
Keempat perempuan terkejut saat mendengar Graham yang akan meninggalkan kerajaan Evora. "Graham kamu ingin pergi kemana." Tanya Alice.
"Aku akan menghancurkan semua markas cabang sekte demonic di benua barat." Balas Graham.
"Apa!!." Keempat perempuan terkejut saat mendengar kata Graham.
"Aku akan pergi. Jaga diri kalian." Kata Graham berjalan keluar istana.
"Baik." Alice, Fanny, Viola dan Elena mengangguk.
"Kuuu." Rubah putih keluar dari dalam pakaian Graham, dan melihat ke arah Alice, Fanny, Viola dan Elena.
"Apa kamu ingin bersama mereka." Graham melihat rubah putih.
"Kuuu." Rubah putih menggeleng.
"Aku pikir kamu ingin bersama mereka." Graham mengelus kepala rubah putih.
7 hari telah berlalu saat ini Graham melayang di langit dan melihat sebuah paviliun besar di depannya. "Siapa kamu." Pria berpakaian hitam berteriak saat melihat Graham yang melayang di udara.
Graham mengabaikan pria berpakaian hitam dan berkata. "Aktifkan skill transformasi naga." Kata Graham kemudian berubah menjadi manusia naga.
Melihat Graham yang berubah menjadi manusia naga pria berpakaian hitam berteriak. "Kamu adalah Graham.
"Benar. Aku adalah Graham." Balas Graham.
"Busshh." Graham kemudian menembakan bola hitam dari mulutnya.
"Booomm!!." Bola hitam meledak dan menghancurkan paviliun.
Saat ini di tempat lain beberapa pria berpakaian hitam sedang berkumpul. "Markas cabang di kerajaan Goran hancur dan semua anggota telah terbunuh. Termasuk Akira ketua cabang di sana." Kata salah satu pria berpakaian hitam.
"Apa mungkin Graham yang menghancurkan markas cabang di kerajaan Goran." Kata pria lain berpakaian hitam.
"Sudah pasti dia. Di benua barat tidak ada kultivator yang berani melawan sekte demonic kecuali dia." Kata pria gemuk berpakaian hitam.
"Apa ada kabar dari Kurosaki." Kata pria paruh baya berpakaian hitam.
"Tidak ada." Pria lain berpakaian hitam menggeleng.
"Jangan bilang Kurosaki kalah dengan Graham." Kata pria gemuk berpakaian hitam. Mendengar kata pria gemuk ekspresi semua orang yang berada di dalam ruangan menjadi buruk.
"Apa pemimpin masih dalam pelatihan tertutup." Kata seorang pria berpakaian hitam.
"Pemimpin saat ini masih dalam pelatihan tertutup." Balas pria paruh baya berpakaian hitam.
"Sigh, mengapa dalam situasi seperti ini pemimpin dalam pelatihan tertutup." Pria berpakaian hitam menghela nafas.
"Jika 7 hari lagi tidak ada kabar dari Kurosaki, aku sendiri yang akan mencari pemuda bernama Graham itu." Kata pria paruh baya berpakaian hitam.
Saat ini Graham melayang di langit dan melihat paviliun yang hancur di bawahnya.
"Selamat anda telah menyelesaikan misi harian. Anda mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras." Roti keras muncul di depan Graham.
"Selama 7 hari hari terakhir misi yang aku dapatkan selalu berhubungan dengan sekte demonic." Kata Graham mengigit roti keras.
"Kuuu." Rubah putih keluar dari dalam pakaian Graham.
__ADS_1
"Apa kamu mau." Graham melihat rubah putrih.
"Kuuu." Rubah putih mengangguk. Graham kemudian memberikan roti keras kepada rubah putih.
"Kuuu." Rubah putih mengigit roti keras.
"Baiklah, saatnya pergi ke markas cabang sekte demonic yang lain." Graham tersenyum kemudian terbang ke arah barat.
7 hari sekali lagi berlalu saat ini Graham sedang duduk di sebuah pohon dan melihat pavilion yang hancur.
"Selama 14 hari aku sudah menghancurkan 4 sekte demonic dan membunuh 10 lebih kultivator tingkat Grand Master." Gumam Graham.
Graham terdiam beberapa detik kemudian berkata. "Munculkan tabel status." Layar status kemudian muncul di depan Graham.
Nama : Graham
Usia : 16 tahun
Tingkat : Raja
Ras : Manusia
Strength : 6.000
Agility : 6.000
Vitalitas : 6.000
Stamina : 5.700/6.000
Ki : 5.800/6.000
Melihat statusnya Graham berkata. "Kurang 4.000 poin lagi aku akan menerobos tingkat kaisar."
"Jika aku tidak mempelajari metode kultivasi tingkat tinggi. Mungkin sekarang poinku hanya 5.200 lebih." Gumam Graham.
"Kuuu." Rubah putih keluar dari dalam pakaian Graham.
"Apa kamu lapar." Tanya Graham.
"Kuuu." Rubah putih mengangguk.
"Jika begitu ayo kita tangkap ikan di sungai." Kata Graham.
"Kuuu." Rubah putih mengangguk.
