Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 73


__ADS_3

"Rey kamu ambil uangku di atm,aku takut mereka tidak mampu membayarnya.Tapi kamu simpan dulu dengan baik,tunggu mereka bertanggung jawab dulu.Jika mereka sudah kehabisan uang,kamu bantu bayar uang pekerja dengan uangku.Aku kasihan dengan mereka,apalagi mereka sangat bersemangat dalam bekerja.Kamu minta daftar nama pekerja,kamu berikan makanan dan minuman untuk mereka makan siang pakai uang yang ada di atm milikku."Perintah Nicholas,dia langsung memberikan atm pribadinya kepada Rey.


"Baik pak."Jawab Rey,dia menerima atm yang di berikan bosnya.


"Aku akan membantu kamu."Ucap Clara,agar memudahkan dirinya berdekatan dengan Rey.


"Baiklah,aku serahkan kepada kalian.Aku merasa pusing saat ini,aku kembali ke hotel dan untuk pin atmnya nanti aku kirim lewat pesan terhadap kamu."Balasnya,dia langsung pergi meninggalkan Clara dan Rey.


Clara dan Rey langsung meminta daftar nama pekerja,setelah itu mereka langsung pergi untuk mengambil uang dan membeli makan siang untuk pekerja.Bahkan mereka memberikan makanan yang enak untuk pekerja,agar mereka semakin bersemangat dalam bekerja.


"Semuanya sudah selesai."Ucap Clara,dia melihat mobilnya penuh dengan makanan dan minuman.


"Ayo,kita kembali."Ajak Rey,dia ingin segera menyelesaikan pekerjaan.


Mereka langsung kembali ke tempat proyek,Clara dan Rey memindahkan meja yang ada di dalam posko.Mereka langsung membawa makanan dan minuman ke meja,agar memudahkan mereka untuk membagikan makanan kepada pekerja saat makan siang.


"Mana uangnya?"Tanya Clara,dia meminta uang ke penanggung jawabnya.


"Ini bu."Balas penanggung jawab,dia menyerahkan satu kantong berisi uang terhadap Clara.


"Baguslah,kamu sana tunggu di bagian meja minuman."Perintah Clara,dia menyuruh penanggung Jawab.


Clara langsung menerima uangnya,dia menunggu di depan posko bersama Rey dan penanggung jawab.Clara bertugas memberikan uang,Rey bertugas memberikan makanan dan penanggung jawab bertugas memberikan minuman segar untuk para pekerja nanti.


Para pekerja mulai berkumpul,Clara memanggil nama orang sesuai daftar yang di serahkan penanggung jawab terhadapnya.Dia langsung memberikan sisa gaji terhadap pekerja tersebut dan dilanjutkan memberi makan siang terhadap mereka.


Setelah selesai,mereka langsung menyimpan meja ke dalam.Setelah itu,mereka memutuskan untuk pulang.Karena merasa lelah,apalagi mereka seharian mencari makan dan minuman yang enak untuk pekerja mereka.


"Aku sangat lelah."Ucap Clara,dia langsung naik ke dalam mobil.


"Sama,aku juga begitu lelah."balas Rey,dia menyusul Clara menaiki mobil Clara.


Mereka meninggalkan tempat proyek,mereka langsung kembali di hotel.Mereka hanya memakan waktu lima belas menit untuk sampai di parkiran hotel.

__ADS_1


"Rey."Panggil Clara,dia menatap Rey dengan tersenyum.


"Ada apa?"Jawab Rey,sambil memarkirkan mobil milik Clara.


"Apakah kamu tidak merindukan aku?"Tanya Clara,dia berharap Rey merindukannya.


"Aku tidak merindukan kamu,lagian kamu bukan siapa-siapa aku.Kenapa aku harus merindukan kamu."Balas Rey dengan heran,dia langsung menatap Clara yang sedang menatap dirinya.


"Apakah percintaan kita selama ini,begitu tidak berarti apa-apa untuk kamu?"Tanya Clara,dia merasa ucapan Rey menyakiti hatinya.


"Aish,aku tidak tau.karena itu juga pertama kalinya buatku."Balas Rey,dia langsung membenarkan posisi duduknya dan menatap lurus ke depan.


Clara tersenyum mendengar ucapan Rey,berarti dia wanita pertama yang bercinta dengan Rey.Clara melepaskan sabuk pengamannya,dia mendekatkan tubuhnya ke Rey.


