
Nicholas melihat penampilan istrinya yang sudah siap,dia mengerenyitkan dahinya melihat penampilan istrinya yang begitu menggoda.Menurutnya istrinya begitu cantik saat ini,apalagi dia merasa ingin menerkamnya saat ini.
"Kenapa kamu melihat aku seperti itu?"Tanya Juli,dia begitu heran melihat Nicholas yang begitu intens terhadapnya.
"Sayang,kamu tidak usah bekerja saja."Balas Nicholas,dia mendekat ke arah Juli.
"Kenapa kamu tiba-tiba melarang aku untuk bekerja,kamu sudah setuju dengan keputusan aku yang bekerja."Protes Juli,dia tidak tau kenapa Nicholas sekarang melarangnya bekerja.
"Aku tidak rela,jika semua lelaki di perusahaan aku melihat kamu yang begitu seksi saat ini."Ucap Nicholas,dia memeluk istrinya saat ini.
"Sudahlah,ayo kita berangkat."Balas Juli,dia tidak menghiraukan ucapan suaminya.
"Anak kita bagaimana?"Tanya Nicholas,dia mengkhawatirkan anaknya.
"Tenang saja,kamu tidak usah mengkhawatirkan anak kita.Aku sudah memompa asiku untuk anak kita,hari ini aku meninggalkannya bersama bibi.Besok,baru aku bawa anak kita ke perusahaan."Balas Juli,karena dia sudah memompa stok kan asi untuk anaknya.
"Baiklah,aku mendengarkan kamu."Ucap Nicholas,dia pasrah dengan ucapan istrinya.
Mereka langsung turun ke bawa dan meminta pelayan menjaga anaknya dengan baik,dia juga memberitahukan soal stok kan asi yang sudah dia siapkan di kulkas.Setelah itu,mereka langsung pergi ke perusahaan Nicholas.
Setelah sampai di perusahaan,Juli mengikuti Nicholas masuk ke dalam kantornya.Dia duduk di sofa tamu,karena meja kerjanya sudah tidak ada di ruangan Nicholas dan sudah di tempati oleh Rey di luar ruangan Nicholas.
"Apa pekerjaan aku sekarang?"Tanya Juli,dia menatap suaminya yang sudah duduk di meja kerjanya.
"Kamu bisa membantu aku dan menyelesaikan berkas-berkas di meja aku sayang."Balas Nicholas,dia tersenyum ke arah istrinya.
"Baiklah,kamu minta bagian IT untuk mengantarkan laptop baru kesini."Ucap Juli,dia langsung beranjak dari duduknya dan mengambil berkas di tangan Nicholas.
"Iya sayang,kamu tenang saja.Aku sudah mengirim pesan kepada Rey semalam,nanti juga bagian IT mengantarkan laptop ke ruanganku."Balas Nicholas,dia senang di temani istrinya saat ini.
__ADS_1
"Baiklah,aku pelajari dulu berkasnya."Ucap Juli,dia kembali ke tempat duduknya.
Nicholas melihat ke arah istrinya,dia melihat Juli yang begitu fokus.Bisa-bisanya dia berselingkuh dengan Clara,padahal istrinya begitu sangat cantik dan seksi.Dia merasa bersyukur,karena ayahnya menasehati dirinya kemarin.
"Sayang,mau pergi makan malam di luar?"Tanya Nicholas,apalagi dirinya sudah tidak pernah makan malam di luar bersama istrinya ini.
"Anak kita bagaimana?"Tanya Juli,dia melihat ke arah suaminya.
"Kita pulang dulu sayang,nanti kita pergi makan malam di luar."Balas Nicholas,menatap istrinya.
"Baiklah,aku ikut ucapan kamu saja."Ucap Juli,dia tidak mau banyak bicara saat ini.
Tidak lama bagian IT datang,dia memberikan laptop ke Juli.Setelah itu,Juli langsung mengerjakan berkas yang ada di tangannya saat ini.Dia begitu fokus dengan berkasnya,apalagi dia tidak ingin ada kesalahan dalam pekerjaannya saat ini.
Waktu cepat berlalu,hingga jam makan siang tiba.Juli merasa senang,dia ingin pergi ke kantin perusahaan.Dirinya begitu merindukan makanan kantin,dia juga sudah lama tidak bertemu dengan Yunita.
"Sayang,aku pergi ke kantin ya?"Tanya Juli,dia meminta izin ke suaminya.
