
"Bussshh." Perempuan berambut coklat mengeluarkan auranya.
"Apa kamu mau bertarung." Graham menatap perempuan berambut coklat.
Melihat Graham yang tidak takut padanya perempuan berambut coklat berteriak. "Keluar dari ruanganku."
"Bagaimana jika aku tidak mau." Graham menyeringai.
"Graham kesabaranku ada batasnya." Kata perempuan berambut coklat.
"Pantas kamu tidak memiliki kekasih. Ternyata kamu pemarah." Graham menyeringai.
"Bruaakk" perempuan menghancurkan kursi. Dan pecahan kursi mengenai wajah Graham.
"Kepala sekolah, setiap orang memiliki rahasia. Apa kamu berpikir dapat mengetahui semua rahasiaku dengan gratis." Kata Graham mengusap darah di wajahnya.
"Jawab aku!!." Teriak Graham mengeluarkan auranya. Badan perempuan berambut coklat gemetar saat mendengar teriakan Graham.
"Ada apa ini." Pria paruh baya masuk ke dalam ruangan.
"Jika wakil kepala sekolah tidak masuk ke dalam ruangan. Mungkin aku sudah membunuhmu." Graham mengusap darah di wajahnya dan keluar dari ruangan.
"Apa yang kamu katakan." Teriak perempuan berambut coklat.
"Aktifkan skill transformasi naga." Graham berubah menjadi manusia naga kemudian menembakan bola hitam dari mulutnya.
"Booom!!." Bola hitam meledak dan menghancurkan ruangan.
"Uhuukk." Graham melihat perempuan berambut coklat dan pria paruh baya tergeletak di tanah.
"Kamu sungguh tidak tahu diri. Setelah aku memberimu pil spirit. Begitukah caramu balas budi. Graham menatap perempuan berambut coklat.
"Ada apa ini." Graham melihat beberapa guru dan puluhan murid berlari ke arahnya.
"Graham apa kamu yang melakukan ini." kata pria berkacamata.
"Diamlah, atau aku akan membunuhmu." Balas Graham. Pria berkacamata terkejut dengan kata Graham.
"Wuushh." Graham melihat kemunculan pria berkumis.
"Graham berhenti membuat kekacauan." Kata pria berkumis.
"Jangan ikut campur Rudeo. Atau aku akan membunuhmu. Aku sudah membunuh kultivator tingkat master. Dimataku kultivator tingkat Expert hanyalah serangga." Kata Graham melihat pria berkumis.
Semua guru dan murid terkejut dengan kata Graham. "Jangan bercanda. Mustahil kamu bisa membunuh kultivator tingkat master." Kata John.
"Buusshh." Laser hitam keluar dari jari Graham dan menembus bahu John.
"Aaahhh." John berteriak kesakitan.
__ADS_1
Semua guru dan murid terkejut dengan tindakan Graham. "Graham berhenti melukai para murid. Aku tahu diriku salah." Kata perempuan berdiri dan memegangi perutnya.
Semua guru dan murid terkejut melihat kepala sekolah meminta maaf kepada Graham.
"Makanlah." Graham melemparkan pil pemulihan level 1 kepada perempuan berambut coklat dan wakil kepala sekolah.
Perempuan berambut coklat dan wakil kepala sekolah memakan pil pemulihan yang Graham berikan.
"Graham apa kamu tidak memberikan pil pemulihan kepada John." Kata perempuan berambut coklat.
"Makan ini." Graham melemparkan pil pemulihan kepada John. John menangkap pil yang Graham berikan, kemudian menelan pil. John melihat darah di bahunya berhenti mengalir. Dan luka di bahunya perlahan sembuh.
"Mulai hari ini aku keluar dari akademi." Kata Graham berjalan pergi. Semua guru dan murid memberikan jalan kepada Graham.
"Kepala sekolah apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa Graham sangat marah." Tanya wakil kepala sekolah.
"Itu hanya masalah pribadi." Balas perempuan berambut coklat.
"Graham." Graham melihat Alice yang berlari ke arahnya.
"Mengapa kamu melukai kepala sekolah." tanya Alice.
"Dia membuatku kesal." Balas Graham.
Alice terkejut dengan jawaban Graham. "Jika aku membuatnya kesal. Apakah dia akan menghajarku juga." Gumam Alice di pikirannya.
"Baik." Alice mengangguk.
Saat ini di istana Britania. Pria berjenggot melihat pria berkumis di depannya. "Kamu bilang Graham menyerang Fanny dan John anak duke Paul." Kata pria berjenggot.
"Benar yang mulia, Graham menyerang Fanny kepala sekolah akademi Royal dan John anak duke Paul." Balas pria berkumis.
"Apa kamu tahu alasan Graham menyerang mereka berdua." Tanya pria berkumis.
"Fanny mengatakan dirinya mempuyai masalah pribadi dengan Graham. Sedangkan Graham menyerang John karena kesal. Saat marah Graham mengatakan pernah membunuh kultivator tingkat master, dan akan membunuhku jika aku ikut campur." Kata pria berkumis.
