Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 77


__ADS_3

Nicholas dan Clara sampai di parkiran hotel,Nicholas melihat ke sampingnya.Dia tersenyum melihat Clara,karena Clara malah tidur selama perjalanan.Dia menelan ludahnya sendiri,karena melihat Clara yang tidur begitu sangat seksi.Nicholas melepas sabuk pengamannya,dia mendekat ke arah tubuh Clara.


"Clara bangun."Panggil Nicholas,dia membangunkan Clara.


Clara perlahan membuka matanya,dia melihat Nicholas begitu dekat dengan wajahnya.Clara mengedipkan matanya beberapa kali,karena Nicholas begitu dekat dengannya.Clara melihat wajah tampan Nicholas,dia merasa jantungnya berdegup kencang dengan Nicholas yang begitu dekat dengannya.


Nicholas tersenyum melihat wajah Clara yang bangun tidur,bahkan dia gemas dengan Clara.Nicholas mencium kening Clara,seakan dia lupa telah menikah dengan Juli.


Clara kaget dengan Nicholas yang mencium keningnya,ada perasaan hangat di dalam dirinya atas tindakan Nicholas.Clara tersenyum,dia menatap wajah Nicholas yang menurutnya sangat tampan.Clara mendekatkan wajahnya,dia mencium bibir Nicholas dengan perasaan hangat di dalam dirinya.


Nicholas membalas ciuman Clara,dia merasakan jantungnya berdegup kencang.Nicholas menarik kepala Clara,agar ciumannya semakin dalam.


Clara begitu senang dengan Nicholas yang membalas ciumannya,dia melepas sabuk pengamannya.Clara menghentikan ciuman mereka,karena merasa kekurangan oksigen.


"Bibir kamu begitu manis Clara."Ucap Nicholas,dia melihat Clara yang mengatur deru nafasnya.


"Benarkah?"Tanya Clara,karena dia merasa bibirnya tidak manis sama sekali.


"Benar Clara,bahkan aku mencium aroma di tubuh kamu yang begitu wangi."Balas Nicholas,dia kembali ke tempat duduknya.


Clara tersenyum senang mendengar apa yang di katakan Nicholas,dia berpindah duduk di pangkuan Nicholas.Clara tersenyum manis di hadapan Nicholas,dia menatap Nicholas yang membuat jantungnya berdegup kencang.


"Apa aroma tubuhku sangat wangi?"Tanya Clara,dia mengelus dada Nicholas dengan manja.


"Sangat wangi,membuatku ingin tenggelam di dalam pelukan kamu."Balas Nicholas,dia menelan ludahnya sendri.Apalagi sekarang Clara berada di atas pangkuannya,dia merasa tubuh Clara begitu seksi saat ini.

__ADS_1


"Nicholas."Panggil Clara,dia tau arah pandangan Nicholas pada tubuhnya.


"Iya Clara."Balas Nicholas,dia menatap mata Clara yang sedang menatapnya.


"Apakah kamu tidak ingin menyentuhnya?"Tanya Clara,dia melepas satu kancing kemejanya di hadapan Nicholas.


Nicholas melihat tindakan Clara,dia merasa tubuhnya panas dingin sekarang.Apalagi Clara begitu terang-terangan,menggoda dirinya seperti ini.


"Clara,berpindah lah.Aku tidak ingin,orang lain melihat kita seperti ini."Balas Nicholas,dia merasa tidak enak.


"Kamu tenang saja,mereka tidak akan melihat kita Nicholas.Kaca di mobil ini gelap,mereka yang dari luar tidak bisa melihat kita yang berada di dalam."Ucap Clara,dia tersenyum ke arah Nicholas.


Nicholas merasa,ada perasaan tidak tenang mendengar ucapan Clara.Dia menatap wajah Clara,menurutnya Clara begitu berani saat ini.Nicholas menelan ludahnya sendiri,dia merasa gugup sekarang.Dia seperti jatuh cinta lagi dengan Clara,apalagi Clara selalu datang menemuinya dan membuat hatinya mulai goyah.


Clara mencium bibir Nicholas,dia ingin Nicholas melupakan istrinya saat ini.Clara tidak akan meminta Nicholas menikahinya,lagi pula dia sadar mana mungkin Nicholas menikahinya.Clara senang saat ini,apalagi dia merasakan tangan Nicholas masuk ke dalam pakaiannya dan mengelus punggungnya.


