
Ketika Juli ingin masuk ke ruangan Nicholas,dia mendengar Nicholas berbicara dengan seorang perempuan.Dia merasa tidak asing dengan suara perempuan ini,dia berdiri di depan pintu ruangan Nicholas.
"Ayolah,aku merindukan kamu.Kenapa kamu harus menolak aku seperti ini."Ucapnya,karena Nicholas menolak kehadirannya.
"Kamu sudah mengganggu aku,aku bilang pergi dari sini.Aku tidak ingin menyakiti istriku sama sekali,aku mencintai istri dan anakku.Kumohon,kamu jangan ganggu hidup kami."Ujar Nicholas,merasa frustasi dengan wanita di hadapannya.
"Hey,aku tidak mengganggu kamu sama sekali.Aku disini,sungguh ingin bersama kamu.Apa sih hebatnya dia,sampai kamu menolak mentah-mentah kehadiranku saat ini."Kata perempuan itu,membandingkan dirinya dengan Juli.
"Perbedaannya sangat jelas,dia istriku dan dia melahirkan anakku.Bahkan,aku sangat mencintai mereka dalam hidupku.Semuanya jelas berbeda dengan kamu,kamu tidak seperti dia."Balas Nicholas,membanggakan istrinya.
"Haha,dia hanya alat untuk melahirkan anak kamu.Aku yakin,kamu tidak mencintainya sama sekali.Pasti ada aku di hati kamu,tatapan kamu terhadapku tidak bisa bohong.Lihatlah diri aku saat ini,aku cantik dan bahkan aku bisa memuaskan diri kamu.Aku juga begitu seksi,kita juga sederajat tidak seperti istri kamu yang hidupnya jauh dari kata mewah seperti kita."Ucapnya,membanggakan dirinya sama sekali.
"Satu hal lagi,dia tidak pernah membandingkan dirinya dengan orang lain.Dia mencintai aku dengan tulus,aku juga sama mencintainya dengan tulus.Jangan pernah membandingkan kasta dia dengan kamu,tapi setidaknya dia memiliki hati yang bersih tidak seperti kamu."Ucap Nicholas,tidak suka istrinya di banding-bandingkan.
Juli tersenyum mendengar ucapan suaminya,setidaknya dia membela dirinya.Meski dia pernah berselingkuh,tapi dia percaya suaminya mencintai dia dan anaknya.Juli mendengar perdebatan mereka,apalagi menurutnya perempuan itu tidak ingin kalah sama sekali berdebat dengan Nicholas.
"Pergi kamu dari sini,aku tidak ingin banyak bicara lagi dengan kamu.Aku sungguh kesal dengan ucapan kamu,cepat pergi dari sini!"Usir Nicholas,menyuruh perempuan itu pergi.
"Tidak mau,aku hanya ingin di sini bersama kamu."Balasnya,dia melangkah ke arah kursi Nicholas.
"Jangan membuat aku semakin membenci kamu,aku bilang pergi!"Usir Nicholas dengan tegas.
Perempuan itu langsung duduk di pangkuan Nicholas,dia tidak mendengar ucapan Nicholas sama sekali.Dia menatap Nicholas dengan tersenyum,bahkan dia sengaja berpenampilan seksi untuk menggoda Nicholas.
"Jangan marah sayang,aku akan pergi dari ruangan kamu.Tapi,sebelum aku pergi.Aku ingin memastikan satu hal dengan kamu,agar aku tidak mengganggu pekerjaan kamu lagi."Ucapnya,sambil menarik dasi Nicholas.
Nicholas langsung mendorongnya,dia tidak suka di perlakukan seperti itu.Kesabarannya sudah habis saat ini,dia benar-benar marah.Dia menyeret perempuan itu,agar keluar dari ruangannya.
"Sudah aku bilang,kamu jangan menggangguku.Tapi kamu terus menggangguku."Marah Nicholas,dia membuka pintu ruangannya.
__ADS_1
Mereka sama-sama terkejut sekarang,Juli melihat Clara yang di tarik Nicholas.Dia melihat suaminya begitu marah saat ini,dia tersenyum melihat suaminya.
Nicholas terkejut saat membuka pintu,dia melihat istrinya berdiri di pintu ruangan.Apalagi,sekarang dia memegang tangan Clara.Dia langsung mendorong Clara keluar,tidak memperdulikan tatapan Clara.
"Sayang,aku bisa jelaskan."Ucap Nicholas,dia takut Juli salah paham terhadapnya.
