Villain System

Villain System
132. Ling Feng


__ADS_3

"Oohh. Mengapa anda ada disini." Kata Graham melihat Subianto. "Aku datang ke amerika untuk menemuimu." Kata Subianto kemudian mulai bercerita bahwa dungeon rangking S muncul di Indonesia.


"Subianto, Graham sudah menjadi warga neraka Amerika. Jadi kamu tidak bisa menyuruhnya untuk menyelesaikan dungeon rangking S di Indonesia." Kata Mike berjalan ke arah Subianto.


"Clacckk." Graham tiba-tiba melihat waktu berhenti dan semua orang berhenti bergerak.


"Aku tidak menyangka ada Low God yang berkunjung ke planet bumi." Kata pria berusia 30an dengan kulit putih dan rambut hitam panjang.


"Aktifkan skill observation. Munculkan status pria." Kata Graham kemudian layar status muncul di depannya.


Nama : Ling Feng


Usia : 1.000 tahun


Tingkat : High God


Ras : Dewa Manusia


Strength : 100.000.000


Agility : 100.000.000


Vitalitas : 100.000.000


Stamina : 90.000.000/100.000.000


Ki : 100.000.000/100.000.000


Informasi : Guardian Planet Bumi


"Dia High God." Graham terkejut melihat status Ling Feng.


"System, berapa peluangku untuk mengalahkannya." Tanya Graham melihat pria berambut hitam panjang di depannya.


"Peluang anda untuk mengalahkannya adalah 1%." Notifikasi hitam muncul di depan Graham.


"Perkenalkan, namaku Graham." Graham tersenyum dan mengulurkan tangannya. Graham tahu ide yang buruk untuk bertarung dengan High God bernama Ling Feng.


"Kamu bisa memanggilku Ling Feng." Pria berambut hitam panjang menjabat tangan Graham.


"Ayo kita bicara di tempat lain." Kata Ling Feng.


"Baik." Balas Graham. Graham dan Ling Feng kemudian menghilang.


"Lihat Subianto, sepertinya Graham tidak ingin bertemu denganmu." Mike tersenyum melihat Graham yang menghilang. Ekspresi Subianto menjadi buruk saat mendengar kata Mike.


Wengen, Swiss. Graham dan Ling Feng sedang berada di tepi sungai. "Mengapa kamu ada di bumi. Bumi bukan tempat yang cocok untuk Low God sepertimu." Kata Ling Feng melihat Graham.


Graham kemudian menceritakan dirinya adalah penduduk bumi. Setelah Graham mati, Jiwanya masuk ke dalam tubuh seorang pemuda. "Oohh, ternyata kamu seorang Transmigrator." Ling Feng terkejut mendengar cerita Graham.


"Apa kamu percaya dengan yang aku katakan." Tanya Graham.


"Aku percaya dengan yang kamu katakan. Karena aku bisa mengetahui apakah kamu berbicara jujur atau tidak." Balas Ling Feng.


"Sekarang giliranku untuk bertanya kepadamu. Apa Gate dan monster yang muncul di bumi adalah perbuatanmu." Tanya Graham.


"Benar, semua Gate dan monster yang muncul di bumi adalah perbuatanku." Balas Ling Feng.


"Mengapa kamu melakukan hal itu." Tanya Graham.


"Planet bumi berbeda dengan planet lainnya, yang kaya dengan energi alam. Jadi aku membuat kesepatakan dengan God lain. Untuk membuat bumi kaya dengan energi alam. Dengan cara menghubungkan bumi dengan planet lain." Kata Ling Feng.


"Pantas aku merasakan energi alam yang keluar dari Gate." Gumam Graham.


"Apa kamu juga tahu bahwa monster yang keluar dari Gate tidak bisa di bunuh oleh manusia." Kata Graham.

__ADS_1


"Aku tahu." Ling Feng mengangguk.


"Apa kamu ingin semua manusia di bumi ini mati di bunuh oleh monster." Tanya Graham.


"Aku dan God lain sudah membuat kesepatakan untuk menyisahkan 50% populasi dari 8 Miliar penduduk bumi." Kata Abram.


"Saat Manusia di bumi hanya tersisa 4 Miliar jiwa. Gate akan menghilang dan semua monster yang berada di planet bumi akan kembali ke planet asal mereka." Kata Ling Feng.


"Oohh." Graham terkejut dengan penjelasan Ling Feng.


"Graham, aku meminta padamu untuk tidak membunuh ras lain yang keluar dari Gate. Jika kamu tetap membunuh ras lain yang keluar dari gate. Kamu akan menyinggung High God dari planet lain." Kata Ling Feng.


"Abram. Apa kamu pikir aku takut dengan High God." Graham mencibir.


"Jika kamu tidak ingin aku membunuh ras lain yang keluar dari Gate. Jangan sampai ada dungeon rangking S yang muncul di negara Indonesia." Kata Graham.


"Baiklah, aku tidak akan membiarkan dungeon rangking S muncul di negara Indonesia." Kata Ling Feng.


Washington, Amerika Serikat. Subianto yang sedang mengobrol dengan Mike melihat smartphonenya berbunyi. "Ada apa." Kata Subianto menjawab panggilan.


"Ketua, dungeon rangking S yang muncul di depan Gedung Asosiasi telah menghilang." Kata Penelpon.


"Apa!! Apakah ada hunter yang menyelesaikan dungeon rangking S." Subianto terkejut.


"Tidak ada ketua. Tidak ada hunter yang menyelesaikan dungeon rangking S. Dungeon rangking S tiba-tiba menghilang sendiri." Kata Penelpon.


