TERJERAT PERNIKAHAN TOXIC

TERJERAT PERNIKAHAN TOXIC
Episode 33


__ADS_3

*Keesokan Harinya*


“Thom! Bangun kamu!!” Panggil ayah Jacky yang melihat thomas berada didalam kamar lamanya yang saat itu pintunya sudah terbuka.


“Thomasss!!!” Imbuhnya dengan nada tingginya.


Thomas pun sontak menyipitkan kedua matanya, ia sangat terkejut melihat sang ayah yang berada tepat didepan matanya.


“Astaga! Yaampun yahhh, bikin kaget saja sih!” Pekik thomas yang memegang dadanya dengan satu tangannya sendiri.


“Ayah yang terkejut melihatmu ada disini! Kenapa kamu bisa tidur disini? Kapan kamu masuk? Lalu dimana anak dan istrimu?!” Sergah ayah Jacky kepada thomas.


“Eum, thomas terpaksa tidur disini karena semalam Alice tiba-tiba rewel dan seakan-akan seperti tidak mau thomas ada disampingnya yah. Jadi ya, thomas kesini..” Jawab thomas yang harus berbohong kepada ayahnya.


“Kamu ini sudah seperti hantu saja! Ayah hampir saja menyuruh Security untuk memukulimu.. apakah Alice baik-baik saja? Ayah rindu, dan rencananya nanti siang selesai ayah rapat, ayah akan kerumahmu untuk bertemu Alice..” Ungkap ayah Jacky dengan memiringkan senyumannya seketika.


“E- Alice yaa sepertinya sudah baik-baik saja sekarang yah, jika ayah rindu maka datang saja kerumahku kapanpun ayah mau.” Sahut thomas dengan nada yang terbata-bata.


“Yasudah kamu bangun! Pulanglah kerumahmu, siapa tahu ibel membutuhkanmu dirumah..” Usul ayah Jacky kepada thomas.


“Ayah mengusirku ya? Padahal aku ini anak semata wayangmu, tapi sepertinya ayah ini sudah tak lagi menganggapku..” Keluh thomas kepada sang ayah.


“Kamu ini sudah berkeluarga, jadi jangan lagi berkata seperti itu. Fikirkan anak dan istrimu!” Gertak ayah Jacky seketika.


“Hmm, Yasudah thomas pulang dulu..” dengus thomas yang langsung bangkit saat itu juga.


“Eum, sebentar thom!” Sergah ayah Jacky yang menahan kepergian sang anak.


“Kenapa lagi, yah?!” Tanya thomas dengan raut wajah datarnya.


“Kerjaan mu dicafe gimana?” Tanya ayah Jacky dengan raut wajah yang sulit diartikan.


“Ya masih gitu-gitu aja, dihitung-hitung bayarannya juga gak cukup untuk menutupi kebutuhanku yang sekarang bertambah adanya Alice.” Ungkap thomas dengan memutarkan bola matanya keatas.

__ADS_1


“Gimana kalo kamu pegang satu perusahaan ayah saja? tapi kamu harus sungguh sungguh dalam hal ini. Ayah gak mau sampe perusahaan ayah hancur ditanganmu cuma karena kamu tidak becus menjadi seorang co!” Usul Ayah jacky yang menatap thomas dengan lekat.


“Hah! ayah serius??” Ucap thomas dengan mata yang terbelalak.


“Yaa, ayah rasa ini saatnya. Kamu juga sudah berkeluarga. Tapi ayah harap kamu serius dalam menjalaninya..” Sahut Ayah jacky dengan menganggukkan kepalanya pelan.


“Tentu saja aku akan serius jika memang ini kemauan ayah. Jadi kapan aku bisa memulai nya yah?!” Tanya thomas dengan begitu antusiasnya.


“Nanti kita bahas lagi soal ini, sekarang ayah mau pergi rapat dulu. Kamu pulang sana, nanti sehabis pulang rapat ayah akan kerumahmu.” Perintah Ayah Jacky yang saat itu dianggukkan oleh thomas.


“Baiklah yah, aku tunggu dirumah.” Pamit thomas yang saat itu melangkahkan kakinya menuju mobilnya yang berada tepat di lobi rumah tersebut.


Thomas pun memasuki mobilnya, ia langsung memakai seat beltnya lalu menyalakan mesin mobilnya.


Bvrooommm\~\~\~


“Hmmm.” Dengus Ayah Jacky yang melihat kepergian thomas dari rumahnya.


*Beberapa menit kemudian, Setelah menempuh beberapa kilometer perjalanan. Akhirnya Thomas pun tiba di rumahnya.


“Benar-benar keterlaluan!” Gumamnya dengan raut wajah kesal ketika melihat thomas dari cela jendelanya.


Sedangkan thomas yang baru saja keluar dari mobilnya, langsung melangkahkan kakinya masuk kedalam rumahnya dengan raut wajah santainya tanpa merasa salah sedikitpun.


“Ada makanan apa dirumah? Aku lapar..” Ucap thomas yang baru saja memasuki kamarnya dan bertemu dengan anak dan juga istrinya.


