Villain System

Villain System
123. Merubah Ingatan


__ADS_3

"Skill Special Memory Manipulation. Efek anda dapat merubah dan menghapus ingatan mahluk hidup. Peringatan Skill hanya bisa digunakan kepada mahluk yang lebih lemah dari pengguna. Pelajari/Tidak."


"Pelajari." Graham menekan notifikasi. Buku kuno muncul di depan Graham kemudian menjadi cahaya hitam dan masuk ke dalam kepala Graham.


Beberapa menit kemudian Graham telah mempelajari semua skill yang menurutnya berguna. "Munculkan tabel skill." Kata Graham kemudian tabel skil muncul di depannya.


"Skill Special Observation. Skill Special Kontrak Jiwa. Skill Special Regenerasi. Skill Special Control Time. Skill Special Teleportasi. Skill Special Memory Manipulation. Skill Special True Dragon Transformation. Skill Special Poison."


"Aku telah mempelajari 8 skill special." Kata Graham melihat semua skillnya.


"Jika aku bertemu Chen Sang kembali. Aku yakin bisa mengalahkannya dengan mudah." Kata Graham penuh percaya diri.


"Munculkan tabel shop." Kata Graham kemudian tabel shop muncul di depannya. Graham menekan gambar pil dan melihat semua pil telah terbuka.


"Pil Star. Efek memakannya dapat meningkatkan Strength, Agility, Vitalitas, Stamina dan Ki sebesar 1.000 poin. Stock : 1." Graham kemudian mengambil pil star.


Beberapa detik kemudian sebuah pil muncul di depan Graham. "Aku akan mengkonsumsi pil ini nanti. Sekarang saatnya mencoba Skill Memory Manipulation." Kata Graham keluar dari kamarnya.


"Violet kemarilah." Kata Graham duduk di sofa.


"Baik tuan." Violet mengangguk dan duduk di samping Graham.


"Aktifkan skill Memory Manipulation." Kata Graham memegang kepala Violet. "Wuusshh." Graham kemudian mengetahui semua ingatan Violet.


"Aku akan menghapus semua ingatan tentang suamimu, Luo Cheng dan juga cucumu." Kata Graham menghapus ingatan Violet.


"Aku akan menambahkan ingatan bahwa aku adalah suamimu yang paling kamu cintai. Yang telah menyelamatkanmu berkali-kali dalam kematian dan membantumu menerobos demi god. Dan namamu sejak kecil adalah Violet bukan Luo Yi." Kata Graham.


Graham melihat Violet yang tidak sadarkan diri dan berkata. "Hancurkan kontrak jiwa." "Sing!!." Kepala Violet bersinar.


Graham mengambil pil pemulihan level 9 dari tabel penyimpanan, kemudian memasukan pil ke dalam mulut Violet.


"Uuhh." Violet terbangun dan memegangi kepalanya. "Suami mengapa kepalaku pusing." Violet melihat Graham.


"Bagus. Skillnya bekerja." Graham tersenyum melihat Violet memanggilnya suami.


"Kepalamu tadi terbentur." Kata Graham.


"Ahh, jadi begitu." Violet mengangguk.


"Suami ayo kita berhubungan badan. Aku sudah lama ingin mempunyai anak." Violet tersenyum dan mengelus milik Graham.


"Tunggulah aku di kamar." kata Graham melihat Violet.


"Baiklah, aku akan menunggumu di kamar." Violet mencium pipi Graham kemudian berjalan ke kamar.


Melihat Violet masuk ke dalam kamar Graham berkata. "Munculkan tabel shop." Tabel shop kemudian muncul di depan Graham.


Graham menekan gambar senjata dan melihat semua senjata terbuka. "Bagus, semua senjata terbuka. Jika semua senjata menutup kembali, aku akan memakai skill kontrak jiwa lagi kepada Violet." Kata Graham berjalan ke arah kamar.


Graham masuk ke dalam kamar dan melihat Violet yang memakai pakaian seksi. "Suami, bagaimana pakaianku." Violet tersenyum.


"Pakaianmu sungguh seksi." Kata Graham berjalan ke arah Violet.


Graham dan Violet saling menatap kemudian mulai berciuman. "Emmm." "Violet jangan panggil aku suami. Panggilah aku dengan sebutan sayang." Kata Graham memeluk Violet.


"Baiklah sayang, aku akan menuruti apapaun yang kamu katakan." Violet tersenyum.