"Mau nitip apa?"Tanya Juli,dia khawatir Nicholas tidak makan.
"Aku nanti pesan ke OB saja sayang."Balasnya,menatap sang istri.
"Baiklah."Ucap Juli,dia langsung meninggalkan Nicholas di dalam ruangannya.
Tidak lama seseorang masuk ke dalam ruangan Nicholas,dia melihat Nicholas yang sedang fokus pada pekerjaannya.Nicholas kira Juli masuk ke ruangannya,dia begitu heran kenapa Juli kembali lagi ke ruangannya.
"Kenapa kembali lagi sayang."Ucap Nicholas,dia masih fokus dengan pekerjaannya.
"Aku bukan Juli."Balasnya,dia berjalan ke arah Nicholas.
__ADS_1
"Kenapa kamu kesini?"Tanya Nicholas,dia kaget dengan Clara yang masuk ke ruangannya.
"Aku ingin meminta penjelasan dengan kamu."Balasnya,sambil berjalan ke kursi Nicholas.
"Penjelasan apa lagi?"Tanya Nicholas,dia menatap Clara yang saat ini begitu dekat dengan dirinya.
Clara duduk di pangkuan Nicholas,dia menatap Nicholas dengan tersenyum.Dia tidak ingin Nicholas menjauh darinya,Nicholas harus tetap bersama dirinya.
"Aku tidak ingin kamu menjauh dariku,tetaplah bersamaku dan bercinta dengan aku.Aku tidak perduli dengan istri kamu,setidaknya aku bisa bercinta dengan kamu meski aku tidak bisa menjadi istri kamu."Balas Clara,dia menatap wajah Nicholas.
"Jangan seperti ini Cla,aku tidak ingin mengkhianati Juli.Kamu duduklah dengan benar,aku takut Juli masuk ke dalam ruangan aku."Perintah Nicholas,dia tidak ingin istrinya tau.
"Jika istri kamu tidak ingin tau,kamu harus ikut dengan aku.Kita harus bicara baik-baik."Ucap Clara,agar Nicholas mau ikut dengan dirinya.
"Baiklah,aku mengikuti ucapan kamu."Kata Nicholas,dia takut istrinya kembali ke dalam ruangannya.
Clara merasa senang,dia langsung menarik Nicholas ke luar ruangannya.Dia akan mengajak Nicholas ke roof top,agar pembicaraan mereka tidak di dengar oleh orang lain.
Nicholas pasrah dirinya di tarik oleh Clara,dia takut istrinya mengetahuinya.Apalagi dirinya pernah bercinta dengan Clara,karena dia sudah termasuk berselingkuh dengan Clara.
Mereka telah sampai di roof top,Clara menarik Nicholas ke balik dinding yang ada di roof top.Dia mendorong Nicholas ke kursi,setelah itu dirinya duduk di pangkuan Nicholas dan berhadapan dengan Nicholas.
"Ingat Nicholas,aku tidak ingin kamu menjauh dari aku."Ucap Clara,dia mengalungkan tangannya di leher Nicholas.
"Aku harus menjauh dari kamu,demi istri dan anakku Cla.Maaf,aku tidak bisa bersama kamu."Balas Nicholas,dia menatap wajah Clara yang begitu dekat dengannya saat ini.
"Aku tidak perduli dengan istri dan anak kamu,kita sama-sama saling membutuhkan Nicholas."Ucap Clara,dia menempelkan keningnya pada Nicholas.
Clara langsung mencium bibir Nicholas,dia begitu merindukan ciuman Nicholas.Dia senang dengan Nicholas yang membalasnya,dia benar tubuh Nicholas begitu menginginkan dirinya.Menurutnya mulutnya bisa berbohong,tapi tubuhnya tidak bisa berbohong sama sekali dan Clara melepaskan ciumannya.
__ADS_1
"Tubuh kamu bereaksi dengan cepat terhadapku,pikirkan baik-baik.Aku akan menunggu kedatangan kamu di apartemenku."Ucap Clara,dia tersenyum senang.
Clara langsung pergi meninggalkan Nicholas di roof top,dia sudah berhasil membuat hati Nicholas goyah.Dia tidak perduli dengan pernikahan Nicholas dan Juli,apalagi dirinya memang memiliki Rey.Namun dia juga ingin bersama Nicholas,biarkan dia serakah sekali dalam hidupnya untuk bersama lelaki yang dia inginkan saat ini.