Villain System

Villain System
95. Melawan Pemimpin Divine Hall


__ADS_3

"Lebih tepatnya aku hanya tertarik dengan wanita yang masih virgin." Graham tersenyum.


"Baiklah, ayo kita tinggalkan benua timur." Graham menepuk bahu Elizabeth.


"Baik." Elizabeth mengangguk.


Saat ini di tempat lain. 10 pria dan 3 wanita sedang melayang di langit. "Kita akan berpencar. Aku akan pergi ke benua barat, kalian pergilah ke benua timur, selatan dan utara." Kata pria paruh baya berambut abu-abu."


"Baik pemimpin." Balas 9 pria dan 3 wanita.


7 hari telah berlalu. Saat ini Graham dan Elizabeth berada di sebuah pulau kecil. "Graham ikannya sudah matang." Elizabeth melihat Graham.


Saat hendak memakan ikan, Graham melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Misi Harian bunuh 4 anggota Divine Hall. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras."


"Elizabeth pergilah dari sini." kata Graham memberikan rubah putih kepada Elizabeth.


"Baik." Elizabeth mengangguk dengan patuh kemudian terbang ke arah barat.


"Wuussh." Graham melihat 3 pria dan 1 wanita terbang ke arahnya.


"Apa yang di lakukan kultivator tingkat saint disini." Seorang pria gemuk melihat Graham.


"Hati-hari mungkin dia yang membunuh Bai Long dan yang lain." Kata wanita berambut putih.


"Jangan bercanda. Bagaimana Bai Long dan yang lain di kalahkan manusia sepertinya." Pria gemuk mencibir.


"Aktifkan skill transformasi lightning dragon." Kata Graham kemudian berubah menjadi manusia naga bewarna ungu.


"Semuanya bersiap bertarung." Teriak wanita berambut putih melihat Graham yang berubah menjadi manusia naga berwarna ungu.


"Terlambat." Kata Graham kemudian menembakan bola petir ke arah wanita berambut putih dan 3 pria.


"Wooaarr." Wanita berambut putih tiba-tiba berubah menjadi naga putih sebesar 90 meter. "Buussshh." Naga putih menembakan bola cahaya ke arah bola petir. "Booomm!!." Ledakan terjadi.


"Naga cahaya ya." Kata Graham melihat naga putih sebesar 90 meter.


"Mengapa kalian bertiga hanya diam. Bantu aku melawannya." Teriak naga putih.


"Kami tahu." Balas 3 pria kemudian melesat ke arah Graham.


"Bodoh." Graham mencibir kemudian menembakan bola petir bertubi-tubi ke arah 3 pria.


Melihat bola petir yang melesat ke arah mereka. 3 pria kemudian membuat perisai. "Booomm!!!." "Boooomm!!." "Booomm!!." "Kraaakk." 3 pria terkejut saat perisai buatan mereka retak setelah menahan 3 bola petir. "Booomm!!." "Aaahhh." 3 pria berteriak saat terkena ledakan bola petir.


"Hao Yu, Tian Ming , Yu Hen." Naga putih berteriak melihat 3 pria terkena ledakan bola petir.


"Aku tidak menyangka anggota divine hall sangat lemah." Kata Graham melihat 3 pria yang terluka parah setelah terkena ledakan bola petir.


"Mati!!." Kata Graham kemudian menembakan bola petir ke arah 3 pria. "Boooomm!!." Ledakan terjadi.


Saat asap ledakan menghilang Graham melihat naga putih terbang ke arah barat. "Jangan berpikir untuk melarikan diri." Kata Graham terbang ke arah barat.


"Sial, aku bukan lawannya. Yang bisa mengalahkannya hanya pemimpin." Naga putih berbicara dengan panik.

__ADS_1


"Hei, mengapa kamu melarikan diri. Apa kamu tidak ingin menemani teman-temanmu ke neraka." Graham berteriak.


"Dia mengejarku." Naga putih panik melihat Graham yang mengajar dirinya.


Melihat naga putih mengabaikannya, Graham menembakan bola petir ke arah naga putih. "Buusshh." "Buusshh." Naga putih panik saat melihat bola petir yang melesat ke arahnya.


Naga putih berbalik dan menembakan bola cahaya ke arah bola petir. "Buusshh." "Buusshh." "Booomm!!." "Booomm!!." Ledakan terjadi di langit.


"Wuusshh." Naga putih terkejut melihat Graham yang muncul di depannya.


"Jangan coba lari dariku." Kata Graham memukul wajah naga putih. "Booomm!!." Naga putih melesat sejauh 1.000 meter.


Graham melesat ke arah naga putih kemudian menembakan bola petir. "Booomm!!." "Aaahhh." Naga putih berteriak saat terkena ledakan bola petir.


"Selamat tinggal." Kata Graham kemudian menembakan bola petir bertubi-tubi ke arah naga putih. "Booomm!!." "Booomm!!."


"Selamat anda telah menyelesaikan misi harian. Anda mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras." Notifikasi dan roti keras muncul di depan Graham.