Keesokan harinya Graham dan Violet sedang berbaring di kasur dengan telanjang. "Sayang, kamu sangat hebat saat di ranjang." Violet tersenyum dan memeluk Graham.


"Baiklah, ayo kita sarapan terlebih dulu." Kata Graham melihat Violet.

__ADS_1


"Baik sayang." Violet mengangguk.


"Selamat pagi tuan. Kami berdua telah menyiapkan sarapan untuk anda." Kata Eleanor dan Yu Jie saat melihat Graham dan Violet keluar dari kamar.


"Violet ayo kita makan." Kata Graham berjalan ke ruang makan.


"Baik sayang." Violet mengangguk.


"Kalian berdua ayo makan juga." Graham melihat Eleanor dan Yu Jie.


"Baik tuan." Eleanor dan Yu Jie mengangguk.


Beberapa menit kemudian Graham telah selesai makan. "Violet berlatihlah kultivasi di kamar." Graham melihat Violet.


"Baik sayang." Violet mengangguk dan berjalan ke arah kamar.


"Aktifkan skill Memory Manipulation." Kata Graham memegang kepala Eleanor. "Wuusshh." Graham kemudian mengetahui semua ingatan Eleanor.


"Aku akan merubah ingatan tentang kematian kedua orang tuamu. Kedua orang tuamu di bunuh oleh Cheng Sang." Kata Graham merubah ingatan Eleanor.


"Aktifkan skill Memory Manipulation." Kata Graham memegang kepala Yu Jie. "Aku akan merubah ingatan tentang kematian kedua orang tuamu. Kedua orang tuamu di bunuh oleh Chen Sang." Kata Graham merubah ingatan Yu Jie.


Graham melihat Eleanor dan Yu Jie yang tidak sadarkan diri dan berkata. "Hancurkan kontrak jiwa." "Sing!!." Kepala Eleanor dan Yu Jie bersinar.


Graham mengambil pil pemulihan level 9 dari tabel penyimpanan, kemudian memasukan pil ke dalam mulut Eleanor dan Yu Jie.


"Uuhh." Eleanor dan Yu Jie terbangun setelah mengkonsumsi pil pemulihan. "Graham." Kata Eleanor melihat Graham.


"Senior." Kata Yu Jie melihat Graham.


"Aku telah menghapus kontrak budak yang ada pada dirimu." Graham melihat Eleanor.


"Orang tuamu terbunuh karena diriku. Jadi sebagai permintaan maaf. Aku menghapus kontrak budakmu." Graham melihat Eleanor.


Eleanor mengigit bibirnya saat mengingat kedua orang tuanya dibunuh Chen Sang. "Jika saja kamu tidak menjelajahi alam semesta. Kedua orang tuaku tidak akan mati." Eleanor menangis.


"Kak, kematian kedua orang tua kita bukanlah kesalahan senior." Kata Yu Jie meneteskan air mata.


Sementara itu di benua Timur Elizabeth terkejut saat melihat kota yang hancur dan mayat elf yang tergeletak di jalanan. "Apa yang sebenarnya terjadi disini." Kata Elizabeth dengan panik. "Wuusshh." Elizabeth terbang dengan cepat ke arah istana.


Elizabeth masuk ke dalam istana dan melihat elf yang tergeletak di tanah dengan tubuh hangus. "Elizabeth apakah itu dirimu." Kata elf dengan tubuh hangus.


"Suara ini." Badan Elizabeth gemetar saat mendengar elf dengan tubuh hangus memanggil Namanya.


"Ibu apa yang terjadi padamu." Elizabeth menangis. Elf dengan tubuh hangus yang tidak lain Kathrine mulai bercerita saat pria berambut merah membakar dirinya.


"Ibu, aku akan membawamu kepada Graham. Graham pasti memiliki pil yang dapat menyembuhkanmu." Elizabeth menggendong Kathrine dan berlari keluar istana.


Saat ini Graham sedang duduk di kursi dan melihat Eleanor serta Yu Jie telah berhenti menangis. "Eleanor, aku telah menghapus kontrak budak pada dirimu. Saat ini kamu bisa bebas pergi kemana saja." Graham melihat Eleanor.


"Jadi kamu membuangku." Eleanor menatap Graham.


"Tentu saja tidak. Aku tidak keberatan jika kamu ingin menjadi pelayanku." Graham tersenyum.


"Aku akan pulang." Eleanor berjalan keluar rumah.


"Senior saya ijin pulang." Kata Yu Jie kemudian mengikuti Eleanor.


