Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 28


__ADS_3

Juli terbangun dari tidurnya,kemudian dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang kotor.Setelah selesai mandi,dia langsung merias dirinya senatural mungkin.


Setelah selesai merias dirinya,Juli langsung pergi ke arah dapur untuk memasak makanan yang biasa dia buat.Juli menghabiskan waktu memasak selama 1 jam,setelah itu dia menaruh masakan yang matang di piring dan menyimpannya di meja makan.


Juli kemudian menjemur pakaian yang kemarin dia cuci dan menjemurnya di lantai 2.Setelah selesai menjemur pakaian,dia membangunkan Nicholas di kamarnya.


"Sayang bangun."Panggil Juli yang menggoyangkan tubuh Nicholas,agar terbangun.


Nicholas mendengar seseorang yang memanggilnya,sambil menggoyangkan tubuhnya agar dia terbangun.Nicholas membuka matanya dan melihat Juli di sampingnya.


"Cepat bangun."Ucap Juli yang langsung menarik Nicholas,agar terbangun dari tidurnya.


"Aku masih mengantuk Sayang."Balas Nicholas yang pasrah dengan tarikan Juli terhadap dirinya.


"Cepat mandi."Ucap Juli yang langsung beranjak menyiapkan pakaian untuk Nicholas.


Nicholas beranjak dari kasur dan pergi ke kamar mandi.Sedangkan Juli,dia langsung turun ke lantai 1 untuk membangunkan Zoya.


Sesampainya di kamar Zoya,Juli melihat Zoya yang masih tertidur pulas lalu mendekati Zoya dan mencoba membangunkan Zoya.


"Zoya bangun."Panggil Juli membangunkan Zoya dengan mencubit hidung Zoya.


Zoya yang hidungnya di cubit Juli langsung membuka matanya dan melihat Juli yang membangunkannya dan dirinya tidak jadi marah.


"Cepat bangun."Perintah Juli yang melihat Zoya dengan gemas.


"Iya kak,ini aku sudah bangun."Jawabnya sambil melihat Juli di hadapannya.


"Ayo mandi,kakak sudah menyiapkan sarapan."Ucap Juli agar Zoya bergegas mandi.


"Ok kak."Ucap Zoya yang mencium pipi Juli dan langsung berlari ke kamar mandi.


Juli bergegas ke luar kamar Zoya dan langsung menyiapkan piring untuk mereka makan,bahkan Juli membuat Jus melon untuk minuman mereka yang sudah di tuangkan ke dalam gelas.


Nicholas turun ke lantai 1 dan melihat Juli yang berada di wastafel sedang mencuci peralatan masaknya,Nicholas mendekati Juli dan memeluk Juli dari belakang.


"Sayang lepaskan."Perintah Juli yang tidak enak,jika di lihat keluarga Nicholas.


"Sebentar saja sayang."Balas Nicholas,karena merindukan Juli.


"Kamu gak lihat aku sedang mencuci wajan."Protes Juli,karena pergerakannya terbatas oleh Nicholas.


"Maaf sayang."Ucap Nicholas yang telah mengganggu kegiatan Juli.


"Sana duduk di tempat makan."Perintah Juli yang menyuruh Nicholas duduk di tempat makan.


Nicholas menuruti Juli dan langsung duduk sambil menunggu Juli selesai,setelah selesai dengan kegiatannya lalu Juli menghampiri Nicholas.


"Ibu dan ayah belum bangun apa?"tanya Juli melihat Nicholas.


"Belum,mungkin mereka lelah."Jawab Nicholas,karena tidak melihat orang tuanya.


"Aku sudah membangunkan Zoya,kita tunggu Zoya."Ucap Juli yang menunggu kedatangan Zoya.


"Kamu membangunkan dia?"tanya Nicholas menatap Juli dengan intens.


"Iya aku membangunkannya."Balas Juli yang heran dengan Nicholas.


"Dia tidak memarahi kamu?"tanya Nicholas yang mengerutkan alisnya melihat ke arah Juli.


"Tidak sama sekali,dia langsung pergi mandi."Balas Juli yang membuat Nicholas heran.


"Jika kami yang membangunkannya,pasti dia marah."Ungkap Nicholas dengan sifat adiknya itu.


"Hayo ngomongin aku ya?"tanya Zoya yang datang menghampiri Nicholas dan Juli.


"Kok kamu tau."Balas Nicholas yang menatap adiknya.


"Ngomongin apa?"tanya Zoya yang penasaran melihat Nicholas.


"Tumben kamu tidak marah saat di bangunkan."Balas Nicholas melihat adiknya.


"Yang bangunkan aku kan bukan kakak,buat apa aku marah."Ucap Zoya yang membuat Nicholas kesal.