Saat ini di tempat lain beberapa pria berpakaian hitam sedang berkumpul. "Markas cabang di kerajaan Briton dan Cairo telah hancur, dan semua anggota telah terbunuh." Kata salah satu pria berpakaian hitam.
Mendengar kata pria ekspresi semua orang di dalam ruangan menjadi buruk. "Karena tidak ada kabar dari Kurosaki. Sudah di pastikan Kurosaki telah mati." Kata pria lain berpakaian hitam.
"Jika begitu Graham telah menerobos tingkat Raja." Kata pria gemuk berpakaian hitam.
"Di benua barat mungkin hanya dirinya saja yang menerobos peringkat Raja di usia 16 tahun." Kata pria lain berpakaian hitam.
"Masashi ikut denganku untuk membunuh Graham." Kata pria paruh baya berpakaian hitam.
"Baiklah, aku juga ingin melihat seperti apa pemuda bernama Graham itu." Balas pria gemuk berpakaian hitam.
__ADS_1
7 hari telah berlalu. Saat ini Graham sedang berbaring di padang rumput dan melihat langit biru.
"Sudah 21 hari setelah aku meninggalkan kerajaan Evora." Gumam Graham melihat langit.
Graham terdiam beberapa detik kemudian berkata. "Munculkan tabel skill." Tabel skill kemudian muncul di depan Graham.
"Skill Observasi Level 6. Skill Poison Level 6. Skill Kontrak Budak Level 5. Skill 5 Elemen Level 5. Skill Transformation Black Dragon Level 5."
"Dengan skill poison level 6. Aku yakin bisa mengalahkan kultivator tingkat Raja dengan mudah." Graham tersenyum melihat skill yang dia pelajari.
"Kuuu." Graham melihat rubah putih yang membawa seekor kelinci.
"Apa kamu ingin aku memasak daging kelinci." Graham melihat rubah putih.
"Kuuu." Rubah putih mengangguk.
"Misi harian bunuh 2 petinggi sekte demonic. Hadiah menyelesaikan misi mendapatkan 10 poin dan sepotong roti keras."
Graham melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Sepertinya kita harus menunda untuk memakan daging kelinci." Kata Graham memasukan rubah putih ke dalam pakaiannya.
Graham kemudian melihat 2 pria berpakaian hitam yang terbang ke arahnya. "Seperti yang sudah kita duga. Kamu telah menerobos tingkat raja." Kata pria gemuk berpakaian hitam.
"Apa kamu membunuh Kurosaki." Pria paruh baya berpakaian hitam menatap Graham.
"Benar. Aku telah membunuh kurosaki." Graham menyeringai. Graham menebak Kurosaki adalah nama kultivator tingkat raja yang dia bunuh."
"Masashi bantu aku membunuha dirinya." Kata pria paruh baya kemudian dua tanduk muncul di kepalanya dan sepasang sayap hitam muncul di punggungnya.
"Baiklah." Balas pria gemuk kemudian dua tanduk muncul di kepalanya dan sepasang sayap hitam muncul di punggungnya.
Melihat perubahan pria paruh baya dan pria gemuk Graham berkata. "Aktifkan skill transformasi naga." Graham kemudian berubah menjadi manusia naga.
"Seperti yang dirumorkan kamu adalah hasil persilangan naga dan manusia." kata pria gemuk.
"Aku sudah bosan mendengar kata-kata itu." Kata Graham kemudian menembakan bola hitam dari mulutnya.
"Plassshh." Pria paruh baya menampar bola hitam yang di tembakan Graham.
"Booomm!!." Bola hitam meledak di langit.
Melihat serangannya di lempar dengan mudah Graham berkata. "Sepertinya aku harus mengeluarkan semua kemampuanku."
"Aktifkan skill poison." Kata Graham kemudian tubuhnya di selimuti asap hijau.
Melihat asap hijau yang menyelimuti tubuh Graham pria paruh baya berkata. "Hati-hati dengan asap hijau yang menyelimuti dirinya."
"Aku tahu." Pria gemuk mengangguk.
"Buusshh." Graham melihat tubuh pria paruh baya dan pria gemuk di selimuti aura merah.
Graham melihat aura merah yang menyelimuti tubuh pria paruh baya membentuk sebuah tombak. Sementara aura merah yang menyelimuti tubuh pria gemuk membentuk sebuah pedang. "Mati." Pria paruh baya dan pria gemuk melesat ke arah Graham.
Graham membuka mulutnya kemudian menembakan bola hitam yang diselimuti racun. "Hindari bola hitam itu." Teriak pria paruh baya.
"Slasshh." Pria gemuk tidak menghindari bola hitam, melainkan menebas bola hitam menjadi dua. "Booomm!!. Bola hitam meledak saat terbelah menjadi dua.
"Hehehe. Kamu sudah mati." Kata Graham melihat asap hijau yang menyelimuti pria gemuk.
__ADS_1
"Jangan hirup asap hijau itu." Teriak pria paruh baya melihat asap ledakan bewarna hijau.
"Kamu terlambat. Dia telah menghirup racun yang aku tembakan." Graham menyeringai.