"Baiklah, saatnya berkultivasi." Kata Graham berjalan ke dalam kamarnya.


3 hari telah berlalu. Saat ini Graham sedang bersantai dan memakan anggur di ruang tamu. "Krekk." Graham melihat Eleanor dan Yu Jie masuk ke dalam rumahnya.

__ADS_1


"Aku sudah menebak kamu akan kemari." Graham tersenyum melihat Eleanor.


"Aku datang kesini bukan untuk menjadi pelayanmu." Eleanor menatap Graham.


"Lalu mengapa kamu kemari." Balas Graham.


"Kamu sudah mengambil kesucianku. Jadi kamu harus bertanggung jawab." Kata Eleanor dengan wajah merah.


"Jika begitu kamu tinggal makan saja pil ini. Dan kamu akan kembali virgin lagi." kata Graham memberikan pil virgin kepada Eleanor.


"Kamu memiliki pil yang dapat membuat wanita virgin kembali." Eleanor terkejut saat mendengar kata Graham.


"Benar, mengapa kamu tidak mencoba pil itu." Graham melihat Eleanor. Eleanor melihat pil di tangannya kemudian menelan pil.


"Graham kamu tidak memberiku pil afrosidak kan." Kata Eleanor dengan wajah merah.


"Tentu saja tidak." Balas Graham melihat Tubuh Eleanor yang bergetar.


1 menit kemudian Eleanor melihat tubuhnya berhenti gemetar. "Aku tidak merasakan perubahan pada diriku." Eleanor menatap Graham.


"Ahhh." Eleanor berteriak saat Graham tiba-tiba menggendongnya.


"Mengapa kita tidak memeriksanya di kamar." kata Graham berjalan ke arah kamar dengan menggendong Eleanor. Graham membaringkan Eleanor ke kasur kemudian mencium bibirnya.


Setelah puas mencium bibir Eleanor. Graham melepas panties Eleanor kemudian menusuk pussynya. "Ahhhh." Eleanor berteriak saat Graham menusuk pussynya.


"Mengapa sangat menyakitkan." Kata Eleanor memeluk Graham.


"Lihatah." Kata Graham melihat Eleanor.


"Ahhh." Eleanor terkejut melihat darah yang keluar dari miliknya.


"Bukankah sudah kubilang, kamu virgin kembali." Kata Graham.


"Graham apa kamu yang menciptakan pil luar biasa seperti itu." Eleanor terkejut.


"Tidak, pil itu tiba-tiba muncul dari udara kosong." Balas Graham. Eleanor tersenyum kecut mendengar jawaban Graham.


"Baiklah, apa kamu ingin pil virgin lagi. Aku mempunyai banyak pil virgin." Graham tersenyum dan menunjukan dua pil virgin.


"Tidak, itu menguntungkan dirimu. Sementara aku akan kesakitan saat berhubungan lagi denganmu." Eleanor menggeleng.


"Baiklah, jika kamu tidak menginginkannya." Kata Graham menyimpan pil spirit ke dalam tabel penyimpanan. Graham dan Eleanor saling menatap kemudian mulai berciuman.


Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Graham dan Eleanor sedang berpelukan di atas ranjang. "Graham apa kamu menyukaiku." Eleanor menatap Graham.


"Mengapa masih bertanya. Tentu saja aku menyukaimu. Jika aku tidak menyukaimu, aku tidak akan membuatmu menjadi budakku." Balas Graham.


"Aku tidak mengerti apa yang ada di pikiranmu. Jika pria menyukai seorang wanita. Pria itu akan menyatakan perasaan pada wanita yang di sukainya. Tapi kamu berbeda, kamu membuat wanita yang kamu sukai, menjadi budakmu." Eleanor menatap Graham.


"Karena saat wanita yang kusuka menjadi budakku. Aku bisa melakukan apapun kepada mereka. Dan mereka tidak akan mengkhianatiku." Balas Graham.


"Graham kamu adalah pria buruk." Balas Eleanor.


"Benar, aku pria yang buruk." Graham tersenyum dan mencium bibir Eleanor.


"Emmm." Eleanor memejamkan matanya dan memeluk Graham.


Beberapa jam kemudian Graham dan Eleanor keluar dari kamar. "Kak, apa kamu kembali virgin setelah memakan pil yang diberikan senior." Tanya Yu Jie.


"Benar, aku kembali virgin setelah mengkonsumsi pil yang diberikan Graham." Eleanor mengangguk.

__ADS_1


__ADS_2