TERJERAT PERNIKAHAN TOXIC

TERJERAT PERNIKAHAN TOXIC
Episode 16


__ADS_3

“Halo thom?! Lo dimana? Gue pengen main nih kerumah lo..” Ucap Vega kepada thomas diseberang sana.


“Ketemu diluar aja kalo mau! Emangnya lo mau ngapain sih main kerumah gue!” Ucap thomas dalam sambungan telfonnya.


“Ya gue mau main aja thom, udah lama kan gue gak main kerumah lo.. males gue ketemu diluar Arghh!” Sahut Vega yang menolak bertemu diluar.


“Ah ribet lo! Percuma lo kerumah gue juga gak akan ketemu gue!” Omel thomas saat itu juga.


“Lah, kok bisa? Emang lo dimana sekarang?!” Tanya Vega dengan penasaran.


“Yaudah,Yaudah! Gue sharelock lokasi gue sekarang.. tapi lo kesini sendirian kan? Gak sama anak anak..” sergah thomas dengan rasa was-wasnya.


“Iyah, gue sendirian! Kenapa sih emangnya..” sahut Vega dengan santainya.


“Gapapa, Yaudah kalo lo mau kesini ya kesini aja!” Ucap thomas pada Vega.


“Okey! Sharelock sekarang juga ya bro!” Sahut Vega dengan nada semangatnya.


“Hmm.” Dengus thomas yang saat itu juga memutuskan sambungan telfonnya tersebut secara sepihak.


PIP*


“Arghhh! Syitt.. yaudahlah biarkan mereka tau kalo gue udah nikah sekarang.” Gerutu thomas dengan raut wajah pasrahnya.


“Bel..” panggil thomas kepada ibel yang tengah asik duduk didepan balkon rumahnya seraya memainkan leptop.


“Kenapa, ayang?!” Sahut ibel yang tetap fokus menatap layar leptopnya.


Thomaspun melangkahkan kakinya menghampiri sang istri saat itu juga,


“Kamu lagi ngapain sih disini, bel?!” Tanya thomas kepada ibel.


“Aku kan sekarang gak ada kerjaan apapun thom, jadi untuk mengisi waktu luangku, aku sekarang menulis novel online. Daripada aku cuma melongo dirumah, yakan?!” Ungkap ibel dengan menyunggingkan senyuman manisnya.


“Emangnya kamu bisa?!” Tanya thomas dengan menaikkan kedua alisnya.


“Kamu lupa ya, kalo aku anak sastra.. kamu meragukan ilmuku semasa sekolah?!” Sahut ibel dengan tangan yang menuding thomas.


“Hmm, iya deh. Aku percaya kalo kamu pintar dalam hal tersebut.” Ucap thomas seraya menganggukkan kepalanya.


“Hehe.. ya memang seharusnya kamu percaya akan hal itu dong sayang.” Ringis ibel seketika.


“Iyah.” Singkat thomas.


“Sayang, sebentar lagi Vega akan datang kerumah kita..” Ucapnya kembali kepada ibel.


“Loh?! Bukannya teman kita berdua gak ada yang tau kalo kita sudah menikah dan tinggal disini, thom?!” Tanya ibel dengan mengerutkan dahinya.


“Iyah, memang.” Singkat thomas dengan memalingkan wajahnya.

__ADS_1


“Terus? Kenapa Vega datang kesini?!” Tanya ibel kembali dengan raut wajah yang sulit diartikan.


“Yasudah lah bel, biarkan saja jika teman temanku tau kalo aku sudah menikah denganmu.. sampai kapan juga harus ditutupi, mereka teman dekatku sudah pasti lama kelamaan akan tau juga.” Ungkap thomas dengan pasrahnya.


“Hmm, baiklah. Tidak masalah jika itu kehendakmu sendiri thomas.. aku juga sepertinya akan memberitahukan Ayya tentang aku yang sekarang.” Sahut ibel dengan lugasnya.


“Ya gak papa, kasih tau saja orang orang terdekat mu yang bisa dipercaya.. asalkan mereka gak sampai bocor ke public! Ayah bisa marah kalo sampe rahasia kita terbongkar sampai public, bel.” Pesan thomas kepada ibel.


“Iyah,thom. Aku faham kok. Lagipula aku juga belum siap jika semua teman dan juga followersku tau keadaan aku yang sebenarnya.” Angguk ibel saat itu juga.


“Good, jaga rahasia ini baik baik! Ingat ya bel, hanya kepada orang Orang yang bisa dipercaya saja..” pesan thomas kembali yang saat itu dianggukkan oleh ibel.


“Iyah,sayang.” Sahut ibel dengan menyunggingkan senyumannya.


“Good.” Singkat thomas seraya mengacak lembut rambut sang istri.


Waktupun terus bergulir, Vega pun telah sampai didepan gerbang rumah yang telah thomas sharelock kepadanya.


*PIP PIP*


Suara klakson motor pun ia bunyikan berkali kali didepan rumah tersebut,


“Langsung masuk aja, parkirin motor lo didepan lobi rumah gue!” Teriak thomas dari atas balkon rumahnya.


“Okehh!!” Sahut Vega seraya mengacungkan jempolnya, lalu iapun membawa masuk motornya dan memarkirkannya tepat didepan lobi rumah tersebut.


Thomaspun membukakan pintu rumah tersebut dan menyambut kedatangan temannya tersebut.


“Ayo sini masuk..” Ajak thomas pada Vega.


“Ini rumah siapa thom?!” Tanya Vega yang matanya melirik ke sekitar area rumah tersebut.


“Rumah gue lah anjing, lo fikir rumah siapa lagi..” Sahut thomas dengan mengerjapkan kedua matanya.


