
Mereka sudah pulang dari perusahaan,mereka sedang bersiap untuk makan malam di luar.Namun Juli begitu heran dengan sikap suaminya,menurutnya suaminya banyak terdiam setelah istirahat.
"Sayang."Panggil Juli,sambil menatap ke arah suaminya.
Namun Nicholas melamun,dia memikirkan perkataan Clara.Hatinya benar-benar goyah sekarang,menjauhi Clara atau tetap bersama Clara dan mengkhianati istrinya saat ini.Dia merasa dirinya tidak bisa menolak tindakan Clara terhadapnya,dia harus memikirkannya baik-baik saat ini.
"Sayang."Panggil Juli,dia langsung menepuk pundak Nicholas dan membuat Nicholas kaget.
"Apa sayang?"Tanya Nicholas,dia langsung menatap ke arah Juli dengan kaget.
"Kenapa kamu melamun? Apa yang sedang kamu pikirkan?"Tanya Juli bertubi-tubi,karena Nicholas melamun di hadapannya.
"Maaf sayang,aku merasa stress dengan pekerjaanku hari ini."Balasnya,dia berbohong terhadap Juli.
"Sudah,kamu tidak usah memikirkannya.Ada aku yang siap membantu kamu sayang,jangan terlalu memikirkannya."Ucap Juli,dia tidak ingin suaminya sakit.
"Ayo,sayang kita segera pergi."Ajak Nicholas,dia mengalihkan pembicaraannya.
"Baiklah,ayo."Balas Juli,dia mengikuti langkah suaminya.
Mereka bertiga langsung pergi meninggalkan rumah,mereka bergegas pergi ke restaurant yang telah di pesan oleh Nicholas.Setelah sampai,mereka langsung di antarkan ke meja yang sudah di pesan.
"Jagoan mamah cepet gede yah,biar mamah ada yang jagain lagi."Celoteh Juli,mengajak main anaknya.
Nicholas tertegun dengan ucapan yang di lontarkan Juli terhadap anaknya,dia merasa harus menjaga Juli dengan baik.Dia harus menjauh dari Clara,dia harus melupakan Clara demi istri dan anaknya.
"Sayang,sini aku ingin menggendongnya."Ucap Nicholas,dia ingin menggendong malaikat kecilnya.
"Nih sayang,hati-hati."Balas Juli,dia langsung memberikan anaknya kepada Nicholas.
"Anak papah begitu tampan,kamu gemas sekali sayang."Ucap Nicholas,dia bermain dengan anaknya.
__ADS_1
"Sayang,kamu mau memberikan nama apa untuk anak kita?"Tanya Juli,dia menatap suaminya.
"Aku beri nama Kenan Mahardika."Balas Nicholas,dia menatap istrinya dan tersenyum.
"Nama yang bagus sayang."Ucap Juli,sekarang dia akan memanggil bayinya baby Ken.
Makanan datang dan di hidangkan di meja mereka,Juli langsung mengambil baby Ken dari Nicholas.Dia langsung menaruh anaknya di stroller bayi,dia langsung menemani Nicholas makan.
"Bagaimana rasanya?"Tanya Nicholas,sambil melihat istrinya.
"Sangat enak sayang,kapan-kapan kita kesini lagi sayang."Ucap Juli,merasa makanannya begitu enak.
"Baiklah,nanti aku ajak kamu kesini lagi."Balas Nicholas,dia begitu senang melihat istrinya yang lahap saat makan.
Mereka sudah selesai makan,setelah itu mereka pergi ke kasir.Juli melihat Rey dan Clara di restaurant,dia langsung berbicara terhadap Nicholas.
"Sayang bukankah itu Rey dan Clara?"Tanya Juli,dia menunjuk ke arah Rey dan Clara.
"Benar itu Rey dan Clara,apa kita mau menyapa mereka?"Tanya Nicholas,berharap Juli mau menyapa mereka.
"Sudah malam sayang,aku kasihan terhadap baby Ken.Angin malam tidak begitu baik untuk baby Ken."Balas Juli,dia menatap suaminya dengan cemas.
"Baiklah,ayo kita pulang."Ajak Nicholas,dia langsung merangkul Juli.
Nicholas melupakan kekesalannya,dia merutuki kebodohannya sendiri.Dia tidak pantas cemburu terhadap Clara,Dia sudah memiliki Juli di hidupnya saat ini.
