
Rey terpaksa check-in kamar untuk Clara,dia membawa Clara ke dalam kamar.Rey bersusah payah membawa Clara,apalagi Clara tidak bisa diam sepanjang perjalanan menuju kamar.
"Rey,ayo kembali menjadi pacarku."Racau Clara yang mulai melantur.
Rey begitu pusing dengan racauan Clara,dia membuka kunci kamar Clara.Mereka masuk ke dalam kamar,Rey membawa Clara ke ranjang.
"Menyusahkan saja."Protes Rey,begitu lelah mengurus orang mabuk.
Rey terkejut,karena Clara tiba-tiba memeluknya.Rey melepaskan pelukan Clara,dia tidak ingin berlama-lama bersama Clara.Apalagi,dia juga butuh istirahat saat ini.Rey membaringkan tubuh Clara,dia melihat Clara saat ini.Dia menelan ludahnya sendiri,karena melihat tubuh Clara yang menggoda.Rey duduk di samping Clara,dia menatap wajah Clara saat ini.
"Kamu cantik,tapi sayang hidup kamu sekarang berantakan.Aku bisa saja mencoba mencintai kamu dulu,jika kamu tidak berhubungan dengan Nicholas.Aku melihat,kamu menderita tidak bersama aku.Tapi,kamu belum tau isi hati kamu saat ini.Kamu mencintai aku dan bahkan,kamu juga terobsesi dengan Nicholas."Ucap Rey,tersenyum kecut melihat wajah Clara.
"Sayang,aku ingin memiliki kamu."Racau Clara,menyentuh wajah Rey.
Rey menyentuh wajah Clara,dia menyesal telah masuk ke dalam perangkap Clara.Karena gara-gara Clara,pengalaman pertamanya dia berikan terhadap Clara bukan terhadap istrinya nanti.Pandangan Rey turun ke gundukan kenyal milik Clara,dia secara tidak sadar membuka kancing kemeja Clara.
Rey melihat gundukan kenyal Clara yang menyembul,dia melepas pengait bra depan milik Clara.Rey menelan ludahnya sendiri,karena melihat gundukan kenyal Clara yang besar.Rey memegangnya,dia meremasnya dengan pelan.
"Ah."Racau Clara,ketika gundukan kenyal miliknya di sentuh.
"****,kamu sungguh menggoda."Ucap Rey,merasa tidak bisa menahannya lagi.
Rey naik ke atas ranjang,dia membuka lebar-lebar paha Clara.Rey menghilangkan penghalang di mahkota Clara,dia juga menghilangkan penghalang adiknya.Rey memasukkan adiknya ke dalam mahkota Clara,dia bergerak berirama dalam tubuh Clara.
__ADS_1
"Ah,ah."Racau Clara,tidak berhenti meracau saat ini.
Rey menghujam Clara dengan cepat,dia benar-benar tidak bisa menahannya lagi.Rey benar-benar tergoda dengan Clara,dia melampiaskan api di tubuhnya pada Clara.Rey sudah berada di puncak kenikmatannya,dia merasa puas sekarang.
Rey menatap Clara yang sudah tidur,dia merapikan pakaiannya dan menyelimuti Clara.Setelah itu,Rey meninggalkan Clara seorang diri.Rey kembali ke kamarnya,karena dia butuh istirahat sekarang.
...****************...
Nicholas membuka matanya,dia merasa kepalanya begitu pusing saat ini.Dia meraba ke sampingnya,namun tidak menemukan istrinya sama sekali.Dia menyender ke ranjang,dia terkejut saat melihat istrinya tidur di sofa.Nicholas bergegas berjalan ke arah sofa,dia perlahan membawa istrinya ke ranjang.
Nicholas menatap wajah istrinya,dia kaget melihat mata istrinya yang bengkak seperti itu.Dia mencium kening istrinya penuh kasih sayang,dia tidak tau apa yang terjadi dengan istrinya saat ini.
Juli yang merasakan ciuman di keningnya di membuka ke dua matanya,dia terkejut melihat Nicholas yang ada di hadapannya.Secara refleks,dia mendorong Nicholas menjauh dari dirinya.
