Tiga Hati Tersakiti

Tiga Hati Tersakiti
Bab 42 Tiga Hati Yang Tersakiti


__ADS_3

Suasana malam menjadi sunyi, bintang dan bulan seakan ingin melengkapi kesunyian dengan tampil secara samar. Angin bersemerak menambah kesejukan.


"Ranjang nya tidak terlalu besar, Biar Mas saja tidur di atas, aku akan tidur di bawah," ucap Hanny seraya mengambil selimut tebal dan menaruh nya di lantai dekat ranjang.


Biru bisa melihat kegugupan Hany saat ini, diam-diam biru beranjak dari duduknya lalu mendekati Hani yang sedang menyiapkan tempat tidur untuk dirinya sendiri di lantai.


Biru menghentikan gerakan tangan Hanny yang kini hendak mengambil bantal dari ranjangnya.


"Kenapa, Mas?" tanya Hanny


"Duduklah," ucap Biru seraya menuntun Hanny ke tepi ranjang dan duduk berdampingan.


"Untuk apa kau menyiapkan tempat ini bukankah kita sudah berjanji akan memulai semuanya dari awal, kita sudah berjanji untuk mendekatkan diri kita, Hanny aku tahu kita masih dalam masa kecanggungan, tapi ... jika tidak kita coba Kapan lagi kita bisa memberi kesempatan pada diri kita sendiri ucap Biru seraya memegang kedua tangan Hanny


"Aku hanya takut, takut akan penolakan dan ketidak sediaanmu ada di sampingku, Mas" Hanny menatap Biru yang ada di sampingnya. Tatapan mereka saling beradu, Mereka sama-sama gugup, Terlihat jelas dari genggaman tangan kefuanya.


*****

__ADS_1


"Jigar, sudah cukup! Kau sudah sangat mabuk," cegah temannya Jigar yang melihat Jigar hampir tak sadarkan diri karena banyak minum.


"Ini menyenangkan kawan, Benar-benar obat yang paling mujarab, kalah ilmu kedokteran dengan minuman ini," racau Jigar dengan minuman itu kembali.


Dan akhirnya ... Jigar tak sadarkan diri. Temannya menggelengkan kepalanya dan juga tersimpan rasa penasaran, siapa wanita yang sudah berhasil menghancurkan Sabahat nya dengan sebegitu rupa.


"Lebih baik kita bawa pulang sekarang," seru Sahabat Jigar


"Kerumah gue aja, kalau dia di bawa pulang, kita yang gak enak sama orang tua, Jigar. Kalian kan tahu sendiri, Jigar tidak pernah menyentuh minuman seperti ini," ucap yang lainnya yang mana di benarkan oleh yang lain.


Cinta itu menyakitkan, Benar. Hanya saja ... jika kita melapangkan hati dan rasa kita, melihat orang yang kita cintai bahagia itu sudah cukup bagi kita yang mencintai.


Pekerjaan Zahra yang awalnya sebagai sekertaris Biru, kini di terima sebagai karyawan biasa.


Zahra sadar ... semuanya harus di mulai dari awal lagi. Ini demi cinta dan hatinya.


Zahra belum mengundurkan diri dari perusahaan Biru, Tapi Zahra sangat yakin ... Biru akan memberinya izin untuk itu.

__ADS_1


Ia tak ingin selalu berkemelut dengan rasa yang mana akan menghancurkan dirinya sendiri. Meski Zahra tahu ... karir nya akan hilang dan harus membangun dari awal lagi.


Zahra, Tersenyum kala mengingat bagaimana ia dan Biru selalu menghabiskan waktu di dalam ruangan. selalu memberi nya tatapan penuh cinta. Bahagia ... tapi Zahra tidak ingin mengotori kenangan itu dengan kejadian baru yang akan ia saksikan di depan matanya.


"Lusa, aku harus pamitan pada Tuan Biru, Semoga kau bahagia, Tuan Sagara Biru Wilantara," gumam Zahra dengan senyuman di bibirnya.


Zahra menyentuh hatinya dengan senyum yang masih mengembang.


"Zahra, Semangat. Besok ... ajak adikmu jalan-jalan dan lupakan sejenak maslaah hatimu itu," ucap Zahra pada dirinya sendiri


Zahra pun berusaha memejamkan matanya, menguatkan rasa yang berkecamuk dalam hati.


...****************...


Biru dan Hanny sama-sama tidur di tepi ranjang paling tepi. sehingga jarak di ranjang itu terlihat sangat jauh. Bahkan ... mereka jika bergerak sedikit saja, bisa jadi mereka terjatuh. Hanya saja ... momen kecanggungan itu membuat keduanya tersenyum sendiri. Sedikit demi sedikit Hanny memejamkan matanya karena kantuk. Merasa hati sudah semakin malam. Biru menoleh kearah Hanny yang berjarak jauh darinya. Biru bangkit dan melihat, Pakah Hanny sudah tertidur. Benar saja ... saat tahu keadaan Hanny, Biru menarik tubuh Hanny dengan pelan agar tak terlalu berada di ujung ranjang.


"Menggemaskan" gumam Biru

__ADS_1


Hai semuanya, Maaf lama gak up, Itu karena Ponsel Othor nya rusak, LCd nya rusak sayangku, do'akan ya semoga segera sembuh nih ponsel


hiks ...hiks ... hiks


__ADS_2