
"Pil Virgin. Efek membuat wanita yang mengkonsumsinya akan kembali virgin. Hanya berpengaruh kepada kultivator wanita tingkat saint ke bawah. Syarat mendapatkan pil adalah membunuh 80 demi god."
"Sial, bahkan ada pil seperti ini." Graham tidak bisa berkata-kata saat melihat informasi pil.
Beberapa menit kemudian Graham telah selesai melihat semua pil special. "Semua pil di level special sungguh menajubkan." Kata Graham menekan gambar senjata.
"Ehhh. Mengapa semua senjata di level 1 sampai 9 terbuka." Graham terkejut saat melihat semua senjata di level 1 sampai 9 terbuka.
"Pedang Tingkat 9. Damage +9.000. Efek khusus dapat melukai jiwa. Syarat mendapatkan senjata adalah memiliki 1 pengikut tingkat Saint. Stock Pedang : 1"
"Ehhh. Persyaratannya sudah berubah. Dari memiliki 9 pengikuti tingkat saint. Menjadi memiliki 1 pengikuti tingkat saint." Kata Graham melihat informasi.
"Aku ingin melihat senjata apa saja yang ada di level special." Kata Graham menekan gambar senjata bertulis special.
"Token teleportasi tingkat rendah. Saat menggunakannya anda dapat berteleportasi secara instan. Jarak teleportasi tingkat rendah adalah 1 Triliun km. Syarat mendapatkan token teleportasi adalah memiliki 1 pengikut tingkat Demi God."
"Barang yang bagus. Sayangnya di dunia ini tidak ada demi god selain diriku." Graham menghela nafas saat melihat informasi token teleportasi.
"Peta alam semesta. Syarat mendapatkan peta adalah memiliki 1 pengikut tingkat demi god."
"Sial, secepatnya aku harus mendapatkan pengikut demi god. Karena dengan memiliki peta alam semesta. Aku dapat kembali ke bumi." Kata Graham penuh dengan semangat.
"Graham." Graham mendengar suara dan melihat Eleanor, Grace, Elizabeth, Flora, Elena dan Fanny terbang ke arahnya.
"Apa kamu berhasil menerobos demi god." Grace melihat Graham.
"Aku berhasil menerobos demi god." Balas Graham.
"Selamat karena telah menerobos demi god." Grace, dan semua perempuan mengucapkan selamat kepada Graham.
"Dalam sejarah manusia. Hanya kamu manusia yang menerobos demi god sebelum berusia 20 tahun." Kata Eleanor.
"Eleanor, Grace. Butuh waktu berapa lama bagi kalian berdua untuk menerobos demi god." Graham melihat Grace dan Eleanor.
"Kami berdua baru menerobos tingkat saint 1 tahun lalu. Jika kami mengkonsumsi pil spirit level 1 sampai 9 setiap 1 tahun sekali. Butuh 10 tahun lebih bagi kami berdua untuk menerbos demi god." Balas Eleanor.
"10 tahun adalah waktu yang lama." Graham menghela nafas.
"Besok aku akan meninggalkan dunia ini." Kata Graham melihat Grace dan semua perempuan.
"Apa!!." Semua perempuan terkejut mendengar kata Graham.
"Graham apa kamu berniat menjelajahi alam semesta." Tanya Grace. Grace tahu bahwa demi god bisa bernapas saat berada di luar angkasa.
"Benar, aku akan menjelajahi alam semesta. Terlalu lama untuk menunggu kemunculan portal." Balas Graham.
"Elizabeth, Elena, Flora, Fanny. Kalian berempat ingin tinggal di benua suci atau kembali ke kampung halaman kalian." Graham melihat Elizabeth, Elena, Flora, Fanny.
"Aku akan kembali ke benua timur." Balas Elizabeth.
"Aku akan kembali ke benua barat. Sudah lama aku tidak bertemu orang tuaku." Balas Flora.
__ADS_1
"Aku juga akan kembali ke benua barat." Balas Elena.
"Aku akan tinggal di benua suci. Aku tidak memiliki siapa-siapa di benua barat." Balas Fanny.
"Baiklah, ayo kita kembali ke kota." Kata Graham terbang ke langit.
"Baik." Balas Semua perempuan kemudian terbang mengikuti Graham.
Beberapa menit kemudian Graham telah kembali ke kota dan berada di Menara pil. "Lily besok aku akan meninggalkan benua suci." Graham melihat Lily.
"Apa pemimpin akan kembali ke benua barat." Balas Lily.
"Tidak, aku akan menjelajahi alam semesta." Balas Graham.
"Ahhh. Apa pemimpin telah menerobos demi god." Lily menatap Graham.
"Benar, aku baru saja menerobos demi god." Balas Graham mengangguk.
