
"Baldy berapa lama kita akan sampai di benua timur." Kata Graham melihat kapal yang mulai berlayar dan menjauh dari pantai.
"Jika tidak ada masalah. Kita akan sampai di benua timur dalam 10 hari." Balas pria botak.
"10 hari bukan waktu yang lama." Kata Graham merasakan hembusan angin laut.
"Kuuu." Rubah putih keluar dari dalam pakaian Graham.
"Anda memiliki hewan peliharaan yang lucu." Kata pria botak melihat rubah putih.
"Nama rubah putih ini adalah Gumiho." kata Graham.
"Jika boleh tau mengapa anda ingin pergi ke benua timur." Tanya pria botak.
"Aku memiliki musuh di benua barat. Jadi aku memilih untuk pergi ke benua timur." Balas Graham.
"Jika boleh tau siapa musuh anda." Pria botak penasaran.
"Sekte demonic." Balas Graham. Pria botak terkejut saat mendengar kata Graham.
"Nama anda adalah Graham. Apakah anda Graham raja Britania." Pria botak menatap Graham.
"Benar, aku Graham dari Britania." Balas Graham.
"Saya mendapat informasi bahwa baru-baru ini 4 markas cabang sekte demonic di hancurkan oleh seseorang. Apa anda yang menghancurkan markas cabang sekte demonic." Kata pria botak.
"Benar, aku yang menghancurkan markas cabang sekte demonic." Graham mengangguk.
"Anda tidak kenal takut seperti yang di rumorkan. Pantas di usia yang begitu muda anda sudah mencapai tingkat raja." Kata pria botak.
"Jika aku tidak mengkonsumsi pil spirit. Saat ini aku tidak akan menerobos tingkat Raja." Balas Graham. Graham dan pria botak mulai mengobrol.
Sementara itu di kerajaan Avalon. "Aku tidak menyangka 4 markas cabang sekte Demonic hancur." Kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
"Mungkinkah Graham yang menghancurkan markas cabang sekte demonic." Tanya seorang pria.
"Siapa lagi kalau bukan Graham yang menghancurkan markas sekte demonic. Di benua barat hanya Graham yang berani melawan sekte demonic." Kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
3 Hari telah berlalu saat ini Graham yang berada di dek kapal melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Misi Harian bunuh semua bajak laut. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras."
"Misi Mingguan bunuh 1 kultivator tingkat Raja. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 20 poin dan sepotong roti manis."
"Graham sepertinya kita mendapatkan masalah." Kata pria botak berjalan ke arah Graham.
"Apa kita bertemu bajak laut." Kata Graham melihat kapal hitam yang mendekat ke arah kapal miliknya.
"Benar. Kita bertemu bajak laut." Balas pria botak melihat kapal hitam yang semakin mendekat ke arah kapal.
"Kamu tunggulah disini, biar aku yang mengurus bajak laut." Graham menepuk bahu pria botak.
"Apa kamu akan menghadapi semua bajak laut sendiri." Tanya pria botak.
__ADS_1
"Benar." Graham tersenyum.
"Aktifkan Skill transformasi black dragon." Kata Graham kemudian dirinya berubah menjadi manusia naga.
"Graham apa orang tuamu adalah naga." Tanya pria botak. Pria botak mendengar rumor bahwa Graham hasil persilangan naga dan manusia.
"Aku juga tidak tahu. Karena sejak kecil aku tidak pernah melihat kedua orang tuaku." Balas Graham.
"Baiklah, aku akan mengurus mereka." Kata Graham terbang ke arah kapal bajak laut.
"Mati." Kata Graham menembakan bola hitam dari mulutnya.
"Buushh." Bola hitam melesat ke arah kapal bajak laut.
"Booomm!!." "Aahhh." Kapal bajak laut hancur karena ledakan bola hitam.
"Berengsek. Aku akan membunuhmu." Graham melihat pria berotot terbang ke arahnya.
"Aktifkan skill poison." Kata Graham kemudian tubuhnya di selimuti asap hijau.
"Mati!!." Graham menembakan bola hitam yang di selimuti racun. "Buusshh." "Booomm!!." Bola hitam meledak saat mengenai tubuh pria berotot.
"Kamu menggunakan racun." Kata pria berotot merasakan seluruh badannya kesemutan.
"Benar, aku menggunakan racun." Balas Graham kemudian menembakan bola hitam bertubi-tubi ke arah pria berotot. "Booomm!!." "Booomm!!." "Booomm!!."
"Selamat anda telah menyelesaikan misi harian. Anda mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras."
"Aku tidak percaya kultivator tingkat raja mati dengan cepat." Kata Graham melihat roti keras dan roti manis yang muncul di depannya. Graham mengambil kedua roti kemudian terbang ke arah kapal.
"Kamu lebih kuat dari yang di rumorkan." Kata pria botak melihat Graham yang kembali menjadi manusia.
