
Tiga bulan berlalu,setelah mereka berlibur ke korea.Bahkan,baby Ken sudah bisa bicara saat ini.Membuat mereka tertawa,karena mendengar celotehan baby Ken.Sudah seminggu,Juli tinggal di rumah ibu mertuanya.Karena ibu mertuanya,begitu merindukan baby Ken.
"Tumben Nicholas belum pulang?"Tanya sang ibu mertua,menatap ke arah Juli.
"Mungkin macet bu,atau dia ada pertemuan dengan klien."Balas Juli,menjawab pertanyaan sang ibu.
"Gimana sekarang? Tidak ada yang mengganggu rumah tangga kalian kan?"Tanya ibu mertua,mengkhawatirkan rumah tangga mereka.
"Aman sih bu,tidak ada yang mengganggu sama sekali."Jawab Juli,memang kehidupannya begitu tenang saat ini.
"Syukurlah jika begitu,ibu merasa tenang mendengarnya.Apalagi,ibu khawatir dengan kondisi baby Ken."Ucap ibu mertua,tidak ingin cucunya menjadi broken home.
"Iya bu,aku berharap rumah tanggaku baik-baik saja."Balas Juli,tersenyum ke arah ibu mertuanya.
"Tidak Nicholas,tidak Zoya.Mereka begitu sibuk dengan bisnisnya,ibu merasa kesepian.Untung ada baby Ken dengan kamu,jadi ibu tidak kesepian sama sekali."Cerita sang ibu mertua.
"Aku siap menemani ibu,aku tidak tega melihat ibu yang kesepian.Maaf,jika kemarin-kemarin aku tidak bisa menemani ibu."Ucap Juli,merasa tidak enak dengan ibu mertuanya.
"Tidak apa-apa,ibu juga mengerti dengan kondisi kamu.Ibu hanya berharap kalian sehat dan rumah tangga kalian tidak kenapa-kenapa."Ujar sang ibu,menatap menantunya.
"Aku harap juga begitu bu,lagi pula aku percaya dengan Nicholas.Dia tidak akan mengkhianati kami lagi,jika dia berani main di belakang lagi.Aku tidak bisa memaafkannya,karena tidak ingin merasakan sakit hati lagi."Ucap Juli,bercerita terhadap ibu mertuanya.
"Ibu setuju dengan kamu,ibu juga tidak ingin kamu terus-terusan merasakan sakit hati oleh anak ibu.Kamu punya peran penting dalam anak kamu,kamu harus mendidik anak kamu sebaik mungkin."Balas sang ibu,dia mendukung ucapan menantunya.
"Terima kasih,ibu selalu mendukung keputusanku."Ucap Juli,memeluk sang ibu mertua.
__ADS_1
"Sama-sama,karena ibu sama-sama perempuan.Ibu juga tidak ingin,jika anak laki-laki ibu menyakiti hati perempuan."Balas sang ibu,membalas pelukan menantunya.
Sang ibu hanya berharap rumah tangga anaknya baik-baik saja,sang ibu akan membalas perbuatan orang yang menyakiti anak dan menantunya.Dia tidak akan tinggal diam begitu saja,lagi pula dia bersyukur memiliki menantu yang begitu baik seperti Juli.
waktu cepat berlalu menunjukkan pukul sembilan malam,Juli mondar-mandir di kamar Nicholas.Karena Nicholas belum sampai saat ini,bahkan nomornya tidak bisa di hubungi sama sekali.Juli memilih turun ke lantai bawah,dia menunggu kedatangan Nicholas saat ini.Dia merasa gelisah saat ini,karena tidak biasanya Nicholas belum pulang seperti ini
"Kamu kemana sih,kenapa tidak ada pesan sama sekali."Gerutu Juli,merasa kesal dengan Nicholas.
Juli duduk di sofa,dia terus-terusan melirik jam di dinding.Bahkan sekarang sudah jam dua belas malam saat ini,namun Nicholas tidak pulang sama sekali.Dia mencoba berfikir positif,mungkin ada urusan mendesak hingga Nicholas belum pulang sama sekali dan tidak sempat menghubunginya sama sekali.Juli memilih kembali ke kamarnya,dia merasa ngantuk dan butuh istirahat.
...****************...