"Selamat pemimpin karena telah menerobos demi god. Dalam sejarah umat manusia. Hanya pemimpin yang menerobos demi god di usia 20 tahun." Lily mengucapkan selamat.
"Aku saat ini berusia 19 tahun." Balas Graham.
"Hanya pemimpin yang menerobos demi god di usia 19 tahun." Balas Lily.
"Rahasiakan kepergianku kepada yang lain. Karena aku akan kembali lagi ke dunia ini." Graham melihat Lily.
"Baik pemimpin." Lily mengangguk.
Nama : Graham De Lopez
Usia : 19 tahun
Tingkat : Demi God
Ras : Manusia Setengah Dewa
Strength : 100.000
Agility : 100.000
Vitalitas : 100.000
Stamina : 98.000/100.000
Ki : 99.000/100.000
Poin : 0
"Rasku berubah menjadi manusia setengah dewa." Kata Graham melihat statusnya.
"Baiklah, saatnya mencoba metode kultivasi baru." Graham menutup layar status kemudian duduk dan mulai berkultivasi.
__ADS_1
"Wuusshh." Energi yang kasat mata masuk ke dalam tubuh Graham dan mengalir dengan cepat ke seluruh tubuh Graham..
1 Jam kemudian Graham membuka mata dan melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Semua status anda meningkat 100 poin."
"Seperti yang aku harapkan. Metode cosmic kultivasi tingkat rendah. 10x lebih baik dari pada metode kultivasi tingkat tinggi." Graham tersenyum saat melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Baiklah, aku akan berkultivasi lagi." Graham duduk di lantai dan mulai berkultivasi kembali.
Keesokan harinya Graham berada di luar kota bersama Grace dan semua perempuannya. "Graham sebelum kamu pergi bisakah kamu melepas kontrak budak kami." Eleanor melihat Graham.
"Aku lupa cara menghapus kontrak budak kalian." Balas Graham. Eleanor tersenyum kecut saat mendengar jawaban Graham.
"Kuuu." Rubah putih melompat ke pelukan Graham.
"Maaf. Kali ini aku tidak bisa membawamu." Graham tersenyum dan mengelus kepala rubah putih.
"Karena kamu yang paling kuat di antara perempuan yang lain. Aku titipkan Gumiho padamu." Graham memberikan rubah putih kepada Grace.
"Baik." Grace mengangguk dan menggendong rubah putih.
"Jaga diri kalian saat aku pergi." Kata Graham melihat Grace, Eleanor, Elizabeth, Flora, Elena dan Fanny.
"Baik." Grace, Eleanor, Elizabeth, Flora, Elena dan Fanny mengangguk. "Wuusshh." Graham kemudian terbang ke langit.
"Jadi seperti ini luar angkasa. Kata Graham melihat bintang-bintang. "Wuusshh." Graham melihat batu sebesar gunung yang terbang ke arahnya.
"Asteroid ya." Kata Graham kemudian memukul batu. "Boooomm!!!." Asteroid hancur dan menjadi serpihan kecil.
"System aku harus pergi ke arah mana jika ingin ke bumi." Tanya Graham.
"Timur." Notifikasi hitam muncul di depan Graham.
"Wuusshh." Melihat notifikasi yang muncul di depannya Graham terbang dengan cepat.
1 Bulan kemudian Graham masih berada di luar angkasa. "Aku menemukan sebuah planet." Kata Graham melihat planet bewarna coklat. "Wuusshh." Graham kemudian terbang ke arah planet bewarna coklat.
Graham mendarat di tanah yang tandus dan berkata. "Tidak ada udara di planet ini."
Graham memejamkan matanya dan merasakan mahluk hidup dalam jarak 100 ribu km. "Tidak ada mahluk hidup sama sekali di planet ini." kata Graham membuka matanya.
"Misi Harian hancurkan planet mati. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras." Notifikasi hitam muncul di depan Graham.
"Lebih baik kamu tidak memberiku misi. Jika hadiah yang aku dapatkan hanya 10 poin." Graham mencibir saat melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Wuusshh." Graham kemudian terbang ke luar angkasa.
11 Bulan telah berlalu. Saat ini Graham sedang berada di luar angkasa. "Selama 1 tahun berada di luar angkasa. Aku hanya menemukan planet mati." Kata Graham.
"Oohh. Aku menemukan planet lagi." kata Graham melihat sebuah planet bewarna hijau. "Wuusshh." Graham kemudian terbang ke arah planet bewarna hijau.
"Sepertinya ini bukan planet mati." Graham mendarat di tanah dan melihat tumbuhan serta pepohonan.
"Energi alam di dunia ini juga sebanding dengan benua barat." Kata Graham merasakan energi alam.
__ADS_1