
FLASH BACK ON
Pasca Ardiaz sadar dari koma, Devonshire dan Vermont datang bersama Joker serta alexa. Martin tak bisa hadir karena luka pukulan Mac duff yang membuat wajahnya hancur penuh lebam dan luka sobek di beberapa bagian.
Vermont lalu membahas mengenai kejadian di dermaga malam itu. Di situlah Ardiaz mengatakan bahwa target mereka sebenarnya adalah dirinya.
Devonshire diam tak berkomentar. Hanya Alexa dan Mac duff yang terus bertanya-tanya akan hal itu.
Ardiaz tak bisa menjawab, namun tiba-tiba Vermont berucap sesuatu yang membuat semua orang tenggelam dalam pikiran masing-masing.
“Bos, sepertinya kita perlu cari tahu hal yang ada di balik semua ini. Apa kau sependapat denganku?” ucap Vermont.
“Apa maksudmu?” tanya Alexa.
“Maksudnya, bisa saja ada orang yang meminjam tangan mereka untuk mengincar Alpha,” jelas Joker.
“Apa bisa seperti itu?” tanya Alexa.
“Benar kata Joker. Kita belum tau motif mereka yang sebenarnya. Tapi sepertinya, ada pengkhianat di dalam Lucifer,” terka Ardiaz.
Semuanya terdiam mendengar terkaan dari King palsu yang masih lemah itu. Memang benar mereka merasa aneh dengan informasi tersebut yang sebenarnya masih belum bisa dipastikan.
Namun malam itu, ketika Mac duff meninjau lokasi, informasi yang didapat seolah mengarahkan mereka untuk melakukan penyergapan di keesokan harinya.
Semua orang bahkan bergantian melihat ke arah Mac duff, hingga membuat Duke itu memilih tetap diam.
__ADS_1
Dia tak mungkin mengelak saat dia sendiri ragu akan apa yang sudah dilakukannya, meski bos sky night itu tak merasa bahwa dirinyalah pengkhianat itu.
Namun tanpa adanya bukti, siapapun tak akan ada yang percaya. Dan semakin dia menyangkal, maka akan semakin kuat dugaan orang-orang.
Merasakan ketegangan di ruangan tersebut, Ardiaz kembali berucap.
“Sepertinya sekarang kau akan sangat sibuk, Vermont. Bukankah ini tanggung jawabmu untuk mencari tahu semuanya?” ucap Ardiaz langsung kepada tangan kanan sang Emperor.
“Kau benar. Serahkan semuanya padaku. Biar aku yang mengurus semua ini,” sahut Devonshire.
“Ini memang sudah tugasmu, bukan. Cepatlah bergerak, sebelum mereka menghilangkan buktinya,” timpal Ardiaz dingin.
Setelahnya, Devonshire pun memutuskan untuk pergi setelah memastikan bahwa Ardiaz sudah dalam kondisi baik-baik saja, dan hanya perlu memulihkan diri dari semua cedera yang dialaminya.
Alexa dan Vermont turut mengikuti sang Emperor, hingga tersisa lah Joker dan juga Mac duff di sana.
King bertubuh besar itu masih duduk di sofa, sementara Mac duff tetap berdiri di dekat pintu.
“Apa kau benar-benar akan ikut mencurigai bawahanmu sendiri, hah? Apa kau lupa bahwa seharusnya aku yang memeriksa area itu, tapi karena suatu alasan sehingga dialah yang menggantikan. Bukankah sudah jelas sejak awal yang mereka targetkan itu aku?”
“Entah perang itu terjadi atau tidak, aku bisa saja celaka saat memeriksa dermaga malam itu. Tapi karena yang muncul adalah Delta, maka mereka melanjutkan rencana untuk menyerang ku di hari berikutnya dengan berkedok penyergapan.”
“Intinya, sejak awal akulah yang mereka inginkan hidup atau mati,” jelas Ardiaz.
Joker dan Mac duff sama sekali tak menduga mengenai analisis itu. Seorang yang baru bangun dari koma, bahkan bisa menemukan kemungkinan tersebut. Dari sini Joker percaya bahwa Ardiaz memang layak menjadi ahli taktik di sebuah kelompok mafia seperti mereka.
__ADS_1
“Dari perkataanmu, sepertinya kau sudah tahu siapa orangnya,” terka Joker.
Ardiaz nampak diam dengan tatapan mata yang mengarah lurus ke depan. Wajahnya terlihat tegas dengan sebuah seringai yang tampak mengerikan menghiasi wajahnya.
“Mari kita tunggu ikan besar menggigit kailnya. Sampai saat itu, biarkan semua orang berpikir bahwa Delta lah si pengkhianat itu,” ucap Ardiaz.
Setelah hari itu, Devonshire sesekali menjenguk Ardiaz. Lalu dua hari yang lalu, sang Emperor kabarnya pergi keluar negeri untuk mencari tahu teka teki penyerangan tersebut.
Damian bahkan tak bisa melacak keberadaan kelompok yang sudah membuat kekacauan dan membuat Devonshire harus turun tangan sendiri.
Vermont seperti biasa terus mengikuti kemana pun Devonshire berada.
Saat itulah, Ardiaz meminta Jordan untuk mencoba menembus pertahanan lawan dan meretas sistem komputer mereka tanpa sepengetahuan siapapun, kecuali ketiga rekan itu.
FLASH BACK OF
.
.
.
.
Mohon tinggalkan jejak berupa like 👍, komen 📝, atau beri dukungan lainnya
__ADS_1
terimakasih