Villain System

Villain System
85. Membeli Budak


__ADS_3

"Mengapa kamu ingin menjadi pemanduku ke benua suci. Bukankah kita berdua tidak dekat." Graham melihat wanita berambut kuning.


"Saya ingin kembali ke benua suci. Jadi tidak ada salahnya jika kita berdua pergi bersama." Wanita berambut kuning tersenyum kepada Graham.


Graham menatap wanita berambut kuning dan bergumam. "Aktifkan skill observasi. Munculkan informasi Grace." Layar status kemudian muncul di depan Graham.


Nama : Grace


Usia : 47 tahun


Tingkat : Kaisar


Ras : Manusia


Strength : 36.000


Agility : 36.000


Vitalitas : 36.000


Stamina : 35.000/36.000


Ki : 35.500/36.000


Informasi : Paus Gereja Cahaya


"Usianya sama dengan Eleanor." Gumam Graham melihat usia Grace 47 tahun.


"Baiklah, besok pagi kita akan berangkat ke benua suci. Aku tunggu kamu di rumahku." Graham berjalan keluar ruangan.


"Baiklah." Wanita berambut kuning tersenyum.


"Grace kamu masih belum menerobos tingkat Saint. Apa kamu serius ingin kembali ke benua suci." Eleanor menatap wanita berambut kuning.


"Aku serius. Selama aku bersama Graham. aku yakin diriku akan baik-baik saja." Wanita berambut kuning tersenyum. Eleanor tersenyum kecut mendengar jawaban wanita berambut kuning.


12 Jam telah berlalu saat ini Graham berada di kamarnya. "Saatnya pergi ke pelalangan gelap." Kata Graham keluar dari kamarnya.


"Graham apa kamu ingin pergi ke pelelangan gelap." Tanya Flora.


"Benar. Aku akan pergi ke pelelangan gelap." Balas Graham.


"Aku ikut." Kata Flora memeluk lengan Graham.


"Baiklah, ayo kita pergi bersama." Kata Graham keluar dari rumahnya bersama Flora.


Tidak lama kemudian Graham dan Flora tiba tempat pelelangan. "Silakan masuk duke. Tuan Volmir sudah menunggu kedatangan anda." Penjaga berkata dengan hormat saat melihat Graham.


Graham mengangguk dan masuk ke dalam tempat pelelangan bersama Flora.


"Duke Graham silakan ikuti saya." Saat masuk ke dalam pelelangan Graham di sambut oleh seorang perempuan.


Graham mengangguk dan mengikuti perempuan ke lantai bawah tanah. "Duke Graham ini ruangan anda." Perempuan tersenyum dan membuka pintu.

__ADS_1


Graham dan Flora kemudian masuk ke dalam ruangan. Graham melihat banyak buah-buahan di dalam ruangan.


"Suatu kehormatan bagi saya karena duke Graham bersedia datang ke tempat pelelangan gelapku." Graham melihat pria berpakaian hitam masuk ke dalam ruangan.


"Aku sudah berjanji datang ke tempat pelelangan gelapmu setelah membunuh pemimpin sekte demonic." Balas Graham.


Pria berpakaian hitam tersenyum saat mendengar balasan Graham. "Duke Graham jika anda tertarik dengan budak yang saya jual. Saya akan memberikan budak kepada anda secara gratis." Pria berpakaian hitam tersenyum.


"Baiklah, aku tidak akan menolak tawaranmu." Graham menyeringai.


"Duke Graham saya akan meninggalkan anda." Pria berpakaian hitam tersenyum.


"Baiklah, kamu bisa pergi." balas Graham. Pria berpakain hitam mengangguk kemudian keluar dari ruangam.


Tidak lama kemudian Graham melihat perempuan yang berdiri di panggung. "Terimakasih untuk para tamu semuanya karena sudah hadir dalam acara pelelangan malam ini. Malam ini kita kedatangan tamu special yang tidak adalah duke Graham. Kultivator terkuat di benua barat." Wanita berteriak dan melihat ke arah ruangan Graham berada.


Semua peserta dalam pelelangan kemudian melihat ke arah ruangan Graham berada. "Baiklah, Saya Karen sebagai pemandu acara, mengumumumkan pelelangan dimulai." Teriak wanita.


"Untuk budak pertama yang kita jual adalah seorang perempuan." Kata wanita melihat seorang perempuan berkulit putih dan berambut coklat naik ke panggung.


"Namanya adalah Ismi saat ini dia berusia 17 tahun dan kultivator tingkat Advanced." Kata wanita melihat perempuan yang berdiri di sampingnya.


"Dan tentunya Ismi masih virgin." Wanita pemandu acara tersenyum.


"Harga Ismi adalah 100.000 coin emas. Harga naik 1000 coin emas untuk setiap kali penawaran." Teriak wanita.


"101.000 coin emas." Teriak seorang pria.


"102.000 coin emas." Teriak pria lain.


"110.000 coin emas. Apa ada penawaran yang lebih tinggi." Kata wanita.


