Villain System

Villain System
37. Undangan Ulang Tahun


__ADS_3

"Aktifkan skill observasi munculkan informasi perempuan." Gumam Graham.


Namun Graham tidak melihat layar status yang muncul di depannya.


"System apa tingkat perempuan di depanku." Gumam Graham.


"Perempuan di depan anda berada di tingkat Expert." Notifikasi hitam muncul di depan Graham.


"Pantas aku tidak bisa melihatnya. Dia 1 tingkat lebih tinggi dariku." Gumam Graham.


"Mengapa kalian tidak menjawab pertanyaanku." Perempuan berambut coklat menatap Graham dan Alice.


"Jika kepala sekolah memanggil kami berdua. Kepala sekolah seharusnya sudah tau siapa yang akan masuk keruanganmu." Balas Graham.


Perempuan berambut coklat terkejut dengan jawaban Graham. "Apa kamu Graham murid yang membunuh Count Ferdinant." Perempuan melihat Graham.


"Saat membunuh Ferdinant aku belum bergabung akademi ini. Terlebih lagi panggil aku Baron Graham." Balas Graham.


"Kamu." Perempuan menatap Ferdinant.


"Mengapa kepala sekolah memanggil kami berdua." Tanya Graham.


"Dimana kalian berdua selama 3 hari. Kalian berdua tidak menghadiri kelas selama 3 hari." Balas perempuan berambut coklat.


"Kami pergi ke kota Criva memenuhi undangan Count Vasco." Kata Graham.


"Seharusnya kalian berdua meminta ijin kepadaku atau wakil kepala sekolah jika ingin meninggalkan ibukota." Balas perempuan berambut coklat.


"Aku seorang Baron tidak perlu meminta ijin darimu." Balas Graham.


"Kamu." Perempuan menatap Graham.


"Maafkan kami kepala sekolah. Kami berdua akan meminta ijin kepada anda, jika ingin meninggalkan ibukota." Alice meminta maaf.


"Aku memaafkanmu Alice. Lain kali jangan di ulangi lagi." Perempuan berambut coklat tersenyum.


"Baik kepala sekolah." Alice tersenyum.


"Alice kapan kamu menerobos tingkat Advanced." Perempuan berambut coklat terkejut saat memeriksa kekuatan Alice.


"2 Hari lalu kepala sekolah." balas Alice.


"Aku ingat kamu baru menerobos tingkat Intermediate 1 bulan lalu. Apa kamu mengkonsumsi pil spirit." Tanya perempuan berambut coklat.


"Benar kepala sekolah. Saya mengkonsumsi pil spirit." Alice mengangguk.


"Keberuntunganmu sangat bagus Alice." Perempuan berambut coklat tersenyum.


"Baiklah Alice kamu bisa pergi." kata perempuan.


"Baik kepala sekolah." Alice mengangguk.


"Aku hanya menyuruh Alice pergi bukan dirimu." Kata perempuan melihat Graham yang berdiri.


"Kamu bisa pergi lebih dulu Alice." Graham melihat Alice.


"Baik." Alice mengangguk dan keluar dari ruangan.


"Jika kepala sekolah tidak segera berbicara aku akan pergi." kata Graham.


"Apa kamu tahu tentang sekte Demonic." Tanya perempuan berambut coklat.


Mendengar kata perempuan berambut coklat ekspresi Graham menjadi serius.

__ADS_1


"Apa kamu anggota sekte demonic." Kata Graham mengeluarkan pedang tingkat 2 dari tabel penyimpanannya.


Melihat Graham mengeluarkan pedang hitam perempuan berambut coklat berkata. "Kamu bisa tenang, aku bukan anggota sekte Demonic."


"Jika bukan anggota sekte Demonic. Bagaimana kamu bisa mengetahui nama sekte Demonic." Graham menatap tajam kepada perempuan.


"Jika kamu pergi dari kerajaan Britania. Kamu pasti menemukan cabang sekte Demonic di kerajaan lainnya. Hanya kerajaan Avalon dan Britania yang tidak memiliki cabang sekte Demonic." Kata perempuan.


"Apa kamu tahu alasan mengapa sekte Demonic tidak mendirikan cabang di kerajaan kita." Tanya perempuan.


"Aku tidak tahu." Balas Graham.


"Itu karena jarak kerajaan kita dengan markas utama sekte Demonic terlalu jauh. Terlebih lagi kerajaan kita terlalu lemah dan dianggap tidak berguna oleh sekte Demonic." Balas perempuan.


"Oohh." Graham terkejut dengan jawaban perempuan.


"Lalu bagaimana dengan gereja cahaya." Kata Graham.


"Sama halnya dengan sekte demonic. Jarak kerajaan kita dengan markas utama gereja cahaya sangat jauh." Balas perempuan berambut coklat.


"Bagaimana kamu bisa tahu bahwa jarak kerajaan Britania dengan markas utama sekte Demonic sangat jauh. Apa kamu pernah pergi ke markas sekte demonic." Graham melihat perempuan.