Mereka langsung pergi meninggalkan restaurant,mereka membutuhkan waktu satu jam untuk sampai ke rumah mereka.Setelah sampai,mereka langsung pergi beristirahat merasa lelah dengan aktifitas mereka.
...****************...
Juli membuka matanya,dia melihat wajah suaminya yang begitu tampan.Dia merasa bersyukur telah di pertemukan dengan suaminya dan bahkan sekarang mereka memiliki seorang anak yang tampan.Juli merasa dirinya sudah lama tidak melayani gairah suaminya,dia melihat ke ponsel dan melihat pukul lima pagi.Dia menyimpan ponselnya kembali,dia ingin membuat puas suaminya ini.Selagi anaknya masih tidur,dia perlahan membuka penghalang pada adiknya Nicholas.Dia tersenyum,karena Nicholas tidak merasakan tindakannya.
__ADS_1
Juli melepaskan penghalang pada mahkotanya,dia memasukkan adik Nicholas secara perlahan ke dalam mahkotanya.Dia bergerak dengan pelan,merasakan sensasi kenikmatan yang di buatnya.Apalagi dia sudah lama tidak bercinta dengan Nicholas,adapun kemarin dia bercinta tidak merasa puas karena terganggu baby Ken yang tiba-tiba menangis.
Nicholas merasa tidurnya terganggu dan bahkan merasa adiknya di bawah sana begitu tertekan di dalam lubang yang sempit,dia membuka matanya dan kaget melihat Juli yang sedang bercinta dengan dirinya.
"Sayang."Ucap Nicholas,agar Juli melihat ke arahnya.
"Maaf,aku begitu ingin menebus kesalahanku terhadap kamu.Nikmatilah permainanku sayang."Ujar Juli,dia bergerak dengan cepat di atas tubuh Nicholas.
Nicholas merasakan permainan Juli,dia merasa tubuhnya begitu menikmati tindakan Juli.Nicholas langsung mengambil alih permainannya,dia bergerak dengan cepat dan membuat Juli menikmati tindakannya.
"Ah,ah."Racauan Juli,begitu menggema terdengar di kamarnya.
"Kamu membuat aku bersemangat sayang."Ucap Nicholas,dia membuat Juli menikmati percintaan mereka.
Juli merasakan tangan Nicholas yang meremas gundukan kenyalnya,dia merasakan tubuhnya semakin menikmati tindakan Nicholas.Juli pasrah dengan permainan Nicholas,apalagi mereka baru melakukan percintaan lagi.
"Dada kamu semakin besar sayang,aku begitu ingin mencicipinya."Ucap Nicholas,dia merasa begitu senang mempermainkan gundukan besar istrinya.
"Sayang pelan-pelan,aku merasa tersiksa dengan pergerakan kamu."Ujar Juli,dia merasa Nicholas bermain kasar.
Mereka sama-sama menikmati percintaan panas mereka,apalagi Nicholas merasa percintaannya begitu nikmat.Mereka akhirnya sampai pada puncaknya dan membuat mereka terkulai lemas,setelah melakukan percintaan panas mereka.
"Sayang,aku begitu menikmatinya.Ayo lakukan sekali lagi."Ajak Nicholas,dia masih ingin bercinta dengan istrinya.
Belum juga Juli sempat menjawab ajakan Nicholas,namun Nicholas malah bermain di dada Juli.Juli merasakan lidah Nicholas yang bermain di ujung dadanya,membuat tubuhnya menggeliat tak karuan.
"Kita tidak usah kerja hari ini,satu hari ini aku hanya ingin bercinta dengan kamu."Ucap Nicholas,begitu bersemangat.
"Kamu yakin? Memangnya kamu tidak lelah?"Tanya Juli,dia menatap Nicholas dengan ragu.
"Tidak,kamu nikmati saja permainannya."Balas Nicholas,tersenyum penuh arti.
__ADS_1
Mereka langsung melakukan percintaan lagi,karena Nicholas benar-benar tidak puas hanya dengan melakukannya sekali.Apalagi menurut Nicholas,bercinta dengan Juli saat ini begitu merasakan sensasi yang berbeda.Membuat dirinya begitu ketagihan dengan bercinta bersama Juli,hingga mereka benar-benar lelah dengan percintaan panas mereka.