"Jika dalam hitungan ke tiga tidak ada penawaran yang lebih tinggi. Maka Ismi akan di dapatkan oleh tuan Alfred." Kata wanita.


"1,2,3 selamat tuan Afred anda mendapatkan Ismi." Kata wanita.


"Nasib perempuan itu sangat menyedihkan." Kata Flora melihat perempuan yang terjual dengan harga 110.000 coin emas.


"Kita tidak tahu masa lalunya. Mungkin dia seorang pencuri dan berakhir tertangkap. Lalu di jual sebagai budak." balas Graham memakan anggur. Flora terdiam mendengar jawaban Graham.


"Budak berikutnya adalah Silvia usianya saat ini adalah 22 tahun. Silvia adalah kultivator tingkat Expert." Kata wanita pemandu acara melihat wanita berkulith putih dan berambut hitam naik ke atas panggung.


"Mengapa dia ada disini." Graham terkejut melihat wanita yang di jual sebagai budak.


"Graham apa kamu mengenalnya." Tanya Flora.


"Aku mengenalnya. Dia wanita yang bekerja di mercenaris yang terletak di kota Roan." Balas Graham.


Saat menyebutkan kota Roan Graham tiba-tiba teringat dengan Alice. "Sigghh. Aku jadi teringat Alice." Graham mengigit bibirnya.


Flora memegang tangan Graham dan berkata. "Graham kamu masih memiliki diriku, Elena, Fanny dan Elizabeth."


"Benar, aku masih memiliki kalian berempat." Graham tersenyum.

__ADS_1


"Harga Silvia adalah 100.000 coin emas. Harga naik 1000 coin emas untuk setiap kali penawaran." Teriak wanita.


"101.000 coin emas." Teriak seorang pria.


"102.000 coin emas." Teriak pria lain.


"150.000 coin emas." Teriak Graham.


"150.000 coin emas. Apa ada penawaran yang lebih tinggi." Kata wanita.


"Jika dalam hitungan ke tiga tidak ada penawaran yang lebih tinggi. Maka Silvia akan di dapatkan oleh duke Graham." Kata wanita.


"1,2,3 selamat duke Graham anda mendapatkan Silvia." Kata wanita melihat ke arah ruangan Graham.


Beberapa menit telah berlalu Graham melihat puluhan budak yang di jual. "Budak terakhir adalah seorang elf." Kata wanita pemandu acara melihat elf perempuan berkulit putih dan berambut hitam yang naik ke atas panggung.


"Namanya adalah Margaret usianya saat ini adalah 15 tahun. Margaret adalah kultivator tingkat Advanced." Kata wanita pemandu acara.


"Dan tentunya Margaret masih virgin." Wanita pemandu acara tersenyum.


"Harga Margaret adalah 1.000.000 coin emas. Harga naik 10.000 coin emas untuk setiap kali penawaran." Teriak wanita.


"1.010.000 coin emas." Teriak seorang pria.


"1.020.000 coin emas." Teriak pria lain.


"Harganya 10x lipat dari budak lainnya. Apa karena dia ras elf." Kata Graham melihat elf perempuan yang berdiri di atas panggung.


"1.500.000 coin emas" Teriak Graham.


"1.500.000 coin emas. Apa ada penawaran yang lebih tinggi." Kata wanita.


"Jika dalam hitungan ke tiga tidak ada penawaran yang lebih tinggi. Maka Margaret akan di dapatkan oleh duke Graham." Kata wanita.


"1,2,3 selamat duke Graham anda mendapatkan Margaret." Kata wanita melihat ke arah ruangan Graham.


"Terimakasih untuk para tamu semuanya, karena sudah hadir dalam acara pelelangan malam ini. Saya Karen sebagai pemandu acara mengumumkan acara pelelangan telah selesai. Jangan lupa untuk hadir di acara pelelangan 1 bulan kemudian." Wanita tersenyum kemudian meninggalkan panggung.


"Kreekk." Graham melihat pria berpakaian hitam masuk ke dalam ruangan bersama Silvia dan Margaret.


"Graham." Silvia terkejut saat melihat seseorang yang membelinya adalah Graham. Silvia tidak menyangka duke Graham yang terkenal di kekaisaran adalah Graham yang dulu dia kenal di kota Roan.


"Duke Graham apa anda ingin memberikan segel budak kepada mereka berdua." Pria berpakaian hitam tersenyum kepada Graham.


"Tidak perlu. Aku juga memiliki kemampuan kontrak budak." Balas Graham.


"Seperti yang saya harapkan oleh duke Graham. Anda sangat luar biasa." Pria berpakaian hitam tersenyum.


"Volmir apa aku tidak perlu membayar untuk mereka berdua." Graham melihat pria berpakaian hitam.


"Tidak perlu duke Graham. Sebagai gantinya saya ingin berteman dengan anda." Pria berpakaian hitam tersenyum.


"Baiklah, mulai saat ini kita berteman." Graham tersenyum. Pria berpakaian hitam tersenyum mendengar balasan Graham. Berteman dengan Graham adalah yang di inginkannya.

__ADS_1


__ADS_2