Adakah Cinta Di hatimu

Adakah Cinta Di hatimu
Bab 104


__ADS_3

Juan masuk ke parkiran bandara dan segera memarkirkan mobilnya, setelah itu langsung masuk mencari di tempat keberangkatan. Di sana sudah ada polisi yang berjaga mengawasi mulai dari pintu masuk hingga ke bagian tiket masuk pesawat tapi yang di cari belum saja di temukan.


Begitu banyak orang yang hilir mudik di bandara. Juan sudah mencari ke setiap sudut tapi tak ada Helena yang dia temukan. Begitupun polisi yang ikut mencarinya belum menemukan target yang dicarinya.


Juan mengacak ngacak rambutnya kesal karena belum menemukannya juga.


"Helena mengapa semuanya bisa sampai seperti ini? aku masih tidak percaya kamu adalah dibalik semua ini. Aku kira kamu sudah mengiklhaskan aku dengan Saira" Juan bermonolog. " Aku tahu itu Semua juga karena aku yang memulainya, seandainya waktu itu aku tidak mengubris perasaanku padamu Helena dan bisa meyakinkan hatiku. Semua tak kan terjadi seperti ini" lirih Juan menyesali.


Juan terus meracau di salah satu sudut koridor bandara. Dia menyesalinya sikapnya selama ini yang membuat semuanya menjadi seperti ini.


Aku tidak tahu lagi harus bagaimana? aku ingin hidup tenang bahagia tanpa menyakiti siapa pun" lirih Juan.


Di rumah. Mamah menyesali ketidaktahuannya akan permasalahan rumah tangga anak dan menantunya.


"Saira" panggil mamah melihat Saira sedang mengendong Keanu . "Iya mah" sahut Saira dan mamah mendekat duduk di samping Saira. "Saira, apa kamu tahu masa lalu Juan sebelum dengan mu? mamah memulai pembicaraan. Saira terdiam sejenak entah apa dia mengetahui semuanya atau tidak. "Iya mah tapi Saira tidak tahu semuanya" sahutnya.

__ADS_1


"Dulu Juan itu laki laki yang sulit sekali bergaul hanya dengan teman tertentu dia mau bermain begitupun dengan wanita dia begitu dingin sikapnya. Mamah sempat heran teman teman yang seumuran Juan sudah memiliki kekasih tapi Juan tidak pernah pacaran sama sekali dia hanya fokus pada pelajaran, memang Juan sangat menonjol di kelasnya terbukti dari nilai nilainya yang selalu mendapat peringkat di kelas namun tidak dengan bersosialisasi dengan temannya.


Hingga satu waktu dia datang ke rumah memperkenalkan seorang wanita pada mamah. Helena namanya, gadis yang baik menurut mamah.


Mamah senang akhirnya Juan mau membuka hatinya untuk wanita tidak menutup diri lagi. Setelah dia mengenal Helena hari harinya begitu ceria dan bersemangat, Juan begitu mencintai Helena apapun dia akan lakukan untuk Helena terlihat dari sikapnya yang mulai mencair hangat pada yang lain, dia selalu setia mengantar jemput Helena walau lelah tapi Juan senang melakukannya, dan itu berjalan cukup lama.


Tapi entah mengapa sudah berapa minggu mamah perhatikan Juan tidak lagi mengajaknya ke rumah dan dia tidak pernah keluar lagi, yang biasanya dia sering meminta izin sama mamah untuk keluar. Mamah tahu tanpa memberitahukan mamah Juan pergi dengan kekasihnya itu. Mamah percaya pada Juan dia tidak akan berbuat macam macam.


Mamah mencoba mengorek informasi pelan pelan dari Juan. Tapi Juan hanya menjawab" kami sama sama sibuk mah jadi jarang bertemu, mungkin kita sudah tidak akan bertemu lagi" ujarnya yang terlihat sedih dan putus asa.


Mamah mempunyai pikiran mungkin mereka sedang bertengkar. Mamah biarkan saja mamah anggap mereka bisa menyelesaikannya.


