Villain System

Villain System
43. Fanny


__ADS_3

"Bagaimana kepala sekolah." Graham menatap perempuan berambut coklat.


Perempuan berambut coklat terdiam beberapa detik kemudian mengangguk. "Aku setuju."


"Benar, apa kamu masih virgin. Jika kamu tiak virgin. Lupakan saja yang baru saja aku katakan." Kata Graham.


"Tentu saja aku masih virgin." balas perempuan berambut coklat.


"Bagus, jika begitu ayo ke kamarku." Graham tersenyum dan berjalan ke arah kamarnya.


Graham masuk ke dalam kamarnya dan melihat perempuan berambut coklat yang berdiri di luar pintu. "Masuklah." Kata Graham.


Perempuan berambut coklat kemudian masuk ke dalam kamar Graham. "Graham apa aku perlu mandi terlebih dulu." Tanya perempuan berambut coklat.


"Kamu bisa mandi terlebih dulu." Balas Graham.


Perempuan berambut coklat kemudian masuk ke dalam kamar mandi Graham.


Beberapa menit kemudian perempuan berambut coklat keluar dari kamar mandi.


"Naiklah ke Kasur." Kata Graham. Perempuan berambut coklat mengangguk kemudian naik ke kasur.


"Aahh." Perempuan berambut coklat menjerit saat Graham menarik handuknya.


"Kepala sekolah kamu memiliki tubuh yang sangat indah." Kata Graham melihat dada bulat perempuan berambut coklat.


"Graham jangan katakan hal memalukan seperti itu." Perempuan berambut coklat tersipu malu.


Graham membaringkan perempuan berambut coklat ke kasur kemudian menjilati dadanya. "Eeemm." Perempuan berambut coklat mengerang.


"Kepala sekolah berapa usiamu saat ini." tanya Graham.


"Saat ini aku berusia 25 tahun dan berhentilah memanggilku kepala sekolah." Balas perempuan berambut coklat.


"Baiklah, aku akan memanggilmu Fanny mulai sekarang." Graham tersenyum.


Perempuan berambut coklat tersipu malu saat Graham memanggil namanya.


Graham melihat pussy berbulu Fanny kemudian menjilatinya. "Eeemmm." Fanny menahan erangannya.


Melihat pussy Fanny sudah basah. Graham kemudian menusuk pussy Fanny. "Aaahh." Fanny menjerit dan mencakar tubuh Graham.


"Kamu melukaiku." Kata Graham melihat Fanny.


"Aahhh, maafkan aku." Fanny meminta maaf melihat luka cakar di tubuh Graham.


Graham mengambil pil pemulihan level 1 dan menelannya. Luka cakar di tubuh Graham perlahan menghilang.


"Baiklah, aku akan melakukannya dengan pelan-pelan." Kata Graham melihat Fanny. Fanny mengangguk mendengar kata Graham.


2 Jam kemudian Graham masih berhubungan badan dengan Fanny. "Aku tidak menyangka kita akan berhubungan badan, padahal 3 jam lalu aku membuatmu terluka." Graham menatap Fanny.

__ADS_1


"Kamu adalah pemuda yang buruk. Jika kamu tidak memberiku 2 pil spirit level 2. Aku tidak sudi tidur denganmu." Balas Fanny.


"Apa kamu berpikir aku akan memberimu pil spirit level 2." Graham menyeringai.


"Jangan bercanda denganku Graham." Ekspresi Fanny menjadi buruk mendengar kata Graham.


Graham tersenyum dan berkata. "Aku hanya bercanda, sesuai perjanjian aku memberimu 2 pil spirit level 2." Graham memberikan 2 pil spirit level 2 kepada Fanny.


"Aku pikir kamu serius tidak akan memberiku pil spirit level 2." Kata Fanny menyimpan 2 pil spirit ke dalam cincin ruangnya.


"Benar, berapa banyak perempuan yang sudah kamu tiduri. Kamu sangat berpengalaman saat berhubungan badan." Tanya Fanny.


"4 perempuan termasuk dirimu." Balas Graham.


"Di usia yang sangat muda kamu sudah meniduri 4 perempuan." Fanny terkejut.


"Tapi 1 perempuan yang sudah tidur denganku telah meninggal." Balas Graham mengingat Slyvie yang bunuh diri.


"Oohh, mengapa dia meninggal." Tanya Fanny penasaran.


"Dia bunuh diri karena ayahnya mati di tangan ibu tirinya sendiri." Balas Graham. Fanny terkejut dengan kata Graham.


"Sebentar lagi Alice akan pulang. Apa kamu tidak ingin pergi." Graham melihat Fanny.


"Tentu saja aku akan pergi." balas Fanny turun dari kasur dan memakai pakaiannya.


"Jika kamu membutuhkan pria untuk berhubungan badan, kamu bisa datang menemuiku." Graham tersenyum.


"Benarkah." Graham turun dari kasur dan menjilati leher Fanny.


"Graham berhenti, atau aku akan memukulmu." Kata Fanny dengan badan gemetar.