Jakarta, Indonesia. Graham dan Abram sedang berdiri di atap gedung asosiasi hunter. "Bagaimana caramu menghilangkan gate tersebut." Tanya Graham.


"Aku tidak menghilangkan gate tersebut. Melainkan memindahkan gate tersebut ke negara lain." Balas Ling Feng.


"Oohh. Aku tidak menyangka Gate juga bisa di pindahkan." Graham terkejut.


"Lihat, ada dua orang di atas gedung." Teriak pria berpakaian hitam melihat Graham dan Abram.


"Ayo kita pergi dari sini." Kata Ling Feng kemudian menghilang.


"Teleport." Kata Graham kemudian menghilang.


Graham kemudian muncul di tempat tinggalnya. "Graham, tepati janjimu. Jangan membunuh ras lain yang keluar dari gate." Kata Ling Feng.


"Baiklah, aku tidak akan membunuh ras lain yang keluar dari gate." Balas Graham. Mendengar jawaban Graham, Ling Feng kemudian menghilang.


Keesokan harinya. Graham sedang mengobrol bersama Subianto. "Graham, anggota asosiasi menghubungiku. Kemarin mereka melihatmu berada di atas Gedung Asosiasi. Apa kamu yang menyelesaikan dungeon rangking S." Tanya Subianto.


"Benar, aku yang menyelesaikan dungeon rangking S di Jakarta." Graham berbohong.


"Sudah aku duga. Tidak mungkin dungeon rangking S tiba-tiba menghilang." Subianto menghela nafas.


"Graham, saya berterimakasih karena kamu sudah menyelesaikan dungeon rangking S." Subianto berterimakasih.


"Jika kamu ingin berterimakasih. Cukup berikan aku uang." Kata Graham.


"Baik, setelah kembali ke Jakarta. Aku akan mentransfer 1 Triliun rupiah ke rekening kamu." Balas Subianto.


"1 Triliun terlalu sedikit. Bagaimana dengan 2 Triliun." Graham tersenyum.


"Baik, saya akan mentransfer 2 Triliun ke rekening kamu." Balas Subianto.


"Bagus." Graham tersenyum.


2 Hari kemudian Jakarta, Indonesia. Beberapa orang sedang berkumpul di ruangan. "Subianto, kamu telah di tipu olehnya. Graham tidak menyelesaikan dungeon rangking S." Kata wanita tua berambut pendek.


"Subianto kamu tidak perlu memberinya uang 2 Triliun." Kata pria paruh baya berbadan kurus.


"Baiklah, jika itu keinginan presiden." Subianto menghela nafas.

__ADS_1


Washington, Amerika Serikat. Graham sedang tidur di pangkuan Violet sambil bermain smartphone. "Sepertinya Subianto masih belum mentransfer 2 triliun yang aku minta." Kata Graham melihat saldo rekeningnya.


"Kringg." Graham melihat Mike menelponnya. "Ada apa." Kata Graham menjawab panggilan.


"Graham, dungeon rangking S muncul di New York." Jawab Mike.


"Baiklah, aku akan pergi ke New York." Balas Graham kemudian menutup panggilan.


"Violet, aku akan pergi ke New York." Kata Graham melihat Violet.


"Baik sayang." Violet mengangguk.


"Teleportasi." Kata Graham kemudian menghilang.


New York. Amerika Serikat. "Hunter Graham." Kata Antony melihat Graham yang muncul di depannya.


"Oohh. Ternyata kamu disini." Kata Graham melihat Antony.


"Hunter Graham, apa anda ingin masuk ke dalam dungeon rangking S." Tanya Antony.


Graham mengabaikan kata Antony dan bergumam. "Aku ingin lihat, apakah aku juga bisa memindahkan Gate atau tidak." Graham memasukan tangannya ke dalam Gate dan berkata.


"Teleportasi." "Wuusshh." Graham dan Gate menghilang.


"Ahhh." Antony dan anggota asosiasi hunter Amerika terkejut melihat Gate di depan mereka menghilang.


Mesir, Afrika Utara. "Wuusshh." Graham melihat dirinya berada di tengah padang gurun. Ternyata aku berhasil memindahkan gate." Kata Graham melihat Gate di depannya.


"Karena aku berada di Mesir. Maka aku akan berkeliling Mesir." Kata Graham melesat pergi.


"Kringg!!" Graham yang sedang berada di tengah kota melihat Mike menelponya. "Ada apa." Kata Graham menjawab panggilan.


"Graham, Antony mengatakan Gate rangking S menghilang saat kamu menyentuhnya." Kata Mike.


"Gate tidak menghilang, melainkan aku pindahkan ke negara lain." Balas Graham.


"Apa!!" Mike terkejut.


"Aku sedang sibuk. Jadi jangan telepon aku." Kata Graham mematikan telepon.


Graham yang sedang berjalan di tengah kota terkejut saat melihat gadis berkulit putih berambut merah pendek yang mirip dengan Alice.


"Aktifkan skill observation. Munculkan status perempuan." Kata Graham kemudian layar status muncul di depannya.


Nama : Alice


Usia : 10 tahun


Ras : Manusia


Strength : 9


Agility : 9


Vitalitas : 9


Stamina : 9/9


Ki : 0/0


Informasi : Reinkarnator


Badan Graham gemetar saat melihat status perempuan berambut merah. "Aku tidak menyangka Alice juga akan berinkarnasi." Gumam Graham kemudian berjalan ke arah Alice.


"Halo adik kecil." Graham tersenyum kepada Alice.

__ADS_1


__ADS_2