Mamah curiga mengapa Juan seperti ini lagi. Dan mamah mencari informasi dari sahabat sahabatnya yang sering main ke rumah. Ternyata Juan sudah putus dengan Helena. Walau mamah tidak tahu betul penyebabnya.


Berbeda dengan papah. Papah begitu cuek orangnya tapi sebenarnya dia sangat sayang dengan keluarga. Papah memberikan perhatiannya dengan diam diam. Papah selalu memantau anak anaknya dengan jarak jauh. Tidak seperti mamah perhatian mamah selalu mamah tunjukan pada ucapan dan perhatian langsung.

__ADS_1


Dan setelah sekian lama dia menyendiri. Mamah pikir dia tidak bisa mencari wanita lain selain Helena tapi begitu Juan datang lagi membawa seorang wanita memperkenalkannya pada kami, mamah senang. Kami terutama mamah sangat berharap pada wanita yang di bawa kali ini bisa membuat Juan kembali semangat lagi. Dan wanita itu adalah kamu Saira. Mamah memiliki harapan itu dari kamu sayang menantu mamah" mamah tak terasa meneteskan air mata dihadapan Saira.


"Mah, maafkan Saira" Saira menggengam tangan mamah." Saira belum bisa mewujudkan harapan yang mamah inginkan karena Saira belum bisa meluluhkan hati kak Juan seutuhnya. Mungkin kak Juan raganya ada bersama Saira tapi hatinya masih tertinggal di orang yang ada di masa lalunya dan aku hanya potongan cerita untuk mengisi lembaran hatinya yang kosong.


"Tidak sayang, Juan sudah mulai berubah saat bersamamu, mamah merasakannya" ujar mamah. Saira terpaku mendengar cerita Juan dari mamah mertuanya apakah sedih, cemburu atau terharu mengetahui kisah masa lalu suaminya. Tapi yang jelas ada kenangan yang berkesan di keluarganya juga untuk sosok yang pernah menghiasi hari hari Juan sebelumnya di mata keluarganya.


"Mamah harap kamu bisa memahami keadaan Juan. Mungkin Juan harus berjuang menghapus masa lalunya yang tidak semudah seperti mencintai seseorang akan tetapi melupakan seseorang yang pernah ada di dalam hatinya itu sangat sulit. Mamah atas nama Juan memohon maaf atas sikap Juan yang sudah menyakiti Saira" ujar mamah.


Ada perasaan mencelos saat mendengar ucapan mamah, hati Saira merasa bersyukur memiliki mertua yang baik menyayangi layaknya anak sendiri, walau kadang perasaannya tidak menentu pada anaknya.


"Mamah!" Saira hanya bisa memeluk mamah mertuanya tanpa bisa berkata kata. Hanya tangisan yang bisa Saira bisa ungkapkan. Mamah mendekap dan mengusap rambut Saira seolah mengerti kegelisahan Saira selama ini yang dia pendam.


"Terima kasih mah. Mamah sudah mau mengangap Saira seperti anak sendiri begitu juga Saira, Saira menyayangi mamah seperti ibu kandung Saira. Saira sangat bahagia dikelilingi orang orang baik seperti mamah, papah dan Jenita" ungkap Saira.


"Sama sama sayang, mamah juga beruntung memiliki menantu seperti mu" mamah semakin erat mendekap Saira dan menghapus lelehan air matanya agar tidak terlihat oleh Saira.

__ADS_1


Juan. Di saat dirinya sedang putus asa duduk di pojokan ruang tunggu mencari seorang wanita yang dimana wanita yang dicari adalah wanita yang pernah mengisi hatinya di masa lalunya tapi dia juga yang telah menyelakai istrinya. Juan meluapkan emosinya dengan berbicara sendiri. Tiba tiba dari arah depan berdiri seorang wanita. Juan melihat dari arah bawah karena posisi Juan menunduk, dengan kaki yang mulus dan jenjang kemudian berangsur ke atas siapa sangka orang tadi membuat dirinya mencarinya kemana mana sekarang datang dengan sendirinya ada di hadapannya.


"Juan" panggil wanita tersebut.


__ADS_2