“Anjir, jadi lo udah punya sendiri?! Kenapa gak bilang bilang ke gue dan anak anak lain.. atau jangan jangan yang lain udah pada tau, cuma gue yang belum tau gitu?!” Ucap Vega dengan tatapan mencurigai.


“Lol! Bahkan baru lo yang tau rumah baru gue ini..” Cetus thomas kepada Vega.


“Kok bisa thom? Enak nih rumah lo kalo kita jadiin markas mabok sama main cewe,Ck” usul Vega dengan tawa kecilnya.


“Ekhem..” Dehem ibel seketika hingga membuat Vega pun sontak menoleh kearah ibel dengan terkejut.


“Yaampun ibel!!! Kok lo bisa disini?!” Tanya Vega dengan memegangi dadanya sendiri karena terkejut.


“Lah, kok perut lo besar gitu bel?!” Imbuhnya kembali yang salah fokus kepada perut ibel.


“Ya jadi panjang deh ceritanya, intinya gue sama ibel udah nikah.. dan seperti yang lo liat, ibel lagi hamil anak gue.” Sergah thomas seketika.


“Apa lo bilanggg?! Lo berdua gak lagi ngeprank gue kan disini?! Anyinggg” respons vega dengan mata yang terbelalak lebar.

__ADS_1


“Buat apa ngeprank lo vega?! Yang dikatakan thomas barusan itu benar. Kami berdua sudah menikah, dan perut gue besar ini karena gue hamil anak thomas..” Cela ibel dengan raut wajah yang sulit diartikan.


“Wah parah sih kalian berdua, bisa-bisanya udah nikah gak ngasih tau kegue dan yang lainnya.. gokilll lo thom!! Pinter banget nyembunyiin rahasia..” Seru vega dengan menggelengkan kepalanya.


“Gue gak nyembunyiin rahasia apapun, buktinya sekarang gue ngasih tau lo kan! Awas lo ya sampe bocor ke orang orang, nyawa lo jadi tarohannya!” Ancam thomas dengan tatapan tajamnya.


“Jadi Alex maupun revano gak lo kasih tau juga,thom?!” Tanya vega kepada thomas.


“Ya tergantung, kalo mereka gak nanya ya gue gak ngasih tau..” Sahut thomas dengan menaikkan kedua bahunya.


“Coba lo ceritain ke gue anying! Kenapa lo bisa nikah diem diem gini sih..” Ucap vega dengan menggebu gebu.


“Gue nikah diem diem karena gue ngehamilin ibel duluan diluar nikah, makanya pernikahan gue ini masih disembunyikan demi reputasi keluarga gue maupun keluarga ibel. Jadi kalo sampe orang lain tau fix pasti lo yang bocor, karena baru lo orang pertama yang udah tau kondisi gue dan ibel sekarang..” Jawab thomas dengan raut wajah yang sulit diartikan.


“Tenang, gue bisa kok jaga amanah kalian berdua. Bay the way, udah berapa usia kandungan lo bel?!” Tanya vega kepada ibel.


“Eum, sekitar tujuh bulanan ga.” Sahut ibel dengan menggigit bibir bawahnya.


“HAH?!” Jadi kalian berdua udah lama banget nyembunyiin rahasia ini?! Gokillll…” Seru vega dengan mulut yang menganga.


“Tapi gue baru nikah sama thomas sekitar sebulan yang lalu..” Lirih ibel seraya melirik sekerjap kearah thomas.


“Baru sebulan yang lalu?! Anjir.. bisa-bisanya gue yang temen deketnya gak tau apaapa soal ini.” Ucap vega dengan antusiasnya.


“Udahlah, bacot aja lo! Sekarang lo udah tau yang sebenarnya.. inget pesen gue jangan sampe lo bocor kemana mana! Kalo sampe bocor nyawa lo jadi tarohannya!!” Cela thomas seraya mengancam vega kembali.


“Kan gue udah bilang, aman thom! Gue gak akan bocor kemana-mana.. kaya gak tau gue aja lo!” Ujar vega dengan menghela nafasnya pelan.


“Ya baguslah kalo begitu!” Sahut thomas dengan mengerjapkan kedua matanya.


“Oiya, lo mau gue buatin minuman apa ga?!” Tanya ibel kepada vega.


“Apa aja bel, terserah. Yang penting jangan soju, karena gue lagi gak pengen mabok sekarang Ck” Kelakar vega dengan tawa kecilnya.


“Kalo lo minta pun gak ada tu minuman dirumah gue ga..” Ucap ibel dengan raut wajah yang sulit diartikan.


“Gak usah kamu gak usah buatin vega minuman apapun, mending kamu kekamar kamu saja sana. Istirahat! Kasian anakku kalo harus disuruh buatin minuman untuk orang lain..” Sergah thomas seketika.


“Gapapa sayang.. cuma buatin minuman doang untuk teman kamu.” Elak ibel saat itu juga.


“Gak! Aku bilang gak boleh ya gak boleh.. biarkan nanti vega yang buat minuman sendiri, jangan dibiasakan memanjakan teman temanku! Kamu hanya boleh memanjakanku saja. Ingat itu!” Gertak thomas kepada ibel.


“Yaelah, Iyah Iyah. Nanti gue buat minuman sendiri aja bel.. daripada lo berdua berantem. Hetdah” cela vega saat itu juga.


“Hmm, baiklah. Kalo gitu gue masuk kekamar dulu ya.” Pamit ibel pada keduanya.


“Siappp.” Singkat vega dengan mengacungkan jempolnya.


**

__ADS_1


__ADS_2