Villain System

Villain System
53. Tiba Di Kerajaan Evora


__ADS_3

Saat asap ledakan menghilang Graham melihat 7 pria baik-baik saja. "Kamu sungguh gila." Kata salah satu pria kemudian tubuhnya terpotong menjadi dua.


"Graham aku menunggumu di neraka." Kata pria lain kemudian tubuhnya menjadi dua.


"Saat ini hanya tersisa kalian berlima." Graham mengusap darah di mulutnya dan melihat 5 pria yang mengelilingi dirinya.


"Dia lebih gila dari yang di rumorkan." Kata salah satu pria. 5 pria saling melihat kemudian terbang ke arah yang berbeda.


"Jangan berpikir untuk melarikan diri." Teriak Graham mengejar salah satu pria.


"Berengsek, mengapa dia mengejarku." Teriak satu pria.


"Slasshh." Graham mengayunkan pedangnya. "Crattt." Tubuh pria terpotong menjadi dua. Melihat dirinya berhasil membunuh pria dengan satu serangan. Graham berbalik dan mengejar pria lain


"Mengapa dia begitu cepat." Kata pria melihat jarak dirinya dan Graham semakin dekat.


"Mati!!." Kata Graham kemudian menembakan bola hitam dari mulutnya. "Buush." "Booomm!!." Bola hitam meledak saat mengenai pria.


"Uhhuukk." Pria batuk darah dan memegangi perutnya.


"Mati." Graham berhasil menyusul pria dan mengayunkan pedangnya. "Slasshh." Tubuh pria terpotong menjadi dua.


"Sepertinya aku tidak berhasil menyelesaikan misi." Kata Graham melihat 3 pria yang telah jauh darinya.


Saat melayang turun dari langit Graham melihat 2 perempuan berambut merah dan perempuan berambut hitam berlari ke arahnya. "Graham." Teriak 2 perempuan.


"Lama tidak berjumpa Alice, Viola." Graham tersenyum.


Alice melompat dan memeluk Graham. "Mengapa kamu kembali sangat lama. Kerajaan Britania hancur karenamu." Kata Alice melihat Graham.


"Tidak perlu khawatir. Aku akan membangun kembali kerajaan Britania." Balas Graham mengelus rambut Viola.


"Yang mulia." Graham melihat kedatangan Fanny dan Henry.


"Kuuu." "Gumiho." Alice dan Viola berkata bersamaan melihat rubah putih.


"Kuuu." Rubah putih melompat ke pelukan Alice. Kemudian melompat ke pelukan Viola.


"Yang mulia 3 anggota sekte demonic berhasil melarikan diri." Kata Henry.


"Karena mereka bertiga berhasil melarikan diri. Ayo kita pergi dari sini." Balas Graham.


"Baik." Fanny, Alice, Viola dan Henry mengangguk.


Saat ini di tempat lain pria berpakaian hitam berhenti berlari. "Aku tidak menyangka dia sekuat itu. Bahkan bisa membunuh 7 di antar kami bersepuluh tanpa memiiki luka berat." Kata pria berpakaian hitam dengan ekspresi serius.


"Aku harus pergi ke markas utama untuk menceritakan kejadian hari ini." kata pria berpakaian hitam kemudian berlari dengan cepat.


1 Jam kemudian Graham sedang berlari di tengah hutan bersama Alice, Fanny, Viola dan Henry. "Dimana kedua orang tua kalian." Kata Graham melihat Alice dan Viola.


"Orang tua kami berada di kerajaan Evora." Balas Alice dan Viola secara bersamaan.


"Jika begitu kita akan pergi ke kerajaan Evora." Kata Graham.


"Baik." Alice, Fanny, Viola dan Henry mengangguk.


Graham melihat air terjun di depannya kemudian berhenti berlari. "Kita akan istirahat disini." Kata Graham mengeluarkan Gumiho dari dalam pakaiannya.

__ADS_1


"Baik." Alice, Fanny, Viola dan Henry mengangguk.


"Alice, Viola makanlah pil ini." kata Graham memberikan pil spirit level 3 kepada Alice dan Viola.


"Baik." Alice dan Viola mengangguk kemudian mengkonsumsi pil spirit level 3. Merasakan energi di dalam pil. Alice dan Viola duduk dan berkultivasi.


1 Jam kemudian Graham melihat Alice dan Viola selesai menyerap energi di dalam pil. "Makan ini juga." Kata Graham melemparkan pil spirit level 4.


"Pil spirit level 4." Henry terkejut Graham memberikan pil spirit level 4 kepada Alice dan Viola.


"Baik." Alice dan Viola mengangguk kemudian mengkonsumsi pil spirit level 4.


"Jika kamu selalu mengikutiku. Suatu saat aku akan memberimu pil spirit level 4." Kata Graham melihat Henry.


"Saya akan selalu mengikuti yang mulia." Kata Henry membungkuk. Jika mengkonsumsi pil spirit level 4. Henry percaya dirinya akan menerobos tingkat Master.


1 Jam kemudian Graham melihat cahaya turun dari langit dan menyinari tubuh Alice dan Viola. "Singg!!." Tubuh Alice dan Viola perlahan melayang di udara.


