Terjerat Bos

Terjerat Bos
episode 125


__ADS_3

Enam bulan berlalu,Juli begitu senang saat ini melihat putranya yang sudah bisa berjalan.Bahkan,dia menyambut putranya yang sedang berjalan ke arahnya.


"Mama."Ucap baby Ken,berjalan pelan ke arah Juli.


"Ayo sini sayang,cepat lari menghampiri mamah."Sahut Juli,dia merentangkan tangannya terhadap baby Ken.


"Jagoan papah sini saja,cepat berjalan ke arah papah."Ucap Nicholas,dia mengikuti Juli merentangkan tangannya.


Baby Ken terdiam,dia melihat ke arah Juli dan ke arah Nicholas.Baby Ken hanya diam saja,dia langsung duduk di rumput.


"Kotor sayang."Ucap Juli,dia langsung menggendong baby Ken.


Baby Ken memegang pakaian Juli,dia menyenderkan kepalanya ke Juli.Dia mendapatkan elusan di punggung,membuat dirinya menguap seketika.


"Sayang sepertinya baby Ken mengantuk."Ucap Nicholas,melihat reaksi anaknya.


"Kamu benar sayang,yuk kita masuk."Ajak Juli,agar baby Ken bisa tidur.


Juli berjalan masuk ke dalam rumahnya,dia di rangkul oleh Nicholas.Juli merasa keluarganya begitu hangat,membuat dia bersyukur memiliki keluarga utuh seperti ini.Juli memberikan asi terhadap baby Ken,agar baby Ken tidur.Setelah tidur,dia menidurkan baby Ken di ranjang boxnya.


"Sayang."Panggil Nicholas,memeluk Juli dari belakang.


"Kenapa?"Tanya Juli,menatap baby Ken yang tidur pulas.


"Aku cinta sama kamu."Ucap Nicholas,sambil melihat baby Ken.


"Aku juga mencintai kamu sayang."Balas Juli,dia mengelus tangan Nicholas yang melingkar di perutnya.


"Baby Ken tampan ya,seperti aku."Ucap Nicholas,melihat wajah anaknya yang tampan.


"Baby Ken lebih tampan dari kamu tau."Ujar Juli,melihat wajah anaknya.


"Sayang,kamu mau ikut dengan aku?"Tanya Nicholas,menyimpan kepalanya di dagu Juli.


"Ikut kemana?"Balas Juli,mengelus pipi Nicholas.

__ADS_1


"Aku ada perjalanan dinas hari selasa nanti."Ucap Nicholas,memberitahukan jadwalnya.


"Perjalanan dinas kemana? Berapa lama?"Tanya Juli,dia penasaran sekarang.


"Ke Cina sayang,sepertinya sekitar dua minggu sayang."Balas Nicholas,menikmati sentuhan tangan Juli di pipinya.


"Lama sekali."Ucap Juli,dia melepaskan pelukan Nicholas di perutnya.


"Aku juga tidak tau,karena di jadwal seperti itu.Lagi pula,bukan hanya aku saja yang ke sana dan banyak perusahaan lain yang ikut ke sana juga.Aku dengar ada pelelangan tanah juga,aku juga harus ikut pelelangan.Lumayan bukan,menambah perusahaan cabang di sana."Ujar Nicholas,menjelaskan rencananya terhadap Juli.


"Aku ingin ikut sih,tapi aku khawatir dengan kondisi baby Ken.Aku takut,baby Ken harus beradaptasi lagi dengan cuacanya.Kamu tau sendiri,sehabis dari Korea saja baby Ken langsung panas."Ucap Juli,dia begitu mengkhawatirkan kondisi putranya.


"Jadi kamu tidak ikut?"Tanya Nicholas sekali lagi.


"Sepertinya aku tidak ikut sayang,tapi hatiku begitu ingin ikut dengan kamu.Kapan lagi bisa ke Cina bukan."Balas Juli,sambil memberikan senyumannya.


"Aku terserah kamu sih,jika kamu ingin berlibur ke Cina.Aku pasti akan mengajak kamu sayang,kamu mau pergi kemanapun akan aku kabulkan.Aku siap,mengejar deadline pekerjaan demi membahagiakan kamu."Ucap Nicholas,dia langsung mencium kening istrinya.


"Yasudah,aku tidak ikut saja sayang.Nanti kapan-kapan,aku bisa pergi ke sana bersama kamu untuk liburan dan tidak ada pekerjaan di antara kita."Balas Juli,menatap Nicholas dengan lembut.


