Adakah Cinta Di hatimu

Adakah Cinta Di hatimu
Bab 78


__ADS_3

Di apartemen Juan memilah barang apa saja yang akan di bawa ke rumah ibu untuk Keanu.


"Setelah memasukan barang barangnya ke dalam tas, Juan merebahkan terlebih dahulu badannya di kasur karena kelelahan.


Saira bersama ibu sedang belajar mengelap Keanu kemudian mengantikan baju dan membedong bayi. "Nah, seperti ini bila mengantikan baju pada bayi. Harus pelan pelan karena kulit dan tulangnya masih belum kuat" ujar ibu memberikan contoh pada Saira agar bisa melakukannya sendiri.


"Iya bu" ucap Saira memperhatikan ibu. "Sudah selesai, dede ganteng sekarang sudah rapi" ujar ibu.


Hari sudah petang Juan belum kunjung datang juga. Juan mengerjapkan matanya dan melihat jam di dinding menunjukan pukul 8 malam.


"Ya ampun sudah malam" Juan terbangun. Niat ingin istirahat sebentar ternyata ketiduran hingga lama. Sepertinya ke Saira besok saja deh sudah tanggung malam" Juan bermonolog. Juan mengambil ponselnya dan langsung menghubungi Saira.


Dert..dert..


Saira : "Hallo Assalamualaikum"


Juan : "Waalaikumsalam, Yang maaf kakak sepertinya tidak bisa kesana sekarang. Kakak baru bangun tidur."


Saira : "Ya sudah tidak apa apa"


Juan : "Kamu dan Keanu baik baik saja kan"


Saira : "Kakak tidak usah khawatir, di sini ada ibu dan ayah yang menemaniku"


Juan : "Baiklah, besok kakak kesananya ya"


Saira : "Iya kak"

__ADS_1


Juan : "Kakak tutup teleponnya. Assalamualaikum"


Saira : "Waalaikumsalam"


Saira meletakkan ponselnya di nakas. Saira mengusap kepala Keanu yang sedang tidur dan menatapnya. "Keanu, maafkan mommy ya, belum bisa bersama penuh kehangatan dengan daddy mu untuk sementara. Mommy tahu kamu ingin selalu bersama daddy ya, beri waktu mommy ya sayang" tak terasa air mata Saira mengalir .


Tok tok


"Ra, kamu sudah tidur" panggil ibu dari luar.


"Masuk bu, tidak dikunci" ucap Saira. Ibu mendekati Saira dan duduk di sisi ranjang sambil memperhatikan Keanu yang sudah tidur. "Ra, kamu sudah makan Nak?" tanya ibu. "Sudah bu" jawab Saira. "Nak Juan mau datang lagi ke sini?" tanya ibu. "Tidak bu, barusan kak Juan telepon Saira, tidak bisa kesini lagi soalnya tadi ketiduran dan sudah malam" terang Saira.


"Iya tidak apa, lagian sudah malam biar istirahat dulu suamimu" ujar ibu.


"Nak, ada yang mau ibu tanyakan sama kamu?" ucap Ibu. "Tanyakan saja bu, tidak biasanya ibu bertanya dulu" Saira tersenyum. "Apa kamu baik baik saja dengan nak Juan?" tanya ibu tiba tiba senyum Saira menghilang mendengar ibu menanyakan itu.


"Memangnya ada apa bu, aku baik baik saja dengan kak Juan" Saira mencoba menutupi. "Apa hanya perasaan ibu saja. Ibu melihat sikap kamu dengan nak Juan berbeda" ujqr ibu. "Berbeda bagaimana maksud ibu? tidak ada apa kok bu, kami baik baik saja" Saira tersenyum agar tak terlihat ada masalah.


"Ya sudah kamu istirahat ya, kalau kamu butuh sesuatu panggil ibu ya!" ujar ibu. "Baik bu" sahut Saira. Ibu beranjak dari ranjang dan hendak membuka pintu.


"Bu!" ucap Saira. "Ya, Ra" ibu berbalik ke arah Saira. "Terima kasih" ucap Saira sembari tersenyum. "Iya nak" ibu melanjutkan jalan untuk keluar kamar Saira.


Saira meneteskan kembali air matanya yang dia tahan sejak tadi ibu bertanya.


