Villain System

Villain System
70. Tiba Di Kekaisaran


__ADS_3

Saat keluar dari istana Graham melihat ratusan prajurit sedang berkumpul. "Semua serang dia." Teriak salah satu prajurit.


"Aktifkan skill 5 elemen." Kata Graham kemudian kedua tangannya di selimuti api. "Wuusshh." Graham membakar ratusan prajurit.


"Ahhh." "Panass!!." Ratusan prajurit berteriak.


Sementara itu di sebuah ruangan. "Ayah dia disini." kata pemuda dengan panik.


"Liu Bai siapa yang kamu maksud." Balas pria paruh baya.


"Graham pemuda yang membunuh Joshua dan Gusev 1 tahun lalu." balas pemuda yang di panggil Liu Bai.


"Bruaakk." Pemuda dan pria paruh baya melihat pintu yang hancur. "Liu Bai akhirnya kita bertemu lagi." Graham tersenyum melihat pemuda dan pria paruh baya.


"Graham." Liu Bai gemetar ketakutan saat melihat Graham. Liu Bai mendengar rumor Graham telah mengalahkan pemimpin sekte demonic yang mencapai tingkat Kaisar.


"Apa kalian berdua punya kata-kata terakhir." Graham tersenyum dan mengeluarkan aura kaisarnya. Liu Bai dan pria paruh baya gemetar ketakutan saat merasakan aura Graham.


"Sepertinya kalian berdua tidak punya kata-kata terakhir." Kata Graham menembakan 2 panah angin sepanjang 60 cm.


"Busshh." Dua panah angin menembus kepala Liu Bai dan pria paruh baya. "Inilah akibatnya jika kamu menyinggungku." Kata Graham berjalan pergi.


Keesokan harinya Graham telah kembali ke kerajaan Britania. "Apa yang kamu lakukan di kerajaan Avalon." Elena melihat Graham.


"Aku membunuh raja Avalon." Balas Graham meminum secangkir teh.


"Aahhh." Elena terkejut dengan jawaban Graham.


Saat ini di sebuah hutan Lilith sedang memegangi dadanya. "Grace, Graham cepat atau lambat aku akan membunuh kalian berdua." Lilith menggertakan giginya kemudian melesat dengan cepat.


2 Hari telah berlalu saat ini Graham sedang bersantai dan meminum secangkir teh. "Graham ada seorang wanita yang ingin bertemu denganmu. Dia mengatakan dari kekaisaran." Kata Fanny melihat Graham.


"Oohh." Graham menaruh cangkir teh dan keluar dari ruangan.


"Siapa kamu." Kata Graham melihat wanita berambut merah.


"Saya adalah Jessica utusan dari kekaisaran." Wanita berambut merah menggenalkan dirinya.


"Aku tidak suka basa-basi mengapa utusan dari kekaisaran datang ke sini." Balas Graham.


"Yang mulia Eleanor mengundang anda ke istana." Balas Jessica.


"Aku akan datang kekaisaran jika memiliki waktu luang." Balas Graham.


"Jika begitu saya pamit pergi. Saya menantikan kunjungan anda ke istana." Jessica tersenyum dan berjalan pergi.


"Apa yang dia katakan." Graham melihat Alice, Elena, Elizabeth, Fanny dan Viola berjalan ke arahnya.


"Dia bilang ratu Eleanor mengundangku ke istana." Balas Graham.


"Aaahh." Alice, Elena, Fanny dan Viola terkejut dengan jawaban Graham.


"Graham kamu harus pergi kekaisaran." Kata Elena. "Mengapa aku harus pergi." balas Graham.


"Karena ratu Eleanor adalah penguasa benua barat. Ada rumor kalau dia hampir menerobos tingkat Saint." Balas Elena.

__ADS_1


"Sepertinya aku harus pergi kekaisaran." Kata Graham.


"Elizabeth besok pagi kita akan pergi menuju kekaisaran." Kata Graham.


"Baik." Elizabeth mengangguk.


"Lalu bagaimana dengan kami." kata Elena.


"Kalian Akan tinggal di sini." Balas Graham.


"Ahh, bagaimana jika pemimpin sekte demonic kembali ke kerajaan Britania saat kamu tidak ada." Balas Elena.


Mendengar jawaban Elena Graham terdiam beberapa detik. "Besok aku akan mengantar kalian berempat ke kerajaan Evora." Kata Graham.


"Baik." Elena, Alice, Fanny dan Viola mengangguk.


Keesokan harinya Graham telah meninggalkan kerajaan Britania bersama Elizabeth dan yang lain. "Mengapa kalian juga ikut." Kata Graham melihat Caroline dan Varel.


"Britania tidak aman, jika tidak ada dirimu." Balas Caroline.


"Baiklah, ayo kita berangkat." Kata Graham.


"Baik." Balas Elizabeth dan yang lain.


3 Hari telah berlalu saat ini Graham melihat sebuah kota di depannya. "Akhirnya kita tiba di kekaisaran." Kata Graham berjalan ke arah gerbang di ikuti Elizabeth.


"Tunjukan identitas kalian." Kata penjaga gerbang melihat Graham dan Elizabeth.


