
"Wuusshh." Graham melihat 2 pria yang terbang ke arahnya. "Akhirnya kita menemukanmu Graham. Aku tidak menyangka kamu bersembunyi di benua timur." Pria berambut biru melihat Graham.
"Misi harian bunuh 2 kultivator tingkat Saint. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras." Notifikasi muncul di depan Graham.
"Siapa yang bersembunyi. Setiap hari aku menunggu kedatanganmu." Graham mencibir.
"Victor dia bukan kultivator tingkat kaisar." Pria dengan dua tanduk biru menatap Graham.
"Kamu menerobos tingkat Saint." Pria berambut biru terkejut saat memeriksa kekuatan Graham.
"Benar. Beberapa menit lalu aku menerobos tingkat Saint." Graham tersenyum.
Ekspresi pria berambut biru menjadi buruk saat mengetahui Graham telah menerobos tingkat Saint.
"Manusia apa kamu yang membunuh semua naga di benua selatan." Pria dengan dua tanduk biru melihat Graham.
"Benar, aku yang membunuh semua kadal di benua selatan." Graham mengangguk.
"Manusia aku akan membunuhmu." "Woooarrr." Graham melihat pria bertanduk biru berubah menjadi naga biru sebesar 90 meter.
"Manusia matilah." Naga biru menembakan bola es dari mulutnya.
"Aktifkan skill transformasi Light Dragon." Gumam Graham kemudian berubah menjadi manusia naga.
"Buusshh." Graham menembakan bola cahaya ke arah bola es. "Boooomm!!!." Ledakan terjadi.
Saat asap ledakan menghilang Graham melihat ratusan pedang es muncul di udara.
"Graham matilah." Teriak Victor. "Wuusshh." "Wuusshh." Ratusan pedang es melesat ke arah Graham.
Graham membuka mulutnya kemudian menembakan bola cahaya bertubi-tubi ke arah ratusan pedang es. "Boomm!!." "Booomm!!." Ledakan terjadi.
Melihat Graham menghancurkan ratusan pedangnya pria berambut biru berkata. "Julian ayo pergi dari sini. Kita tidak akan bisa mengalahkannya."
"Victor mengapa kamu sangat pengecut. Pria itu belum tentu bisa mengalahkan kita berdua." Naga biru berteriak.
"Benar Victor aku belum tentu bisa mengalahkan kalian berdua." Graham tersenyum.
"Berengsek." Pria berambut biru mengutuk mendengar kata Graham. Pria berambut biru tahu Graham masih belum serius menghadapi dirinya dan temannya.
"Main-mainnya berakhir disini." Kata Graham kemudian menelan 3 pil.
"Anda telah mengkonsumsi pil power level 7. Kekuatan anda meningkat 70% selama 7 menit."
"Anda telah mengkonsumsi pil speed level 7. Kecepatan anda meningkat 70% selama 7 menit."
"Anda telah mengkonsumsi pill vitalitas level 7. Daya hidup anda meningkat 70% selama 7 menit." Notifkasi muncul di depan Graham.
"Wuusshh." Graham muncul di depan naga es kemudian memukul wajahnya. "Booomm!!." Naga es melesat sejauh 1.000 meter.
__ADS_1
"Sekarang giliranmu Victor." Graham tersenyum.
"Bajingan jangan remehkan aku." Teriak Victor kemudian ribuan panah es muncul di langit.
"Matii!!." Teriak Victor kemudian ribuan panah es melesat ke arah Graham.
Graham membuka mulunya kemudian menembakan bola cahaya bertubi-tubi ke arah ribuan panah es. "Booomm!!." "Booomm!!." Ledakan terjadi.
"Manusia matilah." Graham melihat naga biru melesat ke arahnya dan menembakan bola es. Graham membuka mulutnya kemudian menembakan bola cahaya ke arah bola es. "Booomm!!." Ledakan terjadi.
"Julian ayo kita melarikan diri." Teriak pria berambut biru.
"Kali ini aku tidak akan membiarkanmu melarikan diri." Kata Graham melesat ke arah pria berambut biru.
Graham meninju pria berambut biru ke bawah. "Booomm!!!." "Uuuhh." Pria berambut biru menghantam tanah.
Graham membuka mulutnya kemudian menembakan bola cahaya bertubi-tubi ke arah pria berambut biru.
"Julian bantu aku." Teriak pria berambut biru kemudian membuat dinding es yang melindungi dirinya. "Booomm!!." "Booomm!!."
"Manusia berhenti." Naga biru berteriak kemudian menembakan bola es ke arah Graham. Graham mengabaikan bola es yang melesat ke arahnya dan terus menembakan bola cahaya bertubi-tubi ke arah pria berambut biru.