"Selamat karena telah mencapai tingkat Master." Kata Graham melihat Alice dan Viola.


"Terimakasih Graham." Alice memeluk Graham.


"Terimakasih Graham." Viola tersenyum kepada Graham.


"Baiklah, ayo kita lanjutkan perjalanan." Kata Graham.


"Baik." Alice, Viola, Fanny dan Henry mengangguk.


3 Hari telah berlalu saat ini Graham melihat sebuah kota di depannya. "Jadi ini kerajaan Evora. Kerajaan peringkat 80 yang rajanya mencapai tingkat Grand Master." Kata Graham berjalan ke arah gerbang di ikuti Alice, Viola, Fanny dan Henry.


"Silakan masuk." Kata penjaga kepada Graham.


"Ayo masuk." Kata Graham masuk ke dalam kota.


"Baik." Alice, Viola, Fanny dan Henry masuk ke dalam kota.


"Dimana kedua orang tua kalian." Graham melihat Alice dan Viola.


"Ikuti saya." Kata Viola melihat Graham.


"Baiklah." Balas Graham mengikuti Viola.


Tidak lama kemudian Viola berhenti di depan sebuah rumah kecil. Viola membuka pintu dan masuk ke dalam rumah. "Kalian rupanya berada disini." kata Graham melihat Vasco, Austin, Caroline dan Varel.


"Yang mulia." Vasco, Austin, Caroline dan Varel membungkuk saat melihat Graham.


"Aku pikir kalian semua sudah mati." Kata Graham melihat Vasco, Austin, Caroline dan Varel.


Vasco, Austin, Caroline dan Varel tersenyum kecut saat mendengar kata Graham. "Aku hanya bercanda. Baguslah jika kalian baik-baik saja." Kata Graham.


"Ceritakan apa yang terjadi pada kalian saat aku pergi." kata Graham duduk di kursi.


Austin dan Vasco kemudian mulai bercerita saat anggota sekte demonic menghancurkan kota dan menculik 100 perempuan.


"Cerita kalian berdua sama persis dengan cerita Henry. Jika begitu 10 kutivator sekte demonic berkeliling kerajaan Britania dan menculik 100 perempuan." Kata Graham melihat Austin dan Vasco.


"Ambilah." Kata Graham memberikan pil spirit level 1 kepada Austin, Vasco, Caroline dan Varel.

__ADS_1


"Terimakasih yang mulia." Kata Vasco, Austin, Caroline dan Varel.


"Aku akan mencari penginapan. Jika aku butuh sesuatu. Aku akan mencari kalian." Kata Graham keluar dari rumah di ikuti Alice, Viola, Fanny dan Henry.


"Baik yang mulia." Vasco, Austin, Caroline dan Varel mengangguk.


Tidak lama kemudian Graham menemukan penginapan. "Aku pesan 3 kamar selama 1 hari." kata Graham melihat pelayan penginapan.


"1 coin emas untuk 1 kamar." balas pelayan penginapan. Graham kemudian memberikan 3 coin emas.


"Ikuti saya." Kata pelayan penginapan. Graham dan yang lain kemudian mengikuti pelayan penginapan.


"Itu kamar kalian berlima." Kata pelayan penginapan melihat 3 kamar.


"Fanny hari ini aku ingin tidur bersama Alice dan Viola." Kata Graham melihat Fanny.


"Baik." Fanny mengangguk. Alice dan Viola tersipu malu saat mendengar kata Graham.


Graham kemudian masuk ke dalam kamar bersama Alice dan Viola. Melihat Graham masuk ke dalam kamar. Fanny masuk ke dalam kamar.


"Temanmu sungguh hebat memiliki 3 perempuan." Kata pelayan penginapan melihat Henry.


"Dia bukan temanku. Melainkan rajaku." Kata Henry masuk ke dalam kamar. Pelayan penginapan terkejut saat mendengar kata Henry.


7 Hari kemudian di sebuah ruangan. Beberapa pria berpakaian hitam sedang berkumpul. "Aku tidak menyangka dia bisa mengalahkan 7 kultivator tingkat Grand Master tanpa terluka sama sekali." Kata salah satu pria berpakaian hitam.


"Kita terlalu meremehkannya." Balas pria lain berpakaian hitam.


"Apa pemimpin masih dalam pelatihan tertutup." Kata seorang pria berpakaian hitam.


"Pemimpin saat ini masih dalam pelatihan tertutup. Dia tidak bisa di ganggu." Balas pria paruh baya berpakaian hitam.


"Jika begitu, biar aku saja yang pergi untuk membunuh pemuda bernama Graham itu." Kata salah satu pria berpakaian hitam.


Saat ini Graham sedang berbaring di kasur dan melihat layar status di depannya.


Nama : Graham


Usia : 16 tahun


Tingkat : Grand Master


Ras : Manusia


Strength : 4.600


Agility : 4.600


Vitalitas : 4.600


Stamina : 4.400/4.600


Ki : 4.500/4.600


Poin : 0


"Jika aku mengkonsumsi pil spirit level 5. Aku akan mendapatkan 500 poin dan menerobos tingkat Raja." Kata Graham melihat statusnya.

__ADS_1


__ADS_2