
"Kak Violet. Barusan aku mendengar suara kak Graham. Apa kak Graham telah kembali." Alice keluar dari kamarnya.
"Graham telah kembali. Dia saat ini berada di dalam kamarnya bersama seorang perempuan." Balas Violet. "Ahhh." Alice terkejut dengan jawaban Violet.
Saat ini di Planet lain. "Aku mendapat informasi bahwa Ling Feng pergi ke alam dewa." Kata mahluk berkulit merah yang memiliki satu mata.
"Karena Ling Feng telah pergi. Ayo kita hancurkan planet bumi." Kata mahluk berkulit merah yang memiliki tiga mata.
3 Hari kemudian. New York, Amerika Serikat. Halo Semuanya, hari ini adalah hari ke 7 Tournament rangking S di mulai. Di hari ke 7 ini ada 4 Hunter yang maju ke babak semi final. Dan pertandingan babak pertama semifinal hari ini adalah Hunter Michael dari Amerika Serikat. Melawan Hunter Graham yang di juluki sebagai hunter terkuat di dunia." Kata Komentator pria berjaz hitam.
Dalam pertandingan babak perempat final kemarin. Hunter Michael berhasil mengalahkan Hunter Alex Dari Francis. Dan hunter Graham berhasil mengalahkan hunter Gensin Khan dari Mongolia." Kata komentator wanita berjaz hitam.
"Untuk kedua hunter di harapkan segera memasuki arena pertandingan." Kata komentator pria berjaz hitam. Graham kemudian berjalan ke arena pertandingan.
"Tiga, Dua, Satu. Pertandingan di mulai." Kata komentator pria berjaz hitam.
"Aku menyerah." Kata pria berkulit putih berambut pirang.
"Hunter Michael memutuskan untuk menyerah." Kata komentator wanita.
"Karena Hunter Michael menyerah, Hunter Graham akan manju ke babak Final." Kata komentator pria.
Graham dan pria berambut pirang kemudian turun dari arena. "Hunter Michael mengapa anda memutuskan untuk menyerah." Tanya pria berjaz coklat yang memegang mic.
"Apa kamu bodoh. Aku bukanlah tandingannya. Hal bodoh jika aku memilih untuk bertarung dengannya. Aku sudah cukup puas untuk maju ke babak semifinal." Jawab pria berambut pirang.
"Hunter Graham apa yang ingin anda sampaikan kepada lawan bertanding anda di final besok." Kata pria berjaz coklat melihat Graham.
"Jika kamu tidak menyerah hanya satu yang akan kamu dapat. Yaitu kematian." Jawab Graham.
"Misi Harian bunuh 1 Demon God tingkat rendah. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras."
"Demon God." Graham terkejut melihat notifikasi misi yang muncul di depannya.
"Aku tidak menyangka ada seorang low god di planet ini." Kata mahluk berkulit merah yang memiliki satu mata.
"Lihat, ada dua mahluk misterius yang tiba-tiba muncul di langit." Teriak komentator wanita melihat 2 mahluk bewarna merah yang terbang di udara.
"Aktifkan skill observation. Munculkan status kedua mahluk berkulit merah." Kata Graham melhat 2 mahluk merah yang terbang di udara.
2 Layar status kemudian muncul di depan Graham.
Nama : Bile
Usia : 2.000 tahun
Ras : Demon God
Tingkat : Low God
Strength : 2.000.000
Agility : 2.000.000
Vitalitas : 2.000.000
Stamina : 1.900.000/2.000.000
Ki/Mana : 1.900.000/2.000.000
Informasi : Demon God Penguasa Planet Celtic
Nama : Baal
Usia : 3.000 tahun
Ras : Demon God
__ADS_1
Tingkat : Low God
Strength : 3.000.000
Agility : 3.000.000
Vitalitas : 3.000.000
Stamina : 2.900.000/3.000.000
Ki/Mana : 2.900.000/3.000.000
Informasi : Demon God Penguasa Planet Phoenician
"Mereka berdua jauh lebih kuat dariku." Gumam Graham melihat status kedua demon God.
