Villain System

Villain System
23. Menyelamatkan Keindahan


__ADS_3

Beberapa menit kemudian Graham telah berada di hutan. "Jika kamu memberikan bayi rubah itu kepada kami. Kami berdua akan melepaskanmu." Kata salah satu pria.


"Bagaimana jika aku menolak." Balas Graham mengelus kepala bayi rubah. "Kami berdua akan menghajarmu." Balas pria. "Jika begitu lawan aku." Kata Graham mengambil pedang tingkat 1 dari tabel penyimpanan.


"Biar aku saja yang melawannya." Kata salah satu pria kemudian kedua tangannya diselimuti api. "Wuusshh." "Wuusshh." Pria menembakan 2 bola api ke arah Graham. "Slasshh." Graham memotong bola api menjadi dua.


"Kamu memiliki pedang yang bagus." Kata pria melihat pedang hitam yang di pegang Graham. "Jika kamu meninginkan pedang ini. Aku bisa memberikannya padamu." Balas Graham. "Oohh." Pria terkejut dengan jawaban Graham. "Tapi ada syaratnya." Kata Graham. "Apa itu." Balas pria.


"Kamu harus membunuh pria di belakangmu." Graham tersenyum. "Awalnya kita ingin melepaskanmu. Tapi kamu memilih untuk di bunuh." Kata pria kemudian kedua tangannya di selimuti angin.


"Aku ingin lihat apakah aku atau kalian berdua yang akan mati." Graham tersenyum dan memasukan bayi rubah ke dalam pakaiannya. "Mati!!." Kedua pria melesat ke arah Graham. "Akttifkan skill poison." Kata Graham kemudian pedang tingkat 1 diselimuti racun.


Graham menyatu dengan bayangan kemudian muncul di samping salah satu pria. "Slasshh." "Booom!!." Graham berhasil menebas tubuh pria. Namun Pria juga berhasil memukul perut Graham. "Bruaakk." Graham terlempar 5 meter dan menghantam pohon.


"Craatt." Tubuh pria tiba-tiba terpotong menjadi dua. "Joshua!!." Pria yang tangannya diselimuti angin berteriak melihat tubuh temannya terpotong menjadi dua. "Aku akan membunuhmu.!!" Teriak pria melesat ke arah Graham.


Graham menyatu dengan bayangan dan berpindah ke bayangan pohon lainnya. "Jangan lari!!." Teriak pria mengejar Graham. "Siapa yang lari." Graham muncul di belakang pria kemudian menebas tubuhnya. "Slasshh." Tubuh pria terpotong menjadi dua.


Graham bersandar di pohon dan membuka tabel penyimpanan. Graham mengambil pil pemulihan level 1 dan menelannya. Graham merasakan rasa sakit di perutnya perlahan berkurang. "Saat aku mencapai tingkat Advanced. Itulah akhir bagimu Liu Bai." Kata Graham berjalan memasuki hutan.


Keesokan harinya Graham sedang berada di sebuah hutan. "Selamat anda menyelesaikan misi harian. Anda mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras." Graham melihat notifikasi dan roti keras yang muncul di depannya.


Graham mengambil roti keras dan berkata. "Munculkan tabel status." Layar status kemudian muncul di depan Graham.


Nama : Graham


Usia : 15 tahun


Tingkat : Intermediate


Ras : Manusia

__ADS_1


Strength : 244


Agility : 244


Vitalitas : 244


Stamina : 234/244


Ki : 224/244


Poin : 10


Graham melihat statusnya kemudian menambahkan 2 poin di Strength, 2 poin di Agility, 2 Poin di Vitalitas, 2 Poin di Stamina dan 2 Poin di Ki." Cahaya hitam kemudian menyinari tubuh Graham.


"Apa kamu lapar." Graham melihat bayi rubah menjilati tangannya. Bayi rubah terus menjilati tangan Graham. "Sepertinya kamu lapar." Graham berdiri dan menaruh bayi rubah ke dalam pakaiannya. "Waktunya berburu monster." Kata Graham berlari.


Sementara itu di Ibukota Avalon. "Liu Bai dimana Joshua dan Gusev." Kata pria paruh baya melihat pemuda di depannya. Liu Bai kemudian menceritakan dirinya menyuruh Joshua dan Gusev mengejar Graham ke dalam hutan.


"Aku tidak mengatakan pemuda itu yang mengalahkannya. Pemuda itu pasti memiliki pendukung yang mencapai tingkat Expert." Kata pria paruh baya. Liu Bai terkejut dengan kata pria paruh baya.


3 Hari sekali lagi berlalu, saat ini Graham sedang bersandar di bawah pohon dan melihat tabel shop di depannya.


"Dark Dragon Transformatin level 2. Efek membuat anda dapat berubah menjadi manusia naga. Efek Strength, Agility, dan Vitalitas +20% saat dalam mode manusia naga. Konsumsi 10 poin ke setiap 60 detik. Syarat mendapatkan skill adalah membunuh 100 kultivator tingkat Intermediate. Pelajari Ya/Tidak." "Ya." Graham menekan notifikasi.