"Kamu tenang saja,aku sudah mendengar semuanya."Balas Juli,tersenyum ke arah Nicholas.
"Terimakasih,kamu sudah percaya terhadapku."Ucap Nicholas,dia tersenyum ke arah Juli.
Sedangkan Clara,dia berdiri dengan benar.Dia tersenyum kecut,dia tidak akan membiarkan Nicholas bersama Juli.Rencana dia harus berhasil,dia akan memisahkan Juli dari Nicholas.Clara langsung meninggalkan mereka,karena dia tidak ingin melihat kemesraan mereka sama sekali.
...****************...
Setelah kejadian itu,Juli juga memohon kepada suaminya.Agar selingkuhan pacar Yunita di keluarkan dari perusahaannya,dia tidak ingin ada pelakor di perusahaan suaminya.Sehingga Nicholas menyetujui permintaan istrinya ini,waktu berlalu dengan cepat.
"Boleh sayang,aku sudah lama tidak makan di luar."Ucap Juli,dia begitu ingin makan di luar sekarang.
"Baiklah,kita mau makan apa?"Tanya Nicholas,terhadap istrinya.
"Kita makan ramen saja,aku ingin makan yang pedas-pedas."Balas Juli,merasa ingin makan ramen.
"Yasudah,kamu tunggu saja di sini.Aku bawa mobilnya dulu."Ucap Nicholas,mencium kening istrinya.
Juli mengangguk,mendengarkan ucapan Nicholas.Lagi pula,dia merasa pegal saat ini.Dia memilih diam di tempat,daripada harus berjalan menuju mobil.Lagi pula,mobil melewati tempat dimana dia berdiri.
Baru saja Nicholas melangkah,tiba-tiba mobil berhenti di depannya.Nicholas langsung di masukkan kedalam mobil dan mobil itu melaju meninggalkan parkiran.
Juli yang melihatnya shock,dia langsung berteriak dengan keras.Namun percuma saja,parkiran begitu sangat sepi.Dia langsung berlari mengejar mobil itu,sambil membawa anaknya.
__ADS_1
"Jangan bawa Nicholas pergi."Teriak Juli dengan kencang,sambil berlari mengejar mobil itu.
Namun mobil melaju dengan cepat,hingga Juli tidak bisa mengejarnya.Juli terduduk dengan kelelahan,apalagi dia membawa anaknya.Dia langsung menelepon ibu Nicholas,sambil dengan tangan gemetar.
"Hallo,kenapa Jul?"Tanya ibu Nicholas.
"Bu,Nicholas di bawa kabur orang.Aku tidak bisa mengejarnya,aku tidak tau Nicholas di bawa pergi kemana."Tangis Juli,sambil bercerita terhadap ibu Nicholas.
"Apa?"Kaget ibu Nicholas,dia shock mendengar ucapan menantunya.
"Aku harus bagaimana bu?"Tanya Juli,dia merasa bingung sekarang.
"Cepat,kamu pulang kesini.Biar ibu yang urus,kamu sekarang dimana?"Tanya ibu Nicholas,dia takut Juli kenapa-kenapa.
"Aku masih di perusahaan bersama anakku."Jawab Juli,menjelaskan situasinya sekarang.
"Sekarang,kamu tunggu di loby.Ibu akan kesana menjemput kamu."Perintah ibu Nicholas.
"Baik bu,sekarang aku akan ke loby."Ucap Juli,menuruti perintah ibu mertuanya.
"Yasudah,teleponnya ibu matikan saja."Balas sang ibu mertua,dia langsung mematikan sambungan telepon.
Juli berjalan dengan rasa sedih di hatinya,dia tidak tau suaminya di bawa kemana.Juli langsung ingat,jika di perusahaannya terpasang CCTV.Dia langsung masuk ke dalam perusahaan,dia berjalan ke ruangan security.
"Ada apa ibu kemari?"Tanya security,melihat istri bosnya yang masuk.
"Cepat lihat CCTV di parkiran tadi,Nicholas di bawa orang.Aku ingin lihat plat nomor mobil yang membawa Nicholas."Balas Juli,menceritakan kronologi kejadiannya.
Mereka langsung melihat ke layar,Juli merasa lega sekarang.Karena CCTV menangkap plat nomor mobil mereka,Juli langsung minta security mengcopy rekaman tersebut.Agar dia bisa dengan mudah melapor ke kantor polisi,setelah selesai dia kembali menuju lobby untuk menunggu ibu mertuanya datang.
__ADS_1