"System, berapa persen peluangku menang jika bertarung melawan mereka berdua." Tanya Graham.
"Peluang anda untuk mengalahkan 2 demon God adalah 50%."
"Peluang menangku 50%. Tidak buruk." Graham tersenyum melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Siapa namamu." Demon God bermata tiga bertanya kepada Graham.
"Wuussshh." Graham muncul di depan 2 Demon God dan berkata. "Namaku Graham. Hunter yang melindungi planet bumi."
"Lihat, hunter Graham tiba-tiba muncul di depan 2 mahluk berkulit merah. Akankah hunter Graham akan bertarung melawan 2 mahluk berkulit merah yang tiba-tiba muncul di langit." Teriak komentator pria.
"Booomm!!" demon God bermata tiga memukul Graham. Membuat Graham terbang sejauh 10.000 meter.
"Ahhhh, hunter Graham tiba-tiba terlempar jauh. Apa yang di lakukan mahluk berkulit merah kepada hunter Graham." Teriak komentator wanita.
"Berisik. Pergilah kalian semua ke neraka." Kata demon god bermata satu kemudian menembakan bola hitam dari tangannya.
"Wuusshh." Graham tiba-tiba muncul di arena pertarungan kemudian melempar bola hitam ke langit. "Boooomm!!!" Bola hitam meledak di langit.
"Mengapa kalian semua masih ada disini. Cepat kalian semua pergi." Kata Graham.
"Ahhhhh." Semua penonton berteriak kemudian mulai meninggalkan stadion.
"Hunter Graham, apa kamu butuh bantuan kami untuk mengalahkan 2 mahluk merah itu." Beberapa hunter berjalan ke arah Graham.
"Kalian semua bukan lawan kedua mahluk itu." Kata Graham kemudian menghilang. Semua hunter terkejut dengan jawaban Graham.
"Ayo kita bertarung di luar angkasa." Kata Graham muncul di depan 2 Demon God.
"Bile bertarunglah dengannya. Aku akan menunggumu disini." Kata Demon God bermata tiga.
"Booommm!!" Graham tiba-tiba memukul wajah demon God bermata tiga. Namun pukulan Graham dengan mudah di tahan dengan demon god bermata tiga.
"Puuhhh." Graham meludahi demon god bermata tiga. "Kalian berdua hadapi aku sekaligus." Kata Graham kemudian menghilang.
"Bile, ayo kita bunuh dewa manusia itu." Kata demon god bermata tiga dengan marah.
"Baik." Balas demon god bermata satu.
Saat ini Graham yang berada di luar angkasa melihat 2 Demon God yang muncul di hadapannya.
"Bagus, aku pikir kalian berdua takut denganku." Graham tersenyum.
"Hehh, siapa yang takut denganmu." Demon god bermata satu mencibir.
"Aktifkan Skill Dragon Transformation." Kata Graham kemudian dirinya berubah menjadi naga merah sebesar 1.000 meter. "Rooaarrrrr." Graham meraung.
"Ooohh, ternyata kamu bukan dewa manusia. Melainkan dewa naga." Kata demon god bermata tiga.
"Mati!!" Teriak Graham kemudian menyemburkan api dari mulutnya. "Wuussshh." 2 Demon god menghindari api yang mengarah ke mereka berdua.
__ADS_1
"Mati!!" Demon God bermata satu muncul di depan Graham kemudian meninju wajah Graham. "Booomm!!."
"Pukulanmu sangat lemah." Kata Graham melihat demon god bermata satu.
"Aku ingin tahu rasanya memakan demon god." Kata Graham membuka mulutnya kemudian menelan demon god bermata satu.
"Bile!!" Demon god bermata tiga terkejut melihat temannya di makan oleh Graham.
"Naga sialan aku akan membunuhmu." Demon god bermata tiga berteriak kemudian tubuhnya mulai membesar.