__ADS_1


Nicholas menyentil dahi adik nya yang di lihat oleh Juli,Juli tersenyum melihat interaksi kakak beradik di depannya.


"Aw,sakit tau."Rintih Zoya yang langsung mengusap jidatnya.


"Ayo makan."Ajak Juli yang perutnya merasa lapar.


Mereka makan tanpa orang tua Nicholas,karena orang tua Nicholas masih tidur.Setelah selesai makan,Zoya membantu kakak iparnya mencuci piring.


Nicholas melihat interaksi antara pacar dan adiknya,mereka sangat akrab padahal baru bertemu dua kali.Nicholas senang,jika Juli dekat dengan anggota keluarganya.


"Aku masih ngantuk,aku lanjut tidur ya kak."Ucap Zoya yang pamitan terhadap Juli.


"Tidur saja,yang terpenting kamu sudah makan."Balas Juli yang langsung melihat Zoya.


Zoya pergi ke kamarnya,tinggallah Nicholas dan Juli.Nicholas langsung menghampiri Juli,karena dia sangat merindukan Juli.


"Sayang berenang yuk?"ajak Nicholas sambil memeluk Juli.


"Yasudah,kamu duluan.Nanti aku menyusul,setelah menyelesaikan ini."Balas Juli yang masih sibuk membereskan piring bersih.


"Aku tunggu kamu di kolam renang sayang."Ucap Nicholas yang mencium pipi Juli lalu meninggalkan Juli.


Nicholas langsung melepaskan pakaiannya dan hanya menggunakan celana pendek untuk berenang,dia turun ke dalam kolam renang dan berenang duluan.


Juli telah selesai membereskan peralatan makannya dan pergi ke kamar untuk mengganti pakaiannya,Juli menyusul Nicholas ke kolam renang dan melihat Nicholas yang masih berenang.


"Sayang cepat turun."Ajak Nicholas yang melihat Juli memakai handuk di tubuhnya.


"Iya aku turun."Balas Juli yang melepaskan handuknya dan menyusul Nicholas.


Juli turun ke dalam kolam renang dan mendekati Nicholas,Juli melihat Nicholas yang hanya memakai celana pendek saja.


"Mau balapan?"tantang Juli melihat Nicholas dengan tersenyum.


"Ayo."Balas Nicholas merasa tertantang dengan ucapan Juli.


"Ayo kita mulai satu dua tiga."Ucap Juli yang langsung balapan dengan Nicholas.


"Kamu malah mengalah buat aku."Protes Juli,karena Nicholas mengalah terhadap dirinya.


"Tidak apa-apa,ini kan hanya buat seru-seruan sayang."Ucap Nicholas,agar Juli tidak cemberut.


"Terserah kamu saja."Ujar Juli yang tidak memperdulikan ucapan Nicholas.


"Sayang kamu cantik deh."Puji Nicholas yang menatap Juli dengan intens.


"Dari dulu juga cantik."Balas Juli yang menghampiri Nicholas.


"Iya memang kamu cantik."Ungkap Nicholas,karena pacarnya memang cantik.


"Kamu juga tampan."Puji Juli yang melingkarkan tangannya di leher Nicholas.


"Tampan juga pacar kamu sayang."Balas Nicholas yang menatap mata Juli.


"Kamu benar,bahkan aku terhipnotis oleh kamu."Ucap Juli yang memandang wajah Nicholas yang sangat tampan.


"Benarkah?"tanya Nicholas yang senang dengan ucapan Juli.


"Iya,bahkan seluruh hidupku sudah aku berikan semua kepada kamu."Balas Juli yang merasa Nicholas pusat hidupnya.


"Aku juga sama,seluruh hidup aku hanya ada pada diri kamu sayang."Ucap Nicholas yang senang melihat wajah Juli yang cantik.


"Aku cinta kamu Nicholas."Ujar Juli yang mengungkapkan isi hatinya.


"Aku juga cinta kamu sayang."Balas Nicholas yang benar-benar mencintai Juli.


Juli mencium bibir Nicholas yang ada di hadapannya dan Juli mengungkapkan isi hatinya terhadap Nicholas lewat ciuman yang dia berikan.


Nicholas sangat mencintai Juli,apalagi sekarang Juli berinisiatif mencium bibirnya dan Nicholas mendekatkan tubuh Juli pada dirinya.


Juli merasa bahagia dengan apa yang terjadi dalam hidupnya,apalagi dia sangat terbuai dengan bos sekaligus pacarnya ini.


Nicholas melepaskan ciuman mereka dan menatap Juli dengan penuh cinta,Juli juga melihat Nicholas dengan tatapan penuh Cinta.