"Maafkan Saira ibu, Saira tidak ingin ibu dan yang lainnya tahu permasalahan aku dengan kak Juan. Cukup aku saja yang tahu dan merasakannya,"Saira bermonolog.


Saira berbaring di samping Keanu hingga tertidur.

__ADS_1


Malam harinya Keanu menangis, Saira terbangun dan langsung mengangkat Keanu.


"Ush, ush..ada apa sayang, Keanu haus ingin nen" Saira menmangku dan benar saja setelah di beri ASI Keanu langsung diam.


"Kenapa Ra, Keanu menangis" tanya ibu masuk ke kamar Saira karena mendengar tangisan bayi. "Keanu haus bu" jawab Saira. Ibu temani kamu tidur ya disini" ibu duduk di sisi ranjang Saira.


"Aku tidak apa apa, ibu istirahat saja" ucap Saira. "Tidak apa nak, kan malam ini tidak ada suami kamu jadi ibu yang menemani mu di sini" ujar ibu tidak tega meninggalkan Saira sendiri di kamar malam hari bersama bayinya.


"Setelah Keanu tertidur, Saira memindahkan kembali kekasur. Saira ikut berbaring di samping Keanu. "Nak, minum air hangat ini, kamu pasti haus juga sudah memberikan ASI" ujar ibu menyodorkan gelas pada Saira. "Terima kasih bu" Saira langsung meminumnya, sebenarnya ia haus tapi karena sudah mengantuk jadi langsung merebahkan badannya lagi.


"Istirahat lagi Ra, nanti kalau Keanu bangun lagi ibu bangunkan" ujar ibu. "Iya bu" Saira melanjutkan tidurnya dan ibu juga ikut tidur disebelah Keanu.


Menjelang subuh Keanu terbangun menangis sebentar. Ibu langsung memangkunya berusaha agar Keanu tidak menangis. Ibu mengajak Keanu berbicara sambil menggendongnya. Untuk sementara tidak menangis tapi lama kelamaan Keanu menangis kencang dan membuat Saira bangun.


" Oh, Keanu menangis" Saira langsung bangkit dari tidurnya menghampiri Keanu yang sedang di gendong nenenknya. "Sepertinya haus Ra" ucap Ibu. "Sudah dari tadi bangunnya bu?" tanya Saira. "Iya, tadi ibu tidak membangunkan mu kasian dan Keanu juga tadi main dulu sama nenek di ajak bicara ya" ibu seolah olah bertanya pada Keanu.


"Sini sayang kita nen dulu, sekarang ibu istirahat saja, Keanu sama aku bu" ujar Saira. "Sudah subuh Ra, ibu kembali ke kamar saja ya bersiap mau solat subuh" ujar ibu. "Iya bu" sahut Saira.


Saira memberikan ASI pada Keanu hingga Keanu tertidur kembali. Matahari sudah menpakan semakin bersinar cahayanya Setelah menidurkan Keanu Saira ke kamar mandi.


Matahari sudah mulai menampakan sinarnya. Saira segera ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


"Bu, boleh titip Keanu sebentar! Aku mau mandi dulu bu" ujar Saira mencari ibu di ruang tengah. "Iya, ibu temani Keanu dulu kamu mandi saja" imbuh ibu. "Keanu masih tidur kok bu" ujar Saira. "Iya Ra" sahut ibu.


Saira menyelesaikan mandinya dengan cepat takut Keanu bangun lagi.


"Sudah mandinya Ra" tanya ibu. "Sudah bu, takut Keanu bangun" ujar Saira. "Ada ibu ini tenang saja kamu mandi" ujar ibu.

__ADS_1


"Kamu lanjut makan saja ya, ibu sudah menyiapkan sayuran bening untukmu" ujar ibu masih menemani Keanu yang masih tidur. "Baik bu" Saira menuju dapur untuk makan.


"Makanannya serba bening dan sehat, puasa dulu deh sepertinya makan yang enak enak" gumam Saira membuka tudung saji di meja makan. Enak yang dimaksud Saira adalah makanan yang pedas. Ibu sengaja memasakan untuk Saira sayuran sayuran agar nutrisi ASI nya banyak dan sehat.


__ADS_2