"Aku menyukaimu Fanny." Bisik Graham di telinga Fanny. Badan Fanny gemetar saat mendengar kata Graham.


"Aahh." Graham membaringkan Fanny ke ranjang.


"Ayo kita berhubungan badan lagi. Lalu aku akan memberimu 1 pil spirit level 2 lagi." kata Graham mengelus wajah Fanny.


"Baiklah, tapi lakukan dengan cepat." Kata Fanny tersipu malu.


"Tentu." Graham tersenyum kemudian melepas panties Fanny.


30 menit kemudian Graham melihat Fanny yang keluar dari rumahnya. "Munculkan tabel shop." Kata Graham kemudian tabel shop muncul di depannya.


Graham menekan gambar pil dan melihat semua pil di level 3 telah terbuka.


"Pil spirit level 3. Efek memakannya dapat meningkatkan Strength, Agility, Vitalitas, Stamina dan Ki sebesar 300 poin. Hanya bisa di konsumsi 1 tahun sekali. Mengkonsumsi 2 kali dalam satu tahun tidak akan memberikan efek apapun. Stock pil : 1."


Graham mengambil pil spirit level 3, kemudian sebuah pil muncul di depan Graham.


Graham menyimpan pil spirit level 3 ke dalam penyimpanan dan berkata. "Aku akan mencari tempat sepi untuk mengkonsumsi pil spirit level 3."

__ADS_1


Graham tahu jika dia mengkonsumsi pil spirit level 3. Graham akan menerobos tingkat Master. Dan kultivator yang menerobos tingkat master akan membuat fenomena alam.


Graham kemudian melihat semua pil di level 4. "Semua pil di level 4 terbuka, kecuali pil spirit level 4." Kata Graham.


Graham tahu persyaratan membuka pil spirit level 4 adalah membunuh 100 kultivator tingkat Expert dan mengambil kesucian kultivator tingkat Expert. Sementara Graham belum membunuh 100 kultivator tingkat Expert.


"Pil pemulihan tingkat 4. Efek dapat menyembuhkan luka organ dalam, menyembuhkan semua jenis penyakit. menghilangkan racun. Efek khusus dapat memulihkan 40% stamina dan ki setelah mengkonsumsi pil. Stock pil : 1."


Graham mengambil pil pemulihan tingkat 4, kemudian sebuah pil muncul di depan Graham.


Graham menyimpan pil pemulihan ke dalam tabel penyimpanan dan menekan gambar senjata. Graham melihat hanya senjata di level 1 dan 2 yang terbuka. "Sepertinya aku harus membantu Viola mencapai tingkat Advanced." Graham tahu persyaratan membuka semua senjata di level 3 adalah memiliki 3 pengikut tingkat Advanced.


"Aku pulang." Graham melihat Alice yang kembali.


"Aku akan pergi. Aku titipkan Gumiho padamu." Kata Graham melihat rubah putih yang tertidur di sofa.


"Baik." Alice mengangguk. Graham menepuk bahu Alice kemudian keluar dari rumahnya.


Beberapa menit kemudian Graham telah keluar dari ibukota. "Sebelum pergi ke rumah Viola. Aku akan mencari tempat sepi untuk mengkonsumsi pil spirit level 3." Kata Graham melesat ke arah hutan.


1 Jam kemudian Graham berada di tengah. "Tempat ini cocok untukku mengkonsumsi pil spirit." Kata Graham kemudian menelan pil spirit level 3. Merasakan energi di dalam pil, Graham duduk dan mulai berkultivasi.


1 Jam kemudian Cahaya turun dari langit dan menyinari tubuh Graham. "Singg!!." Tubuh Graham perlahan melayang di udara.


Graham membuka matanya dan berkata. "Jadi seperti ini rasanya menjadi kultivator tingkat Master." Cahaya perlahan menghilang dan Graham melayang turun dari udara.


"Selamat anda mencapai tingkat Master."


"Anda mendapatkan 2 kotak hadiah."


"Oohh, kali ini aku mendapat 2 kotak hadiah." Graham melihat dua gambar kotak hadiah yang muncul di depannya.


Graham menekan 2 kotak hadiah dan melihat notifikasi muncul.


"Selamat anda mendapat metode pembuatan pil tingkat rendah."


"Selamat anda mendapat metode pembuatan senjata tingkat rendah."


2 buku kuno muncul di depan Graham.


"Apa anda ingin mempelajari metode pembuatan pil tingkat rendah Ya/Tidak."


"Apa anda ingin mempelajari metode pembuatan senjata tingkat rendah Ya/Tidak."


Notifikasi muncul saat Graham menyentuh 2 buku kuno.


Graham kemudian menekan Ya. Dua buku kuno menjadi cahaya dan masuk ke dalam kepala Graham.


"Sekarang aku bisa membuat semua pil yang berada di tabel shop level 3. Aku juga bisa membuat semua senjata di level 3 yang masih terkunci." Graham menyeringai.


"Munculkan tabel status." Kata Graham kemudian layar status muncul di depannya.

__ADS_1


__ADS_2