
Sebuah amplop putih tergeletak di atas meja, tetap di depan Mac duff. Pria itu mengernyit melihat benda tersebut.
“Mungkin temanmu itu sudah lebih dulu tahu sejak awal, tapi kami pun bisa mengetahuinya meski sedikit terlambat,” ucap Devonshire sambil melirik ke arah Jordan, adiknya.
Hal itu membuat Mac duff juga menoleh mengikuti arah lirikan mata sang Emperor, dan memperhatikan sekilas wajah Jordan yang masih nampak datar dan menatap lurus ke arah sang kakak.
Pria itu pun akhirnya meraih amplop tersebut, dan matanya membelalak saat baru saja melihat simbol di atas amplop tersebut.
“Melihat reaksimu, pasti kau tahu simbol apa itu, tanpa harus membuka dan melihat isinya,” ucap Devonshire.
Mac duff terlihat gemetar dan langsung meletakkan kembali amplop tersebut, bahkan sebelum dia membuka isinya.
“Dari mana kau tahu semua ini?” tanya Mac duff gemetar.
Tiba-tiba, Alexa berbalik dan menyingkirkan rambut yang ada di belakang kepalanya, hingga terlihat sesuatu yang mengkilap di dekat tengkuk.
“Aku yakin kau sudah melihat ini di tubuhku,” ucap Alexa.
Semua orang nampak tak bereaksi, kecuali Damian yang baru tahu ada benda asing tertanam di tubuh salah satu King Lucifer.
__ADS_1
Sementara Jordan, melihat reaksi adik Devonshire itu, sudah bisa dipastikan bahwa dia memang sudah menyadari keberadaan benda tersebut di tubuh Alexa.
Wanita itu kembali berbalik dan menatap Mac duff.
“Bukankah kau sudah menyadarinya, dan itulah alasan kenapa selalu menjaga ku selama ini? Kau menganggap ku saudara, karena kita bernasib sama."
"Sejak awal, aku sudah curiga karena ada seorang pria normal yang sama sekali tak tergoda untuk menyentuh ku, padahal dia selalu bermain dengan wanita manapun. Rupanya setelah ku selidiki, kau pun memiliki benda yang sama denganku. Ada soul eater di tubuh kita,” ungkap Alexa.
“Soul eater? Maksudmu penemuan kelompok ilmuan gila Cerberus di Kota Azalea? Bukankah itu sudah musnah bertahun-tahun lalu karena eksperimen mereka sendiri?” tanya Damian kebingungan.
“Lebih tepatnya menghilang. Tempat mereka memang sudah dihancurkan... dan mereka berdua lah yang sudah menghancurkan laboratorium neraka itu,” ungkap Joker.
Awalnya dia hanya tahu bahwa Mac duff bermasalah dari Azalea, yang merupakan kota mematikan sama seperti Alexa, melihat soul eater yang ada ditubuh mereka.
Namun, dia tak tau jika merekalah yang suda menghancurkan laboratorium Cerberus hingga tinggal sejarah saja di Azalea.
“Kami adalah anak-anak korban eksperimen soul eater yang gagal. Jiwa kami tetap hidup meski soul eater sudah tertanam di tubuh kami,” ucap Alexa.
Wanita itu lalu menceritakan kengerian masa kecilnya saat berada di laboratorium Cerberus.
__ADS_1
Mereka adalah kelompok ilmuan gila yang mencoba menciptakan senjata manusia terkuat, yang akan membuat mereka menguasai dunia bawah, dan mungkin target mereka adalah ekspansi dunia atas.
Mereka menciptakan sistem bernama soul eater, dimana sistem tersebut merupakan perpaduan dari kecanggihan teknologi dan juga ramuan senyawa perusak otak.
Para ilmuwan tersebut ingin memastikan emosi manusia agar mereka selalu patuh dan tak memiliki keinginan serta tak berperasaan, kemudian menyuntikkan serum super power agar kekuatan serta kecepatan mereka melebihi orang normal.
Namun, apa yang mereka lakukan sama seperti ilmuan lainnya. Percobaan pasti akan ada celah untuk mengalami beberapa kegagalan, begitu pun sistem soul eater yang mereka ciptakan.
.
.
.
.
Mohon tinggalkan jejak berupa like 👍, komen 📝, atau beri dukungan lainnya
terimakasih
__ADS_1