
Nicholas pulang cepat,dia keluar kantor pukul tiga sore.Dia datang ke perusahaan Clara,karena ingin menyempatkan waktu bertemu dengan Clara.Setelah sampai di perusahaan milik Clara,Nicholas menghubungi Clara untuk turun ke parkiran dan dia menunggu di parkiran.
Nicholas melihat Clara yang berjalan ke arah mobilnya,Nicholas menyuruh Clara masuk ke dalam mobilnya.Dia tersenyum ke arah Clara,saat Clara masuk ke dalam mobilnya.
"Tumben,ada apa kamu kemari?"Tanya Clara,menatap Nicholas.
"Tidak apa-apa,aku hanya ingin bertemu dengan kamu."Balas Nicholas,menatap Clara saat ini.
"Tidak biasanya,kamu seperti ini."Ucap Clara,menatap Nicholas dengan heran.
"Aku ingin bertanya kepada kamu."Ujar Nicholas,dia menatap Clara saat ini.
"Bertanya apa?"Tanya Clara,menatap wajah Nicholas yang begitu serius saat ini.
"Mengenai ucapan kamu yang dulu."Ucap Nicholas,menatap Clara dengan intens.
Clara bingung dengan ucapan Nicholas,dia mencoba mengingat ucapannya terhadap Nicholas.Namun,dia masih tidak tau ucapan yang mana.
"Ucapan yang mana sih?"Tanya Clara,begitu bingung dengan ucapan Nicholas.
"Aish,sini duduk di pangkuanku."Pinta Nicholas,menatap Clara.
"Kamu yakin? Bukannya,kamu begitu terang-terangan menolak aku."Ucap Clara,menatap Nicholas yang sedang menatapnya begitu intens.
"Aku yakin,cepatlah duduk di pangkuanku.Agar kamu tidak bingung dengan ucapanku."Ujar Nicholas,sambil memundurkan jok mobilnya.
Clara mengikuti perkataan Nicholas,dia duduk di pangkuan Nicholas dan menghadap ke arah Nicholas.Clara merasa,dia begitu canggung saat ini.Apalagi,perubahan Nicholas begitu drastis terhadap dirinya.
"Jadi,apa yang ingin kamu katakan?"Tanya Clara,menatap Nicholas saat ini.
"Aku ingin kamu menjadi kekasih aku,aku menerima tawaran kamu.Jika kamu begitu ingin menjadi simpanan aku."Balas Nicholas,sambil menyelipkan anak rambut Clara di telinga Clara.
"Kamu serius? Bagaimana dengan istri kamu?"Tanya Clara,begitu kaget dengan ucapan Nicholas saat ini.
"Kita bermain rapi saja,aku akui Clara.Aku mencintai kalian berdua,namun aku tidak bisa memilih salah satu di antara kalian."Ucap Nicholas,menatap Clara yang menurutnya sangat cantik saat ini.
__ADS_1
Clara begitu senang saat ini,karena Nicholas yang memintanya saat ini.Dia memberikan senyuman terhadap Nicholas,dia begitu senang Nicholas bisa menerima dirinya saat ini.
"Baiklah,kita harus bermain rapi.Lagi pula,aku begitu mencintai kamu."Ucap Clara,menatap wajah Nicholas yang selalu tampan.
"Aku setuju dengan ucapan kamu."Balas Nicholas,membelai rambut Clara dengan lembut.
"Tapi,kamu yakin Juli tidak akan mengetahui hubungan kita?"Tanya Clara,menatap Nicholas saat ini.
"Aku yakin,aku akan selalu menyempatkan waktu untuk bertemu dengan kamu Clara."Balas Nicholas,mengelus rambut Clara.
"Baiklah,jika seperti itu."Ucap Clara,menyetujui keinginan Nicholas.
Nicholas mencium bibir Clara dengan lembut,dia begitu senang saat ini.Karena dia memiliki dua wanita yang ada di hatinya,dia menempelkan keningnya di kening Clara.
"Clara aku minta,kamu jangan berpenampilan seksi seperti ini."Ucap Nicholas,berbicara terhadap Clara.
"Kenapa?"Tanya Clara,menatap Nicholas.
"Kamu begitu seksi dan sangat menggoda."Balas Nicholas,melihat lekukan tubuh Clara yang begitu tercetak.
"Kamu bisa memiliki tubuh aku sepuasnya."Ucap Clara,tersenyum senang berhadapan dengan Nicholas.