Sedangkan Nicholas,dia saat ini masih di perusahaannya.Karena ada masalah dalam proyeknya,membuat dia harus lembur dan dia tidak sempat menghubungi istrinya.Bahkan ponselnya mati saat ini,dia lembur bersama Rey di perusahaan.Karena dia butuh Rey,membantu masalah perusahaannya saat ini.
"Pak,sepertinya sudah selesai."Ucap Rey,dia begitu merasa lelah saat ini.
"Aku merasa,kita harus menyelidikinya pak.Sepertinya,ada penghianat di perusahaan."Ucap Rey,karena masalahnya tidak segampang itu.
"Kamu benar,aku kira juga seperti itu.Kita harus menyelidikinya,aku tidak ingin kejadian ini terulang kembali."Balas Nicholas,merasa begitu melelahkan saat ini.
"Iya pak,kita lembur sampai jam dua pagi seperti ini.Aku merasa begitu lelah dan mengantuk."Ucap Rey,mengucapkan keluhannya.
"Sama,aku juga begitu lelah.Bahkan,aku tidak menghubungi istriku sama sekali.Pasti dia mengkhawatirkan aku dan ponselku mati saat ini."Ujar Nicholas,melihat layar ponselnya yang mati.
"Oh,iya pak.Aku mau bertanya dengan pak Nicholas."Ucap Rey,merasa ingin tau hubungan Nicholas dengan Clara.
__ADS_1
"Tanya saja."Balas Nicholas,menatap Rey yang sedang menatap dirinya.
"Sebenarnya,bapak ada hubungan apa dengan Clara?"Tanya Rey,dia berhati-hati terhadap Nicholas.
"Dia cinta pertamaku dulu,kami pernah menjadi sepasang kekasih.Namun kami dulu putus,karena aku menolak berhubungan badan dengannya.Aku tidak ingin melewati batas,karena aku tau diriku mencintai dia dengan tulus."Cerita Nicholas,menceritakan hubungannya dengan Clara.
"Oh,begitu.Pantas saja,Clara begitu senang saat bersama pak Nicholas."Ucap Rey,mengutarakan pikirannya.
"Lantas kenapa kamu bisa berpacaran dengan Clara?"Tanya Nicholas,menatap Rey dengan intens.
"Awalnya,aku menolak menjadi pacarnya.Karena aku tidak tau sama sekali dengan kehidupan Clara,dalam pikiran aku saat itu.Aku hanya ingin bertanggung jawab terhadap Clara,takut Clara hamil anakku."Jawab Rey,menatap bosnya.
"Memangnya,kamu pernah berhubungan badan dengan dia?"Tanya Nicholas,menatap Rey ingin tau.
"Iya bos,dulu awalnya aku tiba-tiba di tarik olehnya ke atas roof top perusahaan ini.Dia memaksa aku berhubungan badan dengannya,karena dia menggoda aku duluan.Bahkan tidak saat itu juga,dia jadi sering ke perusahaan dan menarik aku untuk berhubungan badan dengan dia.Saat kita ke luar kota juga,dia masuk ke dalam kamarku dan melakukannya juga.Sampai-sampai,aku kaget mendengar ucapan adik bapak terhadap Clara saat itu.Aku langsung memutuskan hubungan diriku dengan Clara,saat bapak di bawa pergi olehnya dulu."Cerita Rey,terhadap Nicholas.
Membuat Nicholas kaget,karena Clara begitu bertindak jauh dengan sekretarisnya.Bahkan,sekarang saja Clara menjadi simpanannya.Nicholas merasa begitu di khianati saat ini oleh Clara,dia akan membalas perbuatan Clara telah mengkhianati dirinya.
"Pak Nicholas?"Panggil Rey,melihat Nicholas yang melamun.
Nicholas langsung tersadar,dia langsung melihat ke arah Rey.Karena Rey,terus-terusan memanggil dirinya.
"Ada apa?"Tanya Nicholas,menatap Rey.
"Kita tidak pulang pak?"Tanya Rey,dia berhati-hati terhadap Nicholas.
__ADS_1
"Ayo kita pulang,kita besok libur.Aku begitu lelah,hanya ingin beristirahat saja."Balas Nicholas,dia menatap Rey dan memikirkan ucapan Rey.
Mereka memutuskan pulang dari perusahaan,setelah selesai dengan pekerjaan mereka.Mereka langsung meninggalkan perusahaan dan pulang ke rumah mereka masing-masing.