TERJERAT PERNIKAHAN TOXIC

TERJERAT PERNIKAHAN TOXIC
Episode 54


__ADS_3

*Waktu pun terus bergulir, hingga langit yang tadinya cerah pun berubah menjadi gelap.


PIP PIP PIP!!!


Suara klakson mobil pun terdengar hingga menembus kamar thomas dan juga ibel yang berada diatas.


“Mobil siapa kah itu yang datang? Kenapa berisik sekali..” Pekik ayah Jacky seraya menggendong cucunya didalam kamar thomas dan juga ibel.


“Gak tau, coba bentar ibel lihat dulu yah.” Sahut ibel dengan menaikkan kedua bahunya.


Dengan sigap, ibel pun sontak melangkahkan kakinya menuju jendela kamarnya dan membuka sedikit gordennya saat itu juga.


“Hmm, mobilmu datang thom.” Dehem ibel seraya menoleh kearah sang suami.


“Mobil thomas? Memangnya kenapa mobil thomas? Kenapa bisa baru datang? Apa maksudnya?!” Tanya ayah Jacky seketika.


“Eum, jadi begini yah.. mobil thomas bannya bocor waktu ditempat pesta ulang tahun Vega kemarin, jadi otomatis mobilnya ditinggal ditempat itu lalu thomas pulang bersama Vega dan yang lainnya.” Jelas ibel yang saat itu dianggukkan juga oleh thomas.


“Memangnya kapan Vega mengadakan acara ulang tahun? Kenapa ayah tidak diundang?!” Tanya ayah Jacky hingga membuat ibel pun sontak menyunggingkan senyumannya saat itu juga.


“Ayah ini ada-ada saja.” Lirih ibel seraya menggelengkan kepalanya sendiri.


“Ini acara ulang tahun anak muda yah, orang tua mana ada yang diundang.” Timpal thomas kepada ayah Jacky.


“Loh? Memangnya kamu fikir kamu bukan orang tua sekarang? Kamu kan sudah menjadi orang tua juga sekarang, Lantas kenapa kamu diundang? Hayo!” Celoteh ayah Jacky hingga ibel pun sontak menahan tawanya.


“aku ini kan temannya Vega yah. Memangnya ayah temannya Vega juga?!” Pekik thomas yang tidak mau kalah.


“Ayah kan juga dekat dengan teman-temanmu..” Sahut ayah Jacky kembali hingga thomas pun mengusap wajahnya secara kasar.


“Ekhem, entahlah kapan aku bisa menang melawan ayah bicara.” Dehem thomas dengan raut wajah pasrahnya.


Sementara dihalaman rumah thomas sendiri, vega yang saat itu ditemani oleh Sarah sudah keluar dari mobilnya masing-masing.


Braghhhh!


“Wahhh parah banget ni Security, jam segini udah molor. Kalo ada rampok masuk dia gak akan tau nih!” Ujar Sarah yang melihat sang Security yang sedang tertidur dipos jaga nya.


“Oh itu, namanya pak Joko, sayang.. mungkin dia sudah kelelahan seharian berkerja.” Cela Vega yang saat itu merangkul tubuh sang kekasih.


“Memangnya lelah kenapa? Tugasnya kan hanya membuka dan menutup gerbang saja?!” Ucap Sarah kepada Vega.

__ADS_1


“Ada lagi sayang..” Celoteh Vega hingga membuat Sarah pun melirik sekilas kewajahnya.


“Apa?” Tanya Sarah saat itu juga.


“Mantau cctv sama ngopi, kan itu tugasnya juga. Mungkin matanya capek. Jadi dia tidur deh sekarang.” Jawab Vega hingga membuat Sarah pun tertawa kecil.


“Hahaha, bener juga sih.”


Tepat didepan pintu rumah thomas, mereka pun langsung memencet bel rumah tersebut.


TING TONG\~\~


Tak lama kemudian, mbak Susi pun membukakan pintu rumah tersebut.


CEKLEK*


“Eh mas/mbak. Temannya tuan thomas yang kemarin malam yah?!” Sapa mbak Susi dengan ramahnya.


“Iyah bi, thomas dan ibel nya ada dirumah kan?!” Tanya Sarah yang juga ramah kepada mbak susi.


“Ada-ada mbak, tapi maaf sepertinya tuan thomas tidak bisa menemui kalian soalnya sedang sakit. Masih lemah terbaring dikamarnya, Eum- atau mungkin mau bibi panggilkan nona ibel nya saja?!” Usul mbak susi kepada keduanya.


“Suruh masuk saja keduanya mbak!!” Teriak ibel yang sudah berdiri ditiang tangga rumah tersebut.


“Ibelll!!!” Sapa Sarah seraya melambaikan kedua tangannya.


“Sini naik, sar/veg!!” Pinta ibel yang dianggukkan oleh kedua temannya saat itu juga.


Sarah dan juga Vega pun sontak melangkahkan kakinya menaiki tangga rumah tersebut menghampiri ibel yang sudah berdiri menunggu keduanya.


