Villain System

Villain System
102. Menjadi Pemimpin Menara Pil


__ADS_3

"Halo paman, bibi." Graham tersenyum kepada pria paruh baya dan wanita berambut abu-abu.


"Halo." Pria paruh baya dan wanita berambut abu-abu tersenyum kepada Graham.


"Graham apa kamu sudah makan. Jika kamu belum makan bibi akan membuatkanmu makanan." Kata wanita berambut abu-abu.


"Ibu, kami baru saja makan di restoran." Balas Yu Jie.


"Benar bibi, kami baru saja makan di restoran dan masih kenyang." Balas Graham. Graham dan kedua orang tua Yu Jie kemudian mulai mengobrol.


"Paman, Bibi kami akan kembali ke penginapan." Kata Graham melihat kedua orang tua Yu Jie.


"Yu Jie antar Graham dan teman-temannya kembali ke penginapan." Balas wanita berambut abu-abu.


"Baik bu." Yu Jie mengangguk.


Beberapa menit kemudian Graham telah kembali ke penginapan. "Yu Jie besok pagi temani aku mencari rumah di kota ini." Graham melihat Yu Jie.


"Baik senior." Yu Jie mengangguk.


"Baiklah, kamu bisa pergi." kata Graham.


"Baik senior." Yu Jie mengangguk kemudian berjalan pergi.


"Grace ayo ke kamarku." Graham melihat Grace.


"Baik." Grace mengangguk.


Graham kemudian masuk ke dalam kamarnya bersama Grace. "Ayo kita mandi bersama." Kata Graham melepas pakaiannya.


"Baik." Grace mengangguk dan melepas pakaiannya.


Keesokan harinya Graham dan Yu Jie sedang berkeliling kota. "Senior Graham ayo masuk." Kata Yu Jie masuk ke dalam toko. Graham mengikuti Yu Jie masuk ke dalam toko.


"Ada yang bisa saya bantu." Kata pria gemuk melihat Graham dan Yu Jie masuk ke dalam toko.


"Kami ingin menyewa sebuah rumah." Kata Yu Jie melihat pria gemuk.


"Silakan di lihat. Rumah mana yang kalian suka." Balas pria gemuk memberikan sebuah buku. Graham membuka buku dan melihat gambar rumah.


"Rumah ini memiliki berapa banyak kamar." Tanya Graham menunjukan gambar rumah kepada pria gemuk.


"Rumah itu memiliki 10 kamar." balas pria gemuk.


"Aku ingin menyewa rumah ini selama 1 tahun." Balas Graham.


"Baik. Harga sewa rumah selama 1 tahun adalah 10 juta coin emas." Balas pria gemuk.


Graham kemudian memberikan sebuah cincin ruang kepada pria gemuk. "Apa itu cukup."


Pria gemuk mengambil cincin ruang dan melihat 100 pil spirit level 1, 2, 3, 4 , 5, 6 , dan 7. "Ini lebih dari cukup." Kata pria gemuk.


"Tuan dan nona silakan ikuti saya." Kata pria gemuk.


"Baik." Yu Jie mengangguk. Graham dan Yu Jie kemudian mengikuti pria gemuk.


Beberapa menit kemudian Graham dan Yu Jie berada di dalam sebuah rumah. "Bagaimana tuan. apa anda jadi menyewa rumah ini." Pria gemuk melihat Graham.


"Aku jadi menyewa rumah ini." Balas Graham. Pria gemuk tersenyum saat mendengar jawaban Graham.

__ADS_1


"Tuan, jika boleh tahu siapa nama anda." Pria gemuk melihat Graham.


"Namaku Graham." Balas Graham.


"Apa anda Graham yang membunuh Luo Cheng dan 100 kultivator tingkat saint di benua barat." Pria gemuk terkejut.


"Benar, aku Graham yang membunuh Luo Cheng." Balas Graham.


"Perkenalkan tuan Graham. Nama saya adalah Chen Ma." Pria gemuk berkeringat dan mengulurkan tangannya.


"Tidak perlu takut. Aku tidak membunuh orang tanpa alasan." Balas Graham menjabat tangan Graham.


"Anda berbohong. Saya mendengar berita, kemarin anda membunuh dua penjaga dan membakar markas divine hall." Pria gemuk bergumam di pikirannya.


"Karena anda adalah tuan Graham. Saya memberikan rumah ini kepada anda. Anda tidak perlu menyewa rumah ini lagi." Pria gemuk tersenyum.


"Kamu pria yang baik." Graham menepuk bahu pria gemuk.


"Yu Jie panggil Grace dan yang lain untuk kemari. Katakan aku membeli rumah baru." Graham melihat Graham.


"Baik senior." Yu Jie mengangguk kemudian keluar dari rumah.


"Tuan Graham saya ijin pergi." kata pria gemuk.


"Kamu bisa pergi." Balas Graham.


"Baik." Pria gemuk tersenyum dan keluar dari rumah.


Beberapa menit kemudian Graham melihat Yu Jie kembali bersama Grace dan yang lain. "Di rumah ini ada 10 kamar. Pilihlah kamar yang ingin kalian tempati." Graham melihat Grace dan yang lain.