"Aku harap sih,semuanya di undur.Agar aku bisa membawa kamu ke sana."Ucap Nicholas,menyelipkan anak rambut milik Juli.


Nicholas membalas pelukan Juli,dia merasa begitu senang saat ini.Karena keluarganya harmonis,semenjak pesta itu dirinya sudah menjauh dari Clara.Nicholas sudah memutuskan untuk tidak berhubungan dengan Clara sama sekali,bahkan dia selalu mengacuhkan Clara saat ini.


...****************...


Juli mengantar kepergian Nicholas ke bandara,dia harus berpisah dengan suaminya saat ini.Karena Nicholas harus melakukan perjalanan dinas,dia memeluk Nicholas saat ini.


"Jaga diri kamu baik-baik di sana,jangan lupa jaga pola makan kamu."Ucap Juli,perhatian terhadap Nicholas.


"Iya sayang,aku akan mendengarkan kata-kata kamu."Balas Nicholas,dia memberikan senyumannya terhadap istri dan anaknya.


"Setelah sampai,kamu kabari aku dan ingat jika lelah tidurlah."Ucap Juli,wanti-wanti terhadap suaminya.


"Iya sayang,kamu bawel sekali."Balas Nicholas,begitu gemas dengan istrinya.

__ADS_1


"Rey,jaga bos kamu dengan baik.Jika ada wanita yang menggodanya,beri tau jika Nicholas sudah memiliki istri dan anak."Peringat Juli,berbicara terhadap Rey.


"Siap bos."Balas Rey,dia tersenyum ke arah Juli.


"Yasudah,kalian hati-hati."Ucap Juli,agar mereka segera pergi.


"Kamu pulangnya hati-hati ya sayang,dadah baby Ken.Papah pergi dulu ya,nanti papah belikan oleh-oleh untuk kamu sayang."Ucap Nicholas,dia berbicara terhadap baby Ken dan mencium baby Ken dengan gemas.


Nicholas langsung memeluk istri dan anaknya,dia langsung mencium bibir istrinya dengan lembut.Karena Nicholas harus berpisah dengan istrinya selama dua minggu,jadi dia pasti merindukan istrinya.


"Dunia milik berdua."Celetuk Rey,dia memalingkan mukanya.


"Haha,makannya cepat nikah Rey."Tawa Juli,membalas celetukan Rey.


"Belum nemu jodoh yang tepat,aku sih ingin sama adik bos.Tapi,aku takut bos Nicholas tidak setuju."Celetuk Rey,dia jujur di hadapan Nicholas dan Juli.


Nicholas dan Juli kaget mendengar ucapan Rey,mereka memandang wajah Rey dengan serius.Mereka tidak tau,kalau Rey menyukai Zoya.


"Kamu menyukai adikku?"Tanya Nicholas,menatap Rey dengan intens.


"Aku bercanda bos,wajah bos begitu galak."Balas Rey,dia memalingkan mukanya saat ini dan dengan wajah yang memerah.


"Haha,aku setuju dengan kamu.Ayo,jodohkan saja mereka sayang."Ucap Juli,dia setuju jika Zoya bersama Rey.


"Aku tidak setuju,lagi pula Zoya yang memutuskan bukan aku yang memutuskan."Balasnya,menatap istrinya.


"Yasudah,cepat kalian berangkat.Nanti kalian semakin siang sampai di cina nya."Ucap Juli,mengusir mereka.


"Yasudah,kami berangkat dulu.Ingat baik-baik sayang,kalian hati-hati di jalan."Perintah Nicholas,melihat istri dan anaknya.


"Iya sayang,bye."Ucap Juli,memandang Nicholas.


Sebelum pergi,Nicholas langsung mencium kembali Juli.Nicholas tidak ingin terlalu rindu terhadap istrinya,lagi pula jarak mereka sangat jauh nanti.


Juli melihat kepergian Nicholas bersama Rey,dia melambaikan tangannya untuk kepergian mereka.

__ADS_1


"Dadah papah,hati-hati di jalan."Ucap Juli,melambaikan tangan baby Ken ke arah Nicholas dan Rey.


Setelah mereka tidak terlihat lagi,Juli dan baby Ken langsung berjalan ke arah loby bandara.Mereka langsung menaiki mobil dan meninggalkan bandara untuk pulang ke rumah.


__ADS_2