
Setelah mendengar cerita tersebut, ibel pun masih terdiam dan tak berkomentar apapun.
“Kenapa diam saja? Sekarang yang harusnya lebih malu lo dan suami lo atau gue? Bisa bayangin kan sekarang kalo ternyata publik dikejutkan oleh fakta yang sebenarnya, couple yang hits banget pada jamannya menghilang secara tiba-tiba karena ternyata hamil di luar nikah Ck,” Sindir Calvin dengan raut wajah menyeringai nya.
Ibel pun tidak bisa berkutik sedikit pun, ia merasa tertampar oleh kenyataan yang ada. Gadis itu mencoba menelan saliva nya dengan susah payah.
“Ck, gue saranin lo banyak berdoa aja deh ya bel. Karena sebentar lagi semua orang pasti akan menghujat lo habis-habisan haha..” ejek Calvin saat itu juga.
“Please vin, gue mohon jangan sampai semua orang tau tentang hal ini. Karena ini akan berdampak pada keluarga gue dan juga thomas, gue minta maaf atas nama thomas dan teman-temannya yang sudah membuat lo malu didepan orang-orang.” Mohon ibel dengan mata yang berkaca-kaca.
“Haha gila sih, ternyata wanita yang sangat tersohor ini kelakuannya diluar batas. Lain kali kalo mau main pake pengaman bel, biar gak sampai hamil diluar nikah. Ups sorry gue lupa, kan udah kejadian ya haha..” Ejek Calvin kembali.
“Calvin, gue mohon jangan kejutkan publik dengan hal ini. Gue tau gue memang salah, tapi please. Sembunyikan hal ini, gue rela ngelakuin apapun asalkan lo tutup rapat masalah ini. Lagi pula, gue gak pernah cari masalah sama lo vin, kenapa lo jahat banget sama gue. Lo itu laki-laki vin, kalo sampe lo umbar aib gue, gue yakin lo pasti punya kelainan jiwa! Karena laki-laki sejati tidak akan sampai segitunya mengurusi hidup orang lain..” Ungkap ibel dengan raut wajah yang sulit diartikan.
“Terserah lo mau ngatain gue apa bel, harga diri gue udah diinjak-injak sampai semua orang gak ada yang respect lagi sama gue. Dan sekarang, saatnya membalikkan fakta yang sebenarnya.” Sahut Calvin dengan menaikkan satu alisnya keatas.
“Calvin, please. Gue rela menuruti kemauan lo, asalkan lo hentikan semua ini. Jangan sampai hal ini bocor ke publik.” Rengek ibel dengan raut wajah piasnya.
“Oh rupanya lo takut ya karir lo hancur, lo lupa sekarang dunia lo sudah redup sejak setahun yang lalu setelah lo menghilang begitu saja? Lantas kenapa sekarang lo masih takut? Haha..” Ucap Calvin dengan tawa menyeringainya.
“Banyak hal yang akan menjadi dampaknya jika publik mengetahui fakta ini sekarang, jadi please, Calvin gue mohon hentikan.. gue akan menuruti semua kemauan lo tanpa terkecuali.” Mohon devi kembali pada Calvin.
“Hmm, baiklah. Sepertinya nyonya terpopuler kita ini sangat ketakutan, kalo begitu gue tidak akan memberitahukan publik tentang fakta ini. Tapi gue ada satu syarat.” Pekik Calvin dengan memutar bola matanya keatas.
“Katakan, apa mau lo?!” Tanya ibel tanpa berbasa-basi.
__ADS_1
“Gue mau uang tutup mulut, gak banyak sih. Yaa sekitar 50juta aja deh, lumayan kan bisa buat party malam ini Ck. Lagi pula, suami lo kan katanya jadi CEO muda kaya raya, uang segitu mah gak ada artinya dong berarti buat lo haha..” pinta calvin hingga membuat ibel pun tercengang.
“APA? Calvin lo jangan gila ya, 50 juta itu gak sedikit. G-gue gak punya uang segitu..” Seru ibel dengan raut wajah piasnya.
“Jiahhhh, istri seorang CEO muda kaya raya. Tapi uang 50 juta aja gak punya ckck, suka berchandya deh lo!” Ledek Calvin dengan menggelengkan kepalanya sendiri.