Clara merasa tubuhnya semakin panas,apalagi tangan Nicholas melepas sisa kancing kemeja yang di pakainya.Clara menyudahi ciuman mereka,dia menatap Nicholas dengan perasaan yang tidak karuan.


Nicholas melihat gundukan Clara yang menurutnya begitu besar,dia tidak memperdulikan sama sekali tanda merah yang ada di gundukan Clara.Dia tidak tau Clara bercinta dengan siapa,namun saat ini gundukan Clara begitu menggoda buatnya.


"Ah,Nicholas."Panggil Clara,dia merasakan ujung dadanya yang begitu kuat di hisap Nicholas.


Clara merasa semakin tidak karuan,dia merasa tindakan Nicholas begitu terburu-buru.Dia meremas rambut Nicholas,merasakan sensasi kenikmatan dalam tubuhnya.


"Ah,ah.Nicholas kamu membuat tubuhku semakin panas."Ucap Clara,dia merasa tubuhnya di permainkan Nicholas.

__ADS_1


Nicholas senang dengan racauan Clara,dia mempermainkan area sensitif Clara dengan jemarinya.Dia tidak mungkin bercinta dengan Clara,apalagi Clara telah bercinta dengan orang lain.Dia tidak ingin bercinta dengan wanita yang sudah di pakai orang lain,dia hanya ingin mempermainkannya saja.


"Kamu menikmatinya Clara?"Tanya Nicholas,dia melihat wajah Clara yang begitu menikmati tindakannya.


"Aku sangat menikmatinya Nicholas,sekarang aku begitu sangat ingin milikmu masuk dalam diriku."Balas Clara,dia begitu ingin merasakan adik Nicholas dalam tubuhnya.


"Sudahlah Clara,aku tidak menginginkannya sama sekali."Ucap Nicholas,dia menggerakkan jemarinya membuat Clara mencapai puncak kenikmatannya sendiri.


"Kenapa kamu tidak ingin bercinta denganku?"Tanya Clara,dia melihat Nicholas dengan wajah kecewanya.


"Aku sangat lelah,ayo kita kembali ke kamar hotel.Aku sangat ingin istirahat."Balasnya,menghindar dari Clara.


"Baiklah."Ucap Clara,dia berpindah duduk ke samping dan membenarkan pakaiannya.


Nicholas tidak menghiraukan Clara sama sekali,dia langsung meninggalkan Clara dalam mobil.Nicholas begitu merindukan Juli saat ini,dia bergegas dengan cepat kembali ke kamarnya.


Setelah sampai ke kamarnya,dia bergegas mencari ponselnya.Karena dia lupa membawa ponselnya,dia terkejut begitu banyak panggilan masuk dari Zoya.Bahkan dia menerima pesan,jika istrinya harus di operasi secepatnya.Dia langsung panik saat ini,dia langsung mengirim pesan ke Zoya dan menyuruh Zoya mengirimkan alamat rumah sakitnya.


Nicholas langsung bersiap-siap,dia akan menyerahkan proyek terhadap Rey.Sekarang dia mengkhawatirkan kondisi istrinya,dia bergegas cepat memastikan barangnya tidak ada yang tertinggal.Nicholas langsung keluar dari kamarnya,dia berpapasan dengan Rey yang baru pulang dari proyek.


"Rey syukurlah,aku bertemu kamu disini.Istriku sedang operasi,aku menyerahkan proyek sama kamu.Tolong awasi saat proyek berjalan,aku sangat terburu-buru."Ucap Nicholas,dia menjelaskan apa yang terjadi.


"Baik pak,saya akan melaksanakan perintah bapak.Hati-hati di jalannya pak,semoga ibu Juli tidak kenapa-kenapa."Balas Rey,dia melihat wajah panik dari bosnya.


"Baiklah,aku pergi Rey."Ucap Nicholas,dia meninggalkan Rey begitu saja.

__ADS_1


Nicholas langsung pergi ke arah parkiran,dia berjalan dengan cepat.Dia langsung memasukkan kopernya ke dalam mobil,dia bergegas masuk.Nicholas langsung berjalan meninggalkan hotel,dia begitu cemas saat ini.Dia harus segera sampai ke rumah sakit,dia harus memastikan kondisi istrinya sendiri.Dia berharap istri dan anaknya baik-baik saja,dia langsung menjalankan mobilnya dengan cepat agar sampai ke kotanya sendiri.


__ADS_2