A Love To Killer

A Love To Killer
BABAK 2 : Kekesalan Devonshire


__ADS_3

Keesokan harinya, Ardiaz benar-benar pulang. Devonshire datang bersama Alexa dan juga Joker untuk menjemputnya.


Namun, saat ketiga petinggi Lucifer itu sampai, di dalam kamar sudah tak ada siapa pun. Ardiaz yang tak mau ikut pulang ke mansion Lucifer, memutuskan  untuk pergi lebih dulu dan kembali ke menghilang bersama dengan Mac duff.


Mereka dengan mudah melarikan diri dari para pengawal Lucifer yang berjaga di luar, dengan cara memanjat dinding rumah sakit dari lantai tempatnya di rawat, ke lantai yang berada di bawahnya.


Hal ini membuat Devonshire kesal dan meminta Joker untuk menjauhkan Mac duff dari Ardiaz.


Namun, jawaban Joker sangat mengejutkan hingga sang Emperor tak bisa lagi menahan tangannya untuk tidak menyerang Joker.


“Maaf, Tuan. Tugasku mengawasi Delta sudah selesai. Aku sudah menyerahkan dia pada Alpha dan bergabung dengan Charlie di timnya,” ucap Joker.


“Apa?” sahut Devonshire terkejut.


Dia mengusap keningnya kesal. Dengan gerakan cepat, dia meraih kerah Joker dan melayangkan tinjunya, mengenai wajah King bertubuh besar itu hingga terhuyung.


“Sampai kapan anak itu akan memberontak terus? Dan lagi, kenapa kau malah membebaskan kedua pengikutnya saat musuh terus mengancam dengan mata-mata yang mereka susupkan dalam kelompok kita?” cecar Devonshire.


Joker yang terlihat berdiri sambil menyeka sudut bibirnya pun menjawab.


“Sejak awal mereka datang kemari bertiga. Aku yakin bukan mereka mata-matanya,” ucap Joker.


“Dari mana kau bisa seyakin itu, hah?” tanya Devonshire.

__ADS_1


Karena sekarang mereka justru sedang melindungi Jordan yang asli, batin Joker.


Devonshire tak mendapatkan jawaban segera dari Joker dan membuatnya semakin kesal. Dia pun menggeram lalu kemudian pergi dari sana, diikuti oleh Vermont.


Sementara Alexa, dia menghampiri Joker dan melihat kondisinya.


“Dia tak lebih kuat dari ku. Kau gak perlu sekhawatir itu,” ucap Joker.


“Kenapa kau tak katakan saja yang sebenarnya? Sampai kapan kalian akan terus menyembunyikan hal ini dari Devon?” tanya Alexa.


“Waktunya belum tepat. Tapi percayalah, ini tidak akan lama lagi. Aku melihat sesuatu yang menarik saat Alpha koma beberapa waktu lalu,” jawab Joker.


“Ah... Kalian benar-benar... Kenapa aku harus ikut terlibat dalam masalah ini? Menyebalkan,” keluh Alexa.


...❄❄❄❄❄...


Malam hari di tempat lain, nampak seorang pria muda tengah duduk bersama dengan para wanita cantik di kanan dan kirinya.


Para wanita cantik itu terus bersikap manja pada si pria dan menuangkan minuman untuk pria tersebut.


Dia tak sendiri. Ada seorang pria paruh baya lagi bersamanya dengan ditemani seorang wanita cantik dengan gaun merah menyala dan rambut panjang yang tergerai bebas.


“Sebaiknya rencana yang akan kau berikan benar-benar bagus kali ini. Penyerangan waktu itu kita sudah rugi begitu banyak,” ucap si pria paruh baya.

__ADS_1


Pria muda itu meneguk minumannya dan terus bermain dengan wanita-wanita cantik di sampingnya.


“Anda tenanglah. Kali ini aku yakin akan berhasil menyingkirkan mereka semua. Tapi sesuai janjimu, kau harus serahkan Lucifer padaku setelah berhasil menghabisi semua King dan juga sang Emperor,” ucap pria muda itu.


“Itu hal yang mudah. Lakukan dulu tugasmu itu dengan benar. Jangan kecewakan aku lagi,” seru pria paruh baya.


“Kali ini tidak akan ada kesalahan lagi,” ucap si pria muda.


Keduanya pun kembali bersulang. Sebuah seringai muncul di bibir pria muda itu, saat memikirkan rencana gila yang akan segera dia lakukan.


.


.


.


.


...INFO PENTING...


...SEHUBUNGAN SEBENTAR LAGI LEBARAN DAN KERJAAN EMAK-EMAK CUKUP BANYAK YE KAN, JADI MULAI BESOK, OTHOR BAKAL TETEP UPDATE TAPI WAKTU DAN JUMLAH BABNYA NGGAK TENTU YA🙏 MOHON PENGERTIANNYA READER KU YANG BAIK ❤💞❤💞❤💞❤💞❤💞❤💞...


Mohon tinggalkan jejak berupa like 👍, komen 📝, atau beri dukungan lainnya

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2