“Bel! Kamu dengar tidak aku bicara padamu?! Aku lapar, ada makanan apa!” Seru thomas kembali saat mengetahui ibel yang tidak menyahut sedikit pun.


“Penting kah aku jawab pertanyaan mu?!” Ketus ibel dengan wajah yang tidak menoleh kearah thomas sedikit pun.


“Aku ini suami mu! Bisa bisanya kamu tidak memperdulikan ku seperti itu!!” Gertak thomas dengan nada tinggi nya.


“Ck, oh ya?! Jadi jika kamu suamiku, maka aku adalah istrimu yah? Benar begitu?!” Decih ibel dengan senyuman menyeringai.

__ADS_1


“Maksud mu apa sih bel! Kamu bodoh atau gimana sih!” Ucap thomas dengan raut wajah yang sulit diartikan.


“Yang bodoh aku atau kamu? Jika kamu ingin diperlakukan selayaknya suami, seharusnya kamu juga memperlakukanku selayaknya istri! Kemana saja kamu baru pulang? Bahkan disaat aku membutuhkanmu, menghubungimu berkali-kali, kamu tak sedikit perduli thom! Kamu bahkan sampai keterlaluan pulang pagi seperti ini!!!” Cerca ibel dengan ucapan yang begitu menohok untuk didengar.


“PLAKKKKKK!!!!!”


Thomas yang sudah mengeraskan rahangnya itu pun sontak menampar wajah ibel dengan kekuatannya, hingga wajah ibel yang berkulit putih itu pun seketika berubah menjadi merah merona saking kerasnya tamparan dari suaminya tersebut.


“Ssshhhhh\~ k-kamu sungguh keterlaluan thom!!” Suara isak tangis ibel pun seketika pecah saat itu juga.


“Salah sendiri kamu sudah membuat emosiku naik! Aku kan sudah bilang padamu, jangan sesekali kamu memancing emosiku! Dasar kau bedebah! Tidak ada gunanya kamu hidup! Hanya menjadi benalu saja! Aku sangat menyesal menikah denganmu, terlebih harus mempunyai anak yang penyakitan seperti itu!!!” Seru thomas yang saat itu tangannya pun menuding kearah wajah sang istri.


“A-apa kamu bilang,thom? Ini anakmu sendiri, jangan sesekali kamu menghinanya seperti itu lagi. Aku sangat tidak terima dengan ucapanmu itu! Kamu boleh menghakimi ku, tapi tidak dengan anakku ini yang juga anakmu!” Sahut ibel yang masih dengan suara isak tangisnya.


“Memang benar kan anak itu penyakitan? Itu karena kesalahanmu! Andai saja aku tidak menikah dengan wanita pembawa sial sepertimu, sudah pasti aku akan mempunyai anak yang normal dari wanita lain dan pastinya tidak berpenyakitan seperti itu!!” Ejek thomas kepada istri dan anaknya.


“Aku benar-benar tidak menyangka aku telah menikah dengan iblis sepertimu, thom! Darah dagingmu sendiri kamu hina seperti itu, benar-benar manusia biadab kamu ini! Ssshhhh\~ Ssshhh\~” Ujar ibel dengan menggelengkan kepalanya secara pelan.


“Kenapa? Kamu menyesal menikah denganku? Kalo begitu cerai saja!” Ketus thomas dengan mendongakkan kepalanya.


Ibel pun hanya bisa menangis terisak-isak saat itu juga, ia tak bisa memutuskan apapun karena anaknya masih membutuhkan banyak biaya pengobatan dari thomas dan keluarganya.


Saat itu ia hanya bisa pasrah menghadapi semuanya, gadis malang yang telah mengorbankan masa mudanya itu harus menelan pil pahit kala dirinya banyak mengalami keterpurukan dalam pernikahan dini nya tersebut.


“Yang kuat yaa ibel, semua demi Alice. Kamu pasti bisa melewati ini semua sampai waktunya tiba! Tidak mungkin jika aku harus berpisah dengan thomas sekarang, sementara aku tidak mempunyai penghasilan untuk menghidupi alice sendirian. Aku juga tidak mungkin merepotkan mamaku, jadi jalan pintas ku saat ini adalah bertahan didalam pernikahan toxic ini.” Batinnya dengan mengerjapkan kedua matanya seraya dalam tangisan yang begitu mendalam.


“BRAKKKKK!!!”


Thomas pun menutup pintu kamarnya dengan kencang hingga membuat Alice pun sontak kaget dan menangis meronta-ronta saat itu juga.


“Sshhhh, saayanggg.. cup cup cupp. Tenang yah ada Mommy disini,nak” celoteh ibel dengan mengayunkan tubuh Alice di gendongannya.


Terdengar suara amukan dari luar kamarnya, hingga membuat ibel pun hanya bisa menggelengkan kepalanya saat itu juga.

__ADS_1


“Manusia gilaaaa!!!” Gumamnya dengan raut wajah yang sulit diartikan.


🍁🍁


__ADS_2