Tiga Hati Tersakiti

Tiga Hati Tersakiti
Bab 30 Tiga Hati Yang Tersakiti


__ADS_3

Hanny merasa tak nyaman pada Zahra, karena dirinya hadir dan mengambil cintanya, Ia semakin merasakan bersalah saat mengingat bagaimana Saga memberikan perhatian nya pada Zahra malam itu.


"Kau kenapa? apa kau sakit?" tanya Saga yang mana hanya di jawab gelengan kepala oleh Hanny, hingga tanpa ia sadari, Mereka sudah sampai di depan kediaman nya, Hanny langsung turun dan meninggalkan Saga terlebih dahulu. Saga memandangi punggung Hanny yang telah berlalu, Ia menghembuskan nafasnya dengan kasar.


'Apakah Hanny masih marah ?


Apakah Hanny belum bisa memaafkannya?


Apa dia marah karena kejadian malam itu atau kejadian tadi pagi?' Saga berargumen dengan dirinya sendiri seraya menutup pintu mobilnya dan menyusul Hanny, Sayangnya Hanny sudah masuk kedalam kamarnya, Saga hanya menghela nafasnya lalu masuk kedalam kamarnya juga.


Saga menyadari bahwa ia belum sarapan, perutnya terasa sakit karena lapar, Belum sempat ia mengganti pakaian, Ia turun menuju ke dapur, Dan di sana ia langsung memakan roti dengan di olesi selai. untuk mengganjal perutnya.


Ia duduk seraya menikmati rotinya, Tanpa ia sadari Hanny melihatnya dari atas.


Hanny merasa bersalah, tapi ... hatinya ingin menyendiri dan menata nya agar bisa berfikir dan mengambil keputusan yang benar kedepannya.


'Kau mencintainya ,Mas. aku bisa lihat itu sekarang, Karena cinta ... kau meninggalkan nya, aku yakin ... terjadi sesuatu sebelum kita menikah? Apa Ayah mengancam mu, maafkan aku, Mas Sagara, maafkan aku Zahra, aku akan mengembalikan cinta kalian,aku akan mengembalikan Saga mu Zahra' bathin Hanny seraya mengusap air matanya dan masuk kembali ke dalam kamarnya. Namun ... malam ini, lagi dan lagi, Hanny harus bersandiwara di hadapan orang Tua Sagara, bahwa mereka sudah bisa menerima pernikahan mereka.


"Sayang, kamu sudah siap" ucap Saga seraya mengetuk pintu kamar Hanny.

__ADS_1


Hanny tak menjawab,ia terpaku di depan pintu nya kala mendengar panggilan dari Saga.


'Panggilan itu, Apakah untukku ?' bathin Hanny


"Sayang, kamu udah siap kan? Bu da sudah menunggu " ucap lagi Saga yang membuat Hanny tersadar. Ia baru ingat bahwa mereka harus terlibat baik-baik saja, Padahal Saga tulus dan benar-benar ingin memperbaiki semuanya, Apakah Hanny akan menyadari akan perubahan Saga atau ... malah menyerah?


Beberapa detik kemudian, Hanny pun membuka pintu kamarnya, Sejenak Saga tertegun melihat penampilan Hanny. Wajahnya memang sangat cantik tapi penampilan nya saat ini, Membuat Saga tak bisa berkedip sedetikpun. Lama Saga menatap Hanny, Sehingga Hanny merasa gugup sendiri.


Hanny mencoba melambaikan tangan di depan wajahnya Sagara, tapi ... Saga terus menatapnya.


"Mas, Mas baik-baik saja?" tanya Hanny


'Aku baru ingat, kami akan makan malam bersama orang tuanya, tentu ia.harus bisa memerankan sebagai suami dan anak yang baik, mungkin panggilan itu sebagai pelengkap dari sebuah drama yang akan kita mulai nanti sebagai pasangan yang sangat serasi ' bathin Hanny.


"Bunda mengatakan kalau dia sudah masak masakan kesukaanmu, Kau belum makan, makanlah yang banyak nanti" ucap Saga saat baru masuk kedalam mobilnya, dan ia membantu Hanny untuk memakaikan seat belt pada Hanny.


*****


"Juan, Kau sudah cukup untuk membina rumah tangga, Apakah ada seseorang yang kau tunggu?" tanya Kakaknya Juan yang tak lain lagi adalah Papa nya Bim

__ADS_1


*Sagara Biru Wilantara*



Hanny Sidqia



dokter Jigar



Zahra Latifa



Dokter Juan


__ADS_1


Yang kemaren minta Visual nya, semoga kalian suka ya...


__ADS_2