__ADS_1


"Sayang ayo kita naik."Ajak Juli,karena merasa dingin di kolam renang.


"Yasudah ayo sayang."Balas Nicholas yang langsung mengangkat Juli naik ke atas.


"Kamu tuh kebiasaan,main angkat aja."Protes Juli,karena Nicholas mengangkat tubuhnya.


"Maaf sayang."Balas Nicholas yang langsung naik.


"Iya aku maafkan."Ucap Juli yang tidak bisa marah terhadap Nicholas.


"Sayang mau melakukannya tidak?"tanya Nicholas menggoda Juli.


"Melakukan apa?"Ucap Juli yang balik bertanya terhadap Nicholas.


"Buat anak sayang."Jawab Nicholas yang menggoda Juli.


"Kamu apaan sih."Ucap Juli yang merasa heran dengan ucapan Nicholas.


"Ayolah sayang,sekali saja."Pinta Nicholas yang seperti meminta di belikan permen.


"Tidak sayang."Jawab Juli yang tidak menghiraukan ucapan Nicholas.


"Aku ingin tau rasanya."Ujar Nicholas yang memelas terhadap Juli.


"Jangan membahasnya sayang."Kesal Juli,karena permintaan aneh Nicholas.


"Kemarin kita melakukannya tanpa sadar,sekarang selagi sadar yuk kita coba?"Ajak Nicholas yang tersenyum senang melihat Juli.


Juli tidak menghiraukan Nicholas dan langsung mengambil handuknya,Nicholas berlari mendekati Juli dan memeluknya.


"Sayang."Panggil Nicholas yang memeluk Juli.


"Apa?"tanya Juli yang merasa heran dengan Nicholas.


"Aku ingin mandi bersama kamu."Balas Nicholas yang mengutarakan keinginannya terhadap Juli.


"Aku tidak mau,keluarga kamu ada di sini loh."Ucap Juli yang mengingatkan Nicholas.


"Mereka masih tidur sayang."Rengek Nicholas,karena ingin dekat bersama Juli.


"Ayolah jangan seperti anak kecil seperti ini."Ucap Juli yang heran melihat Nicholas yang seperti ini.


Nicholas tidak memperdulikan Juli sama sekali dan langsung mengangkat tubuh Juli lalu membawa Juli ke kamarnya,Nicholas langsung mengunci pintu kamarnya dan membawa Juli ke kamar mandi.


Juli kaget dengan Nicholas yang mengangkat tubuhnya,seperti mengangkat beras karungan.Bahkan Nicholas nekat membawa dia lalu mengunci kamar dan membawa dirinya ke kamar mandi.


Nicholas menurunkan Juli di hadapannya dan menatap Juli dengan penuh Cinta,Nicholas langsung mencium bibir Juli.


Juli menerima ciuman Nicholas terhadap dirinya,tangannya langsung melingkar di leher Nicholas dan merasa dirinya sangat mencintai Nicholas.


Nicholas menyudahi ciumannya dan Nicholas membawa Juli mendekati shower lalu tubuh mereka basah,karena air yang terjatuh dari shower.


Juli menyambar bibir Nicholas dan rasanya dia tidak ingin menjauh dari Nicholas.


Nicholas menyudahi ciuman mereka lalu membelai Juli dengan penuh cinta.


"Sayang kamu mandi duluan saja."Perintah Nicholas yang langsung meninggalkan Juli ke bak mandi,karena ingin berendam.


Juli menuruti permintaan Nicholas dan langsung membersihkan tubuhnya.


Sedangkan Nicholas dia menikmati tubuhnya yang berendam,dia merasa gila membayangkan tubuh Juli yang putih mulus dan rasanya dia ingin segera menikah dengan Juli.


Nicholas menyudahi acara berendamnya dan langsung menyusul Juli yang masih mandi.Nicholas menatap Juli penuh cinta dan menyelesaikan mandi mereka.


Mereka keluar dari kamar mandi bersama-sama,Juli langsung mengenakan pakaiannya dan turun duluan ke lantai bawah.


"Sayang,mereka masih belum bangun?"Tanya Nicholas yang melihat Juli duduk di sofa.


"Belum sayang,mungkin orang tua kamu lelah."Balas Juli yang merasa tubuhnya lelah.


Nicholas menghampiri Juli yang duduk di sofa dan menidurkan kepalanya di pangkuan Juli.Juli merasa matanya mengantuk,hingga dia memejamkan matanya dan tertidur.


Nicholas melihat Juli yang tertidur di sofa dan dia mencoba memejamkan matanya,karena rasa kantuk mulai menerjangnya dan akhirnya dia tertidur dengan posisi kepala berada di paha Juli.

__ADS_1


__ADS_2