"Aku belum pernah pergi kesana. Tapi aku tahu bahwa markas sekte demonic sangat jauh dari kerajaan Britania." Balas Perempuan berambut coklat kemudian menunjukan sebuah peta.


"Ini lokasi kerajaan kita dan ini markas sekte Demonic serta gereja cahaya." Perempuan berambut coklat melihatkan peta kepada Graham.


"Apa lokasi ini akurat." Tanya Graham melihat peta.


"Aku bisa menjamin 99% bahwa lokasi di peta sangat akurat." Balas perempuan berambut coklat.


"Dari mana kamu mendapatkan peta benua barat ini." tanya Graham.


"Aku mendapatkannya dari pelelangan seharga 100 coin emas." Balas perempuan.


"Karena kamu sudah membunuh anggota sekte Demonic. Kamu harus berhati-hati dengan pembalasan sekte Demonic." Perempuan berambut coklat melihat Graham.


"Aku tahu." Graham mengangguk.


"Graham dari mana kamu mendapatkan pil spirit. Aku tahu kamu yang memberikan pil spirit kepada Alice." Perempuan berambut coklat melihat Graham.


"Ambilah." Graham melemparkan pil spirit level 1 kepada perempuan. Perempuan terkejut Graham memberikan pil spirit kepadanya.


"Anggap saja itu sebagai hadiah pertemuan pertama kita." Kata Graham berjalan keluar ruangan.


"Dia sangat menarik." Perempuan berambut coklat tersenyum kemudian menelan pil spirit level 1.


Graham yang keluar dari ruangan melihat Alice berjalan ke arahnya. "Apa yang dikatakan kepala sekolah padamu." Alice penasaran.


"Dia bertanya bagaimana caraku untuk membunuh Count Ferdinant." Balas Graham berbohong.


"Ahh." Alice terkejut.


"Baiklah, ayo kita pulang." Graham memeluk Alice.


"Baik." Alice mengangguk.


3 Hari telah berlalu, saat ini Graham sedang berkultivasi di kamarnya. "Busshh." Angin berhembus dari tubuh Graham.


"Selamat anda mencapai tingkat Expert."


"Anda mendapatkan kotak hadiah."


Graham melihat notifikasi dan kotak hadiah yang muncul di depannya.

__ADS_1


"Akhirnya aku mencapai tingkat Expert." Graham tersenyum kemudian menekan kotak hadiah.


"Selamat anda mendapat metode Dual kultivasi tingkat menengah."


Sebuah buku kuno muncul di depan Graham.


"Apa anda ingin mempelajari metode Dual kultivasi tingkat menengah Ya/Tidak."


Notifikasi muncul saat Graham menyentuh buku kuno. "Ya." Graham menekan Ya kemudian buku menjadi cahaya hitam dan masuk ke dalam kepalanya.


Graham membuka matanya dan berkata. "Munculkan tabel status."


Layar status kemudian muncul di depan Graham.


Nama : Graham


Usia : 15 tahun


Tingkat : Expert


Ras : Manusia


Strength : 600


Agility : 600


Vitalitas : 600


Stamina : 590/600


Ki : 580/600


Poin : 0


Melihat statusnya Graham berkata. "System berapa poin yang aku butuhkan untuk mencapai tingkat Master."


"Anda membutuhkan 1000 poin untuk mencapai tingkat Master." Notifikasi hitam muncul di depan Graham.


"Aku butuh 400 poin lagi untuk mencapai tingkat Master." Gumam Graham.


"Sepertinya aku harus mengambil kesucian kultivator tingkat Advanced agar pil spirit level 3 terbuka." Kata Graham menutup layar status.


"Tok." "Tok." Graham mendengar suara ketukan. "Masuklah." Kata Graham. "Kreekk." Pintu terbuka dan Alice masuk ke dalam kamar.


"Di luar ada seseorang dari istana." Kata Alice melihat Graham.


"Oohh." Graham turun dari kasur dan keluar dari kamarnya.


Graham membuka pintu rumahnya dan melihat seorang prajurit kerajaan. "Putri Flora mengundang Baron Graham dan Alice ke pesta ulang tahunnya." Prajurit memberikan dua undangan kepada Graham. "Baron Graham saya pamit pergi." kata prajurit.


"Pergilah." Balas Graham kemudian membuka undangan miliknya.


"Ohh, jadi besok ya." Graham melihat undangan dan masuk ke dalam rumahnya.


"Apa itu undangan ulang tahun putri Flora." Tanya Alice melihat Graham.


"Benar, putri Flora mengundang kita berdua ke pesta ulang tahunnya besok malam." Balas Graham memberikan undangan kepada Alice. Alice kemudian membaca undangan.


"Apa kamu pernah menghadiri undangan putri Flora." Graham melihat Alice.


"Tidak pernah. Ini pertama kali putri Flora mengundangku." Balas Alice.


"Baiklah, ayo kita pergi ke restoran." Kata Graham menyimpan undangan di cincin ruangnya.

__ADS_1


"Baik." Alice mengangguk.


__ADS_2