"Mari kita tinggalkan tempat ini,aku akan membawa kamu ke tempat aku."Ucap Clara,dia berpindah duduk di sebelah Nicholas.
Mereka langsung meninggalkan perusahaan Nicholas,mereka langsung menuju tempat yang di arahkan Clara.
...****************...
Mereka sampai di rumah Clara,Nicholas mengikuti Clara yang masuk ke dalam rumahnya.Menurut Nicholas,rumah Clara dan rumahnya begitu dekat hanya menempuh waktu setengah jam saja.
"Kamu sejak kapan memiliki rumah di sini?"Tanya Nicholas,mengikuti Clara dari belakang.
"Rumah ini,milik kakek aku.Namun dia berikan rumah ini untukku,karena aku cucu kesayangannya."Balas Clara,dia membuka pintu kamarnya.
Mereka masuk ke dalam kamar milik Clara,Clara langsung memeluk Nicholas.
__ADS_1
"Aku senang saat ini."Ucap Clara,memeluk erat Nicholas.
"Aku juga senang."Balas Nicholas,membalas pelukan Clara.
"Tunggu dulu ya,aku membersihkan diri dulu."Perintah Clara,melepaskan pelukannya.
"Aku pikir,tidak usah.Aku tidak ingin membuang waktu,karena aku harus pulang menemui istriku."Ucap Nicholas,menatap Clara.
"Baiklah,terserah kamu saja."Balas Clara,tidak ingin membuang waktu Nicholas.
Nicholas menarik Clara,dia mencium bibir Clara dengan lembut.Membiarkan Clara merasakan kelembutan yang di berikan oleh dirinya,Nicholas menggendong Clara dan membawanya duduk di atas meja rias milik Clara.
Mereka sama-sama menikmati ciuman mereka saat ini,Nicholas tidak berniat untuk bercinta sama sekali.Dia hanya ingin Clara mengetahui,betapa senangnya dia saat ini.
Clara merasakan tangan Nicholas,melepas kancing kemejanya dan melepas pengait bra miliknya.Clara meremas rambut Nicholas,karena Nicholas memainkan gundukan kenyal miliknya.
Nicholas melihat Clara yang menikmati tindakannya,dia meremas gundukan Clara dengan tenaganya.Membuat Clara semakin menikmatinya,dia melepas ciuman mereka saat ini.
"Kamu nikmati saja permainanku."Ucap Nicholas,dia menyambar gundukan kenyal milik Clara.
"Ah."Racau Clara,karena Nicholas menghisap gundukan kenyal miliknya.
Clara merasa tubuhnya begitu panas saat ini,apalagi tindakan Nicholas begitu bersemangat.Dia merasakan lidah Nicholas bermain di ujung gundukan kenyal miliknya,membuat area mahkotanya terasa basah saat ini.
"Nicholas aku menginginkan kamu."Ucap Clara,begitu ingin menikmati pergerakan adik Nicholas di tubuhnya.
"Waktuku tidak banyak,besok saja kita melakukan percintaan panas kita.Aku tunggu kamu di sini pada pukul empat sore,karena aku akan keluar dari perusahaan pada pukul tiga sore."Balas Nicholas,menatap Clara yang menginginkan dirinya saat ini.
"Baiklah,Kalau tidak.Besok kamu jemput aku kesini,bagaimana jika sebelum berangkat ke kantor kita melakukan percintaan panas kita dulu."Ucap Clara,memberikan usul terhadap Nicholas.
"Baiklah,aku akan menuruti kemauan kamu.Kalau begitu,kita sudahi kegiatan kita sampai di sini."Ujar Nicholas,dia mencium bibir Clara dengan sekilas.
"Baiklah,hati-hati di jalan.Besok aku tunggu kamu di sini,ingat jangan lupa untuk kesini."Ucap Clara mengingatkan Nicholas.
"Iya,aku ingat sayang."Balas Nicholas,meremas gundukan kenyal Clara.
__ADS_1
"Bisa-bisanya,kamu mencari kesempatan."Ucap Clara,merasa heran dengan Nicholas.
Nicholas hanya tersenyum,dia sebelum pergi meninggalkan Clara.Dia mencium Clara kembali,merasa sayang tidak bisa bercinta dengan Clara saat ini.Karena dia harus pulang cepat,agar bisa bertemu istri dan anaknya.Dia langsung meninggalkan Clara sendirian di rumahnya,dia bergegas pulang ke rumah miliknya untuk bertemu istri dan anaknya.