
"Buusshh." "Buusshh." Melihat bola petir yang melesat ke arahnya. Pria berambut hijau membuat perisai angin.
"Booomm!!." "Booomm!!." "Kraaakk." Perisai angin hancur setelah menahan ledakan 2 bola petir.
"Booomm!!." "Aaahh." Pria berambut hijau menjerit saat terkena ledakan bola petir.
"Wuusshh." Graham melesat ke arah pria berambut hijau kemudian mencakar tubuhnya. "Crasshh." Tubuh pria berambut hijau terpotong menjadi beberapa bagian.
"1 telah mati." Kata Graham kemudian terbang ke arah harimau putih yang tergeletak di tanah.
"Mati!!." Graham membuka mulutnya kemudian menembakan bola petir ke arah harimau putih. "Booomm!!." bola petir meledak saat mengenai tubuh harimau putih.
"2 telah mati." Kata Graham kemudian terbang ke arah rubah api yang tergeletak di tanah.
Rubah api berubah menjadi wanita berambut merah dan berkata. "Tolong ampuni aku."
"Aku tidak pernah mengampuni musuhku." Balas Graham kemudian menembakan bola petir dari jarak dekat.
"Tidaakkk!!." "Booomm!!!." Bola petir meledak saat mengenai wanita berambut merah.
"Selamat anda telah menyelesaikan misi harian. Anda mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras." Notifikasi dan roti keras muncul di depan Graham.
"Jika aku belum mempelajari skill transformasi naga level 8. Aku tidak akan mengalahkan mereka bertiga dengan cepat." Kata Gaham mengigit roti keras.
Saat ini di benua suci seorang pria paruh baya dengan rambut abu-abu melihat 3 giok bewarna biru yang hancur. "Kraaakk." "Kraaakk." "Kraaakkk." "Aku tidak menyangka Bai Long, Fang Rui Dan Gu Hen telah terbunuh." Kata pria paruh baya dengan rambut abu-abu.
Saat ini di benua timur. Katherine sedang berada di ruangan bersama elf wanita berkulit coklat. "Miya mengapa kamu kembali ke benua timur." Katherine menatap elf wanita berkulit coklat.
"Benua timur adalah tanah kelahiranku. Aku bebas kembali kesini kapan saja." Elf wanita berkulit coklat tersenyum.
"Kathrine dimana Elizabeth. Aku tidak melihatnya di istana." Kata elf wanita berkulit coklat.
"Elizabeth berada di benua barat." Balas Katherine.
"Oohh. Mengapa Elizabeth berada di benua barat. Bukankah kamu dan Elizabeth membenci manusia." Balas elf berkulit coklat.
"Aku tidak lagi membenci manusia." Katherine menggeleng.
"Benarkah. Lalu siapa manusia yang kamu eksekusi di depan publik 15 hari lalu." Balas elf berkulit coklat.
"Kamu tidak perlu tahu." Balas Kathrine.
"Manusia yang dia eksekusi adalah Chen Fan."
"Dan manusia yang membawa Chen Fan ke benua timur bernama Graham." Tiga pria masuk ke dalam ruangan. "Buukk." Tiga pria melempar kepala 2 elf.
"Nana, Bibi Zoya." Katherine berteriak saat melihat 2 kepala elf.
"Tidak perlu berteriak. Kami akan membunuhmu juga." Kata pria berambut hitam.
"Buuukk." Elf berkulit coklat memukul leher Katherine.
__ADS_1
"Uuuhhh." Katherine jatuh pingsan.
"Dari pada membunuhnya sekarang. Mengapa kita tidak membunuhnya di depan Graham dan anaknya." Elf berkulit coklat tersenyum.
"Kamu kejam seperti biasanya." Kata pria berambut biru.
Sementara itu Graham sedang berada di dekat air terjun bersama Grace dan Elizabeth. "Graham siapa mereka bertiga." Grace melihat Graham.
"Mereka bertiga adalah anggota divine hall." Balas Graham. "Aahhh." Grace terkejut dengan jawaban Graham.
"Anggota divine tahu bahwa Chen Fan telah terbunuh." Balas Graham.
Mendengar kata Graham Elizabeth menjadi panik. "Graham ayo kita kembali ke benua timur. Aku takut terjadi sesuatu dengan ibukku." Elizabeth tahu bahwa ibunya yang membunuh Chen Fan.
"Grace kembalilah kekaisaran. Aku dan Elizabeth akan kembali ke benua timur." Graham melihat Grace.
"Baiklah, aku harap kalian berdua baik-baik saja." Grace mengangguk kemudian terbang ke arah barat.
"Elizabeht ayo pergi." Graham melihat Elizabeth.
"Baik." Elizabeth mengangguk.
7 hari telah berlalu. Saat ini Graham dan Elizabeth berada di sebuah pulau kecil. Graham duduk di bawah pohon kelapa dan berkata. "Munculkan tabel status." Layar status kemudian muncul di depan Graham.
