
"Makan siang sudah siap."Teriak Juli,sambil menyimpan hidangan terakhir di meja.
"Wah,wangi sekali kak.Ajari aku masak dong kak?"Pinta Zoya,dia langsung mengambil nasi.
"Boleh,kalau kamu ingin belajar memasak."Balas Juli,dia melihat Zoya yang sudah memakan masakannya.
"Ih,enak banget kak."Puji Zoya,begitu menikmati masakan yang di buat Juli.
"Ibu juga mau dong,perut ibu laper."Ucap ibu Nicholas,dia langsung duduk di sebelah Zoya.
"Ini mah piringnya."Ucap Juli,dia langsung memberikan piring terhadap ibu mertuanya.
"Terima kasih sayang."Balas ibu Nicholas,dia mengambil piring yang di serahkan Juli.
"Kak,kamu sudah mempunyai nama buat keponakan aku?"Tanya Zoya,karena dia bingung harus memanggil apa.
"Kakak masih bingung,tunggu saja kak Nicholas memberikan nama untuknya nanti."Balas Juli,dia tidak tau harus memberikan nama apa yang cocok buat anaknya.
"Jul,masakan kamu sungguh enak.Ibu jadi teringat masakan neneknya Zoya."Ucap ibu Nicholas,dia jadi merindukan ibunya sendiri.
"Jika enak,nambah lagi mah.Sayang kan,ini aja hidangannya masih banyak."Balas Juli,dia begitu senang masakannya di sukai.
"Ayah,cepat sini makan.Masakan kakak ipar begitu enak,aku jadi ingin tinggal disini saja."Celetuk Zoya,karena dia begitu menikmati masakan buatan Juli.
"Tidak boleh,aku tidak ingin kamu tinggal di sini."Ucap Nicholas,dia datang ke meja makan.
"Kapan kamu pulang?"Tanya Juli,dia melihat Nicholas yang sudah berganti pakaian.
"Waktu kamu di dapur sayang."Balas Nicholas,dia langsung duduk di samping Juli.
"Ayolah kak,aku ingin tinggal disini.Aku ingin belajar masak dengan kak Juli."Mohon Zoya,dia mencoba merayu kakaknya.
"Tidak,aku tidak mengizinkannya sama sekali."Ucap Nicholas,dia tidak suka keputusannya di bantah.
__ADS_1
"Zoya,pacar kamu namanya siapa?"Tanya Juli,dia begitu penasaran dengan pacarnya Zoya.
"Namanya Andrew kak."Balas Zoya,sambil menatap kakak iparnya.
"Andrew bagaskara?"Tanya Juli,dia memastikannya sekali lagi.
"Kakak benar,kenapa kakak tau nama lengkapnya?"Balas Zoya,dia kaget dengan kakak ipar yang tau nama lengkap pacarnya.
"Putuskan dia Zoya,dia orang tidak baik."Perintah Juli,dia memperingati adik iparnya.
"Kenapa aku harus memutuskannya,dia begitu baik kak sama aku."Ujar Zoya,dia begitu heran dengan ucapan kakak iparnya.
"Dia suka mempermainkan wanita,dulu dia pernah menembak kakak di hadapan teman kampus kakak.Namun kakak menolaknya dengan tegas,karena kakak tau dia suka mempermainkan wanita."Ucap Juli,dia menjelaskan sikap Andrew dulu.
"Kakak serius?"Tanya Zoya,dia sekarang merasa ragu dengan pacarnya.
"Lihat saja nanti,dia hanya berpacaran paling lama ya sekitar dua bulan."Balas Juli,dia memberitahu sifat andrew yang sebenarnya.
"Ok,kamu jangan memberikan hati kamu terhadapnya.Kakak tidak mau kamu terluka."Ujar Juli,dia tidak ingin adik iparnya terluka.
Interaksi Juli dan Zoya di lihat oleh Nicholas dan orang tuanya Nicholas.Nicholas merasa menyesal,telah mengkhianati Juli yang begitu baik terhadap keluarganya.Dia harus melupakan segala hal tentang Clara,dia tidak ingin pernikahannya hancur begitu saja.
Mereka telah selesai makan,keluarga Nicholas menginap di rumah Nicholas.Karena Juli memaksa mereka menginap,apalagi dia begitu ingin rumahnya ramai dan tidak sepi seperti hari-hari biasa yang dia lewati.