"Aktifkan skill Control Time." Kata Graham kemudian memperlambat waktu.
Graham muncul di depan demon god bermata tiga kemudian mengigit kepalanya. "Crasshh." Demon god bermata tiga kemudian mati dengan kepala terpotong.
"Selamat anda telah menyelesaikan misi Harian. Anda mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras." Sebuah notifikasi dan sepotong roti keras muncul di depan Graham.
"Nonaktifkan skill." Kata Graham kemudian dirinya berubah kembali menjadi manusia.
"Wuusshh." Graham melihat Violet yang tiba-tiba muncul di depannya. "Sayang apa kamu baik-baik saja." Tanya Violet dengan khawatir. Saat merasakan kemunculan 2 Demon God. Violet bergegas ke lokasi Graham.
"Aku baik-baik saja. Ayo kita kembali ke bumi." Graham tersenyum.
"Baik." Violet mengangguk.
"Wuusshh." Graham dan Violet muncul di arena pertarungan.
"Hunter Graham." Beberapa hunter terkejut melihat kemunculan Graham bersama Violet.
"Aku sudah mengalahkan kedua mahluk itu. Kalian bisa melanjutkan tournament hunter." Kata Graham kemudian menghilang bersama Violet.
2 Hari kemudian. New York, Amerika Serikat. "Halo semuanya. Hari ini adalah hari yang kita tunggu-tunggu. Di pertandingan Final hari ini kita akan tahu siapa hunter terkuat di dunia." Kata komentator pria.
"Apakah Hunter Merlin dari Britania yang akan menjadi hunter terkuat di dunia. Ataukah hunter Graham yang dari awal mendapatkan julukan sebagai hunter terkuat di dunia." Kata komentator wanita berjaz hitam.
"Untuk kedua hunter di harapkan segera memasuki arena pertandingan." Kata komentator pria berjaz hitam. Graham kemudian berjalan ke arena pertandingan.
"Merlin, kalahkan Graham."
"Graham kalahkan Merlin dengan sekali serang." Teriak semua penonton.
"Tiga, Dua, Satu. Pertandingan di mulai." Kata komentator pria berjaz hitam.
"Summon Death Knight." Kata wanita berambut hitam kemudian sebuah mayat hidup yang mengendarai kuda muncul di arena pertarungan.
"Seperti biasa Hunter Merlin mensummon Death Knight andalannya." Kata komentator wanita.
"Wuusshh." Graham muncul di depan Knight kemudian memukul kepalanya. "Booomm!!" kepala death knight hancur dengan satu pukulan.
"Hunter Graham menghancurkan kepala death knight dalam sekali pukul." Kata komentator pria.
"Seperti yang aku duga. Aku bukan tandinganmu. Aku menyerah." Kata wanita berkulit putih.
"Hunter Merlin memutuskan untuk menyerah." Kata komentator wanita.
"Karena hunter Merlin menyerah, Hunter Graham memenangkan pertandingan. Dan resmi menjadi Hunter terkuat di dunia." Kata komentator pria.
"Hunter Graham aku mencintaimu." "Hunter Graham kamu yang terbaik." Penonton mulai bersorak.
"Selamat Hunter Graham, karena berhasil memenangkan kompetisi hunter." Mike tersenyum dan memberikan mendali kepada Graham.
"Hunter Graham, apa ada kata-kata yang ingin kamu sampaikan." Pria berjaz coklat berjalan ke arah Graham.
"Untuk kalian para hunter di luar sana. Aku harap kalian tidak menggunakan kekuatan kalian untuk kejahatan. Jika aku sampai mengetahui kalian para hunter melakukan kejahatan. Aku akan membunuh kalian dengan kedua tanganku sendiri." Kata Graham.
"Kyaaa. Hunter Graham aku semakin mencintaimu." "Hunter Graham aku tidak salah mengidolakanmu." Semua penonton sekali lagi mulai bersorak.
End.
__ADS_1