"Jangan panggil aku sayang,sayang kamu bukan aku.Melainkan Clara bukan? Kurang apa aku? Sehingga kamu menyakiti perasaan aku seperti ini,kamu tega masih menyimpan perasaan kamu untuk wanita itu."Ucap Juli,dia berkaca-kaca saat ini.
"Maksud kamu apa? Wanita mana?"Tanya Nicholas,dia benar-benar bingung dengan ucapan istrinya.
"Siapa lagi,kalau bukan Clara.Kamu masih mencintai nya,bahkan kamu mencintai kita berdua.Sekarang jawab dengan jujur,kamu pilih aku istri kamu atau dia mantan kamu."Ujar Juli,dia begitu marah saat ini.
"Jelas aku milih kamu sayang,kamu segalanya untuk aku.Aku akui,memang di hatiku masih ada dia.Tapi,rasa cinta aku sama kamu lebih besar dari pada rasa cinta aku terhadapnya.Aku mohon,kamu percaya terhadap aku.Maafkan aku,aku akui memang aku salah telah mencintai kalian.Tapi,aku sungguh berusaha melupakannya."Jelas Nicholas,dia begitu takut kehilangan Juli saat ini.
Juli hanya diam saja,dia menatap nanar ke arah suaminya.Juli akui,memang semalam Nicholas lebih memilih dia.Tapi tetap saja,perasaannya masih sakit.Karena Nicholas,berani menyimpan dua wanita di dalam hatinya.
__ADS_1
"Maafkan aku sayang."Ucap Nicholas,mencium tangan Juli terus menurus.
"Kau,pergilah dari sini.Aku ingin sendirian,aku tidak ingin di temani kamu saat ini."Putus Juli,dia ingin melepaskan rasa sesak di hatinya.
"Maafkan aku sayang."Ucap Nicholas,dia memeluk Juli dengan erat dan dia mencium bibir Juli sekilas.Dia memberikan waktu untuk Juli,dia tidak akan egois terhadap istrinya.
Juli langsung menangis sesenggukan,dia meluapkan isi hatinya saat ini.Dia kira,dirinya tidak akan sakit hati lagi.Namun,dia malah merasakan sakit hati lagi.
"Argh,begitu menyakitkan."Ucap Juli,dia memukul dadanya yang begitu sakit.
Juli benar-benar merasa sakit saat ini,dia merasa terpukul dengan ucapan Nicholas semalam.Bisa-bisanya,dia menyimpan nama dirinya dan mantan kekasihnya di dalam hatinya.
"Kamu egois,sudah mengkhianati secara fisik.Namun sekarang,kamu juga mengkhianati batinku."Ucap Juli,merasa kesal saat ini.
Juli memeluk dirinya sendiri,kenapa dia harus sesakit ini.Menurutnya,tuhan tidak adil baginya.Karena suaminya mengkhianati dirinya,dosa apa yang telah dia lakukan.Sehingga fisik dan batinnya di lukai seperti ini,dia terisak-isak meratapi nasibnya.
"Aku harus bagaimana."Gumam Juli,dia merasa tubuhnya begitu panas.
Juli turun dari ranjang,dia berjalan ke arah kamar mandi.Juli menyalakan shower,dia membasahi tubuhnya saat ini.Dia terduduk,membiarkan air shower berjatuhan terhadap tubuhnya.Dia menangis dengan kencang,agar sesaknya hilang.
Juli merasa dunianya hancur saat ini,karena dia baru pertama kali merasakan sakit hati seperti ini.Dia merasa benci terhadap dirinya sendiri,karena harus mencintai orang seperti Nicholas.Andai saja,dia dulu tidak jadi sekretaris Nicholas.Mungkin dirinya tidak akan menikah dengan Nicholas,dia merasa hidupnya seperti lelucon saat ini.
"Aku bodoh telah mencintai kamu,kamu menjerat hatiku.Jelas-jelas aku tau semua kesalahan kamu,namun aku tetap mencintai kamu kembali dan percaya terhadap kamu."Gumam Juli,sambil terisak di guyuran shower.
__ADS_1
Pandangan Juli merasa buram saat ini,tubuhnya bergetar hebat.Juli seketika hilang kesadaran,dia pingsan di kamar mandi dan di basahi air shower yang mengalir.