...****************...
"Sayang,aku akan bekerja kembali.Aku tidak ingin kamu kelelahan mengurus semua pekerjaan kamu."Ucap Juli,menatap suaminya dengan yakin.
"Anak kita bagaimana?"Tanya Nicholas,dia begitu kaget mendengar ucapan Juli.
"Anak akan aku bawa saat bekerja,lagian aku juga memilih baby sister untuk anakku.Aku kerja jadi baby sister yang mengawasinya,aku sungguh bosan di rumah terus."Balas Juli,menceritakan kebosanannya saat di rumah.
"Apakah tidak sebaiknya kamu di rumah saja sayang?"Tanya Nicholas,dia menatap Juli dengan ragu.
__ADS_1
"Kenapa kamu harus menyuruhku tinggal di rumah? Kamu berselingkuh dari aku?"Balas Juli,dia menatap suaminya dengan intens.
"Aku tidak berselingkuh dari kamu sayang,mana mungkin aku berselingkuh dari kamu.Kamu tau sendiri,aku begitu mencintai kamu."Elak Nicholas,dia tidak ingin istrinya curiga.
"Aku tidak perduli dengan ucapan kamu dan aku akan tetap bekerja titik tidak menerima penolakan apapun dari kamu."Ucap Juli,dia kekeuh dengan keputusannya.
"Baiklah,terserah kamu saja sayang.Aku akan mengizinkan kamu bekerja."Balas Nicholas,dia tidak ingin istrinya curiga lagi.
"Baiklah,ayo kita tidur."Ajak Juli,dia begitu mengantuk sekarang.
"Kamu tidak ingin bercinta dengan aku?"Tanya Nicholas,dia menatap Juli yang sudah berbaring di sampingnya.
"Tidak sayang,aku begitu lelah sekarang.Besok pagi saja,aku begitu sangat lelah."Balas Juli,dia memejamkan matanya.
Nicholas melihat Juli yang sudah memejamkan matanya,dia memilih mencari udara segar.Karena dia belum mengantuk sama sekali,dia mengambil ponselnya dan keluar dari kamarnya.Nicholas menghubungi Clara,dia akan meminta maaf atas kejadian semalam dan tadi pagi.
"Hallo,ada apa?Jangan bilang kamu ada di parkiran apartemenku lagi?"Curiga Clara di seberang telepon.
"Tidak sama sekali Cla,aku ada di rumah."Balas Nicholas,dia menarik nafasnya dengan dalam.
"Ada apa kamu meneleponku? Kamu tidak takut ketahuan Juli dengan kamu yang sekarang meneleponku?"Tanya Clara bertubi-tubi.
"Istriku sedang tidur,Clara aku minta maaf atas kejadian semalam dan tadi pagi."Balas Nicholas,dia begitu menyesal saat ini.
"Iya tidak apa,aku juga begitu kesal dengan kamu pagi hari.Setelah bercinta dengan aku,kamu malah meninggalkan aku begitu saja."Ucap Clara,dia menceritakan kekesalannya terhadap Nicholas.
"Maaf,aku tidak akan mengganggu kamu lagi dan aku tidak akan bercinta dengan kamu lagi.Aku menyesalinya sekarang,betapa bodohnya aku yang malah bercinta dengan kamu.Maaf Clara,aku harus menjauh dari kamu.Aku benar-benar tidak ingin menyakiti istri dan anakku sendiri,aku takut keluargaku hancur."Balas Nicholas,dia menceritakan penyesalannya terhadap Clara.
"Tidak usah menjauh dari aku,aku tidak akan menjerat kamu sama sekali.Jika kamu tidak puas dengan Juli,aku dengan senang hati memuaskan kamu.Kamu tidak usah takut,jika aku membocorkannya kepada Juli.Lagi pula,aku begitu menikmati percintaan kita Nicholas.Ucap Clara,dia tidak ingin Nicholas menjauh darinya.
"Maaf,aku tidak bisa melakukannya lagi."Balas Nicholas,dia langsung menutup sambungan teleponnya dan memblokir nomor Clara di ponselnya.
Nicholas merasa lega sekarang,dia sudah mengungkapkan penyesalannya terhadap Clara.Dia memilih kembali ke kamarnya dan ikut tidur menyusul istrinya.
__ADS_1