Nama : Graham
Usia : 17 tahun
Tingkat : Saint
Strength : 49.200
Agility : 49.200
Vitalitas : 49.200
Stamina : 47.200/49.200
Ki : 48.200/49.200
Poin : 0
"Kurang 50.800 poin lagi aku akan menerobos alam demi god." Kata Graham melihat statusnya.
"Misi harian selamatkan Katherine. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras."
"Misi mingguan bunuh 4 mahluk hidup tingkat Saint. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 20 poin dan sepotong roti manis." Notifikasi hitam muncul di depan Graham
"Elizabeth pergilah dari sini." Kata Graham memberikan rubah putih kepada Elizabeth.
"Sepertinya kami menemukanmu." Graham melihat 3 pria dan 1 elf wanita berkulit coklat terbang ke arahnya.
__ADS_1
"Ibu." Elizabeth berteriak melihat ibunya yang tidak sadarkan diri.
"Lepaskan Katherine." Graham melihat 3 pria dan 1 elf wanita berkulit coklat.
"Dia yang membunuh Chen Fan. Kami tidak bisa melepaskannya." Balas pria berambut hitam.
"Jika kalian melepaskan Katherine. Aku akan ikut dengan kalian ke benua suci." Graham melihat 3 pria dan 1 elf wanita berkulit coklat.
"Meski kami tidak melepaskannya. Kami berempat tetap akan membawamu ke benua suci." balas elf wanita berkulit coklat.
"Aku ingin lihat apakah kalian berempat memiliki kemampuan untuk membawaku pergi ke benua suci." Balas Graham.
"Aktifkan skill transformasi lightning dragon." Gumam Graham kemudian berubah menjadi manusia naga bewarna ungu.
"Ternyata kamu bukan manusia seutuhnya." Kata pria berambut hitam melihat Graham.
Graham mengabaikan kata pria berambut hitam kemudian melesat ke arah pria berambut biru yang memegang Katherine.
"Bodoh." 3 pria dan 1 elf wanita berkulit coklat mencibir saat melihat Graham melesat ke arah mereka.
"Kalian yang bodoh." Balas Graham kemudian menembakan bola petir dari jarak dekat. "Booomm!!." Ledakan terjadi.
"Wuusshh." Graham muncul di depan pria berambut biru kemudian merebut Katherine.
Setelah berhasil merebut Katherine, Graham melesat ke arah Elizabeth. Graham mengambil pil pemulihan level 7 dari tabel penyimpanan kemudian memasukan ke dalam mulut Katherine. Setelah menelan pil pemulihan level 7 Katherine perlahan membuka matanya.
"Graham." kata Katherine melihat wajah Graham.
"Elizabeth. Bawa ibumu pergi dari sini." Kata Graham melihat Elizabeth.
"Baik." Elizabeth mengangguk kemudian merangkul ibunya dan terbang ke arah barat.
"Jangan berpikir untuk melarikan diri." Kata pria berambut hitam.
"Wuussh." Graham muncul di depan pria berambut hitam kemudian memukul wajahnya. "Booomm!!." Pria berambut hitam melesat sejauh 1.000 meter.
"Sepertinya kami terlalu meremehkanmu." Kata elf wanita berkulit coklat melihat Graham.
"Jika kalian berempat lebih lemah dari Chen Fan. Kalian akan mati dalam hitungan detik." Balas Graham melihat elf wanita berkulit coklat dan 3 pria.
"Awalnya kami ingin menangkapmu, tapi kamu menginginkan kematian." Kata elf wanita berkulit coklat mengeluarkan auranya.
"Banyak bicara." Graham membuka mulutnya kemudian menembakan bola petir secara bertubi-tubi ke arah elf wanita berkulit coklat dan 3 pria.
Melihat bola petir yang melesat ke arah mereka elf wanita berkulit coklat dan 3 pria membuat perisai. "Booomm!!!." "Boooomm!!." "Booomm!!."
"Kraaakk." Elf wanita berkulit coklat dan 3 pria terkejut saat perisai buatan mereka retak setelah menahan 4 bola petir.
"Booomm!!." "Aaahhh." Elf wanita berkulit coklat dan 3 pria terkena ledakan bola petir.
"Sudah kubilang. Jika kalian lebih lemah dari Chen Fan. Kalian akan mati dalam hitungan detik." Kata Graham menembakan bola petir ke arah elf wanita berkulit coklat dan 3 pria. "Booomm!!." "Booomm!!." Ledakan terjadi.
__ADS_1
"Selamat anda telah menyelesaikan misi harian. Anda mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras."
"Selamat anda telah menyelesaikan misi mingguan. Anda mendapatkan 20 poin dan sepotong roti manis." Notifikasi muncul di depan Graham.