"Baik." Grace dan semua perempuan mengangguk.


"Ahh, bolehkah saya tinggal disini." Yu Jie terkejut.


"Boleh, asalkan kamu membersihkan rumah ini 7 hari sekali." Balas Graham. Yu Jie tersenyum kecut mendengar jawaban Graham.


"Aku akan memberimu pil spirit level 5. Setiap kali kamu membersihkan rumah ini." Graham melihat Yu Jie.


Yu Jie terdiam beberapa detik dan berkata. "Baik, saya setuju untuk membersihkan rumah ini 7 hari sekali."


"Bagus. Kamu bisa memilih kamar yang ingin kamu tempati." Balas Graham.


"Baik senior." Yu Jie mengangguk.


"Apa kamu sudah selesai memilih kamar." Graham melihat Grace yang berjalan ke arahnya.


"Aku sudah selesai memilih kamar." Grace mengangguk.


"Jika begitu ayo ikut denganku ke menara pil." Graham melihat Grace.


"Baik." Grace mengangguk.


Beberapa menit kemudian Graham berdiri di depan sebuah menara. "Tuan Graham, nona Lily mengundang anda ke dalam." Seorang pria berjalan ke arah Graham.


"Grace, ayo masuk." Kata Graham masuk ke dalam menara. "Baik." Grace mengangguk dan masuk ke dalam menara.


Saat masuk ke dalam Menara Graham di sambut oleh seorang perempuan. "Selamat datang tuan Graham. Nona Lily sudah menunggu anda di ruangannya."


"Suruh dia turun kesini dan datang menemuiku." Balas Graham duduk di kursi.

__ADS_1


Perempuan berambut hitam terkejut saat mendengar balasan Graham. "Baik. Saya akan menyampaikan pesan anda ke pemimpin." Balas perempuan berambut hitam kemudian menaiki tangga ke lantai atas.


Tidak lama kemudian Graham melihat wanita berambut biru berjalan ke arahnya. "Selamat datang Graham." Wanita berambut biru tersenyum.


"Aku datang kesini untuk membeli herbal." Graham melihat wanita berambut biru.


"Oohh. Aku pikir kamu ingin bergabung dengan menara pilku." Wanita berambut biru tersenyum.


"Misi Harian menjadi pemimpin menara pil. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras."


"Jika kamu menyerahkan posisi pemimpin kepadaku. Aku akan bergabung ke dalam menara pil." Graham melihat wanita berambut biru. Wanita berambut biru terkejut saat mendengar kata Graham.


"Jika kamu bisa membuat pil spirit level 9. Aku akan menyerahkan posisi pemimpin kepadamu." Wanita berambut biru menatap Graham.


"Baiklah, sediakan aku herbal kualitas tinggi. Aku akan membuat pil spirit level 9." Balas Graham.


Wanita berambut biru kemudian melemparkan cincin ruang kepada Graham. "Di dalamnya ada herbal kualitas tinggi." Kata wanita berambut biru.


"Dimana aku bisa membuat pil." Graham melihat wanita berambut biru.


"Ikuti aku." Kata wanita berambut biru naik ke lantai atas. Graham dan Grace kemudian mengikuti wanita berambut biru.


Wanita berambut biru masuk ke dalam ruangan dan berkata. "Kamu bisa membuat pil disini."


"Apa kamu ingin melihatku membuat pil." Graham melihat wanita berambut biru.


"Jika kamu tidak keberatan. Aku ingin melihatmu membuat pil." Balas wanita berambut biru.


"Kamu bisa melihatku membuat pil." Kata Graham masuk ke dalam ruangan.


Graham duduk di lantai kemudian mengeluarkan 10 herbal dari cincin ruang. "Aktifkan skill 5 elemen." Kata Graham kemudian kedua tangannya di selimuti angin.


"Wuusshh." Graham membuat 10 herbal melayang di udara. "Wuusshh." Graham menciptakan api di tengah-tengah 10 herbal.


10 Menit kemudian Graham menciptakan pil bewarna putih.


"Selamat anda menciptakan pil spirit level 9." Notifikasi hitam muncul di depan Graham.


"Aku tidak menyangka kamu juga seorang alkemis tingkat 9." Wanita berambut biru terkejut melihat pil spirit yang di buat Graham.


"Rosa." Kata wanita berambut biru.


"Iya pemimpin." Perempuan berambut hitam masuk ke dalam ruangan.


"Kumpulkan semua anggota menara pil yang ada di kota ini." Kata wanita berambut biru.


"Baik pemimpin." Perempuan berambut hitam mengangguk kemudian menghilang.


"Graham ayo kita turun ke lantai bawah." Wanita berambut biru melihat Graham.


"Baiklah." Balas Graham keluar dari ruangan.


"Grace ayo ke lantai bawah." Graham melihat Grace yang menunggunya di luar ruangan.


"Baik." Grace mengangguk.


Beberapa menit kemudian Graham berada di ruangan bersama 6 pria dan 4 wanita. "Hari ini aku menyerahkan jabatan pemimpin kepada Graham." Kata wanita berambut biru.


"Apa!!." Semua yang berada di dalam ruangan terkejut mendengar kata wanita berambut biru.

__ADS_1


__ADS_2