"Aku adalah Graham. Ratu Eleanor mengundangku ke istana." Kata Graham.


"Misi Harian buat kekacauan di kekaisaran. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras." Notifikasi muncul di depan Graham.


Graham melihat penjaga kemudian memukul wajahnya. "Booomm!!." Penjaga melesat dan menghantam gerbang.


"Semuanya serang dia." Teriak penjaga lain melihat Graham menyerang teman mereka.


"Sampah." Graham mencibir kemudian menyerang semua penjaga. "Booomm!!!." "Booomm!!." Graham mengalahkan semua penjaga dengan mudah.


"Elizabeth ayo masuk." Kata Graham masuk ke dalam kota.


"Baik." Elizabeth mengangguk dan mengikuti Graham. Setelah masuk ke dalam kota Graham melihat puluhan prajurit mengelilingi dirinya.


"Aktifkan skill 5 elemen." Kata Graham kemudian api muncul di kedua tangannya. Saat hendak membakar puluhan prajurit Graham mendengar suara teriakan.


"Berhenti." Graham melihat wanita berambut merah yang tidak lain Jessica melayang turun dari langit.


"Mengapa kalian mengarahkan senjata kepadanya." Jessica melihat puluhan prajurit.


"Nona Jessica dia menyerang prajurit dan menerobos masuk ke dalam kekaisaran." Kata salah satu prajurit.


"Apa kalian tahu siapa dia." Jessica melihat puluhan prajurit.


"Kami tidak tahu nona Jessica." Puluhan prajurit menggeleng.


"Dia adalah Graham. Raja Britania yang mengalahkan pemimpin sekte demonic. Jika aku tidak menghentikan kalian semua. Kalian saat ini pasti akan mati." Kata Jessica.

__ADS_1


Puluhan prajurit terkejut saat mendengar kata Jessica. Mereka tahu Graham telah mengalahkan pemimpin sekte demonic baru-baru ini. "Kalian bisa pergi." kata Jessica.


"Baik." Balas semua prajurit.


"Siapa yang mengizinkan mereka pergi." kata Graham melihat puluhan prajurit. Jessica dan puluhan prajurit terkejut mendengar kata Graham.


"Kalian semua telah mengarahkan senjata padaku. Dan semua orang yang mengarahkan senjata padaku. Berakhir mati mengenaskan." Graham tersenyum dan membakar puluhan prajurit.


"Aaahh." "Nona Jessica selamatkan kami." Teriak puluhan prajurit.


"Graham apa yang kamu lakukan." Teriak Jessica.


"Aku membakar mereka." Graham tersenyum. Jessica tersenyum kecut saat mendengar jawaban Graham.


"Selamat anda telah menyelesaikan misi harian. Anda mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras." Notifikasi dan roti keras muncul di depan Graham.


"Ikuti aku. Yang mulia sudah menunggumu." Jessica melihat Graham.


"Oke." Balas Graham mengigit roti keras yang muncul di depannya.


Tidak lama kemudian Graham dan Elizabeth tiba di sebuah istana. "Yang mulia saya membawa Graham sesuai permintaan anda." Kata Jessica berdiri di sebuah pintu.


"Suruh dia masuk." Kata sebuah suara.


"Anda bisa masuk." Jessica melihat Graham.


"Elizabeth tunggu aku di sini. Kamu tidak perlu ikut masuk." Graham melihat Elizabeth.


"Baik." Elizabeth mengangguk. Graham masuk ke dalam ruangan dan melihat wanita berkulit putih yang memiliki rambut putih.


"Dia sangat cantik." Gumam Graham.


"Suatu kehormatan bagi saya untuk bertemu ratu Eleanor penguasa benua barat." Graham berjalan ke arah wanita berambut putih dan mencium tangannya.


"Kamu memiliki attidute yang baik tidak seperti yang di rumorkan." Wanita berambut putih tersenyum kepada Graham.


"Terimakasih atas pujiannya yang mulia." Graham tersenyum.


"Apa kamu tahu alasanku ingin bertemu denganmu." Wanita berambut putih melihat Graham.


"Saya tidak tahu yang mulia." Graham menggeleng.


"Itu karena bakatmu. Di usia yang begitu muda kamu telah mencapai tingkat kaisar dan mengalahkan Lilith pemimpin sekte demonic." Wanita berambut putih menatap Graham.


"Graham apa kamu tahu tentang benua suci." Wanita berambut putih menatap Graham.


"Menurut pengetahuan saya, benua suci adalah tempat kultivator tingkat Saint berkumpul." Kata Graham.


"Benar, di benua suci adalah tempat para kultivator tingkat Saint berkumpul." Kata wanita berambut putih.


"Kamu mungkin tidak tahu, bahwa aku berasal dari benua suci." Kata wanita berambut putih.


"Aku tidak menyangka yang mulia berasal dari benua suci." Graham terkejut mendengar Eleanor berasal dari benua suci.


"Bukan hanya aku saja yang berasal dari benua suci. Aku, Lilith dan Grace paus gereja cahaya berasal dari benua suci." Kata wanita berambut putih.

__ADS_1


Graham terkejut saat mengetahui pemimpin sekte demonic dan paus gereja cahaya berasal dari benua suci.


__ADS_2