“Gue serius vin, gue gak punya uang segitu.” Ucap ibel dengan raut wajah seriusnya.
“Tadi lo bilang mau ngelakuin apa saja kemauan gue, sekarang lo malah nolak memberikan gue uang. Yasudah, kalo begitu. Biarkan aib lo ini meraja lela.” Sahut Calvin yang menyeringai di sudut bibirnya.
“Eumm, tunggu! Baiklah gue akan memberikan lo uang yang lo mau, tapi berikan gue waktu..” Cela ibel kepada Calvin.
“Waktu? Lo serius? Cuma 50 juta lo minta waktu?” Tanya Calvin kepada ibel.
“Gue janji dalam seminggu ini akan berikan uang itu, untuk saat ini gue memang belum punya uang segitu, vin.” Sahut ibel dengan raut wajah piasnya.
“Hmm, suami lo aja banyak gaya. Yakali gue minta 50 juga ke lo gak ada. Yaudah lah kalo gitu gue tunggu dalam satu minggu ini, kalo lo gak tepatin janji lo, habis riwayat lo bel!” Ancam Calvin kepada ibel.
Calvin pun membalikkan tubuhnya dan ingin meninggalkan ibel yang masih diam mematung, namun dengan sigap ibel pun menahan tangan Calvin saat itu juga.
“Apa? Oh gue tau, Lo pasti berubah pikiran kan mau ngasih gue uang sekarang?” Tanya Calvin dengan menoleh kearah ibel kembali.
“Bukan, gue mau minta no rek lo. Gimana caranya gue tepatin janji gue kalo gue aja gak punya no rek lo..” Sahut ibel yang saat itu melepaskan tangannya.
“Hmm, gak perlu. Seminggu lagi gue akan datang lagi kerumah ini, jadi lo tinggal siapkan saja uangnya! Oh iya, jangan sampai thomas tau dengan perjanjian kita ini. Kalo sampai dia tau, gue akan sangat murka!” Ketus Calvin saat itu juga.
__ADS_1
Calvin pun melanjutkan langkahnya meninggalkan ibel yang saat itu masih berdiri didepan rumahnya sendiri, disaat itu pula mobil berwarna hitam pun masuk kedalam area perkarangan rumahnya.
CIT*
“Siapa pria yang baru saja mendatangi bu ibel? Apakah sepasang suami istri ini saling berkhianat satu sama lain?” Batin seseorang yang mengendarai mobil hitam tersebut.
Brughhh!
Pria itu pun memberhentikan mobilnya tepat dihadapan ibel berdiri, lalu ia pun bergegas untuk turun dari mobilnya.
“Eum, bu ibel..” Sapa seseorang yang baru saja turun dari mobilnya dengan menggunakan pakaian rapihnya.
“Marco, ada apa? Ayo silahkan masuk dulu.” Sahut ibel kepada ajudan pribadi suaminya tersebut.
“Terimakasih bu, saya datang kesini hanya ingin memberitahu ibu saja bahwa pak thomas baru saja kecelakaan hebat.” Ungkap marco kepada ibel
Ibel pun sontak membulatkan matanya dengan lebar, bak jatuh ditimpa tangga, meskipun suaminya terus memperlakukannya dengan tidak baik, namun tetap saja. Dirinya masih mempunyai rasa iba terhadap suaminya tersebut.
“APAAA? Apaa kamu bilang marco? Jangan bercanda di pagi buta seperti ini marco..” Lirih ibel yang saat itu jantungnya pun berdetak tidak menentu.
“Saya tidak sedang berbohong,bu.” Jawab marco dengan raut wajah yang sulit diartikan.
“Lalu dimana suami saya sekarang? Bagaimana keadaannya? Yatuhannnnn, apalagi ini..” tanya ibel yang sontak panik saat itu juga.
“Pak thomas sudah dilarikan kerumah sakit, bu. Apa kah ibu mau saya antar kesana?” Pekik marco yang saat itu dianggukkan oleh ibel dengan cepat.
__ADS_1
“Tunggu sebentar ya marco, saya mau pamit sama pembantu saya dulu untuk menitipkan Alice kepadanya.” Ucap ibel yang saat itu juga berlarian masuk kedalam rumahnya.