
Di saat Saira sedang merapikan kamar, Saira melihat tumpukan kado di samping lemari.
"Ini kado siapa?" gumam Saira. Karena Saira tidak tahu jadi di biarkan saja di tempatnya.
Sementara Juan di kantor, walau sudah merasa lega bisa berkumpul dengan keluarga kecilnya tapi pikirannya masih di dera kebimbangan.
Mengapa pikirannya masih pada masa lalunya padahal masa lalunya sangat menyakitkan sementara ada wanita yang sudah tulus mencintainya. Juan tidak munafik dia masih memiliki perasaan pada Helena karena dia cinta pertamanya yang sampai saat ini walau sudah mulai sedikit memudar tapi tidak bisa hilang begitu saja. Terlihat pada sikapnya yang masih saja terus membantu mantannya itu walau dengan dalih kasian.
Juan masih menganggap Saira adalah pelampiasan cintanya yang tak sampai walau Juan sudah merasa nyaman dan tidak ingin kehilangan Saira apalagi sekarang sudah memiliki buah hati dia dan Saira. Tapi itu belum cukup membuat Juan cinta sepenuhnya pada Saira. Karena terhalang cinta pertamanya yang sampai sekarang membuatnya bimbang.
Tidak ingin melepaskan dan ingin memiliki Saira seutuhnya tapi masih mencintai masa lalunya.
Terdengar egois tapi itulah seorang Juan yang belum memiliki pendirian.
"Juan! "Pak Juan" tiba tiba ada yang memanggil.
"Gwen! kamu mengagetkan saja. Gwen bisakah kamu mengetuk pintu sebelum masuk!" kesal Juan.
"Saya sudah mengetuk pintu berapa kali pak Juan" kamu nya saja yang dari tadi melamun" seru Gwen. "Ada apa Gwen?" tanya Juan. "Pak Juan yang terhormat anda di minta pak Ruslan untuk menghadiri rapat yang sebentar lagi akan di mulai" Gwen mengingatkan. "Oh, ya ampun aku sampai kelupaan. Terima kasih Gwen sudah di ingatkan" Juan langsung bergegas ke ruangan rapat dan tersenyum pada Gwen.
"Huh, tadi saja marah marah, sekarang langsung baik" kesal Gwen. "Kalau bukan niat ingin mendekati kamu Juan aku malas kerja di sini" gerutu Gwen. "Tapi di pikir pikir kalau bukan campur tangan Juan aku mana bisa kerja di tempat seperti ini dengan mudah" Gwen tersenyum menyeringai.
Saira memasak saat Keanu sedang tertidur di bantu dengan BI Marni yang jadwal datang merapikan apartemen.
__ADS_1
"Non, biar sama bibi saja yang memasak, non Saira istirahat saja di kamar. Kan sekarang non Saira punya bayi pasti capek" ujar BI Marni. "Tidak apa BI, mumpung Keanu tidur nanti kalau bangun BI Marni bisa melanjutkannya ya" seru Saira.
Saira walau Juan ada yang menyuruh ke rumah tapi Saira tidak serta merta menyuruh seenaknya. Kadang Saira ikut merapikan juga saat BI Marni tidak datang.
Bi Marni juga senang kerja di apartemen Juan selain Juan baik mau mempekerjakannya dan Saira pun bersikap baik pada BI Mirna tidak membeda bedakan.
Saira sedang di ruang tengah menonton TV sembari menemani Keanu, sedangkan Bi Marni melanjutkan pekerjaannya mengelap di tengah rumah.
"Bi Marni, boleh saya bertanya?" tanya Saira. "Boleh lah non, silakan tanya saja" ujar Bi Marni. "Bi Marni selain bekerja di sini, di mana lagi Bi Marni bekerja? "Oh itu, saya bekerja di apartemen ini juga non di lantai 10. Tapi saya hanya merapikan seminggu sekali saja karena orangnya jarang ada di sini" jelas Bi Marni. "Memang apartemennya kosong" tanya Saira. "Iya non, orangnya ke sini kalau lagi ada kerjaan saja selebihnya beliau tinggal di luar negeri bersama istrinya" terang Bi Marni. "Tapi kalau majikan saya sedang tinggal di sini apalagi bersama istri dan anaknya saya hampir tiap hari datang ke apartemennya bahkan sampai malam di sana" tambah Bi Marni.
