasa malu sudah melabrak Clara di hadapan Rey saat itu.


Setelah barang ada di tangan mereka,mereka langsung pergi meninggalkan bandara.Mereka langsung pergi ke hotel ke tempat mereka menginap.

__ADS_1


...****************...


Nicholas membawa masuk barang Juli yang di berikan Rey,dia menyimpan barang Juli di dekat barangnya.Nicholas langsung naik ke atas ranjang,menyusul Juli yang sedang berbaring saat ini.


"Akhirnya,kamu jadi juga menyusul aku."Ucap Nicholas,membawa Juli ke dalam pelukannya.


"Memangnya kenapa?"Tanya Juli,menatap wajah Nicholas.


"Aku ingin memakan kamu,kamu tidak tau sayang.Saat terakhir,kita video call itu.Aku merasa tersiksa,menahan keinginanku untuk memakan kamu."Balas Nicholas,memasukkan tangannya ke dalam pakaian Juli.


"Mana aku tau,aku kan tidak sengaja."Ucap Juli,merasakan sentuhan lembut di punggungnya.


"Sayang."Ucap Nicholas,memandang Juli dengan intens.


"Hmm."Balas Juli,menikmati sentuhan Nicholas di punggungnya dan membuatnya merasa ngantuk.


"Aku merindukan kamu."Ucap Nicholas,dia mencium bibir Juli dengan lembut.


Juli membalas ciuman Nicholas,dia merapatkan tubuhnya terhadap Nicholas.Juli begitu merindukan suaminya saat ini,bahkan dia merasakan bra nya terlepas saat ini.Juli merasa ciuman yang di berikan Nicholas semakin panas,bahkan dia merasakan jemari Nicholas menyentuh gundukan kenyal miliknya.Juli menatap manik mata Nicholas yang menatapnya,dia melihat sorot mata Nicholas yang menginginkan dirinya saat ini.


Nicholas begitu merindukan gundukan kenyal milik istrinya,bahkan dia melorotkan gaun milik istrinya hanya untuk menikmati gundukan kenyal milik istrinya.Nicholas merasakan rambutnya di remas oleh istrinya,dia begitu menikmati permainannya saat ini.


"Sayang."Panggil Juli,agar Nicholas menyudahinya.


"Ada apa?"Tanya Nicholas,menatap wajah Juli saat ini.


"Aku lelah sayang,besok saja ya?"Pinta Juli,menatap ke arah suaminya.


"Baiklah,aku akan menahannya."Ucap Nicholas,karena dia tau kondisi istrinya yang lelah.


Nicholas menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka,Nicholas memeluk istrinya penuh kasih sayang.Mereka langsung memejamkan matanya,hingga mereka tertidur saat ini.


Sedangkan Zoya,dia saat ini bersama Rey.Mereka berada di kamar Zoya saat ini,karena Zoya meminta tolong Rey untuk membelikan makanan untuk dirinya.

__ADS_1


"Kenapa hanya diam saja,bukannya kamu lapar?"Tanya Rey,menatap Zoya yang menurutnya cantik.


"Kak Rey,masih menjadi pacarnya Clara? Aku heran dengan kak Rey,kenapa kak Rey mau pacaran dengan wanita seperti itu."Ucap Zoya,menatap Rey dengan intens.


"Haha,aku tau sekarang.Kenapa kamu saat turun dari pesawat diam saja,kamu canggung kan denganku?"Tanya Rey,dia tertawa di hadapan Zoya.


Zoya yang mendengar ucapan Rey,dia merasa malu saat ini.Wajah Zoya seketika memerah,karena mendengar ucapan Rey yang tepat sasaran.


"Aku sudah putus dengannya,lagi pula aku hanya mencoba menjadi pacarnya.Aku tidak cinta sama dia,dia sendiri yang mengejar aku."Ucap Rey,dia menjelaskan hubungannya dengan Clara terhadap Zoya.


"Syukurlah,jika kakak sudah putus.Aku tidak setuju kakak berhubungan dengan dia,lagi pula banyak wanita yang lebih baik dari dia."Ujar Zoya,setuju Rey tidak menjalin hubungan dengan Clara.


Rey tersenyum mendengar jawaban Zoya,dia pindah duduk di dekat Zoya.Rey merasa gemas saat ini,apalagi melihat wajah Zoya yang memerah seperti ini.


"Jika kakak menyukai kamu gimana?"Tanya Rey,dia ingin melihat reaksi Zoya seperti apa.


Zoya yang mendengarnya kaget,dia menatap Rey tidak percaya.Zoya berpikir tidak mungkin Rey menyukainya,lagi pula umur mereka berbeda.


"Wajar sih,jika kakak menyukai aku sebagi adik.Karena aku menggemaskan."Ucap Zoya,berbicara seperti itu.


"Hey,aku menyukai kamu bukan sebagai adik."Balas Rey,memegang tangan Zoya.


"Jika bukan menyukai aku sebagai adik,menyukai aku sebagai apa?"Tanya Zoya,begitu polosnya di hadapan Rey.


"Kakak menyukai kamu seperti Pria yang menyukai wanitanya."Balas Rey,dia tersenyum di hadapan Zoya.


Zoya yang mendengarnya kaget,dia tiba-tiba merasakan debaran jantungnya begitu cepat.Zoya menatap Rey dengan lekat,dia tidak salah dengarkan mendengar ucapan Rey terhadap dirinya.


"Kakak mencintai kamu Zoya."Ucap Rey,semakin mendekat ke arah Zoya.


Cup,bibir Rey menempel di bibir Zoya.Rey sengaja diam,dia ingin melihat reaksi Zoya terhadapnya seperti apa.Karena Zoya hanya diam saja,dia mencium bibir Zoya dengan lembut.


Zoya yang di cium Rey kaget,dia tidak bisa merespon sama sekali.Debaran jantungnya begitu cepat,apalagi saat ini mereka berciuman.Zoya baru kali ini,dirinya berciuman dengan laki-laki.Selama pacaran,dia tidak pernah berciuman sama sekali.

__ADS_1


"Kamu istirahatlah,kakak menunggu jawaban kamu besok."Ucap Rey,dia mencium kening Zoya dengan lembut.


Rey meninggalkan Zoya begitu saja,karena Rey tidak ingin melewati batas terhadap Zoya.Apalagi,sekarang jantungnya berdegup kencang saat dirinya mencium bibir Zoya.


__ADS_2