Villain System

Villain System
21. Ibukota Avalon


__ADS_3

"Akhirnya aku menemukanmu." Graham menyeringai melihat informasi pria berjubah hitam. "Aktifkan skill shadow." Kata Graham kemudian menyatu dengan bayangan.


Graham muncul di belakang pria kemudian menebasnya. "Slassshh." "Aaahh." Tubuh pria berjubah hitam terpotong menjadi dua.


"Selamat anda telah menyelesaikan misi harian. Anda mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras."


Selamat anda telah menyelesaikan misi mingguan. Anda mendapatkan 20 poin dan sepotong roti manis."


Roti keras dan roti manis muncul di depan Graham. Graham mengambil roti manis dan berkata. "Terlalu mudah, aku pikir dia akan melakukan sedikit perlawanan."


"System apa yang harus aku lakukan pada mayat pria ini. Apa aku harus meninggalkannya." "Jadi kamu yang membunuh bawahanku." Sebelum menyelesaikan perkataanya Graham melihat sosok berjubah hitam yang muncul di depannya.


"Anda sebaiknya melarikan diri. Pria di depan anda adalah tingkat Expert." Notifikasi hitam muncul di depan Graham. "Gleekk." Graham meneguk air liur. "Wuusshh." Graham menyatu dengan bayangan dan melarikan diri.


"Jangan berpikir kamu bisa melarikan diri, setelah kamu membunuh dua bawahanku." Kata pria berjubah hitam mengejar Graham. "Dia cepat." Kata Graham melihat pria berjubah hitam yang sudah berada di belakangnya.


"Kamu sangat lambat." Kata pria berjubah hitam memukul Graham. "Bruuakk." "Uuhh." Graham menghantam dinding. "Apa kamu dari gereja cahaya." Pria berjubah hitam melihat Graham.


"Sepertinya kamu bukan dari gereja cahaya. Karena orang-orang dari gereja cahaya menguasai elemen cahaya. Sementara kamu menguasai elemen kegelapan sepertiku." Kata pria berjubah hitam melihat Graham.


"Aktifkan skill transformasi naga." Kata Graham kemudian berubah menjadi manusia naga bewarna hitam. "Jika kita bertemu lagi. Kamu tidak akan bisa melukaiku seperti saat ini." Kata Graham terbang ke langit.


"Apa dia berasal dari ras naga yang berada di benua selatan." Pria berjubah hitam terkejut melihat Graham yang terbang ke langit.


10 menit telah berlalu, saat ini Graham telah meninggalkan kota dan berada di sebuah hutan. "Aku tidak menyangka ada kultivator tingkat Expert di kota Briton. Seharusnya kultivator tingkat Expert hanya berada di ibukota." Gumam Graham mengingat wajah pria berjubah hitam. "Sepertinya aku harus mengubah rencanaku lagi." kata Graham berjalan memasuki hutan.


7 Hari telah berlalu, saat ini di sebuah pegunungan Graham yang dalam bentuk manusia naganya sedang bertarung dengan rubah putih sebesar 5 meter. "Grrr." Rubah putih meraung kemudian melompat ke arah Graham.


"Matilah." Kata Graham menembakan bola hitam dari mulutnya. "Buuzz." "Booomm!!." Bola hitam meledak saat mengenai rubah putih. Saat asap ledakan menghilang Graham melihat rubah putih yang terbaring di tanah. "Maaf, aku mendapatkan misi untuk membunuh monster tingkat Intermediate." kata Graham kemudian menembakan bola hitam sekali lagi ke arah rubah putih. "Booom!!."


"Selamat anda telah menyelesaikan misi harian. Anda mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras."

__ADS_1


Selamat anda telah menyelesaikan misi mingguan. Anda mendapatkan 20 poin dan sepotong roti manis."


Roti keras dan roti manis muncul di depan Graham. Graham mengambil roti manis dan berjalan ke arah sebuah gua.


Graham masuk ke dalam gua dan melihat seekor bayi rubah putih. "System berapa usia bayi rubah ini." Tanya Graham. "Usianya tidak lebih dari 1 bulan." Notifikasi hitam muncul di depan Graham.


"Apa yang akan terjadi jika aku meninggalkan bayi rubah ini." Tanya Graham. "Bayi rubah ini akan mati kelaparan atau mati karena di makan monster lain." Notifikasi hitam muncul di depan Graham.


"Sebelumnya aku memelihara seekor kambing. Jadi tidak masalah jika aku memelihara seekor rubah." Kata Graham mengambil bayi rubah dan menggendongnya.


"System apa makanan rubah ini." Tanya Graham. "Makanan seekor rubah adalah daging. Anda juga bisa memberinya pil pemulihan jika tidak memiliki daging." Notifikasi hitam muncul di depan Graham.