Pria berjenggot terkejut dengan kata pria berkumis. "Apa kamu percaya dengan yang dikatakan Graham. Bahwa dia pernah membunuh kultivator tingkat Master." Tanya pria berjenggot.
"Saya mempercayainya yang mulia. Karena Graham bisa kembali dengan selamat setelah pergi bersama anggota sekte demonic 11 hari lalu." Kata pria berkumis.
"Jika Graham benar membunuh kultivator tingkat master dari sekte demonic. Sekte demonic tidak akan tinggal diam." Kata pria berjenggot.
Sementara itu di tempat lain. Seorang pria berotot dengan rambut coklat melihat pria yang membungkuk kepadanya. "Ada apa." Tanya pria berotot.
"Tuan muda John di serang oleh Graham. Tapi setelah itu Graham memberikan pil pemulihan kepada tuan muda John." Kata pria kemudian mulai bercerita.
"Sepertinya dia tidak berbohong jika pernah membunuh kultivator tingkat master." Kata pria berotot.
"Apa tuan Paul percaya dengan perkataannya." Pria terkejut.
__ADS_1
"11 hari yang lalu Graham meninggalkan kota dengan pria berjubah hitam. Dan sudah pasti Graham membunuh pria berjubah hitam itu." Kata pria berotot.
"Apa tuan Paul tahu identitas pria yang pergi bersama Graham." Tanya pria.
"Jika tebakanku benar. Pria berjubah hitam yang pergi bersama Graham adalah anggota sekte demonic." Balas pria berotot. Pria terkejut mendengar jawaban pria berotot.
1 Jam kemudian Graham telah kembali ke rumahnya. "Sepertinya aku terlalu berlebihan." Kata Graham mengingat dirinya menyerang kepala sekolah akademi Royal. "Tok." "Tok." Graham mendengar suara ketukan pintu.
Graham berjalan ke arah pintu dan membukanya. "Mengapa kamu kemari." Kata Graham melihat perempuan berambut coklat.
"Graham aku meminta maaf atas yang terjadi hari ini. Aku akan segera mengembalikan pil spirit yang telah kamu berikan padaku." Kata perempuan berambut coklat.
"Kamu tidak perlu mengembalikan pil. Apa kamu pikir aku kekurangan pil spirit." Kata Graham mengeluarkan 5 pil spirit level 1. Perempuan berambut coklat terkejut melihat Graham memiliki banyak pil spirit level 1.
"Graham bagaimana bisa kamu memiliki banyak pil spirit. Apa kamu seorang alkemis." Tanya perempuan berambut coklat.
"Kepala sekolah kamu terlalu banyak bertanya." Graham menatap perempuan berambut coklat.
"Aahh, maaf. Aku tidak akan bertanya lagi." balas perempuan berambut coklat.
Mendengar balasan perempuan berambut coklat Graham menghela nafas. "Aku bukan seorang alkemis." Balas Graham.
Perempuan berambut coklat terkejut dengan jawaban Graham. "Apa kamu serius ingin keluar dari akademi." Tanya perempuan berambut coklat.
"Bukankah syarat lulus dari akademi adalah mencapai tingkat Expert. Aku telah memenuhi syarat tersebut. Terlebih lagi aku telah membunuh kultivator tingkat Master dari sekte demonic. Sekte demonic tidak akan membiarkanku pergi dengan mudah." Kata Graham.
"Kamu benar-benar membunuh kultivator tingkat Master." Perempuan berambut coklat terkejut mendengar kata Graham.
"Apa kamu pikir aku berbohong soal membunuh kultivator tingkat Master." Graham mencibir.
"Aku berpikir kamu hanya menakuti kami dengan mengatakan telah membunuh kultivator tingkat master." Balas perempuan berambut coklat.
"Aku tidak suka berbohong." Balas Graham. Perempuan berambut coklat tidak percaya dengan kata Graham.
"Jika tidak ada lagi yang ingin kamu katakan. Silakan pergi dari sini." Kata Graham.
Perempuan mengigit bibirnya kemudian berkata. "Apa kamu serius dengan apa yang kamu katakan tadi."
"Memang apa yang aku katakan." Balas Graham.
"Soal tidur denganmu." Kata perempuan berambut coklat dengan malu.
"Mengapa sikapnya tiba-tiba berubah." Graham terkejut dengan perubahan sikap perempuan berambut coklat.
"Benar, aku serius." Graham mengangguk.
"Jika kamu memberiku pil spirit level 2 dan mengajari tehnik kultivasi tingkat menengah aku bersedia tidur denganmu." Perempuan berambut coklat berkata dengan malu.
Mendengar kata perempuan berambut coklat Graham menyeringai. "Aku tidak bisa memberimu tehnik kultivasi tingkat menengah. Tapi sebagai gantinya aku akan memberimu 2 pil spirit level 2." Kata Graham mengeluarkan pil spirit level 2. Perempuan berambut coklat terkejut Graham memiliki 2 pil spirit level 2.
__ADS_1