Buku kuno muncul di depan Graham, kemudian menjadi cahaya hitam dan masuk ke dalam kepalanya.


Graham membuka matanya dan berkata. "Dengan skill Dark Dragon Transformation level 2. Aku percaya diri menghadapi 10 kultivator tingkat Advanced." Kata Graham penuh percaya diri.


"Baiklah, sekarang saatnya mencari wanita kedua yang akan kuambil kesuciannya." Graham tersenyum dan berjalan meninggalkan hutan.


3 Jam kemudian Graham melihat 5 pria bertopeng putih sedang mengelilingi perempuan berambut biru dan wanita berusia 30an. "Siapa kalian. Mengapa kalian menyerang kami." Wanita berusia 30an berteriak.

__ADS_1


"Kami dari asosiasi pembunuh. Kami mendapatkan misi untuk membunuh nona Slyvie." Kata salah satu pria bertopeng. Perempuan berambut biru terkejut saat mendengar kata pria bertopeng putih.


"System apa tingkat kekuatan 5 pria bertopeng putih." Kata Graham melihat 5 pria bertopeng putih. "Mereka berlima kultivator tingkat Advanced." Notifikasi hitam muncul di depan Graham. "5 tingkat Advanced ya." Kata Graham berjalan ke arah perempuan berambut biru.


Perempuan berambut biru dan 5 pria bertopeng putih melihat Graham yang muncul dari balik pohon. "Bukankah kamu pemuda yang aku temui di sungai." Perempuan berambut biru terkejut melihat Graham. "Benar, aku pemuda yang kamu temui di sungai. Apa kamu butuh bantuanku." Graham tersenyum.


"Apa yang kamu katakan. Mereka berlima tingkat Advanced sementara dirimu hanya tingkat Intermediate." kata wanita berusia 30 tahun dengan wajah pucat kemudian batuk darah. "Bibi." Perempuan berambut biru berteriak melihat wanita berusia 30an batuk darah.


"Racun telah menyebar ke dalam tubuhnya. Dia sebentar lagi akan mati." Kata Graham melihat perempuan berambut biru. Perempuan berambut biru dan 5 pria bertopeng putih terkejut dengan yang perkataan Graham.


"Sepertinya kamu tahu banyak tentang racun." Seorang pria bertopeng putih melihat Graham. "Aku juga menggunakan racun. Jadi aku tahu kalau dia sedang keracunan." Balas Graham. "Karena kamu ikut campur. Kami akan membunuhnya." Pria bertopeng putih melesat ke arah Graham.


"Aktfikan skill shadow." Kata Graham menyatu dengan bayangan kemudian menghindari serangan pria bertopeng putih.


"Mati!!." Graham menebas pria bertopeng putih dengan pedang tingkat 1. "Slasshh." Tubuh pria bertopeng putih terbelah menjadi dua.


Perempuan berambut biru dan 4 pria bertopeng putih terkejut melihat Graham membunuh salah satu dari mereka dengan mudah. "Hati-hati jangan sampai terkena serangannya. Dia memiliki pedang yang bagus." Kata salah satu pria bertopeng. "Kami tahu." Balas 3 pria bertopeng putih.


Graham menyatu dengan bayang kemudian muncul di belakang pria bertopeng putih. "Tingg." "Slasshh." Pria bertopeng putih menahan serangan Graham dengan pedangnya. Sayangnya pedang pedang pria bertopeng putih patah dan Graham berhasil menebas tubuhnya. "Craatt." Tubuh pria bertopeng putih terbelah menjadi dua.


"Matii!!." Salah satu pria bertopeng putih melesat ke arah Graham dengan badan diselimuti angin. Graham menyatu dengan bayangan dan menghindari serangan pria bertopeng putih.


"Sudah cukup main-mainnya." Gumam Graham kemudian berkata. "Aktifkan skill transformasi naga." Tubuh Graham kemudian berubah menjadi manusia naga.


Perempuan berambut biru dan 3 pria bertopeng putih terkejut dengan perubahan Graham. "Wuusshh." Graham melesat ke arah salah satu pria bertopeng dan menebas tubuhnya. "Slasshh." "Aahhh." Tubuh pria bertopeng putih terbelah menjadi dua. "Tinggal dua lagi." kata Graham kemudian melesat ke arah salah satu pria bertopeng putih.


"Jangan meremehkanku." Kata pria kemudian tubuhnya diselimuti armor tanah. "Slasshh." Graham menebas armor tanah. "Craatt." Tubuh pria terbelah menjadi dua. "Aaaahh." Graham melihat pria bertopeng putih menyandera perempuan berambut biru.


"Buang senjatamu atau aku akan membunuhnya." Kata pria bertopeng putih. "Baiklah." Graham melempar pedang. "Ceepp." Pedang menancap di pohon.


"Kamu bodoh." Sebelum menyelesaikan perkataannya pria bertopeng putih melihat bola hitam yang mengarah ke arahnya. "Booom!." "Aahhh." Bola hitam meledak saat mengenai perempuan berambut biru.

__ADS_1


__ADS_2