"Dengan begini aku sudah membunuh 14 mahluk tingkat Saint." kata Graham mengigit roti.


Sementara itu di tempat lain. Pria paruh baya berambut abu-abu sedang terbang di langit. "Kraakk." "Kraaakk." Pria paruh baya melihat 4 giok yang hancur.


"Kali ini Margaret, Hao Yu, Tian Ming dan Yu Hen telah terbunuh." Kata pria paruh baya.


"Sepertinya dia tidak berada di benua barat." Pria berbalik kemudian terbang ke arah timur dengan cepat.


Saat ini Graham yang sedang terbang di langit melihat Elizabeth berada di pulau kecil. "Graham apa kamu baik-baik saja." Tanya Elizabeth.


"Aku baik-baik saja. Ayo kita lanjutkan perjalanan." Balas Graham.


"Baik." Elizabeth mengangguk.


Nama : Graham


Usia : 17 tahun


Tingkat : Saint


Ras : Manusia


Strength : 50.200


Agility : 50.200


Vitalitas : 50.200


Stamina : 48.200/50.200


Ki : 49.200/50.200


Poin : 0


"Jika setiap hari aku berkultivasi selama 10 jam. 500 hari lagi aku akan menerobos demi god." Kata Graham melihat layar statusnya.

__ADS_1


"Misi Harian kalahkan pemimpin Divine Hall. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras." Notifikasi hitam muncul di depan Graham.


Ekspresi Graham menjadi serius saat melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Elizabeth pergilah dari sini." Graham melihat Elizabeth.


"Mengapa kamu menyuruh temanmu pergi." Pria paruh baya tiba-tiba muncul di belakang Elizabeth.


"Aku tidak merasakan kehadirannya." Graham terkejut melihat kemunculan pria paruh baya.


"Apa kamu yang membunuh Chen Fan dan yang lain." Pria paruh baya melihat Graham.


"Aku tidak mengenal Chen Fan." Balas Graham.


"Krakkk." Pria paruh baya mematahkan lengan Elizabeth. "Aaahhhh." Elizabeth berteriak saat lengan kanannya patah.


"Berengsek." Graham marah dan mengeluarkan auranya.


"Jika kamu bergerak. Aku akan membunuhnya." Pria paruh baya mencengkram leher Elizabeth.


"Jika kamu membunuhnya. Aku akan membunuhmu dan seluruh keluargamu." Teriak Graham.


"Kamu harus tahu. Aku tidak suka di ancam oleh seseorang." Balas pria paruh baya kemudian menusuk dada Elizabeth. "Pucchiii."


"Elizabeth!!." Graham berteriak marah dan mengeluarkan auranya.


"Aku akan membunuhmu bajingan tua." Graham berteriak.


"Aktifkan skill transformasi lightning dragon." Kata Graham kemudian berubah menjadi manusia naga bewarna ungu.


"Menarik. Seorang manusia yang bisa berubah menjadi manusia setengah naga." Kata pria paruh baya melihat Graham.


"Aku akan membunuhmu bajingan tua." Graham melesat ke arah pria paruh baya. "Booomm!!." Graham meninju pria paruh baya.


"Jika aku kultivator tingkat Saint. Aku akan terluka jika menerima pukulanmu." Pria paruh baya menahan tinju Graham dengan tangannya.


"Buuzzz." Pria paruh baya mengeluarkan auranya kemudian memukul wajah Graham. "Booomm!!." Graham terlempar sejauh 10.000 meter.


"Jika barusan adalah pukulan terkuatnya. Aku yakin bisa mengalahkannya." Kata Graham mengusap darah di mulutnya.


Graham membuka tabel penyimpanan kemudian menelan 3 pil.


"Anda telah mengkonsumsi pil power level 7. Kekuatan anda meningkat 70% selama 7 menit."


"Anda telah mengkonsumsi pil speed level 7. Kecepatan anda meningkat 70% selama 7 menit."


"Anda telah mengkonsumsi pill vitalitas level 7. Daya hidup anda meningkat 70% selama 7 menit." Notifkasi muncul di depan Graham.


"Mengapa aku merasa dia semakin bertambah kuat." Pria paruh baya melihat Graham.


"Wuusshh." Graham melesat ke arah pria paruh baya kemudian meninjunya. "Booomm!!!." Pria paruh baya terdorong mundur 10 meter saat menahan pukulan Graham.


"Dia mampu mendorongku mundur." Pria paruh baya terkejut.


"Mati kau bajingan tua." Graham membuka mulutnya kemudian menembakan bola petir secara bertubi-tubi. "Booomm!!!." "Boooomm!!." Ledakan terjadi.

__ADS_1


Pria paruh baya menghindari bola petir dan melesat ke arah Graham. "Booomm!!." Pria paruh baya memukul wajah Graham.


Graham terdorong mundur 10 meter dan berteriak. "Bajingan tua aku akan mengirimmu ke neraka."


__ADS_2