"Kalau misalkan saya minta bi Marni menjaga Keanu di rumah bisa tidak? bulan depan saya masuk kerja bi" ujar Saira.
"Aduh kalau itu saya bingung non, bisa saja saya membantu non mengasuh den Keanu di sini setiap hari, tapi kalau sewaktu waktu majikan saya datang bersama keluarganya bagaimana ya, saya harus bekerja juga di sana non Saira" terang bi Mirna. "Ya bi Mirna bisa pikir pikir dulu saja ya. Bukan untuk sekarang sekarang ini kok bi Mirna, tapi bulan depan. Dan saya juga sebetulnya belum bilang sama suami saya" jelas Saira.
"Aku sebelum bilang pada kak Juan tentang pengasuh setidaknya aku harus memiliki kandidat dulu agar kak Juan bisa memilih" pikir Saira dalam hati. Saira kembali ke kamar melihat Keanu yang masih tertidur. Di rebahkan nya badan Saira di samping Keanu dan Siara ikut tertidur.
Suara tangisan Keanu terdengar. Saira bangun, ternyata Keanu pup jadi tidak nyaman. Saira segera mengganti popok dengan yang baru hingga Keanu merasa nyaman.
Sorenya, Saira menyiapkan pakaian Keanu. "Bi tolong siapkan perlengkapan mandi Keanu ya" seru Saira.
"Baik non" sahut bi Marni. Saira memandikan Keanu dengan hati hati. "Tingg al pakai baju ganteng mommy" ujar Saira setelah selesai memandikan Keanu.
Tok tok
__ADS_1
"Permisi non Saira" ketuk bi Marni dari depan kamar. "Iya bi" sahut Saira.
"Non Saira bibi pamit pulang ya, kerjaan semuanya sudah beres" terang bi Marni. "Iya silakan, terima kasih ya bi!" ujar Saira sembari menggendong Keanu keluar kamar.
Saira bermain main dengan Keanu di balkon hingga menjelang petang.
Terdengar suara pintu terbuka ternyata Juan baru pulang kerja.
"Assalamualaikum" ucap Juan memasuki apartemen. "Walaikumsalam" sahut Saira. Juan tidak langsung mendekati Keanu karena baru dari luar banyak virus yang menempel. Juan langsung pergi membersihkan diri sebelum mendekati Keanu.
"Bagaimana jagoan daddy hari ini? rewel tidak?" ujar Juan menyapa Keanu dalam gendongan Saira. "Alhamdulillah tidak daddy" sahut Saira menjawab.
"Bagaimana dengan Mommy Nya apakah kamu kerepotan hari ini" tanya Juan sekarang Keanu berpindah dipangkuan Juan. "Tidak juga, hari ini ada bi Marni yang membantu ku" ujar Saira. "Syukurlah" sahut Juan bermain main dengan Keanu.
Malamnya. Saira menyiapkan makan malam untuk Juan.
"Oh iya kak, tadi aku melihat dipojokan lemari ada tumpukan kado, punya siapa?" tanya Saira. "Oh itu, hadiah dari teman teman di kantor. Kakak lupa memberi tahukan mu, kakak kumpulkan di situ" ujar Juan. "Buka saja yang itu kado untuk Keanu" seru Juan.
"Kak, makan malam sudah aku siapkan" seru Siara menghampiri Juan di kamar yang sedang menemani Keanu dan memegangi ponselnya. "Iya sebentar sayang" ucap Juan yang masih asyik dengan ponselnya.
Saira duduk di tepi ranjang dan mendekati Keanu untuk memberikan ASI.
Lalu Juan bergegas ke meja makan untuk makan malam yang sudah di siapkan oleh Saira.
__ADS_1