"Mau apa kamu?"Tanya Rey,karena Clara mendekat ke arahnya.


"Aku hanya merindukan kamu Rey."Ucap Clara,dia langsung memundurkan kursi jok Rey.


"Lantas,ngapain kamu memundurkan kursi jok mobil?"Tanya Rey,dia menatap wajah Clara yang tersenyum kepadanya.


"Kembali ke tempat kamu,apa yang kamu lakukan?"Tanya Rey,dia panik melihat Clara yang duduk di pahanya.


"Sudah aku bilang,aku merindukan kamu Rey.Aku ingin mencoba bercinta dengan kamu di sini."Balas Clara,menatap Rey dengan penuh kerinduan.


"Aku tidak ingin bercinta dengan kamu,aku sangat lelah.Ayo kita turun."Ajak Rey,dia mencoba menenangkan dirinya sendiri.


Clara tidak memperdulikan ucapan Rey,dia langsung mencium bibir Rey.Dia hanya ingin melepaskan rasa rindunya terhadap Rey,dia tidak ingin melepaskan Rey begitu saja.


Rey melotot,karena Clara menciumnya.Dia langsung mendorong Clara dengan kencang,membuat Clara terdorong menabrak stir.


"Aw."Rintih Clara,dia merasa sakit di punggung.


Rey kaget dengan rintihan Clara,dia terlalu kencang mendorong Clara.Dia sekarang panik,karena melihat Clara yang kesakitan.

__ADS_1


"Maaf,aku refleks mendorong kamu dengan kencang."Ucap Rey,dia menarik Clara ke dalam pelukannya.Rey merasa bersalah sudah mendorong Clara,dia mengusap punggung Clara dengan pelan.


"Tidak apa-apa."Balas Clara,dia masih merasakan sakit di punggungnya.


"Mau ke rumah sakit? Aku takut kamu kenapa-kenapa,ini semua gara-gara aku yang mendorong kamu."Ujar Rey,dia merasa bersalah dengan tindakannya.


"Sudah tidak apa-apa Rey,ayo kita turun saja kembali ke kamar."Ajak Clara,dia melepaskan pelukan Rey.


Clara membuka pintu,dia langsung turun dan menunggu Rey turun dari mobilnya.Clara kaget,karena sekarang Rey mengangkat tubuhnya.


"Rey,kamu tidak usah seperti ini."Ucap Clara,dia mengalungkan tangannya ke leher Rey.


"Sudah,kamu diam saja."Balas Rey,dia berjalan dengan cepat ke arah lift.


"Tubuhku pasti berat."Celoteh Clara,takut Rey keberatan.


"Kamu sungguh enteng."Balas Rey,menatap Clara sambil tersenyum.


Clara terpesona dengan senyuman Rey,dia begitu fokus melihat wajah Rey.Sampai mereka sudah berada di depan kamar Clara,Rey menatap Clara.


"Mana kunci kamar kamu?"Tanya Rey,menatap Clara yang sedang menatapnya.


"Ada di tasku,turunkan aku."Balasnya,karena dia akan mengambil kunci kamarnya.


Rey mengikuti ucapan Clara,dia menurunkan Clara dengan hati-hati.Dia melihat Clara yang sudah membuka kamarnya,Rey langsung mengangkat tubuh Clara kembali dan membawa Clara masuk ke dalam kamar.


"Rey,aku bisa berjalan sendiri.Kenapa kamu harus mengangkat tubuhku lagi."Protes Clara,dia tidak enak dengan Rey.


"Aku akan bertanggung jawab terhadap kamu,aku masih merasa bersalah telah mendorong kamu."Balas Rey,dia menurunkan Clara di ranjang.


"Terima kasih,karena kamu sudah repot membopong tubuhku kesini."Ucap Clara,menatap Rey di hadapannya.


"Tidak apa-apa,beristirahatlah.Jika kamu membutuhkan bantuanku,kamu hubungi aku saja."Balas Rey,menatap Clara merasa tidak enak.

__ADS_1


"Aku tidak punya nomor ponsel kamu."Jujur Clara,dia menatap Rey.


Rey langsung mengambil ponsel Clara,dia langsung menyimpan nomornya di ponsel Clara.Setelah itu,Rey keluar dari kamar Clara dan memilih beristirahat di kamarnya sendiri.


__ADS_2