"Booomm." Graham terkena bola es dan membeku di udara. Melihat Graham yang membeku naga biru melesat ke arah pria berambut biru.
"Victor apa kamu baik-baik saja." Naga biru berubah menjadi manusia dengan dua tanduk biru di kepalanya.
"Uhhuuk." "Julian sepertinya aku tidak bisa membalaskan dendam adikku." Pria berambut biru batuk darah kemudian meninggal dengan mata terbuka.
"Kraakk." Graham menghancurkan es. "Oohh. Apakah temanmu mati." Graham melihat pria dengan dua tanduk biru.
"Saat ini dia pasti berada di neraka menemani adiknya." Graham tersenyum.
"Manusia aku akan membunuhmu." Pria dengan dua tanduk biru berbicara dengan nada menyeramkan.
Graham melihat pria dengan dua tanduk biru berubah kembali menjadi naga biru sebesar 90 meter.
"Kamu tidak akan bisa membunuhku." Graham melesat ke arah naga biru kemudian meninju wajahnya "Booomm!!." Naga biru terlempar sejauh 1.000 meter.
"Sial. Efek pilnya sudah habis." Kata Graham merasakan tubuhnya menjadi lemah.
Graham membuka tabel penyimpanan dan mengambil 3 pil. Graham menelan 3 pil dan melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Anda telah mengkonsumsi pil power level 7. Kekuatan anda meningkat 70% selama 7 menit."
"Anda telah mengkonsumsi pil speed level 7. Kecepatan anda meningkat 70% selama 7 menit."
"Anda telah mengkonsumsi pill vitalitas level 7. Daya hidup anda meningkat 70% selama 7 menit."
"Manusia matilah." Naga biru menembakan bola es bertubi-tubi ke arah Graham.
__ADS_1
Graham membuka mulutnya kemudian menembakan bola cahaya bertubi-tubi ke arah bola es yang menuju ke arahnya. "Booomm!!." "Boomm!!.
Graham berhenti menembakan bola cahaya dan melesat ke arah naga biru. "Booomm!!." Graham meninju wajah naga biru. Naga biru terlempar sejauh 1.000 meter.
"Wuusshh." Graham mengejar naga biru kemudian menembakan bola cahaya dari jarak dekat. "Booomm!!."
"Manusia aku akan membunuhmu." Naga biru berteriak marah setelah terkena ledakan bola cahaya.
"Aku bosan mendengar perkataan itu." Graham mencibir kemudian menembakan bola cahaya dari jarak dekat. "Booomm!!." Bola cahaya meledak saat mengenai wajah naga biru.
"Busshh." "Buusshh." Graham kemudian menembakan bola cahaya bertubi-tubi. "Booomm!!." "Booomm!!." Bola cahaya meledak saat mengenai tubuh naga biru.
Tidak lama kemudian Graham melihat naga biru terjatuh dari langit. "Selamat tinggal." Kata Graham kemudian menembakan bola cahaya ke arah naga biru. "Booomm!!." Bola cahaya meledak.
"Selamat anda telah menyelesaikan misi harian. Anda mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras." Notifikasi dan roti keras muncul di depan Graham.
"Pertarungan yang melelahkan." Graham menghela nafas dan melayang turun dari langit.
"Aktifkan skill 5 elemen." Kata Graham kemudian tubuhnya di selimuti api. "Wuusshh." Graham kemudian membakar tubuh Victor dan Julian naga biru.
Melihat tubuh Victor dan naga biru terbakar Graham berkata. "Munculkan tabel status." Layar status kemudian muncul di depan Graham.
Nama : Graham
Usia : 17 tahun
Tingkat : Saint
Ras : Manusia
Strength : 40.000
Agility : 40.000
Vitalitas : 40.000
Stamina : 20.000/40.000
Ki : 20.000/40.000
Poin : 10
"Baru kali ini aku menghabiskan 50% stamina dan ki saat bertarung." Kata Graham melihat statusnya.
Melihat 10 poin yang baru saja di dapatkan, Graham kemudian menambahkan. 2 poin di Strength, 2 poin di Agility, 2 Poin di Vitalitas, 2 Poin di Stamina dan 2 Poin di Ki." Cahaya hitam menyinari tubuh Graham.
"Munculkan tabel shop." Kata Graham kemudian tabel shop muncul di depannya.
"Saat ini aku sudah membunuh 10 mahluk tingkat kaisar. Jadi aku bisa membeli skill observasi level 8." Kata Graham menekan gambar buku.
__ADS_1
"Skll Observasi level 8. Efek membuat anda dapat melihat informasi mahluk hidup tingkat Kaisar dan dibawahnya. Konsumsi 80 poin ki setiap menggunakan skill. Pelajari/Tidak." "Pelajari." Graham menekan notifikasi.