"Aku tidak kuat. Tapi bajak laut itu yang terlalu lemah." Balas Graham. Pria botak tersenyum kecut saat mendengar kata Graham.
Saat ini di tempat lain 1 wanita berpakaian hitam dan 7 pria berpakaian hitam sedang berkumpul di sebuah ruangan. "Dimana Orochi, Masashi dan Kurosaki." Kata wanita berkulit putih yang memiliki rambut hitam panjang.
"Orochi, Masashi dan Kurosaki telah terbunuh." Kata salah satu pria berpakaian hitam.
"Mereka bertiga adalah kultivator tingkat raja. Mereka seharusnya tidak mati dengan mudah. Siapa yang membunuh mereka." Kata wanita berambut hitam panjang.
Seorang pria kemudian menceritakan bahwa Graham membunuh Orochi, Masashi, dan Kurosaki. Pria juga menceritakan Graham telah menghancurkan 4 markas cabang sekte demonic.
"Aku ingat sebelum melakukan pelatihan tertutup dirinya hanya kultivator tingkat Grand Master." Kata wanita berambut hitam panjang.
"Kalian bertujuh pergilah dan temukan keberadaan Graham." Kata wanita berambut hitam panjang.
"Baik pemimpin." Balas 7 pria berpakain hitam secara bersamaan.
7 Hari kemudian Graham yang berada di atas kapal melihat sebuah pantai. "Apa kita telah sampai di benua timur." Kata Graham.
"Benar, kita telah sampai di benua timur." Pria botak mengangguk.
"Baldy apa kamu akan langsung pergi." Graham melihat pria botak.
__ADS_1
"Saya akan langsung pergi." Pria botak mengangguk.
"Anda harus berhati-hati ras elf tidak suka dengan manusia." kata pria botak melihat Graham.
"Aku tahu." Balas Graham.
"Jika begitu saya akan pergi." pria botak mengulurkan tangannya.
"Aku harap kamu bisa kembali ke benua barat dengan selamat." Graham menjabat tangan pria botak.
"Saya juga berharap petualangan anda di benua timur berjalan dengan lancar." Pria botak tersenyum.
Melihat kapal mulai berlayar Graham berkata. "Benua timur. Aku datang." Graham tersenyum dan berlari ke arah timur.
Tidak lama setelah meninggalkan pantai, Graham melihat seorang pria berkulit putih yang memiliki telinga panjang.
"Mengapa ada manusia disini." Kata elf kemudian membuat menembakan panah yang terbuat dari angin. "Wuusshh." Graham menghindari panah dengan mudah.
"Apa yang di katakan baldy benar. Ras elf tidak suka dengan manusia." Gumam Graham.
"Misi Harian bunuh 1 elf. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras."
"Misi hari ini seperti yang aku inginkan." Graham tersenyum dan melesat ke arah elf.
Melihat Graham yang melesat ke arahnya. Elf menembakan panah angin bertubi-tubi. "Wuusshh." "Wuusshh." Graham menghindari panah angin dengan mudah kemudian menyerang elf pria.
"Pucchhii." Graham menusuk jantung elf dengan tangannya.
"Aku tidak menyangka akan mati di tangan manusia yang hina." Kata elf muntah darah.
"Manusia bukan mahluk yang hina berengsek." Graham marah kemudian merobek tubuh elf menjadi dua. "Crasshh."
"Sepertinya aku akan membunuh semua elf di benua timur." Kata Graham dengan ekspresi serius.
Sementara itu di tempat lain, 1 wanita berpakaian hitam dan 7 pria berpakaian hitam sedang berkumpul di sebuah ruangan. "Apa kalian sudah menemukan keberadaan Graham." Kata wanita berpakaian hitam yang memiliki rambut hitam panjang.
"Saya menemukannya pemimpin. 10 hari lalu Graham menyewa sebuah kapal untuk pergi ke benua timur." Kata salah satu pria berpakaian hitam.
"Benua timur ya." Gumam wanita yang di panggil pemimpin.
"Pemimpin apa kita perlu pergi ke benua timur untuk mengejar Graham." Tanya salah satu pria berpakaian hitam.
"Tidak perlu. Jika kita pergi ke benua timur. Kita juga akan menghadapi elf terkutuk itu." Kata wanita yang di panggil pemimpin.
Saat ini Graham melihat sebuah desa di depannya. "Ada manusia." teriak seorang elf pria.
Graham kemudian melihat puluhan elf keluar dari desa. "Mengapa ada manusia di sini." Kata elf pria paruh baya.
"Aku terbawa ombak dan tidak menyangka akan terdampar di benua timur." Balas Graham berbohong.
"Manusia hina jangan berbohong." Graham melihat semua elf berteriak kepadanya.
"Kami para elf memiliki kemampuan untuk mendeteksi kebohongan. Jadi tidak ada gunanya bagimu untuk berbohong." Teriak elf perempuan.
__ADS_1