Graham membuka tabel penyimpanan dan mengambil pil pemulihan level 1. Graham kemudian memasukan pil pemulihan ke dalam mulut bayi rubah. Graham melihat bayi rubah bergerak setelah menelan pil pemulihan.


"Munculkan tabel shop." Kata Graham kemudian tabel shop muncul di depannya. Graham menekan gambar buku dan melihat hanya 10 skill yang masih terkunci di level 2.


"Selama 7 hari di pegunungan aku telah membunuh puluhan bandit tingkat Intermediate. Aku tinggal membunuh 10 kultivator tingkat Intermediate lagi untuk mendapatkan skill Transformasi naga level 2." Kata Graham menutup tabel shop.


"Munculkan tabel status." Kata Graham kemudian layar status muncul di depannya.


Usia : 15 tahun


Tingkat : Intermediate


Ras : Manusia


Strength : 236


Agility : 236


Vitalitas : 236

__ADS_1


Stamina : 206/236


Ki : 196/236


Poin : 30


Graham melihat statusnya kemudian menambahkan 6 poin di Strength, 6 poin di Agility, 6 Poin di Vitalitas, 6 Poin di Stamina dan 6 Poin di Ki." Cahaya hitam kemudian menyinari tubuh Graham.


"Saatnya pergi ke ibukota kerajaan Avalon. Aku berharap saat tiba di ibukota tidak bertemu dengan pria berjubah hitam itu." Gumam Graham mengingat kejadian 7 hari lalu.


12 Jam kemudian Graham melihat sebuah kota di depannya. "Ibukota Avalon 5x lebih besar dari pada kota Briton." Kata Graham berjalan ke arah gerbang kota. "Tunjukan identitas anda." Seorang penjaga menghentikan Graham. Graham menunjukan lencana tantara bayaran miliknya.


"Apa kamu tentara bayaran dari cabang Britania." Tanya penjaga gerbang. "Benar, saya berasal dari Britania." Graham mengangguk. "Mengapa kamu kemari." Tanya penjaga gerbang. "Saya sudah bosan tinggal di kerajaan Britania, dan ingin melihat seperti apa ibukota Avalon." Balas Graham memberikan 1 koin emas kepada penjaga gerbang.


"Kamu bisa masuk. Tapi jangan mencoba untuk membuat kekacauan di ibukota." Kata penjaga gerbang. Graham mengangguk dan masuk ke dalam kota. "Penduduk di kota ini setidaknya 10.000 orang lebih." Kata Graham berkeliling kota.


10 menit kemudian Graham masuk ke dalam penginapan dan memesan kamar. Graham masuk ke dalam kamar kemudian menutup pintu. Graham berbaring di kasur dan menaruh bayi rubah di sampingnya. "Hari ini sungguh melelahkan." Kata Graham memejamkan matanya.


Keesokan harinya Graham terbangun dan melihat bayi rubah menjilati wajahnya. "Apa kamu lapar." Kata Graham melihat bayi rubah.


"Misi Harian berikan nama untuk bayi rubah. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras." Notifikasi hitam muncul di depan Graham.


"Baru kali ini kamu memberiku misi seperti ini." Graham terkejut dengan misi yang dia dapatkan. "System apa gender rubah ini." Tanya Graham. "Anda bisa mengeceknya sendiri." Notifikasi hitam muncul di depan Graham.


Graham tersenyum kecut dan melihat alat kelamin rubah. "Karena rubah ini betina aku akan menamakannya Gumiho." Graham tersenyum.


"Selamat anda telah menyelesaikan misi harian. Anda mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras." Roti keras muncul di depan Graham.


Seakan tahu Graham memberikan dirinya nama. Rubah putih menjilati tangan Graham. "Apa kamu menyukai nama yang aku berikan padamu." Graham melihat rubah putih. Rubah putih menjilati tangan Graham. "Sepertinya dia menyukai nama yang aku berikan." Graham tersenyum dan mengelus kepala rubah putih.


"System apa aku bisa memberikannya pil spirit." Tanya Graham. "Anda bisa memberikannya pil spirit. Tapi karena dia masih bayi, energi di dalam pil spirit yang bisa dia serap hanya 10%." Notifikasi hitam muncul di depan Graham.

__ADS_1


"Tidak masalah, 1 tahun lagi dari sekarang aku bisa memberinya pil spirit level 1 lagi." kata Graham membuka tabel penyimpanan dan mengambil pil spirit level 1.


Graham kemudian memasukan pil spirit ke dalam mulut bayi rubah. Bayi rubah berbaring di kasur seetelah menelan pil spirit. "Badanku sungguh bau." Kata Graham mencium bau tubuhnya kemudian masuk ke dalam kamar mandi.


__ADS_2