“Yuk, masuk kekamar saja. Thomas belum sepenuhnya pulih, Eum-Didalam juga ayahnya.” Pekik ibel kepada kedua temannya.


“Om Jacky ada disini juga, bel?!” Tanya Vega yang saat itu dianggukkan oleh ibel.


CEKLEKK*


“Permisi..” Lirih Sarah yang baru saja masuk kedalam kamar tersebut disusul Vega dibelakangnya.


“Om..” Sapa Vega dan juga Sarah kepada ayah Jacky.


“Apa kabar vega? Sudah lama om tidak melihatmu, sepertinya makin dewasa saja kamu sekarang ya.” Pekik ayah Jacky kepada vega.

__ADS_1


“Baik,om. Hehe.. enggak ah om, vega biasa saja. Masih sama seperti dulu.” Sahut vega seraya menggarukkan kepalanya yang tidak gatal tersebut.


“Eum, thom. Nih, kunci mobil lo. Mobil lo udah beres sama gue..” Imbuh Vega yang beralih menatap thomas seraya memberikan kunci mobil milik thomas saat itu juga.


“Veg, gue tau kok itu ulah siapa..” Lirih thomas kepada Vega dengan tatapan kosongnya.


“Eum, Iyah thom. Gue tau kok siapa yang ada difikiran lo sekarang, sorry ya. Gara-gara acara gue malam kemarin, lo jadi kayak gini..” Sahut Vega seraya menganggukkan kepalanya.


“Maksud kalian apa sih? Kenapa tidak beritahu ayah apapun?!” Cela ayah Jacky saat itu juga.


“Eum, jadi waktu thomas datang keacara ulang tahun Vega. Thomas sempat berdebat dengan teman kami, om. Sepertinya dia yang jahil dan sengaja menusuk semua ban mobil thomas dengan paku sampai bocor.” Ungkap Vega seketika.


“Siapa orangnya? Siapa yang sudah berani kurang ajar kepada anak saya?!” Tanya ayah Jacky dengan lirikan tajamnya.


“Calvin..” Jawab Vega dan juga thomas secara bersamaan.


“Kurang ajar! Beritahu ayah alamat lengkapnya, biarkan dia menerima resikonya karena telah menganggu keluarga Roberto!” Pinta ayah Jacky yang mulai geram.


“Gak perlu yah, ini urusan thomas dengannya! Biarkan thomas sendiri yang akan memberikannya pelajaran!” Tolak thomas seketika.


“Lalu apakah sakitmu ini juga ada hubungannya dengan acara ulang tahun Vega?” Tanya ayah Jacky hingga membuat semuanya pun sontak terdiam.


“Thomas sakit karena kelelahan yah, tidak ada hubungannya dengan acara malam itu.” Cela ibel yang menutupi suaminya mabok berlebihan.


“Iyah, om. Benar apa yang dikatakan ibel, waktu thomas datang keacara party kemarin saja wajahnya sudah pucat kok.” Bela Sarah seketika.


“Hmm, ayah fikir karena dia mabuk-mabukan disana! Yang ayah tau, tubuh thomas tidak bisa menerima hal-hal seperti itu. Karena pasti dia akan drop.” Pekik ayah Jacky dengan raut wajah yang sulit diartikan.


“Enggak lah yah! Thomas juga tau, dan thomas sudah tidak seperti itu lagi. Ya kan veg?!” Jawab thomas seketika seraya mendongakkan kepalanya kearah Vega.


“Iyah, om. Aman! Kita semua main secara sehat kok. Om Jacky tenang saja pokoknya. Hehe” Timpal Vega yang meringis bak kuda.


“Syukurlah kalo begitu, artinya kalian semua sudah ayah anggap dewasa. Jangan lagi mendekati hal-hal bodoh diluar batas yang bisa merugikan diri kalian masing-masing! Fokus karir saja.. tingkatkan value hingga mendatangkan banyak uang. karena didunia ini, uang adalah segalanya.” Pesan ayah Jacky yang dianggukkan oleh thomas dan teman-temannya.


“Bagus kalo kalian semua mengerti..” Imbuh ayah Jacky saat itu juga.


“Itu alasannya, mengapa sampai sekarang. Alice masih dirahasiakan keberadaannya. Semuanya karena karir dan uang. Mertuaku sungguh egois.” Batin ibel yang harus berpura-pura tersenyum saat itu juga.


“Om, Sarah boleh gendong Alice tidak? Sarah gemes dari tadi ingin sekali menggendongnya hehe..” Cela Sarah kepada ayah Jacky.


“Boleh, silahkan. Tapi hati-hati yah, jangan sampai Alice menangis..” Sahut ayah Jacky yang saat itu memberikan tubuh mungil cucunya kepada Sarah.

__ADS_1


“Yeay! Terimakasih, om.” Sorak Sarah yang menggendong tubuh Alice saat itu juga.


__ADS_2